Beranda blog Halaman 1103

Aksi Kung Fu Racing Lubuk Linggau, Kalingga Minta Maaf, dan Dimaafkan Team Bengkulu

0
photo ilustrasi kejadian

OtomotifZone.com-Palembang. Setelah aksi kungfu racing dan kuda terbang viral oleh netizen, Kalingga dan team akhirnya berjiwa besar meminta maaf kepada pembalap dan team asal Bengkulu, kejadian tersebut terjadi diajang Walikota cup Road race Lubuk Linggau, Minggu, 15 November 2020 kemaren.

peraih tiket nonton gratis MotoGP Sepang sebagai ganjaran juara SCP tahun lalu, Kalingga rupanya lupa, mata netizen lebih galak dari Satpol PP saat bertugas, cukup kutoa dengan kamera resolusi mumpuni sudah membuat semua aksi dan kegiatan dapat diabadikan oleh para penonton, dan nasib sial menimpa Kalingga.

Kalingga

Aksi saling pepet dalam sebuah race memang sudah lumrah, apalagi road race yang terkenal dengan sebutan pasar senggol, karena sering dihelat disirkuit dadakan, namun emosi Kalingga tersulut oleh aksi Tio, pembalap dari team Bocil racing team Bengkulu, tidak terima dikacangin pembalap rumahan, emosi pembalap nomer start 92 ini tersulut emosinya, darah muda langsung naik dan tanpa melihat dirinya adalah pembalap sedeed, langsung cari tikungan yang pas untuk melakukan aksi balasan, dan klik, tertangkap kamera, Kalingga melakukan aksi tidak seharusnya dilakukan.

Kejadian tersebut langsung viral dan menjadi heboh, video kung fu dan kuda jingkrak menyebar di social media, penyesalan datang belakangan, karena pendaftaran pasti diawal, buru-buru Kalingga dan Belando racing Palembang tempat dio bernaung, langsung buru-buru mengklarifikasi menurut versinya, penulis yang sempat mendapat kiriman video tersebut langsung terkejut dan rupanya sudah viral, disitulah terjadi sebuah penyesalan dari Kalingga.

Budhi Kumara Supardi

Dengan jiwa besar, akhirnya Kalingga dan Budi Sinchan dari team Belando racing team sudah melakukan komunikasi atas kejadian tersebut dan minta maaf, dan team BRTB Bengkulu pun lewat Bowo juga memberi maaf dan sepakat untuk tidak memanjang dan cukup sampai disini.

“saya sangat menyesal atas kejadian ini, saya tersulut emosi, saya tidak akan mengulangi kejadian ini dan saya meminta maaf kepada pembalapa dan team Bengkulu, publik racing Indonesia dan team, sekali lagi kami minta maaf”, papar kalingga, diaminkan Budi Shincan.

Tio, pembalap asal Bengkulu

Saat penulis konfirmasi ke Bocil racing team Bengkulu, team yang baru berdiri dan bermarkas dibilangan Sawah Lebar Bengkulu ini berujar, “kami memaafkan kejadian tersebut, saya juga bertanya kepada pembalap saya, Tio, dia mengaku pepet-pepetan rebutan line untuk masuk tikungan, namanya juga balap dijalan sempit om, tapi intinya kami juga memberi maaf kepada Kalingga dan team, dan berharap kasus ini selesai sampai disini”, tutur Bowo.

Komunikasi itu penting, saling membela diri juga tidak selamanya menyelesaikan masalah, saling memaafkan dan berjiwa besar itu lebih penting, motorsport dengan falsafah sportifitas, harusnya itu yg menjadi acuan dan pegangan.

Semoga kejadian tersebut tidak terulang kembali.

Penulis : Edi Batrawan | photo : Edi dan Dian

Tarunajaya Open Grasstrack Championship 2020 Subang : Torehkan 38 Poin, M. Azka Juara Umum Matik Open

0

OtomotifZone.com – Subang. Setelah berhasil torehkan total 38 poin, M. Azka akhirnya dapat rengkuh juara umum kategori Matik Open di Tarunajaya Open Grasstrack Championship 2020 yang bergulir di sirkuit Tarunajaya, Sidajaya, Cipunagara, Subang, Jawa Barat, akhir pekan kemarin, (14-15/11).

Pembalap asal Sumedang, Jabar ini memang hanya berdiri di podium ke empat pada kelas Matik Standar Open dan di kelas Matik FFA Open, berhasil meraih juara ke tiga. Namun hal itu sudah cukup bagi pembalap yang kali ini memperkuat tim Dyel Speed Arka Racing AJS 21 merebut gelar Juara Umum Matik Open.

“Saya merasa sedikit terkendala dengan kontur tanah sirkuitnya yang keras dan juga jarak lintasannya terlalu panjang. Tapi namanya juga balapan, kita harus bisa rebut posisi depan agar bisa raih juara. Alhamdulillah malahan dapat Juara Umum,” kata M. Azka.

M. Azka raih juara umum Matik Open

Di kelas Matik Standar Open, M. Azka berada di belakang Rio Aditama, M. Raffi Hamdani dan Fitra NY. Sedangkan di urutan lima di duduki oleh Yudha Madona, yang sempat berusaha mengambil alih posisi M. Azka dan terus menempel dengan jarak lumayan dekat. Namun berkat kejelian dan juga kewaspadaannya, M. Azka dapat mempertahankan posisinya agar tidak di salip oleh Yudha.

Pada kelas Matik FFA Open berjalan, posisi terdepan berhasil di raih Peby Pesona, pembalap asal Jepara, Jateng, dan urutan kedua ada Wanji AR yang diikuti oleh M. Azka di posisi tiga. Urutan empat ada Deden KC dan Dani Julian Permana berhasil duduk di posisi ke lima.

“Dengan hasil ini saya termotivasi lagi dalam setiap ajang balap grasstrack untuk dapat meraih prestasi. Di semua sirkuit manapun saya harus bisa ikuti karakter lintasannya, tinggal sesuaikan dengan kondisi cuaca pada setingan mesin dan juga kaki-kaki terutama sok depan belakang dan tekanan angin pada ban,” jelas M. Azka yang memakai nomer start 21 ini.

Penulis : Obeth | Foto : Obeth

Tidak Ada One Make Tire di ICP!!!

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Meski digadang gadang event ini akan menjadi event besar di Indonesia, gelaran INDONESIA CUP PRIX tidak monoton. Terlebih banyak sponsor ternama yang ikut membantu kesuksesan event ini. Seperti contoh RCB, Kawahara, PIRELLI dan berbagai macam sponsor ternama lainnya. Seperti Pirelli, meski mereka ikut support event ini, tapi mereka menjelaskan tidak ada One Make Tire.

Apakah itu benar? penulis temui langsung pihak Pirelli yang hadir. Mereka menjelaskan kalau tidak ada One Make Tire. Ada beribu alasan mengapa dirinya tidak menerapkan One Make Tire pada event tersebut. Ikut membantu event besar ini saja, menurut pihak Pirelli juga sudah senang. Mereka sangat berterimakasih sebesar besarnya.

” Saya ucapkan terimakasih kepada Pak Haji Putra. Beliau telah berpartisipasi/menyelenggarakan event kejuaran olahraga balap motor ditengah pandemi Covid19 di Indonesia. Kami dari pihak Pirelli senantisa  akan terus mendukung kegiatan olahraga balap motor. Ini sekaligus menjadi bukti kolaborasi mutualisme antara produsen dan promotor, tanpa promotor kegiatan olahraga ini akan mustahil terjadi dan begitu juga sebaliknya,” ujar Andreas Somawidjaja, selaku selaku Head of Pirelli Dept Astra Otoparts Tbk.

Tapi ternyata Andreas mengaku sudah menjalin omongan terlebih dahulu kepada Deny Wajonk selaku pihak INDOCLUB yang bekerjasama dengan H. Putra garap Indonesia Cup Prix. Menurut dirinya, omongan ini sudah terjalin sejak lama. Dan dirinya juga tertarik dengan konsep event garapan Deny.

“Awalnya kita memang sudah berkolabirasi dengan bung Deny untuk Indoclub, memang ada beberapa kelas untuk kita pesan khusus (One Make Tire) untuk kepastian kelasnya saya serahkan ke Deny Wajonk. Tapi untuk di ajang balap ini, Indonesia Cup Prix adalah punya umum, kita tidak tutup (ban bebas) biar olah raga balap ini bisa ramai dan semua enjoy dengan ICP,” jelas Andreas.

Nah berarti sudah jelas ya tidak ada One Make Tire. Kita tunggu saja kabar berita selanjutnya hanya di OtomotifZone.com

Sempat Dibilang Prank, Walikota Lubuklinggau Open Road Race 2020 Diserbu 502 Starter

0

Otomotifzone.com-, Lubuklinggau. Wah Wah Wah,meskipun beberapa kali di undur dan sempat jadi omongan kalo event ini Cuma Prank event Road Race yang memperebutkan piala Bapak Walikota Lubuklinggau Bapak DRS.H.S.N Prana Putra Sohe .SH.MH yang sukses digelar dan di ikuti 502 Starter dari berbagai Provinsi Sumatera seperti Bengkulu,Jambi, Sumatera Barat,Riau dan juga Lampung.

Event yang dilaksanakan di sirkuit non Permanen GOR Petanang pada Sabtu-Minggu (14-15/11/20) kemarin Sudah seperti Kejuaraan Nasional,dimana para pembalap terbaik Sumatera hadir meramaikan event tersebut dan AGP Production sangatlah berterima kasih atas partisipasi seluruh pecinta otomotif Sumatera.

“Alhamdulillah mas,meskipun beberapa kali event ini di undur,dan terakhir kmren 1 Oktober dan di undur kembali ke tanggal 14 Oktober akhirnya bisa kita laksanakan mas.Saya sangat-sangat mengucapkan terima kasih kepada bapak walikota kami dan juga kepada Polres Lubuklinggau serta kepada semua panitia pelaksana event ini mas” Ucap Hendry AGP Selaku Penyelenggara event tersebut

Drag Bike GTR 2020: Si Raja Masih Perkasa Meski Sedang “Sakit”

0

Otomotifzone.com – Tangerang Selatan. Pada gelaran milik drag bike 201 meter Gass Tipis Racing Championship 2020 yang diselenggarakan pada (14-15/11/2020) berlokasi di Sirkuit Non Permanen TNI-AU Cicangkal, Rumpin, Bogor, Jawa Barat. Salah satu kelas yang menarik dan ditunggu adalah Rx-King 140cc.

Sebab event yang berlangsung pada kawasan ini, pecandu balap dengan si raja sangat ramai. Di GTR 2020 Rx-King masuk dalam kategori Rx-King 140cc Chamber. Meski tidak begitu ramai yang memadati kelas ini kemarin (15/11/2020), namun persaingan antar tim dan pembalap tetap begitu terasa sengit. Pasalnya ada nama baru yang muncul kembali dan nama yang kerap konsisten sebagai jawara.

Lewat eksekutor terakhir yang menjadi kunci apakah mampu tetap tampil sebagai Raja, Ardian 99 Putra Kembar asal BSD, Kota Tangerang Selatan – Banten nyatanya berhasil line up dan berhak atas gelar raja di kelas Rx-King 140cc Chamber. Melalui Muhammad Dhiba asal Cikarang di bawah naungan Key Speed Cibitung berhasil membawa Afrika garapan Ukry Ardian 99 dengan waktu 07,938 detik. Rekan setimnya Osenk Tanxian yang menjadi kuncen harus berpuas di posisi 4 dengan waktu 08,065 detik di bawah naungan H. Putra 969 Racing Team.

Ada kisah perjuangan dibalik masih mampunya Ardian 99 tampil sebagai Raja di drag bike 201 meter. Pasalnya kelas yang seharusnya dilaksanakan pada hari Sabtu pertama balap (14/11/2020), kuda besi Afrika alami sakit, oleng pada bagian kruk as. Namun dewi fortuna masih berpihak kepada Ukry dan cs. Mekanik kondang 201 meter dan 500 meter ini diberikan kesempatan untuk menyembuhkan penyakit sang raja. Tidak perlu basa-basi, pasukan racing ini bergeas balik kandang usai mengetahui balap kelasnya berpindah di keesokan harinya.

Ukry Ardian 99

“Iya ya pas tahu kelas dimulainya besok emang karena banyak juga kelas tertunda langsung balik ke bengkel. Sampai sana sore langsung belah deh peyakitnya. Ini kruk asnya melintir alias oleng. Pas tadi sesi latihan bebas sakitnya. Kalau balapnya pas Sabtu (14/11/2020) ya tos-tosan aja. Alhamdulillah juga ada sper waktu pas tahu besokny balap. Tapi itu juga tahunya pas udah selesai balap, ya jadi lembur deh,” tutur Ukry kepada Penulis saat disambangi di paddock.

Dirinya juga melanjutkan, “Ini kita repairin sampai sekitar jam 1an. Lama di tukang bubutnya juga kejar supaya cepat terap. Selain itu fokus ke bagian stoper operannya. Dan ternyata pas bongkar baru ketahuan ada penyakit lain, selama ini bisa 7,9 7,8 malahan itu ada yang copot engga ngetrap bagian mesin jadi ngerobok. Pas mau race juga sempat trouble bagian persneling patah, untung bawa speran jadi aman,” tambahnya kepada Penulis.

Muhammad Dhiba

Kepada Penulis, pembalap asal Cikarang Muhammad Dhiba yang berhasil menjadikan Afrika sebagai Raja mengungkapkan, “Motor kuat ya karakternya dari bawah juga. Bawa ini pertama kali biasanya yang satu lagi. Engga beda jauh motornya. Tadi balapan berat di trek aja aspalnya. Motor sedikit agak nahan kurang laju sedikit,” pungkas 132.

“NGOBRAS” (Ngopi Ngobrol Bersama Komunitas) Bikers lampung

0

OtomotifZone.com – Lampung. Belakangan giat club komunitas semakin menuju hal yang positif di dunia otomotif, tidak melulu tentang silaturahmi, touring, hedonisme modif semata tetapi juga mampu menciptakan sinergi dengan berbagai macam pihak.

Pada Minggu (15/11) Pertamina Lubricants 2 Lampung membuat gelaran “NGOBRAS” (Ngopi Ngobrol Bersama Komunitas) bikers–bikers lampung.

Berlokasi di Unsilent Cafe Bandar Lampung dan sesuai protokol kesehatan tentunya meski dengan berat hati di batasi hanya 3 personil  dari perwakilan  komunitas / club yang hadir di antaranya Bold Riders Lampung, BrothersipX, PRB Lampung, YVCI Bandar Lampung, KCI Lampung, Brotherscuil, team Good Boy, Team Hungry, Team Docil, YNCI Lampung, ITSFU.

“Acara ini bukan sekedar sharing tentang penggunaan oli pada kendaraan kesayangan para bikers tetapi agar kami sebagai produk anak bangsa lebih dekat kepada komunitas–komunitas dan bahkan saya sendiri pun memang penghobi otomotif apalagi roda 2.” terang Eko Budiarso selaku sales region manager II Pertamina.

Sesi fun games membuat para bikers ini makin happy selain di suguhkan beragam doorprize menarik sambil menikmati santap siang dan coffe break, konsep acara dikemas ciamik team Tiyuh Project.

Yang menarik adalah sesi saran dari para undangan untuk pertamina, “bukan tentang produk tapi lebih ke hal apa yang komunitas, club inginkan dan evaluasi tentang agenda ngobras ini agar bisa lebih bersinergi untuk kegiatan komunitas, dan kami mendapat banyak masukan yang menarik semoga bisa segera kami masukkan ke agenda berikutnya setelah masa pandemi ini berakhir.” ujar Mikael Renanda Sales Executive retail Pertamina Lampung.

Editor : Suhendri Wibowo | Kontributor : Budi Ngudiono | Foto : Tiyuh Project

Drag Bike GTR 2020: Okto Zalfa Mengedan, Di Ganjar 10jt

0
Ockhto Zalfa Dalam Aksinya

Otomotifzone.com – Tangerang Selatan. Kejuaraan drag bike 201 meter yang diadakan sekaligus milik Gass Tipis Racing Championship 2020 akhir pekan kemarin (15/11/2020) memiliki konsep yang berbeda dan nyeleneh. Sebab dalam event milik Eby selaku owner Gass Tipis memberikan hadiah-hadiah menggelegar dunia drag bike. Dari setiap kelas, penghargaan dan bonus kepada mekanik, dan juga yang paling menarik adalah 10jt untuk pemenang di kelas ffa.

Memiliki rancangan kegiatan yang tentunya membuat heboh bagi para pecandu balapan tanah air, membuat para pelakunya menyambangi balapan tersebut yang berlokasi di Sirkuit Non Permanen TN-AU Cicangkal. Dari berbagai bengkel, pembalap dan tentunya daerah, jauh-jauh dari markas kediaman langsung bertolak ke GTR 2020 di Cicangkal langsung dipadati oleh para dragster hebat ternama tanah air.

Para pembalap bersama kuda besi yang menjadi pacuan andalannya bersama mekanik dan tim berjuang dan berharap akan berhasil mendapatkan hadiah utama event ini, di kelas free for all. Sebanyak 23 starter bersaing secara sportif, dan fokus menatap ke depan lintasan. Tidak di sangka, pembalap pemula bernama Ocktho Zalfa membuat isi seluruh Sirkuit terpesona dengan lesatannya. Berkat lesatannya yang mulus sukses membuat waktu 06,638 detik.

Ocktho yang bersama Haji Putra 969 Racing Team ditempel ketat oleh pembalap Aben Racing, Joko Precil di posisi kedua dengan waktu 06,660 detik. Selisih 0,022 detik dari Ocktho, lalu disusul rekan satu timnya Bengbeng di posisi ketiga dengan catatan 06,676 detik. Lalu ada Alvan Chebonk dari Aben Racing di posisi keempat dan kelima ada Aji Kelinci dari C-Duckz feat Sapi Edan.

Ocktho Zalfa

“Motor enak mas banget mas nyaman juga. Ini juga perdana aku bawa ffa. Lalu langsung pakai motor yang best time Nasional 6,5. Bawahnya lembut terus isi sampai ke atasnya, ikut motor operannya aku cepet-cepetin. Engga ada kosongnya sama sekali. Sulit pada trek line kemarin mas,” tutur Ocktho Zalfa kepada Penulis.

Drag Bike GTR 2020: Persaingan “Alot” Jupie 130 BBP, Kini Bersama Topik Maulana

0

Otomotifzone.com – Tangerang Selatan. Setelah pada kelas yang serupa namun kategori Open di kejuaraan milik Gass Tipis Racing Championship (15/11/2020), Jupie 130cc mikik Bayu Bangun Persada sukses keluar sebagai sang jawara Bebek 4T 130cc Tune Up lewar besutan pembalap utusannya Rully PM dengan catatan terbaik sendiri 07,987 detik.

Kini pada kelas kategori Pemulanya, jupie 130cc berbaju kuning kombinasi biru garapan MBKW2 Jogjakarta kembali menunjukan tajinya pada Sirkuit Non Permanen TNI-AU Cicangkal, Bogor. Bersama pembalap pemula didikannya, Topik Maulana asala Tangerang Selatan sukses sebagai jawaranya lewat persaingan alot juga. Topik berhasil membawa Bebek 4T 130cc Tune Up milik Bayu dengan torehan waktu 08,040 detik.

Penampakan Jupie 130cc Milik Bayu Bangun Persada

Topik ditempel ketat oleh pesaingnya dari H. Putra 969 Racing Team, Bengbeng di posisi kedua lalu ada nama Vano Mahendra di posisi ketiga dari Takens H. Lutfi PRK Creampie dengan torehan serupa 8,0 detik. Hanya saja berbeda sepersekian detik penghujungnya. Untuk rekan satu timnya Arif Ucil menyusul di posisi keempat dengan catatan 08,183 detik.

“Waktu balap kemarin cukup sulit mas tapi aku percaya diri saja insya allah , untuk trek lintasan 80% cukup baik,” ucap Topik kepada Penulis langsung.

Tidak dipungkiri dan tidak menyangka akan keluarnya Topik Maulana sebagai penyandang juara di kelas ini. Sebab ada nama bengbeng dan juga timnya bersama H. Putra yang berada di atas angin namanya. Namun ternyata, Topik lah yang mampu menunjukan kemampuannya untuk menjajaki podium tertinggi Bebek 4T 130cc Tune Up.

Topik Maulana

“Aku tampil dengan tenang mas tidak ada alasan takut buat saya ada nya team besar datang malah saya senang lebih banyak persaingan nya dan Alhamdulillah allah mempermudah jalan nya mas hingga saya bisa menjadi posisi terbaik di bebek 130. Harapan saya bisa lebih baik dari sebelum nya dan terus belajar,” tutup Topik Maulana.

Sukses Drag Bike Gasstipis, Siap Lanjut Desember!!!

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Tidak bisa memungkiri kesuksesan gelaran Drag Bike Gasstipis akhir pekan kemarin (15/11/2020) di Sirkuit NP Lapangan Terbang TNI AU Cicangkal, Rumpin. Sukses ya jelas sukses event garapan dua orang yaitu Eby dan Gilang. Mereka mampu membuat event sangat panas.

Kita lihat saja, dari tim jajaran nama yang kerap hiasi event skala Nasional ikut memanaskan. Tidak tanggung tanggung, sampai mekanik ternama ikut hadir untuk mengawal motor mereka turun di event Gasstipis. Sebut saja Yusron, Leon, Cio, Mletiz dan masih banyak mekanik papan atas lainnya yang ikut kawal motor mereka.

Dari pebalap? Ga usah ditanya. Sebut saja para pebalap Drag Bike papan atas seperti Eko Kodok, Galih Dwi, Fandi Pendol, Alvan Chebonk, Wiwi Mungil dan masih banyak lainnya. Mereka ikut memanaskan persaingan event dan membuat event sangat spektakuler. Oleh sebab itu event ini terbilang sukses dan siap digelar lagi nih.

Gilang (Kiri) Eby (Kanan)

” Sukses ya eventnya kita malah tidak sangka kalau tim dan pebalap papan atas ikut serta dalam pagelaran ini. Karena kita awalnya tidak mentargetkan mereka yang main. Malah menampung tim dan pebalap sekitar sini. Tapi keren jadi banyak yang turun,” ujar Eby langsung kepada penulis.

Hampir sama seperti Eby, Gilang punya suara yang sama dengan event kemarin. Dia juga tidak menyangka akan semegah ini. ” Ga nyangka ya. Kita berencana akan garap satu event Drag Bike lagi akhir Desember. Kita masih cari situasi yang pas dulu,”

Wah pasti akan lebih megah lagi. Mereka mengakui pada rencana event selanjutnya akan adanya evaluasi dari event sebelumnya. Kita tunggu saja seperti apa gebrakan dari Gasstipis. Tunggu update berita selanjutnya hanya di Otomotifzone.

Opik Acil Borong Penghargaan di RTP Big Drag Bike 2020

0

OtomotifZone.com – Cimahi. RTP Championship Big Drag Bike yang berlangsung (15/11/2020) di Sirkuit NP Brigif Kujang II Cimahi, Bandung, Jawa Barat menjadi ajang yang sangat membanggakan untuk seorang Opik Acil. Pasalnya Opik Acil ini menjadi juara umum bersama teamnya SIANTARMAN RT.

Di ajang kali ini Opik Acil mampu meraih Juara Umum dikelas Mix Rider Nasional dengan torehkan 77 Point. Pembalap yang masih berada di kelas pemula ini mampu tunjukan aksi nya dengan baik.

Pembalap asal Bandung ini berusaha tampil dengan tenang agar target team dan dirinya untuk meraih juara umum ini tercapai, dengan hadirnya sang istri tercinta yang turut hadir di event tersebut pastinya membantu Opik Acil ini semakin percaya diri untuk tampil di kandang ini.

“alhamdulillah a untuk event brigif kemaren target tercapai dan berjalan lancar untuk meraih juara umumnya. Bisa dibilang cukup sengit ya pertarungannya di kelas mix rider nasional, tetapi saya tetap tenang dan fokus untuk meraih waktu terbaik.” ujar Opik Acil.

“Event kali ini sangat berkesan dan mampu mencapai target. Dan tentunya bangga kepada pembalap kita, mampu meraih Juara Umum” Tutup Irvan fauzi pihak Management Siantarman Racing Team Indonesia.

Selamat kepada Opik Acil dan Siantarman. Semoga bisa menjadi juara bertahan dan semakin baik lagi.