Beranda blog Halaman 1160

M. Zusri Tetap Menjaga Fisik Ditengah Pandemi Covid-19

0

Otomotifzone.com-Sumatera Utara. Ditengah masa pandemi virus covid-19 atau corona seperti ini, kita semua dituntut harus tetap menjaga kesehatan agar imunitas tubuh kita kuat. Nah ! Seperti salah satu nama pembalap GTX dari team PT MZUL yaitu Ahmad Zusrizal yang identik dengan nomor start 805. Dirinya tetap menjaga fisiknya ditengah masa covid-19.

Walaupun usianya masih 21 tahun, pembalap andalan PT MZUL ini juga banyak menorehkan prestasi di dunia Grasstrack Sumatera Utara. Ahmad Zusrizal atau akrab dipanggil Zusri tahun 2019 juga masih bermain dikategori junior.

Dan Di Tahun 2020 ini Zusri naik kelas untuk kategori senior dan pastinya persaingan juga semakin ketat. Dibutuhkan fisik yang kuat juga untuk bisa bersaing dengan rivalnya di kategori Senior

Oleh sebab itu olahraga rutin dilakukan Zusri. Pembalap muda kelahiran Bandar Labuhan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara ini tetap berolahraga seperti salah satunya dengan bersepeda, lari dan berenang. Hal ini dilakukan Zusri untuk tetap menjaga fisiknya. Selain itu juga untuk meningkatkan kualitas fisiknya agar lebih kuat lagi.

Selain bersepeda dan berenang Zusri juga punya kebiasaan yang sederhana namun besar manfaatnya. ” Setiap pagi setelah bangun tidur saya juga push up dan sit up. Dan kegiatan tersebut sudah menjadi kebiasaan bang,” ungkap Zusri.

Zusri juga memberikan tips agar fisiknya tetap terjaga ” Tipsnya ya Jangan begadang, jaga kondisi dan yang paling ngaruh ke badan itu sih angin malam bang. Intinya ya jangan suka tidur larut malam lah bang,” ungkap Zusri yang dijuluki sang predator Sumut ini.

Penulis : Fajar | Editor : Dewa | Foto : Fajar

Bikers Touring Harus Tau 4 Kode Ini

0
Rider Touring
Rider Touring

OtomotifZone.com – Bandung. Touring bagi sebagian banyak orang mungkin hanya mengendarai sepeda motor jarak jauh untuk mengunjungi suatu tempat. Namun disamping itu, jika anda seorang biker yang sering touring mengunakan sepeda motor tentunya wajib mengetahui etika ketika sedang diperjalanan.

Pada dasarnya, kegiatan touring apalagi bersama komunitas sepeda motor merupakan aktivitas yang sangat menyenangkan. Karena touring bisa menjadikan wadah bertukar informasi, bersilaturahmi bahkan menjadi sarana hiburan setelah melewati berbagai kesibukan dalam kehidupan sehari-hari.

Namun ketika saat touring bersama bikers lainnya, biker wajib mengetahui beberapa hal seperti simbol atau sandi-sandi dalam touring grup. “Ada beberapa sandi dasar ketika berkendara yang aman jika para biker melakukan perjalanan lebih dari 1 motor atau grup, agar perjalanan aman dan nyaman serta tidak mengganggu pengguna jalan lain,” buka Ludhy Kusuma, Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora.

Selain itu hal lain yang disarankan adalah untuk fokus dan tetap memberikan sandi-sandi aman berkendara di jalan raya. Ini berfungsi supaya anggota atau rekan kita saat konvoi bersama bisa menghindari jalan rusak atau berada di jalur yang benar.

“Hal ini dilakukan biasanya dilakukan oleh Road Captain yang merupakan pengendara sepeda motor yang memimpin perjalanan touring,” kata Ludhy. Tugas dari Road Captain adalah memberikan informasi kepada para anggota lainnya seperti untuk menghidupkan mesin, adanya jalan berlubang ketika diperjalanan, memberikan isyarat berbelok dan berhenti perlahan.

Berikut beberapa sandi atau isyarat dasar dalam berkendara grup yang perlu diperhatikan oleh seluruh anggota konvoi saat touring :

1. Menghidupkan Mesin
Road Captain memberikan sandi dengan cara mengangkat dan mengepalkan tangan kiri bersamaan dengan memutar jari telunjuk, hal ini mengisyaratkan kepada rombongan untuk menghidupkan sepeda motor nya.

Touring

2. Jalan Berlubang
Road Captain memberikan sandi dengan cara menurunkan tangan kiri yang menandakan bahwa ada jalan yang berlubang saat dilewati oleh rombongan.

Touring

3. Berbelok
Road Captain memberikan sandi dengan cara mengangkat tangan kiri lalu mengarahkan pada arah tujuan saat akan berbelok yang akan dituju oleh rombongan touring. Isyarat ini dilakukan sebelum berbelok.

Touring

4. Berhenti Perlahan
Road Captain memberikan sandi dengan mengepalkan tangan kiri-nya menandakan kita harus berhenti secara perlahan.

“Selain kita harus memahami sandi-sandi dalam perjalanan touring menggunakan sepeda motor. Pengendara juga wajib menggunakan Helm, Jaket, Sarung Tangan, dan Masker untuk selalu tetap #Cari_Aman saat berkendara,” tutup Ludhy.

Foto : DAM

20 Tahun Penantian Panjang Tech 3 Untuk Kemenangan MotoGP

0

OtomotifZone.com – Styria. Herve Poncharal telah berhasil meraih 31 podium MotoGP sejak bergabung di kelas utama pada tahun 2001, akan tetapi penantian mereka untuk kemenangan akhirnya berakhir pada akhir pekan kemarin.

Hampir 20 tahun yang lalu, tim Tech 3 memasuki kelas utama dengan pembalap Olivier Jacque dan Shinya Nakano yang bertarung pada kelas 250cc. Mereka siap untuk tantangan baru dan mulai bertarung melawan para pembalap terbaik dunia. Shinya Nakano adalah orang pertama yang memberikan kado istimewa untuk Poncharal dan tim, finish diposisi ketiga di Sachsenring pada debut mereka di Kejuaraan Dunia 500cc.

Dalam 18 musim berikutnya bersama Yamaha, sembilan pebalap lain juga mengantongi podium di bawah arahannya, di antaranya: Alex Barros (Le Mans 2003), Jonas Folger (Sachsenring 2018), Marco Melandri (Barcelona dan Assen 2004), Ben Spies (Silverstone dan Indianapolis 2010), Bradley Smith (Phillip Island 2014 dan Misano 2015) dan Colin Edwards (Le Mans dan Assen 2008, Donington 2009, ditambah Silverstone 2011).

Herve Poncharal Saat Berseragam Yamaha Tech 3

Tiga pebalap selanjutnya yang berhasil mempersembahkan podium selama mereka berada di Tech 3 adalah Cal Crutchlow, Andrea Dovizioso dan, yang terbaru, Johann Zarco. Namun, meski memiliki banyak talenta dan peluang yang sangat banyak, untuk alasan apapun kemenangan selalu disinggung Tech 3.

Johann Zarco sangat dekat dengan kemenangan dalam dua kesempatan, tepatnya di Valencia tiga tahun lalu, Zarco dikalahkan oleh Dani Pedrosa dengan selisih tiga persepuluh detik dan harus gigit jari gagal meraih kemenangan. Hanya beberapa bulan kemudian, Zarco kembali mendapatkan kesempatan menang dalam duel sengit di sirkuit Termas, Argentina. Namun pada akhirnya, kemenangan hari itu jatuh ke tangan mantan pembalap Tech 3 yakni Cal Crutchlow. Pun dengan Jonas Folger yang bertarung habis-habisan dan hampir memenangi balap di Sachsenring namun digagalkan oleh Marc Marquez.

Jonas Folger – Yamaha Tech3

Kemudian pada 2019 dengan cerita baru, dimana perjalanan bersama Yamaha berakhir dan perjalanan baru dimulai dengan KTM. Memulai dari awal dengan RC16, mesin yang relatif muda dibandingkan dengan motor lainnya di grid, mungkin telah menakuti banyak tim tetapi tidak untuk Herve dan tim. Seluruh staf Tech 3 menyingsingkan lengan baju dan upaya mereka kemudian mulai membuahkan hasil, terutama pada tahun 2020.

Kemudian pada Grand Prix Styria. Dimana Poncharal telah duduk dan menyaksikan dari dinding pit saat mesin Tech 3-nya nyaris kehilangan kemenangan karena telah memimpin begitu banyak balapan. Namun kali ini berbeda. Satu-satunya saat motornya berada di depan adalah saat mereka keluar dari tikungan terakhir di lap terakhir. Dia melihat motornya memimpin balapan tidak lebih dari lima detik, tetapi apakah dia peduli? Tentu saja tidak.

Miguel Oliviera yang dari awal race setelah kejadian kecelakaan yang dialami Maverick Vinales langsung merangsek ke depan hingga pada lima lap terakhir terus menguntit Jack Miller dan Pol Espargaro yang bertarung sengit, dan di tikkungan terakhir Oliviera berhasil memanfaat keuntungan dengan dan merangsek mulus untuk menjadi juara pada grand prix Styria.

Moment Miguel Oliviera Memanfaat pertarungan Miller dan Pol Espargaro

Adegan kegembiraan murni terjadi di dinding pit dan di garasi saat orang-orang seperti Guy Coulon, Steve Blackburn, Jerome Poncharal dan putrinya Mathilde Poncharal, dengan siapa Herve memeluk dengan hangat setelah bendera kotak-kotak berkibar, semua mimpi mereka terwujud. Darah, keringat, dan air mata selama 20 tahun akhirnya terbayar saat Tech 3 menjadi pemenang pada balapan MotoGP Styria akhir pekan kemarin.

Penulis : Sigit | Foto : MotoGP

RTP Cup Best Of The Day 2020 Perdana!!! Hadirkan 186 Starter, Sirkuit Brigif Jadi Obat Rindu

0

OtomotifZone-Bandung. Gelaran Drag Race yang berlangsung di Sirkuit NP Brigif 15 Kujang II Cimahi,Bandung(22/08) menjadi salah satu obat rindu insan otomotif yang ada di Jawa Barat. Pasalnya setelah menjalani rangkaian isolasi untuk memangkas rantai penyebaran Virus Covid 19, Rindu tak terbendung banyak di rasakan para pecinta Drag Race yang ada di wilayah Jawa Barat.

Dan pada kesempatan kali ini RTP Cup Best Of The Day menjadi salah satu obat penawar rindu yang sudah lama di tunggu-tunggu oleh para Dragster Mobil yang lama tak terjun balapan dan mencoba lintasan. Bersama Sumber Production RTP Cup Best Of The Day mampu di padati oleh 186 starter yang mengikuti event di akhir pekan ini.

Sebanyak 11 kelas yang di perlombakan di kelas Bracket 11 Detik yang menjadi salah satu kelas yang paling banyak di ikuti hingga 23 starter. Melihat antusiasi tersebut Sumber Production selaku penyelenggara gelaran RTP Cup Best Of The Day menambahkan Hadian pembinaan untuk kelas satu ini.

Dan perlu otozoner ketahui juga tidak hanya para pembalap dari Jawa Barat saja yang ikut memenaskan event kali ini, beberapa pembalap dari Provinsi lain seperti DKI,Banten,Jateng hingga Bali datang dan mengikuti persaingan di event RTP Cup Best Of The Day 201 M ini.

Semoga event seperti ini bisa terus berlanjut demi mewadahi antusiasi Dragrace yang ada di Jawa Barat, dan tunggu saja gebrakan selanjutnya dari RTP bersama Sumber Production.

Penulis : LukmanBauk | Photos : LukmanBauk

Seri 1 Indiel Grasstrack Semarang 2020, Tanpa Penonton !

0

OtomotifZone.com-Semarang. Sebelum menjalani balap putaran pertama semua perizinan selesai di tembusi oleh pihak Indiel Racing Organizer dan grasstrack akbar area Jateng ini siap di laksanakan 12-13 September 2020. Namun tantangan bagi promotor Seri 1 Indiel Grasstrack adalah area semarang masih rawan pada masa pandemic ini.

“Kita inisiatif untuk seri 1 Indiel Grasstrack tanpa penonton dulu. Kami tau bahwa mereka ingin menonton suasana balap bergengsi ini karena para pembalap top bakal hadir. Dengan berat hati mohoj bersabar..” ucap Andreas Indiel.

Andreas Indiel. Meminimalisir ….

Balap yang bakal di pentas di sirkuit Wanko, Bubakan, Mijen, Semarang 12-13 September 2020 merupakan balap uji coba bagi promotor dengan koordinasi baru full protocol kesehatan.

Penulis : Hafid | Foto : Hafid

Lewat Touring, AOC Kenalkan Wisata Alam Sukabumi

0
AOC Sukabumi
AOC Sukabumi

OtomotifZone.com – Sukabumi. Aerox Owners Club (AOC) Sukabumi kenalkan pariwisata alam Jawa Barat lewat touring bersama sahabat komunitas sesama pengguna sepeda motor Yamaha Aerox.

Tak kurang dari 15 bikers anggota klub AOC yang mengikuti touring wajib (Tourjib) anggota komunitas Aerox Sukabumi, dimana acara tersebut berlangsung pada (22-23/08/20) kemarin.

Dengan mengusung tema “Life For Fun” club AOC Sukabumi adakan kegiatan tourjib destinasi ke Pantai Cibuaya Ujung Genteng. kegiatan ini dilakukan sebagai pelepas penat dari kesibukan sehari-hari anggota AOC, dengan semangat kekeluargaan dan membangun persaudaraan yang solid dan erat di keluarga AOC Sukabumi.

AOC Sukabumi

Acara tourjib ini berjalan dengan tetap mengedepankan dan menjaga protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. “Kegiatan tourjib yang kita lakukan ini adalah event pertama AOC Sukabumi, setelah terbentuknya pada 04 Januari 2020 kemarin dan semoga dengan adanya tourjib ini bisa memperat tali persaudaraan sesama member,” ujar Juniar Arhie selaku Ketua AOC Sukabumi.

“Puji syukur acara Tourjib ini berjalan lancar dan mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Sukabumi dalam hal ini oleh Bapak Achmad Fahmi dan Bapak Andri Hamami selaku Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi” pungkas Juniar Arhie.

AOC Sukabumi

“AOC Sukabumi adalah klub motor pertama yang saya ikuti, dan saya sangat mengapresiasi untuk acara tourjib ini, karena bisa saling menambah keakraban antar anggota, juga sambil menikmati destinasi wisata pantai di Jawa Barat dengan cara berbeda” tutur salah satu anggota AOC Sukabumi Dudi Supriadi NRA #024 dengan nada puas.

Penulis : Suhendri Wibowo | Foto : AOC Sukabumi

Yuk Balap di ASR Racing Championship Sentul Kecil!!!

0
Indoprix kurang maksimal.

OtomotifZone.com – Jakarta. Hey kalian sudah siapkah motor balap anda? sebab beberapa event sudah berjalan di kawasan pulau Jawa nih. Tapi tenang saja buat kalian yang belum siapkan motor balap. Nanti September akan ada event balap bergengsi di Sirkuit Internasional Karting Sentul Bogor (12-13/9/2020). ASR Racing Championship menjadi event bergengsi yang akan diselenggarakan di salah satu sirkuit terbesar di Indonesia.

Dalam pagelaran ini pastinya panitia sudah wanti wanti dan mengharapkan bagi peserta tetap mematuhi protokol kesehatan. Meski event besar peraturan juga harus tetap dijalankan. Panitia penyelenggara menekankan Wajib menggunakan masker saat balapan nanti berlangsung. Sebab masa pandemi belum pergi dari negri kita tercinta ini.

Kita bahas event, untuk event ini kenapa penulis bilang besar? sebab pada event ini total akan ada 31 kelas yang akan dilombakan. Gila ga tuh 31 kelas dalam dua hari. Lalu selain juara satu sampai lima, panitia juga akan siapkan juara tambahan kepada pebalap terbaik. Yaitu gelar Juara umum pada event ini.

Kebayang ga 31 kelas itu kira kira apa saja? Bisa dibilang semua kelas untuk motor balap ada. Jadi benar benar event ini menampung hoby para pebalap untuk menyalurkan di event ini. Jadi jangan balap dijalan raya ya bahaya. Mending disini saja. Untuk info lebih jelas kalian bisa lihat dibawah ini:

Honda Supra V 2004 Banjarnegara : Scrambler Cub Impian, Berjuluk Baya Langu

0

OtomotifZone.com – Banjarnegara. Kenalin nih sob, Bagus Kurniawan asal Banjarnegara, Jawa Tengah, yang sudah lama mempunyai impian kepingin memiliki tunggangan andalan yang telah di modif custom. Awalnya banyak pilihan konsep bergenre klasik, namun ada satu tema modif yang sreg di hati dan pastinya bisa untuk diajak kongkow.

Alasan lainnya bukan cuma itu saja, tapi supaya bisa melibas jalanan dengan kontur mulus atau rusak sekalipun dengan nyaman. Dan pilihan besutannya bukan motor dengan mesin tegak atau tipe sport, melainkan mesin tidur yaitu Honda Supra V 110 lansiran tahun 2004 silam.

Honda Supra V dipilih untuk di modif ala Scrambler Cub

Tidak menunggu waktu lama, motor pun segera di boyong ke kota ‘Mendhoan’ Purwokerto tepatnya ke bengkel modifikasi Billy Cuztom yang digawangi oleh Suswanto, selaku builder. “Seteleh banyak melihat referensi konsep modif hasil searching internet, saya pun mantap memilih tema klasik Scrambler Cub bermesin kecil. Tentu jauh sekali dari kesan asli motor yang minimalis ini,” ungkap cowok yang akrab disapa Baus.

Modif Scrambler Cub karena terkesan dinamis

Menyesuaikan konsep impiannya seluruh bodi bawaan asli Supra diganti dengan miliknya Honda Grand yang pastinya akan di ubah lagi tampilannya guna mengusung tema Scrambler Cub supaya terlihat makin dinamis. Untuk itu tidak banyak terapkan full bodi yang menempel, agar aura modif klasiknya juga tetap terjaga.

Detail ditambahkan variasi pendukung sesuai konsep

Kelar fokus bagian bodi lanjut pada area kaki-kaki biar makin kontras. “Sokbeker depan di ganti pakai Honda keluaran lama. Lalu kedua pelek dipasang dari produk variasi berlabel TDR dan untuk ban terapkan semi trail model tahu namun ukuran kecil,” jelas Baus yang sedang kepincut untuk memiliki Yamaha XS-650 ini.

Sok depan aplikasi dari Honda lama dipadu pelek variasi

Dapur pacu alias mesin di korek harian untuk ikut menambah power motor lebih kencang dan supaya tidak terasa berat dalam menopang postur Baus ketika riding karena memiliki tinggi 168 cm serta berat badan 90 kilo ini. Karburator di ganti dengan merk Uma Racing.

Mesin di korek harian guna dongkrak powernya

“Knalpot pakai dari CLX Muffler yang bersuara agak ngebas dan tenaga pun ikut berpengaruh jadi makin padat serta tarikkan juga jadi makin ngacir,” kata Baus yang memberi julukan pada motornya ini Baya Langu, seraya tidak sebutkan alasan jelasnya soal nama tersebut. Hehehe..

Data modifikasi :

Ban depan/belakang : IRC Trial 60/70-17, 70/80-17

Velg depan/belakang : TDR 185×17, 215×17

Knalpot : Custom series by CLX Muffler

Jok : Special kustom series by Luqman Jok Creative seat maker

Setang : Yamaha DT 100

Lampu depan/belakang : Aftermarket

Sein depan/belakang : Aftermarket

Handle rem/kopling : Aftermarket

Spion kanan/kiri : Kawasaki KLX-150

Painting : Sematawayang Garage

Box samping : Joyowood

Modifikator : Billy Cuztom, Jl. Unwiku No.26, Karang Salam Kidul, Kedung Banteng, Purwokerto

Telepon : 0895-38002-2238

Penulis : Obeth | Foto : Bani

Obati Rasa Kangen, Syamsul Arifin Langsung Turun di Lima Kelas Road Race Mijen Besok!

0

OtomotifZone.com – Mijen. Akhir pekan ini (29-30/8) para pecinta balap road race akhirnya bisa melampiaskan rasa kangennya mlintir gas dan bersaing untuk memperebutkan gelar juara dimana setelah sekian lama tidak ada event sama sekali akibat pandemi covid-19 pada event yang bertajuk FOBM Kota Semarang Road Race Championship 2020.

Syamsul Arifin yang di tahun 2020 ini sama sekali belum merasakan persaingan sengit balapan akhirnya bakalan bisa mengobati rasa kangennya, tak tanggung-tanggung dimana pada race akhir pekan nanti Pipin bakalan main di 5 kelas berbeda.

“Alhamdulillah akhirnya bisa balapan lagi setelah sekian lama libur mas, untuk balapan besok Insya Allah saya main 5 kelas.”. Ujar Pipin

Bukan perkara mudah tentunya untuk seorang pembalap yang bakalan turun di 5 kelas sekaligus, tentunya harus didukung dengan fisik yang prima pastinya.

“Selama libur balapan akibat corona ini saya tetap jaga kondisi tubuh mas, awal-awal pandemi saya lebih fokus fisik dirumah, pas sudah agak reda saya coba untuk kembali fisik lari 10km setiap hari. Intinya untuk tetap menjaga kondisi tubuh.” Tegasnya

Penulis : Sigit | Foto : Syamsul Arifin

Jelang New Normal DB Bodisa: Catat Jangan Sampai Tertinggal!! Resikonya Bahaya!!!

0
Event Drag Bike Bodisa Motor Sport

Otomotifzone.com – Tangerang Selatan. Haji Bahrudin sangat menghimbau sekaligus pada balapan yang akan dirinya selengarakan pada akhir pekan mendatang (29-30/8) di Sirkuit Non Permanen Lapter TNI-AU Cicangkal, Rumpin, Bogor – Jawa Barat untuk para peserta patuh dan taat mengikuti aturan dan jadwal perlombaan drag bike 201 meternya.

“Ini saya keluarkan jadwal pertandingan selama dua hari besok sudah dari jauh-jauh hari. Lalu ini sudah kita diskusikan bersama tim dan pimpinan lomba mana yang hari pertama dan dua. Kenapa kita keluarkan jauh-jauh hari agar semua tim, crew, pembalap dapat mencatat dan mengingat jadwal balapan besok,” terang Haji Pesek kepada Penulis.

Haji Bahrudin, Ketua Bodisa Motor Sport

“Kita tidak mau tahu besok kalau ada yang tertinggal jadwal, sebab kita sudah informasikan dari jauh-jauh hari. Kita mau semuanya patuh mengikuti, dan kita mau selesai tepat sesuai jadwal. Karena ini adalah kan balapan perdana di kondisi New Normal Covid-19. Jadi kita mau bikin kesan yang baik dan menjadi contoh,” tutup dirinya saat berbincang dengan Penulis di kediamannya.

Yuk untuk semuanya yang mengikuti balapan New Normal Bodisa besok, kita sukseskan dengan patuh dan taat terhadap peraturan maupun jadwalnya akan terselenggara dengan baik dan sesuai rencana.