Kejurda Grasstrack IMI Jabar Berlangsung Pekan Ini di Pangandaran

221
Kejurda Grasstrack IMI Jabar Berlangsung Pekan Ini di Pangandaran
Flyer Kejurda Grasstrack IMI Jabar. Foto: Istimewa

OtomotifZone.Com – Pangandaran. Kejuaraan Daerah (Kejurda) Grasstrack IMI Jabar (Jawa Barat) akan berlangsung di Sirkuit Pinusone Pasuketan Batukaras Pangandaran, Sabtu-Minggu (23-24/9/2023). Gelaran yang berlangsung di sirkuit yang letaknya dekat ke Pantai Batukaras itu memasuki putaran pertama.

Para pembalap Jawa Barat akan bersaing ketat pada gelaran yang bertitel Kejurda Grasstrack IMI Jabar Putaran 1 2023. Tentunya para pembalap ternama Jawa Barat akan turut andil pada gelaran yang menyajikan lima jenis juara umum bagi peraih point tertinggi.

Panitia menyiapkan uang tunai untuk pembalap yang berhasi meraih point tertinggi pada beberapa kategori, seperti Juara Umum Pro Open, mendapat uang tunai Rp.5 juta. Sedangkan untuk pembalap yang pointnya tertinggi pada kategori Pemula 18 Tahun Open mendapatkan Rp.2,5 juta.

Kemudian untuk pembalap di kelas matic dan meraih point tertinggi akan membawa pulang uang tunai sebesar Rp.1 juta sama juga dengan kategori Lokal Cibatapa. Sedangkan untuk pembalap pada kelas 15 tahun, panitia menyediakan uang tunai Rp.500 ribu.

Kejurda Grasstrack IMI Jabar, Sekaligus Liburan

Pada gelaran Kejurda Grasstrack IMI Jabar seri perdana ini, para pembalap bisa membawa serta keluarganya masing-masing. Pasalnya letak sirkuit yang tidak begitu jauh dengan objek wisata Pantai Batukaras bisa menjadi tempat keluarga untuk berwisata.

Para pembalap serta tim juga tidak akan kesulitan untuk tempat menginap, selain terdapat hotel ada juga homestay. Pembalap bisa fokus di sirkuit, keluarga bisa menikmati pesona alam Pantai Batukaras yang menjadi tempat tujuan para wisatawan asing.

Sementara itu, untuk pendaftaran peserta, panitia membedakan antara Kelas Pro-Open dengan kelas Pemula dan Lokal. Pendaftaran untuk pembalap Pro-Open panitia menerapkan biaya Rp.400 ribu sedangkan pemua dan lokal Rp.300 ribu.

Tentunya perbedaan pendaftaran itu menjadi inovasi dan daya terik tersendiri untuk menciptakan bibit-bibit pembalap berprestasi. Dengan adanya perbedaan biaya pendaftaran tersebut, dapat memicu banyaknya pembalap lokal yang turut serta.

Penulis: Yeyep Foto: Istimewa