Beranda blog Halaman 1116

Belajar Otodidak, Bengkel HMM21 Majalengka Konsisten di Grasstrack dan Servis Harian

0

OtomotifZone.com – Majalengka. Siapa sangka jika Herdi yang merupakan owner dari bengkel Herdi Mandiri Motor atau kerap di singkat HMM21 asal Majalengka, Jawa Barat, ini mengawali karirnya sebagai mekanik secara otodidak. Apalagi basic dari pendidikannya pun tidak ada kaitan dengan hal perbengkelan, yakni lulusan Madrasah Tsanawiyah atau MTS.

Namun berkat ketekunan dan ambisinya untuk bisa mempelajari sesuatu dengan serius, justru berbuah manis karena kini bengkelnya tersebut selain menerima jasa servis motor harian dan korek mesin para ‘Raja’ alias Yamaha RX-King juga konsisten aktif di ajang balap grasstrack.

“Sampai sekarang aktif di ajang balapan tanah sekaligus mendampingi adik saya, Eka Letoy, pembalap grasstrack Majalengka. Dan saat ini juga masih terima order bikin mesin bebek tiet standar maupun korek mesin RX-King dari rekan-rekan klub juga dari luar daerah,” sebut Herdi yang akrab di sapa Wa’ Odet.

Bermula pada tahun 2007 silam, Wa’ Odet mulai membuka usaha bengkel sendiri dan menerima servis motor harian karbu dan injeksi. Lantas sekarang ini juga sering terima orderan korek mesin RX-King spek harian maupun kompetisi.

“Soal tarif jasanya cukup beragam, misal untuk porting harian turing kisaran Rp. 300 ribu. Sedangkan bore up atau full kompetisi sekitar Rp. 1,5 juta. Atau untuk bobok knalpot standar harian dan spek kompetisi ongkosnya Rp. 250 ribu sampai Rp. 350 ribu,” kata Herdi yang buka bengkel di Jl. Raya Rentang Baru, Jatitujuh, Kabupaten Majalengka.

Sobat otozoner tertarik untuk bikin korekkan mesin RX-King standar harian atau dengan spek kompetisi, bisa sambangi langsung bengkel HMM21 sesuai alamat di atas atau bisa tanya-tanya dulu di nomer telepon 0813-1325-7110.

Penulis : Obeth | Foto : Obeth

ICS Jadi Ajang Pameran Custom Pertama Semasa Pandemi Covid-19

0

OtomotifZone.com – Bandung. Road to Indonesian Custom Show (ICS) akan digelar di Hartono Mal Yogyakarta pada 29 Oktober sampai 1 November 2020 mendatang. Ajang ini menjadi perhelatan custom exhibition pertama di Indonesia yang digelar secara langsung di tengah pandemi Covid-19.

Pameran Road to Indonesian Custom Show merupakan pemanasan dari sebuah gelaran acara otomotif Indonesian Custom Show yang akan diselenggarakan di Yogyakarta. Kemasannya pun bukan sekadar pameran otomotif, melainkan juga mengkampanyekan adaptasi kebiasaan baru dunia custom sesuai protokol kesehatan Covid-19.

Indonesia Custom Show

“Ketika pegiat dan pecinta dunia custom dapat terus berkarya di masa pandemi Covid-19, maka harapannya mampu menciptakan pikiran yang positif dan meningkatkan imun tubuh,” ujar B. Kunto Wibisono, Show Director Indonesian Custom Show.

Sejumlah program acara sudah disiapkan dalam Road to Indonesian Custom Show, meliputi Bike and Car Exhibition yang menghadirkan mobil dan motor pecinta custom dari Asia, Amerika, Eropa, dan Australia, dan juga menghadirkan Diecast Enthusias berkonsep pameran diecast custom.

Indonesia Custom Show

Nohan Mahendra, Commercial Director Indonesian Custom Show menyampaikan “Road to Indonesian Custom Show akan semakin meriah dengan penampilan beberapa kelompok musik dari Yogyakarta yang akan membawakan lagu-lagu dengan format akustik. Selain itu sejumlah tenant atau brand marketplace juga turut serta dalam event otomotif ini.”

Project Director Indonesian Custom Show Budhi Winarno mengungkapkan seharusnya Indonesian Custom Show digelar pada November tahun ini di Jogja Expo Center (JEC) Yogyakarta. Namun, melihat perkembangan situasi dan perkembangan Covid-19 di Indonesia dan dunia yang belum membaik, maka perhelatan ini harus ditunda.

Indonesian Custom Show (ICS) hadir menjadi ruang baru untuk sobat custom, memberikan warna baru bagi teman-teman pecinta custom Tanah Air dan mendukung pergerakan custom di Indonesia agar tetap tumbuh dan berkembang.

“Kami menggunakan thermo gun atau UV Gate, pengunjung dengan suhu di atas 37,3 derajat Celsius tidak diperkenankan masuk area pameran, dan diarahkan mengunjungi tim medis,” kata Budhi.

Untuk jalur pameran diberlakukan one gate system dan jalur satu arah, pengunjung di area pameran juga dibatasi. Pembatasan pengunjung dilakukan dengan cara menerapkan registrasi digital dan mendapat QR code sebagai akses masuk ke pameran.

“Ada pula, penyemprotan disinfektan secara berkala yakni pada pukul 12.00 WIB dan 18.00 WIB setiap harinya. Penyelenggara juga sudah menyiapkan petugas khusus di titik-titik tertentu untuk mengatur sirkulasi pengunjung guna mencegah terjadinya kerumunan, serta membuat rambu-rambu atau peringatan terkait protokol kesehatan Covid-19 di area pameran.” imbuh Nohan

Informasi lebih lanjut mengenai Indonesian Custom Show bisa menghubungi hotline 0813 9111 0543

Editor : Suhendri Wibowo | Sumber : ICS2020

DB Bodisa Seri 2 2020: Standing Dan Menang Wiwi Mungils Ratu Drag Bike Bodisa

0
Wiwi Mungils #21

Otomotifzone.com – Tangerang Selatan. Wiwi Mungils kembali menjadi ratu dari para wanita yang bertarung di kelas Matic 200cc TU Wanita, di ajang balapan milik Bodisa Motor Sport Seri 2 2020 di Sirkuit Non Permanen TNI-AU Cicangkal, Rumpin, Bogor, Jawa Barat. Bersama kesayangannya Zaenab garapan Wahana Baru Motor Bandung, Wiwi berhasil di podium tertinggi.

Pembalap yang bernama Wiwi Pratiwi ini mampu menjadi Ratu dengan perjuangan dirinya menaklukan Zaenab sekaligus lampu dan sirkuit, dengan catatan waktu 07,434 detik. Terbaik diantara para pembalap wanita lain yang di mana menjadi kompetitornya.

Mengapa Penulis menyebutkan perjuangan, sebab Wiwi harus memecahkan rekor dari pembalap Siantarman RT Indonesia, Chintya pembalap asal Kota Kembang Bandung yang sebelumnya berada di posisi pertama. Selain itu Wiwi harus berpikir cepat manakal Zaenab sedikit tidak dapat diatur pada 50 meter pertama.

Wiwi Mungils Bersama Zaenab Wahana Baru Motor Bandung

“Balapan tadi itu sedikit ada masalah ya a. Soalnya aku standing di sekitar 50 meter pertama. Aku harus cepat ambil tindakan mau aku gass terus atau tutup. Tapi kalau aku tutup waktunya pasti melorot, sedangkan lampunya pun udah aku push untuk dapat catat waktu terbaik juga,” terang Wiwi kepada Penulis.

Berkat jam terbang yang sudah tidak bisa dihitung lagi, akhirnya pembalap asal Cikarang – Jawa Barat ini mampu mempersembahkan gelar juara untuk tim kesayangannya. Sekaligus dirinya dinobatkan sebagai Ratu drag bike, alias wanita tercepat.

DB Bodisa Seri 2 2020: Joko Precil Melesat Cepat Lewat Pempek Alay Racing

0
Aksi Joko Precil Di Atas Kuda Besi Pempek Alay Racing Garapan Sanjaya Jet

Otomotifzone.com – Tangerang Selatan. Sambangi Sirkuit Non Permanen TNI-AU Cicangkal, Rumpin, Bogor, Jawa Barat tepat pada harinya (25/10/2020) Joko Precil bersama pasukan Selokan Mataram Sanjaya Jet We Gang Gang membawa beberapa kuda besi andalannya. Kelas-kelas 2T tidak luput dari penampilannya.

Diduetkan oleh Gery Precil dan pemula Andri Setiawan, Joko bersama rekan satu tim yang lainnya tampil ngotot di kelas FFA Campuran. Setelah melalui persaingan sengit, akhirnya Joko pembalap bertubuh mungil ini dinobatkan sebagai pembalap tercepat di Bodisa drag bike 201M Seri 2 2020.

Dirinya mampu menakulkan lampu DN Timing dan aspal landasan, dengan menunggangi kuda besi Pempek Alay Racing garapan Sanjaya Jet dengan waktu 06,740 detik. Ditempel ketat oleh pembalap Siantarman Opick Acil diposisi kedua 06,789 detik. Rekan satu timnya, yang baru saja mengorbit di dataran perbalapan Nasional Andri Setiawan di posisi ke-4 dengan waktu 06,817. Sayang untuk Gery yang harus rela tidak masuk 5 besar, di posisi ke-6 dengan waktu 06,869 detik.

Pak Kemo, Sanjaya Jet

Setelah ditelisik oleh Penulis kepada sang “chef” mesin, ternyata persiapan yang dilakukan hanyalah satu hari sebelum balapan dimulai. “Balap ini dadakan mas, kemarin sore baru setting. Ini cuma mau ngetest aja. Soalnya masih riset juga. Terakhir balap di Gadhuro itu dapat 6,7 sama Chebonk. Ini juga sebenarnya motor Chebonk. Terus libur engga balapan, selama 4 bulan kurang lebih itu perbanyak setting terutama rangka. ngepasin derajat-derajatanya, lalu juga perubahan meisn. Sekarang ini ngalahin bawahnya dulu sebelumnya terbalik. Tapi sekarang bawahnya dikalahin operannya ngayun. Selepas ini masih kita usahakan persiapan semaksimalnya,” terang Kemo, Sanjaya Jet langsung kepada Penulis.

Joko Precil

Serupa dengan apa yang dikatan oleh sang mekanik, sang eksekutor lapangan pun menyambut hal nada yang serupa. “Motor ini masih banyak kurangnya mas, terutama mengenai power. Dari tengah ke atasnya, operannya pun ngayun. Lalu pas race karena final langsung juga aku push mainnya, ada kendala di trek juga agak licin mungkin pasir ya mas. Motor selebihnya masih kita persiapkan untuk selanjutnya,” pungkas Joko Precil alias Joko Susanto kepada Penulis.

DB Bodisa Seri 2 2020: Bermain Tenang Ilham Unyil Jawarai Kelas Ban Wajib

0
Ilham Unyil #54 Trondolo Kudus

Otomotifzone.com – Tangerang Selatan. Akhir pekan kemarin tepatnya (25/10/2020) pada gelaran drag bike 201 meter milik Bodisa Motor Sport di seri 2 lanjutannya, ada satu kelas wajib bagi peserta mematuhi untuk mendapatkan hadiah tambahan. Bodisa Motor Sport berkerja sama dengan Ban Kingland di drag bike kemarin untuk membuat satu kelas ban wajib kingland di kelas Bebek 4T 130cc TU Mix Rider.

Sebanyak 12 pembalap hebat dan ternama Indonesia bertarung membuktikan siapa yang berhal untuk mendapatkan hadiah tambahan dari sponsor Ban Kingland. Dari Exo Chodox, Ilham Unyil, Dwi Batank, Rully PM, dan masih banyak lagi. Setelah berjalannya race bebek mahal ini, tiban meniban di hasil tidak terelahkan.

Pada laga awal bebek 4t 130cc awalanya Ronny Chaplin memimpin, namun tidak lama langsung ditiban oleh Opick Acil pembalap Siantarman RT Indonesia. Setelah para pembalap yang lain juga bersaing untuk berada di posisi paling atas, akhirnya keluar lah nama Ilham Unyil rekan satu tim dari Opick di Siantarman RT Indonesia. Ilham berhasil berada di podium atas dengan catatan waktu 07,920 detik lewat penembakan lampu baik yakni 0:00,002 detik.

Aksi Ilham Unyil Bermain Tenang

Ilham mampu membuktikan dari hasil ban produksi anak bangsa dari Ban Kingland dengan catatan waktu terbaiknya. Lewat dorongan knalpot anyar buatan Pekajaman Muffler. Namun ternyata dibalik sang jawara yang mampu tampil baik ada kisah di mana Trondolo Kudus harus bermain pintar.

“Motor ini join banyak ya. Pas aku main motor rasanya udah kelelahan. Ditambah aku lagi belum terbiasa pakai ban ini. Jadi aku kudu pintar memaksimalkan situasi kondisi yang ada. Selain harus memahami ban dan motor, aku mengakali dari segi bawa. Aku panjangin setiap operannya dan tembak lampu lebih ngepush, dan bermain tenang,” ucap Ilham langsung kepada Penulis.

“Soal ban sendiri ini juga masih agak keras ya mas, lalu ini kalau dipegang sebenarnya empuk dan soft tetapi pas dipakai masih agak keras. Mungkin juga karena pemakaian pengukuran anginnya belum sesuai jadi kaya gitu, aku soalnya perdana juga pakai ini. Keseluruhan kalau ketemu trek dan cuaca kaya ini, udah lumayan sip,” tutup salah satu pembalap kunci Bayu Bangun Persada.

Walau Cuaca Menghantui Bodisa Drag Bike 201M Tetap Berjalan Aman

0
Hajat Drag Bike 201M Bodisa Motor Sport Seri 2 2020

Otomotifzone.com – Tangerang Selatan. Hajat gelaran drag bike berseri milik Bodisa Motor Sport salah satu event organizer hebat di bidang perhelatan hajat kegiatan olahraga otomotif telah usai terselenggara. Event berseri yang sudah memasuki seri ke-2nya di sirkuit yang sama Sirkuit Non Permanen TNI-AU Cicangkal, Rumpin, Bogor, Jawa Barat berjalan dengan aman sampai selesai.

Mengadakan sebanyak 22 kelas diperlombakan dan membagi 3 point kategori tepatnya Open, Pemula, dan Bracket. Seri 2 ini para pembalap baik sedang berada di puncak klasemen dan berada di bawah berusaha segenap jiwa raganya untuk memperbaiki torehan pundi-pundi point dirinya bersama tim. Pasalnya Bodisa berencana akan mengadakan sebanyak 4 seri, berarti hanya tinggal 2 seri tersisa untuk pembalap bersama tim memenangkan hadiah uang tunai.

Perhelatan yang digelar selama dua hari yakni (24-25/10/2020) tembus sebanyak 610 starter. Pada hari pertama digelar masuk peserta balapan sebanyak 506 starter, dan mendapat penambahan starter pada hari akhir sebanyak 104 starter. Meski mengalami penurunan dari seri perdananya sebanyak 1026 dan seri 2 kemarin hanya mendapatkan 610 starter.

Haji Asep Bahrudin (Tengah Bawah) Saat Membagikan Trophy Beserta Hadiah Untuk Pemenang

“Memang ada penurunan dari segi jumlah peserta, ya mungkin dari segi kondisi masih pandemic dan sebelumnya pada akhir pekan lalu juga sempat ada drag bike di Meikarta. Tapi itu engga berpengaruh sama sekali ya. Alhamdulillah juga semua berjalan sesuai rencana dan aman, bahkan seri ini lebih ketat dari segi protokol. Bagi yang melanggar akan dikenakan sanksi dari panitia,” pungkas pentolan Bodisa, Haji  Bahrudin.

Pentolan Bodisa yang sekaligus Ketua Umum Harian IMI Kota Tangerang Selatan juga menambahkan, “namun kita harap-harap cemas dengan cuaca. Untuk hari pertama Alhamdulillah aman dan balapan selesai cepat tepat waktu. Untuk hari keduanya baru tersendat dengan hujan, makannya sedikit molor dari jadwal yang ada,” tutup Haji Pesek sapaan dekatnya.

Hasil Keseluruhan Bodisa Drag Bike 201M Seri 2 2020

0
Hasil Keseluruhan Bodisa Drag Bike 201M Seri 2 2020

Otomotifzone.com – Tangerang Selatan. Usai sudah balapan seri 2 dari pagelaran drag bike 201 meter milik Bodisa Motor Sport yang dilaksanakan pada (24-25/10/2020) di Sirkuit Non Permanen TNI-AU Cicangkal, Rumpin, Bogor, Jawa Barat. Dilaksanakan 2 hari untuk tidak menimbulkan kerumunan berlebih saat pandemic sekarang ini, balapan berjalan sesuai rencana walau pada hari akhir diguyur hujan. Berikut hasil keseluruhan yang dapat Penulis rangkum.

Lama Vakum di Balap Motor, Kini Andri Dry Mewariskan Bakatnya Pada Sang Anak

1

OtomotifZone.com – Indramayu. Lama vakum dan gantung wearpack di ajang balapan motor Tanah Air, Andri Dry kini nampak mulai serius mewariskan bakat balapnya pada sang anak, Kawahara Putra Viandry. Hal itu terlihat saat penulis sambangi area Sport Centre Indramayu, Jawa Barat, yang menjadi sarana sirkuit sekaligus untuk menyimak langsung potensi muda di kota Mangga ini dalam berlatih balap termasuk putra kesayangan dari wong Dermayu Andri Dari yang mantan pembalap Nasional era tahun 2000-an silam.

Saat bercerita tentang kesibukkannya sekarang dalam melatih langsung putranya itu, Andri Dry mengungkapkan jika sang anak begitu ngotot dan tertarik untuk ikutan balap. Semula sempat turun di kategori MiniGP pada tahun lalu, dan tahun ini sebelum pandemi mulai berlatih pakai motor matik.

“Pakai matik untuk membiasakan diri dulu dalam posisi membuka putaran gas motor. Dan di pertengahan tahun ini saya mulai fokuskan pakai motor bebek tipe manual alias pakai kopling supaya makin lancar,” ungkap eks rider yang identik dengan nomer start 15 dan pernah malang melintang di berbagai tim pabrikkan papan atas saat itu.

Kawahara, bocah kecil berusia 9 tahun ini pun mulai nampak lihai memainkan putaran kabel gas serta kopling motor saat melintasi sirkuit semi permanen kebanggaan wong Dermayu ini. Meskipun posisi kakinya masih belum dapat menapak dengan sempurna saat berada di atas motor Yamaha MX-King besutannya, namun Andri Dry tetap berusaha keras menggembleng putranya untuk terus berlatih balap.

“Sekarang konsen supaya bisa mengawali start dengan baik dulu. Apalagi kalau di garis start nanti pas balapan resmi kan tidak boleh di pegangi anak dan motornya ini. Jadi terus asah posisi start yang benar sembari mencari line yang baik di tiap tikungan,” ungkap Andri Dry.

“Kaka (panggilan Kawahara) pengen seperti papi, bisa jadi pembalap terkenal. Sering ikut latihan di sini (Sport Centre) kalau hari Sabtu dan Minggu, dari siang sampai sore di temani sama Mami dan adik juga,” tutur Kawahara dengan semangatnya saat di wawancara oleh penulis.

Kawahara Putra Viandry

Penulis : Obeth | Foto : Obeth

Penyesalan Bagi Nakagami

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Sangat disayangkan penampilannya pebalap asal Jepang yang memperkuat LCR Honda IDEMITSU, Takaaki Nakagami. Pebalap dengan nomor start 30 ini gagal menjadi juara pada (25/10/2020) di Sirkuit Aragon. Padahal pada saat babak kualifikasi dirinya mengejutkan semua khalayak dengan menjadi pebalap tercepat.

Awalnya Nakagami mampu menjalankan balap secara mulus. Tapi apa disangka, saat dirinya mencoba lepas dari rombongan dia terjatuh. Dan ini menjadi penyesalan bagi dirinya. Sebab sudah memberi kejutan di kualifikasi dan siap untuk Juara saat race.

” Saat ini saya merasa sedikit lebih baik. Sungguh memalukan bahwa satu lesalahan merugikan kami besar besaran. Bahkan sekarang aku tidak percaya bagaimana aku melakukan kesalahan itu, jadi aku kecewa pada diriku sendiri,” ujar Nakagami dikutip dari Crash.net.

Dan kesalahan ini diakui datang dari dirinya sendiri. Nampak dirinya memiliki perasaan lain saat pada posisi ini. Sebab ini merupakan pertama kalinya dalam karir MotoGP.

“Sungguh perasaan yang luar biasa berada di posisi terdepan, tetapi di sisi lain itu adalah tekanan yang luar biasa. Sebelum memulai detak jantung saya mungkin mendekati 200! Ini pertama kalinya saya merasakan tekanan luar biasa dari luar, pertama kali [pada posisi terdepan] dan pertama kali memimpin balapan – hanya mungkin selama 10 detik! – dan saya tidak bisa mengaturnya. Inilah alasan mengapa saya melakukan kesalahan bodoh,” jelasnya.

Mungkin ini akan menjadi pembelajaran bagi Nakagami. Dan semoga kedepan dirinya bisa lebig baik dan membawa nama tim LCR dan Jepang dipodium tertinggi. Kita lihat saja berita terbaru berikutnya hanya di Otomotifzone

Morbidelli dan Rins : 2 Underdog Nyata Untuk Para Pesaing

0

OtomotifZone.com – Yogyakarta. Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT) dan Alex Rins (Tim Suzuki Ecstar) telah ditanyai apakah mereka akan membantu rekan satu tim mereka dalam perebutan gelar juara motoGP 2020. Jawabannya adalah ya, tetapi hanya jika mereka keluar dari persaingan. Pada hari Minggu di MotorLand Aragon, Morbidelli dan Rins mungkin memastikan bahwa pertanyaan itu tidak akan ditanyakan di Valencia karena mereka membawa diri mereka sendiri ke dalam persaingan perebutan gelar juara.

morbideli
Morbidelli, Rins, dan Mir

Kemenangan kedua Morbidelli di tahun 2020 sama seperti yang pertama yakni keunggulan sejak awal balapan. Setelah Takaaki Nakagami (LCR Honda Idemitsu) tiba-tiba terjatuh akibat hilang daya cengkeram ban depan di Tikungan 5 pada lap pembukaan, kejadian persis seperti itulah yang dilakukan pembalap Italia itu dan memenangi GP San Marino sejak dari Tikungan 5 hingga bendera kotak-kotak dikibarkan. Ini adalah balapan yang sempurna dari pembalap berusia 25 tahun, yang finish 14 detik dari pembalap terbaik Yamaha dibelakangnya.

 Baik pembalap Spanyol Maverick Viñales (Monster Energy Yamaha MotoGP) dan mantan pemimpin klasemen Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) gagal untuk naik di podium GP Teruel, pembalap Prancis itu finish setengah detik di belakang Viñales dan keduanya terpaut lebih jauh dari pemimpin klasemen sementara Joan Mir (Team Suzuki Ecstar ). Sekarang, setelah kemenangan Morbidelli.

morbideli
Joan Mir, pimpinan klasemen sementara

Sepertinya kedua pembalap Alex Rins dan Franco Morbidelli sudah berhasil membuktikan menempatkan diri masuk dalam peta persaingan perebutan gelar juara dimana keduanya pada awal kejuaraan 2020 mengalami masalah cedera dan beberapa kali mengalami crash.

Menuju ke Valencia setelah melakukan double podium di sirkuit yang sama, Rins dan Morbidelli  bersama dengan Mir membawa momentum kuat. Keduanya mengoyak persaingan di Teruel dan tentunya akan melakukan yang terbaik di Sirkuit Ricardo Tormo dan di Portimao.

Penulis : Sigit | Editor : Suhendri Wibowo | Foto : MotoGP