Hadirnya Marc Marquez di Ducati Bukan Hanya Khawatirkan Lawan, Tapi Juga Buat Timnya

508
Marc Marquez
Marc Marquez - Rider Ducati di MotoGP 2024. Foto: MotoGP

Otomotifzone.com – JAKARTA. Resmi sang juara dunia 6 kali banyaknya di MotoGP, Marc Marquez pada tahun 2024 ini telah memiliki seragam baru. Dirinya berlabuh dan bergabung dengan Ducati, setelah menjalani masa-masa sulit belakangan terakhir dengan Honda. Keputusan ini tentunya sulit untuk diputuskan, namun inilah balapan. Keputusan sulit tetap harus diambil.

Imbas dari kepindahannya ini menjadi berita super besarm untuk seluruh penggemar MotoGP di dunia. Digadang-gadang Baby Alien akan merepotkan lawan-lawannya baik pembalap dan tim , dalam masa balapan MotoGP 2024. Setelah dirinya tampil menunggangi secara perdana dari kuda besi Ducati Desmosedici GP23. Hasilnya dari itu sungguh luar biasa spektakuler.

Selain diisukan dapat membuat repot lawan baik pembalap dan tim, Marc juga dikabarkan akan mejalani debutnya di Ducati dengan top peformanya kembali. Salah satu alasan kuatnya adalah, dengan hasil test perdana yang dijalaninya.

Namun dari kabar-kabar demikian, dapat informasi dari orang dalam Ducati, Claudio Domenicali sebagai CEO Ducati Motor Holding. Bahwa akan merepotkan timnya sendiri juga. Bagaimana bisa dengan pernyataan demikian?

“Sudah jelas ia akan mengganggu semua orang. Para penggemar sudah tak sabar menyaksikan aksinya di atas Desmosedici, tetapi ini juga bakal berat bagi kami, karena ini akan menimbulkan rasa bingung. Mari kita harap tak ada banyak kecelakaan,” ujar Domenicali via GPOne dari GPIndonesia.id.

“Secara pribadi, saya tidak suka adanya kontak, karena kontak sangat berbahaya, dan Marc sering menunjukkannya pada masa lalu. Pada balapan terakhir musim ini, ia menjadi korban dari kecelakaan hebat yang dipicu Martin,” tutur Domenicali kembali.

Hal ini tentunya sudah menjadi pantauan dari CEO Ducati Motor Holding tersebut. selain itu juga, telah menjadi contoh nyata yang diterimanya dari aksi Jorge Martin yang begitu brutal dan memaksakan dirinya untuk mengejar perebutan juara dunia MotoGP 2023 dengan Pecco Bagnaia.

“Menurut saya, kami harus selalu ada dalam batasan, dan ketika melanggarnya, kami harus dihukum oleh stewards. Ini krusial untuk keselamatan, dan kami juga ingin berkembang, serta menjadi panutan,” pungkasnya dari GPOne dikutip dari GPIndonesia.id.