Beranda blog Halaman 1113

Sasar Pasar UMKM: GELIS 300 Jadi Inovasi Pertama Gerobak Listrik

0

OtomotifZone.com – Yogyakarta. Bertempat di Plaza Ambarukmo Yogyakarta, Gelis atau Gerobak Listrik menggelar sekaligus dua pameran pertamanya, “SAEXPO 2020” dari tanggal 27 Oktober – 01 November 2020 dan “Gerobak UKM Innovation Expo” di Gedung penghubung bandara Yogyakarta International Airport (YIA) dari tanggal 27 Oktober – 08 November 2020.

Pameran “SAEXPO 2020” bertujuan untuk memberi gairah kembali usaha para UMKM agar bangkit kembali sebagai langkah recovery keterpurukan akibat Covid-19.

Gelis

Pameran tunggal GELIS di SAEXPO 2020 diselenggarakan oleh Asosiasi Industri Mebel dan Kerajinan atau ASMINDO KOMDA DIY, dan didukung Pemprov DIY, Kemenparekraf RI dan Kemenkop UKM RI. Pameran yang didukung oleh Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Java Connections dan Authorized Dealer Gelis untuk DIY, PT Desa Kartaga Niaga ini diresmikan KGPAA Paku Alam X/Wakil Gubernur DIY di Plaza Ambarukmo (27/10).

Pada pameran SAEXPO 2020 dihadirkan GELIS hasil kreasi modifikator andal HSR Motor dengan model yang inovatif dan milenial, tapi dengan kegunaan yang optimal untuk pelaku usaha UMKM

Sementara itu pada pameran Gerobak UKM Innovation Expo yang bertajuk Inovasi dan Kolaborasi untuk Pengembangan Ekonomi dan Sumber Daya Manusia UMKM, GELIS pamerkan 4 model standar, dan 2 model dari modifikator tersohor, Yoong Motor, dan Raptor yang sebelumnya dilombakan di IMX Gelis Tuner Competition pada tanggal 10 Oktober 2020, untuk memenangkan Piala Menteri Perindustrian RI.

Kualitas, performa, dan durabilitas hasil kerja anak Bangsa ini ditunjukkan melalui produk pertama mereka yaitu GELIS 300. Gerobak Listrik yang dipamerkan ini diharapkan dapat  mendukung pengembangan usaha para pelaku UMKM karena merupakan kendaraan roda tiga berpenggerak listrik yang ramah lingkungan, harga terjangkau dengan biaya operasional sangat ekonomis.

GELIS 300 dibekali motor listrik berdaya 800 watt dengan suplai daya dari baterai tipe VRLA 48v-26AH, GELIS 300 mampu melaju hingga kecepatan maksimum 30 km/jam dengan jarak tempuh rata-rata 30 Km. GELIS 300 menggunakan rangka ringan dengan berat kotor 600 kg dan mampu mengangkat beban hingga 300 kg. Kendaraan tiga roda berpenggerak roda belakang ini juga mampu menanjak hingga sudut kemiringan maksimum 15 derajat.

GELIS 300 tersedia dalam empat pilihan varian, yaitu GELIS Light Metal, GELIS Retro, dan GELIS Cargo dengan harga berkisar Rp 20 juta, serta GELIS Garbage dibanderol pada kisaran Rp 22 juta.

Galis
GELIS 300 hadir dengan 4 pilihan varian dengan kisaran harga Rp 20 jutaan.

Chief Sales & Marketing Officer PT Solar Panel Indonesia (SPI), Dipl.-Ing. Ary Tjahyono S.E., menyatakan PT Solar Panel Indonesia (SPI) yang memproduksi Gelis juga telah menyiapkan perangkat-perangkat pendukung untuk efektifitas penggunaan GELIS. Salah satu yang utama adalah jaringan pemasaran dan layanan purnajual.

“Saat ini kami telah membuka 10 dealer untuk memenuhi kebutuhan pelanggan baik pemasaran maupun layanan purnajual, 3 dealer di Jakarta sedangkan masing masing satu dealer di Bogor, Karawang, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Bali dan Lombok,” jelas Ary Tjahyono.

Pada tahap awal, PT SPI mampu memproduksi 10 unit per hari di pabrik di kawasan Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat. Kapasitas produksi ini terus ditingkatkan seiring meningkatnya jumlah permintaan pasar.

Beberapa komponen GELIS juga telah diproduksi di dalam negeri, di antaranya baterai, sasis, bodi, serta beberapa perangkat kendali. Sedangkan beberapa komponen lain, seperti motor listrik, kontroler, garden, sistem kemudi, dan roda, masih diimpor. Meski begitu, tidak menutup kemunginan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) akan bertambah seiring pertumbuhan pasar.

Penulis : Hendra Sonie | Foto : ist

Anniversary 3th Cornerrace : Amorfati Boyong Juara Umum

0

OtomotifZone.com – Bandung. Pada kejuaraan yang berjudul Anniversary 3th Cornerrace yang di selenggarakan di Sirkuit NP Brigif Kujang II Cimahi pada hari Sabtu 31/10, Amorfati raih double juara umum Pemula dan Mix Rider bersama Devin Nastazio dikelas Pemula dan Robby Rizaldi dikelas Mix Rider.

Dengan masing masing meraih 50point, Robby dan Devin terbilang kompak dalam balapan ini karena di setiap kelasnya dua jagoan ini bisa bertahan di barisan terdepan bersama kuda besinya yang di garap oleh Masji BBS. Memang cukup tangguh, tetapi dibalik kemenangan ini Robby dikelas Matic 150 TU Open & Devin dikelas Matic 150 Pemula bersama motor yang karap di panggil The Rock ini mendapatkan nasib bersama yang apes karena 2 lap akhir motor tungganan Robby & Devin dikelasnya masing – masing putus Vbelt yang mengharuskan berhenti balapan di tikungan ke 3 Sirkuit NP Brigif.

Beberapa rintangan terhalang saat Devin Nastazio berusaha menjadi yang terdepan untuk meraih point, dari trouble kipas yang patah sampai harus bersusah payah agar bisa bertahan melawan rivalnya yang tangguh – tangguh. “Allhamdullilah d event tadi bisa d kasih kelancaran,kemudahan sama di kasih rezeki itu smua ga lepas dari team Devin, keluarga sma orang – orang sekitar yg selalu kasih support dan doa ke Devin” ujar Devin Nastazio

” Cukup senang balap di cornerrace bersama Amorfati dan alhamdulillah bisa mendapatkan juara umum matic open/mixrider” Tutup Robby Rizaldi. Selamat kepada team Amorfati semoga bisa menjadi juara bertahan. Gasspolll

Hasil Lengkap Anniversary 3th Cornerrace 2020

0

OtomotifZone.com – Bandung. Usai sudah gelaran yang luar biasa Anniversary 3th Cornerrace yang berlangsung (31/10/2020) di Sirkuit NP Brigif Kujang II Cimahi, Bandung. Pada gelaran ini pecah sekali. Banyak tim dan pebalap papan atas yang turun di event ini. Semua kalangan otomotif turun untuk bersaing dalam pagelaran ini.

Event Anniversary 3th Cornerrace digarap dengan matang. Konsep event yang digarap sangat luar biasa. Dari pebalap yang baru turun di kasta Cornering, pebalap sampai mantan pebalap dijadikan satu. Panitia membuka kelas kelas untuk semua kalangan.

Tapi disini pebalap terbaik keluar sebagai juaranya. Berikut daftar juara disetiap kelas yang dilombakan:

Race 1 Moto3 FIM Cev Repsol Valencia 2020 : Pertempuran Mario Suryo Aji Sukses Finish Keenam

0

OtomotifZone.com-Spanyol. Sukses finish keenam di kelas Moto3 FIM Cev Repsol sirkuit Valencia adalah hasil luar biasa bagi Mario Suryo Aji yang beranjak bangun dari masa pemulihannya. Race 1 Mario finish di tengah kepungan rider Eropa yang kejam soal overtake.

Balapan yang bari saja usai adalah balap yang di gelar dua kali akibat Red Flag. Awal balap Mario yang start dari posisi 12 ada di posisi 8 ketika bendera berkibar. Start ulang dari grid 8 di lap awal tetap ada di posisi 8. Namun irama Mario cukup berani menghajar rider tuan rumah.

Pondasi dan konsentrasi Mario mempertahankan line juga posisi walau beberapa kali di overtake menjelang lap akhir selalu di balas. Untuk mengejar posisi lima besar sudah agak sulit terkait top speed dan kemungkinan juga skill dari mereka Mario sadar diri. Bertahan di posisi 6 sampai finish adalah jalan satu-satunya karena lap sudah tinggal beberapa putaran.

Akhirnya, bocah Magetan ini berhasil mempertahankan posisi 6-nya yang juga posisi bagus mengingat dia start dari posisi 12. Berikut hasil balapannya :

Penulis : Hafid | Foto : Dok

Kembali Ke Barat, Mamo SS – Agus Klaten Buru Podium Lagi Di Grasstrack Pandeglang

0

OtomotifZone.com-Jogja. Berangkat tadi malam pasukan Agus Klaten dengan Mamo SS kembali ke barat untuk membidik juara bukan mencari bukan kitab suci seperti film bahula.

Masih bersama si maling piala maskot bengkel asal Trucuk, Klaten, Jawa Tengah yang dua minggu ini terus ke area barat mengikuti event yang bisa terlaksana di tengah beberapa daerah yang banyak di cancel oleh pihak bwrwajib.

“Membawa tiga motor. Kecuali Ninja karena event Subang kemarin patah rangkanya. Doanya, semoga beruntung.. ” ucap Agus Budi Santoso. Membawa Bebek Modif, Bebek Standar dan KLX.

Minggu lalu Mamo sudah maksimal memperebutkan juara umum point Bebek Open di Jabar Open GTX MX Subang. Perjalanan panjang jerih payah pekan ini harus bisa beri hasil memuaskan.
Penulis : Hafid | Foto : Agus Klaten

Beberapa Jebolan Cornering Jadi Kuda Hitam Dikelas Matic 115 STD Pemula

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Di event Anniversary 3th Cornerrace yang memperingati ulang tahunnya Cornerrace yang ke 3 tahun, pembalap – pembalap jebolan dari Cornerrace/Cornering berhasil mempimpin waktu tercepat. Mereka mampu menjadi yang tercepat di kelas Matic 115cc STD pemula di event yang diselenggarkan di Sirkuit NP Brigif 30/31 Oktober 2020.

Ada 3 pembalap Cornerrace yang mencatatkan waktu terbaik di kelas Matic 115cc STD Pemula ini. Diantaranya ada #218 Devin Nastazio dengan mencatatkan waktu 58.658, #84 Anggi Gianturi 58.716, dan #55 Irfan Akbar 59.233. Ketiga pembalap ini sebelumnya hanya mengikuti kelas Cornering saja. Dan kali ini ketiganya kompak bisa memulai balapan di kelas roadrace pemula dan dapat memimpin start di hari Final besok.

Memang tak bisa di pungkiri, pembalap yang terlatih sebelumnya di kelas cornering, saat menaiki kelas roadrace pemula bisa bersaing dikelas selanjutnya seperti ketiga pembalap jebolan Cornerrace ini. “Ya sebagai pengurus corner race sangat bangga dengan prestasi anak2 jebolan corner race di sini membuktikan bahwa corner race itu menghasilkan pembalap2 yg dapat bersaing di kelas roadrace…untuk besok final harapan nya mereka semoga mendapatkan hasil yg maksimal sesuai effort mereka dan tim tim nya” ujar Tommy Pengurus Cornerrace

Dengan naiknya di Roadrace semoga jenjang karir jebolan dari Cornerrace lebih baik lagi dan untuk final besok bisa terus memimpin.

Nalendra Soleto, Semangat Baja Bocah Karanganyar Meski Bawa Motor 2012 Di SE65cc

0

OtomotifZone.com-Karanganyar. Balap motocross beberapa tanggapan ada sosok menarik yang lumayan bikin kagum meski tampilan apa adanya. Nalendra Soleto, crosser cilik yang membesut special engine 65cc dari Karanganyar, Jawa Tengah ini cuma berbekal motor lama di kelas Novice. Yang lain motor spek gress tahun-tahun terkini dia pakai motor lawas spek 2012 coyy!!!!!!!

“Modal tipis om, balap kurang ragat. Modalnya kancing pintu. Teteg! (Bahasa Jawa : Kuat)”, kata bapak bocah, Mas Potet. Semua karena nuruti si anak yang mentalnya ingin bertarung, ingin balap habis-habisan fight di sirkuit.

Modalpun hanya beli pretelan motor bekas aslinya. Kebetulan OZ memantau juga awal dia balap yang baru di mulai tahun lalu. Semangat si bocah Memang luar biasa sejak berlatih dengan Mini Moto. Malah kadang nekat berlatih dengan spek yang lebih besar di tempatnya. “Ya pokoknya ayo balap aja. Sudah terlanjur menyukai arena ini mas,” singkat bocah doyan banyolan ini.

Podium 2 Soletho di Jabar Open, PR menurunkan bobot bongsor.

Tahun ini balap bisa dihitung dengan jari. Tiga balapan di Jawa Tengah tiga balapan di Jawa Barat semuanya bisa masuk podium 1-2. Terakhir di Jabar Open kemarin Moto 1 posisi 2 dan moto 2 posisi 3. Total point kedua di bawah Athar23. Biar spek lawas semangat anti kendurr…

Penulis : Hafid | Foto : Hafid

IMOLA Luncurkan Bucket Keren!!!

0

OtomotifZone.com – Bandung. Selaku produkan Apparel ternama, IMOLA terus berkreasi. Mereka terus meluncurkan produk produk unggulan untuk memenuhi permintaan pasar. Kali ini ada Bucket keren produk dari IMOLA Syndrome. Edi Batrawan selaku owner bersama tim mendisain Bucket dengan tampilan menarik.

Kita tau, nama apparel IMOLA Syndrome tidak hanya terdengar didalam negri saja. Namun namanya juga sampai ke mancanegara. Produkan sendiri kalau didalam negri banyak digunakan oleh pegiat otomotif di seluruh pelosok daerah di Indonesia.

Nah kali ini IMOLA yang selalu mengikuti perkembangan jaman selalu memberi penampilan baru. Bucket terbaru mereka kali ini tampil dengan berbagai macam variasi. Untuk saat ini ada enam varian yang dimunculkan.

Dari ke enam produk bucket IMOLA, semuanya memiliki cirikhas pada warna. Nyentrik dan keren menjadi cirikhas tersendiri. Pastinya dengan bucket ini bisa membuat penampilan anda makin keren.

Kalian yang penasaran bisa cek di Instagram IMOLA_Official. Dan disana kalian bisa juga melihat produkan IMOLA yang keren abis. Terlebih disana kalian juga bisa memesan atau datang langsung sesuai alamat di bio. Langsung kepoin dan pilih produk kerennya.

Bahaya Rem Mendadak Saat Kecepatan Tinggi

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Kalian tau tidak si, Rem pada kendaraan bermotor itu gunanya bukan untuk mengentikan laju. Melainkan untuk menghambat laju. Jadi maksudnya untuk memperlambat laju saat dalam kecepatan. Nah kali ini penulis punya tips dan trik. Yang mana ini ampuh saat digunakan penulis saat touring menuju Timor Leste bersama Kawahara.

Menurut penulis ada beberapa faktor kecelakaan terjadi. Dan pengereman mendadak menjadi bagian dari suatu kecelakaan. Sering kali saat kecepatan tinggi kalian sulit kendalikan kendaraan. Kita ambil contoh motor. Dalam kecepatan tinggi kita harus berhati hati.

Kawahara Tour Timor Leste
Kawahara Tour Timor Leste

Kenapa demikian? Saat dalam keadaan kecepatan tinggi tiba tiba ada tikungan contohnya didepan, kepanikan pasti menjadi salah satu hal yang dirasakan. Lalu kalian tarik tuas rem dan apa yang terjadi, pastinya bila ketika kita sedang dalam kecepatan tinggi dan langsung tarik tuas rem maka kendaraan akan ngepot tapi tetap meluncur deras kendaraan anda.

Ini bila anda bisa menyeimbangkan kendaraan anda. Kalau tidak kalian bisa terjatuh. “Banyak yang belum mengetahui bagaimana teknik pengereman yang efektif dan maksimal. Sehingga terkadang pengendara sepeda motor disaat menemukan potensi bahaya mendadak langsung menggunakan rem dalam kecepatan tinggi karena biasanya mereka panik dan itu berpotensi memunculkan bahaya atau kecelakaan,” ujar Ludhy Kusuma, selaku Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora.


Ketika menggunakan rem sepeda motor, bukan sekadar menarik tuas atau menekan pedal saja tetapi ada caranya terutama dalam kecepatan tinggi. Efektifnya, saat melakukan pengereman kita usahakan untuk relaks dan tidak panik. Setelah itu pengendara harus memahami langkah-langkah pengereman yang aman mulai dari menutup putaran gas, kemudian menarik tuas rem depan dan belakang harus dilakukan secara bersamaan, serta tidak disarankan hanya menggunakan salah satu rem.

Posisi jari tangan juga wajib diperhatikan, tidak semua jari bisa menggenggam tuas rem karena ini menyangkut situasi dan kondisi. Disaat pengereman darurat butuh pengereman yang maksimal dan itu lebih efektif apabila kita menggunakan empat jari sekaligus agar titik berhentinya lebih dekat dan maksimal.

“Pada dasarnya untuk motor matik, bebek, dan sport sama saja tahapannya. Akan tetapi untuk motor bebek dan sport masih bisa dilakukan bersamaan dengan engine brake agar pengereman lebih maksimal lagi,” kata Ludhy.
 
Pada intinya kita harus mengubah pola pikir dan memahami tahapannya dulu.  Kebanyakan pengendara sepeda motor selalu menyudutkan atau meletakan jari telunjuk ke tuas rem depan saat berkendara. Padahal teknik tersebut salah, seharusnya posisi jari semuanya mengepal pada grip gas dan tidak ada yang menempel pada tuas rem.

“Hal tersebut sangat berguna untuk mencegah penekanan rem yang tidak dibutuhkan yang sering dilakukan tanpa disadari. Bila jari berada di grip maka akan lebih responsif ketika melakukan pengereman sehingga saat berkendara kita tetap #Cari_Aman,” tutup Ludhy.

Penting! Tehnik “Ngerem” Sepeda Motor Kecepatan Tinggi

0

OtomotifZone.com – Bandung. Berkendara sepeda motor tentunya wajib mengetahui teknik berkendara yang baik dan benar, salah satunya mengenai teknik pengereman. Bicara soal fungsi rem terkadang pola pikir seseorang beranggapan bahwa fungsi dari rem itu adalah untuk memberhentikan kendaraan, namun justru fungsi yang sebenarnya untuk memperlambat laju kendaraan.

Namun menggunakan rem sepeda motor ada beberapa teknik pengereman yang baik dan benar untuk menjaga keselamatan, apalagi ketika melakukan pengereman dalam kecepatan tinggi. Terkadang seluruh pengendara masih banyak yang belum mengerti khususnya untuk pengendara sepeda motor.

“Banyak yang belum mengetahui bagaimana teknik pengereman yang efektif dan maksimal. Sehingga terkadang pengendara sepeda motor disaat menemukan potensi bahaya mendadak langsung menggunakan rem dalam kecepatan tinggi karena biasanya mereka panik dan itu berpotensi memunculkan bahaya atau kecelakaan,” ujar Ludhy Kusuma, selaku Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora.

Ketika menggunakan rem sepeda motor, bukan sekadar menarik tuas atau menekan pedal saja tetapi ada caranya terutama dalam kecepatan tinggi. Efektifnya, saat melakukan pengereman kita usahakan untuk relaks dan tidak panik. Setelah itu pengendara harus memahami langkah-langkah pengereman yang aman mulai dari menutup putaran gas, kemudian menarik tuas rem depan dan belakang harus dilakukan secara bersamaan, serta tidak disarankan hanya menggunakan salah satu rem.

Posisi jari tangan juga wajib diperhatikan, tidak semua jari bisa menggenggam tuas rem karena ini menyangkut situasi dan kondisi. Disaat pengereman darurat butuh pengereman yang maksimal dan itu lebih efektif apabila kita menggunakan empat jari sekaligus agar titik berhentinya lebih dekat dan maksimal.

“Pada dasarnya untuk motor matik, bebek, dan sport sama saja tahapannya. Akan tetapi untuk motor bebek dan sport masih bisa dilakukan bersamaan dengan engine brake agar pengereman lebih maksimal lagi,” kata Ludhy.

Pada intinya kita harus mengubah pola pikir dan memahami tahapannya dulu.  Kebanyakan pengendara sepeda motor selalu menyudutkan atau meletakan jari telunjuk ke tuas rem depan saat berkendara. Padahal teknik tersebut salah, seharusnya posisi jari semuanya mengepal pada grip gas dan tidak ada yang menempel pada tuas rem.

“Hal tersebut sangat berguna untuk mencegah penekanan rem yang tidak dibutuhkan yang sering dilakukan tanpa disadari. Bila jari berada di grip maka akan lebih responsif ketika melakukan pengereman sehingga saat berkendara kita tetap #Cari_Aman,” tutup Ludhy.

Editor : Suhendri Wibowo | Sumber : DAM