Beranda blog Halaman 446

CBR250RR Bawa Rheza Juara AP250, Pebalap Astra Honda Rajai Balap Asia

0
ARRC

OtomotifZone.com – Jakarta. Pebalap kebanggaan Astra Honda Racing Team (AHRT) Rheza Danica Ahrens resmi menyandang gelar juara Asia Road Racing Championship (ARRC) 2023 kelas Asia Production (AP250) untuk kedua kalinya. Pencapaian ini didapatkan setelah menyelesaikan balapan pamungkas di Chang International Circuit, Buriram, Thailand (13/2). Raihan juara ARRC ini sekaligus mengukuhkan kejayaan pebalap Astra Honda merajai kejuaraan-kejuaraan Asia bergengsi sepanjang tahun ini yang dilengkapi raihan Veda Ega Pratama sebagai juara Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2023 dan Decksa Almer Alfarezel sebagai juara Thailand Talent Cup (TTC) 2023.

Pada seri terakhir ARRC 2023, pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) tetap mampu menjaga tradisi kemenangan di kelas AP250. Veda berhasil meraih podium pertama pada race pertama disusul oleh Herjun menempati podium kedua pada race kedua. Dengan hasil ini, pebalap Astra Honda telah mengumpulkan 104 podium di ajang ARRC di semua kelas sejak 2014.

Gelar juara yang didapatkan semakin lengkap dengan catatan sejarah baru yang dipersembahkan para pebalap Astra Honda yang turun pada kelas AP250. CBR250RR produksi PT Astra Honda Motor (AHM) mengantarkan ketiga pebalap yakni Rheza, Herjun Atna Firdaus, dan Veda mampu menyapu bersih posisi tiga klasemen teratas pebalap di musim 2023 sejak seri kedua pada bulan Mei.

CBR250RR membantu membuat sejarah lainnya yang dicetak AHRT sebagai tim balap Indonesia yang berhasil meraih lima kali juara kelas AP250. AHRT mampu mendominasi peraihan juara tim pada tahun 2017, 2018, 2019, 2022 dan 2023 melalui pengelolaan tim balap yang professional dalam pengembangan setting mesin balap yang disesuaikan dengan karakter setiap pebalap dan pengelolaan kompetensi para pebalap Astra Honda

Prestasi terbaik anak bangsa Indonesia didapatkan pada seri keenam ARRC. Pada seri penutup ini, Veda tampil impresif sejak sesi latihan bebas serta sesi kualifikasi yang berhasil menempati posisi pertama catatan waktu terbaik 1:51.528. Disusul oleh Rheza pada posisi kedua dan Herjun pada posisi keempat dengan catatan waktu 1:51.693 dan 1:51.894.

Pada race pertama yang berlangsung pada hari Sabtu (2/12), Veda berhasil mengukuhkan podium pertama untuk ketiga kalinya pada musim ini. Ia langsung tancap gas sejak awal balapan dan mampu meninggalkan lawannya hingga berjarak 0,5 detik dari pebalap kedua hingga menjadi pebalap pertama yang menyentuh garis finis. Rheza dan Herjun yang merupakan calon juara harus bekerja keras untuk dapat meraih podium. Kedua pebalap sempat tertinggal dari grup terdepan. Dengan fokus untuk meraih prestasi terbaik, mereka secara perlahan masuk ke grup terdepan dan mampu finis di posisi ke-4 dan ke-6. Capaian hari pertama, membuat kedua pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) harus menunda raihan juara Asia dan kembali bersaing di race terakhir.

Pada race kedua yang digelar pada Minggu (3/12), Veda yang berharap dapat melanjutkan pencapaian podium pada race sebelumnya harus menelan kekecewaan akibat terjatuh pada lap pertama akibat bersenggolan dengan pebalap lainnya. Sedangkan Rheza dan Herjun yang berada di grup terdepan bersama 8 pebalap lainnya saling memberikan perlawanan untuk perebutan podium. Dengan strategi yang matang pada lap terakhir, Herjun mampu meraih podium kedua sedangkan Rheza berada di posisi kedelapan.

“Saya bersyukur dapat kembali menjadi juara AP250 untuk kedua kalinya. Hal ini tidak mudah karena harus bersaing hingga balapan terakhir. Saya ucapkan terima kasih untuk Astra Honda Racing Team yang terus memotivasi saya untuk mencetak prestasi tahun ini,” ujar Rheza.

Menutup musim kelas AP250, Rheza berhasil meraih juara klasemen pebalap dengan catatan poin mencapai 206 dengan capaian 7 podium, Herjun di peringkat kedua mencetak poin 198 dengan capaian 8 podium, serta 160 poin bagi Veda yang menempati posisi ketiga dengan penampilannya yang menguasai 7 podium sepanjang balapan musim tahun ini.

Balapan ARRC kelas Supersport (SS600) juga tidak kalah menarik. Pada race pertama (2/12), M. Adenanta Putra yang start dari posisi ke-10 mampu menyelesaikan balapan dengan finis di posisi ke-6. Sedangkan Fadillah Arbi Aditama sebagai pengganti Gerry Salim yang masih pemulihan cedera harus menyelesaikan balapan lebih awal. Ia terjatuh pada lap keenam saat sedang bersaing perebutan podium bersama rombongan terdepan. 

Pada race kedua (3/12), Adenanta terjatuh saat sesi pemanasan. Ia tidak mampu menyelesaikan balapan akibat cedera. Arbi yang masih beradaptasi dengan CBR600RR dapat menyelesaikan balapan di posisi ke-9.

Hingga seri terakhir, Adenanta yang mengikuti kelas SS600 di tahun pertamanya berhasil menempati peringkat ke-7 dengan poin 89. Pebalap asal Magetan ini berhasil memberikan prestasi terbaiknya melalui raihan podium ketiga pada seri Mandalika, Indonesia bulan Agustus lalu. Sedangkan Gerry menempati posisi 15 dengan poin 25 dari 5 race yang diikutinya, dan Arbi menempati posisi 14 dengan poin 28.

Selain prestasi dari pebalap muda Astra Honda, Andi Farid Izdihar yang merupakan pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) dan saat ini berjuang dengan Honda Asia-Dream Racing juga memberikan prestasi membanggakan untuk Indonesia. Start dari posisi pertama pada race pertama di seri pamungkas kelas Asia Superbike (ASB1000), Andi langsung mengukir prestasi tertinggi dengan mendapatkan podium pertama setelah berjuang keras hingga tikungan terakhir. Pada race kedua, pebalap yang akrab dipanggil Andi Gilang ini kembali menunjukkan performa yang sangat baik dalam bersaing dengan 2 pebalap lainnya, namun balapan sempat dihentikan akibat pebalap yang terjatuh pada lap kesebelas. Berdasarkan posisi terakhir menyentuh garis finis, Andi berhasil meraih podium kedua.

Pada musim perdananya di kelas ASB1000, Andi Gilang langsung berhasil menunjukkan performa handalnya dengan menyumbang 1 kali podium pertama dan 3 kali podium kedua dengan total raihan poin sebesar 178,5, sehingga mengantarkannya menduduki posisi ketiga klasemen.

Marketing Director AHM Octavianus Dwi mengapresiasi berbagai prestasi membanggakan para pebalap binaan Astra Honda. Dukungan dari para pecinta balap Tanah Air menjadi salah satu penyemangat AHM untuk terus menghadirkan pebalap yang bertalenta.

“Berbagai prestasi yang dipersembahkan oleh pebalap Astra Honda serta torehan sejarah ini kami rayakan bersama masyarakat Indonesia. Program penjenjangan balap yang kami lakukan secara konsisten diharapkan juga mampu mengantarkan semakin banyak pebalap Indonesia untuk dapat berprestasi hingga kompetisi level balap dunia,” ujar Octa.

Ajang Thailand Talent Cup

Pada kejuaraan balap Thailand Talent Cup (TTC) yang menjadi salah satu jalur penjenjangan balap AHM, pebalap binaan Decksa Almer Alfarezel berhasil mengukuhkan juara musim 2023 sejak seri kelima yang berlangsung pada bulan September lalu. Bersama dengan M. Kiandra Ramadhipa, kedua pebalap mampu tampil impresif pada laga terakhir.

Decksa start dari posisi grid ketiga sedangkan Ramadhipa memulai balapan dari posisi kedelapan. Perjuangan kedua anak muda ini hadir sejak awal balapan. Decksa terus berada di rombongan pertama mampu bersaing ketat hingga finis di posisi kedua, sedangkan Ramadhipa finis pada posisi kedelapan dengan berjuang di grup kedua.

Persaing ketat selalu tersaji di setiap seri gelaran TTC. Decksa dan Ramadhipa terus mampu bersaing dan memberi perlawanan bagi pebalap lainnya yang berada di grup terdepan. Decksa secara bergantian bersama pebalap tuan rumah memimpin balapan, hingga ia mampu mencuri kesempatan para tikungan terakhir dan berhasil finis kedua. Pebalap asal kota Gudeg, Ramadhipa juga memberi perlawanan ketat dalam persaingan podium. Ia sempat memimpin jalannya balapan para dua lap terakhir namun sayang dirinya terjatuh pada tikungan terakhir.

“Saya bersyukur dan sangat senang telah berhasil menjadi juara dengan mengunci posisi pertama klasemen pada seri sebelumnya. Banyak proses yang saya lakukan mulai dari latihan fisik dan kemampuan balap yang membuat saya bisa mendapatkan prestasi tahun ini,” ujar Decksa.

Pada tahun ini TTC digelar dalam 12 race. Decksa berhasil mengumpulkan 243 poin dari raihan 5 podium pertama, 3 podium kedua dan 2 kali podium ketiga. Sedangkan Ramadhipa menutup musim ini di peringkat tiga dengan 166 poin dari torehan 1 kali podium pertama, 2 podium kedua dan 2 podium ketiga.

Membawa Nama Indonesia Semakin Mendunia, Antangin Kembali Eksis di MotoGP 2024

0

OtomotifZone.com – Jakarta. PT Deltomed Laboratories melalui salah satu produknya, yakni Antangin, melanjutkan dukungannya terhadap Team Gresini Racing MotoGP. Produk herbal kebanggaan Indonesia ini resmi memperpanjang kontrak kerjasamanya dengan tim asal Italia tersebut untuk mengarungi musim balap tahun 2024.
Perpanjangan kerjasama ini semakin memperkuat keterlibatan produk Indonesia di ajang MotoGP. Logo Antangin akan terus tersemat pada motor Ducati Desmosedici dan wearpack kedua pembalap Team Gresini Racing MotoGP di musim balap 2024.

Muljo Rahardjo CEO PT. DELTOMED mengatakan, “Melihat hasil baik yang dicapai oleh Gresini Racing dalam dua musim balap MotoGP yang lalu, membuat kami melalui brand Antangin merasa yakin untuk kembali memberikan dukungan kepada Gresini Racing dalam menjalani musim kompetisi balap dunia tahun depan. Apalagi musim depan Gresini Racing sudah melengkapi timnya dengan kedatangan ‘Baby Alien’ Sang Juara Dunia enam kali Marc Marquez,” katanya.

“Kita tahu di Indonesia fans Marc Marquez sangat banyak, dengan logo yang terpampang di fairing motor kedua pebalap Gresini Racing pada seluruh seri, diharapkan dapat memperkenalkan produk Antangin ke kancah internasional, dan memperkuat brand Antangin secara nasional,” tambahnya.

Sementara Commercial and Marketing Director Gresini Racing, Carlo Merlini mengatakan kelanjutan kerjasama ini merupakan buah dari kepercayaan yang telah terjalin selama ini dengan Antangin. Carlo juga menegaskan, kerjasama dengan Antangin dipercaya dapat menjadi suntikan motivasi yang lebih tinggi bagi Team Gresini Racing MotoGP dalam meraih hasil maksimal di MotoGP 2024 mendatang.

“Kami memulai kerjasama ini dari 2018 silam dan seiring berjalannya waktu, kolaborasi ini menjadi semakin baik dengan berbagai capaian positif. Kami optimis dan tidak sabar menunggu kerjasama bersama Antangin. Semoga dengan berlanjutnya kerjasama ini, performa kami dapat semakin baik dan baik lagi,” ungkap Carlo.

Seri MotoGP 2024 diprediksi menjadi ajang balapan yang seru dan menantang. Pasalnya rider peraih gelar Juara Dunia MotoGP enam kali Marc Marquez dan adiknya, Alex Marquez, kembali bermain di tim yang sama. Keduanya akan menjadi tandem andalan tim balap Gresini Racing MotoGP. Menurut Alex, sang kakak akan cepat menguasai tunggangan baru untuk berlaga di MotoGP musim depan.

Antangin merupakan produk unggulan yang efektif mengobati masuk angin dan menjaga daya tahan tubuh, hadir dengan berbagai varian seperti sirup dan tablet. Antangin JRG dengan ramuan herbal berkhasiat Jahe Berkualitas, Royal Jelly, dan Ginseng yang khasiatnya terbukti ampuh efektif membuat badan hangat, masuk angin minggat, dan wes ewes ewes bablas angine.

Veda Bawa Astra Honda Juara Race 1, Juara AP250 Ditentukan Hingga Race Akhir

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) Veda Ega Pratama berhasil meraih podium pertama pada race pertama Asia Road Racing Championship (ARRC) kelas Asia Production (AP250) yang digelar di Chang International Circuit, Buriram, Thailand. Raihan ini semakin memperlebar jarak ketiga pebalap Astra Honda yakni Veda bersama Rheza Danica Ahrens dan Herjun Atna Firdaus dalam perebutan 3 besar klasemen pebalap musim 2023. Calon juara AP250, Rheza dan Herjun akan kembali bersaing hingga race terakhir untuk memperebutkan gelar juara.

Pada seri terakhir ini, Andi Farid Izdihar yang merupakan pebalap lulusan Astra Honda Racing School (AHRS) dan saat ini berjuang bersama Honda Asia-Dream Racing juga berhasil mengibarkan bendera Merah Putih di negeri Gajah Putih. Pencapaian ini didapatkan setelah berhasil meraih podium pertama pada kelas Asia Superbike 1000cc dengan perjuangan yang keras hingga tikungan terakhir.

Pada sesi kualifikasi ARRC kelas AP250 yang dilaksanakan pada Sabtu pagi (2/12), Veda telah. menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan berhasil menempati posisi pertama dengan catatan waktu tercepat 1:51.528 yang didapatkan pada putaran ketujuh. Catatan baik ini disusul oleh Rheza dengan menempati posisi kedua dengan waktu tercepat 1:51.693, sedangkan Herjun menempati posisi keempat dengan catatan waktu 1:51.894.

Selepas start race pertama pada Sabtu, Veda langsung tancap gas sejak awal balapan dan mampu meninggalkan lawannya hingga berjarak 0,5 detik dari pebalap kedua. Sempat bersaing dengan tiga pebalap lainnya pada lap pertama, Veda berhasil melepaskan diri dan memperlebar jarak sejak lap ketiga hingga akhirnya dapat menyentuh garis finis di posisi terdepan. Herjun yang penuh semangat untuk memperkecil selisih poin dalam perebutan juara kelas AP250, tampil agresif untuk memberikan perlawanan kepada pebalap yang berada di grup. Hingga akhir balapan, Herjun harus puas finis di posisi keempat dan mampu memperkecil jarak menjadi 20 poin dari Rheza.

Perjuangan keras ditujukkan calon juara lainnya yakni Rheza. Selepas start, ia sempat tertinggal dari rombongan terdepan. Fokus menutup musim dengan title juara, Rheza secara perlahan berhasil masuk dalam rombongan pertama saat dua lap terakhir. Persaingan yang ketat dalam perebutan podium dengan pebalap lain membuatnya harus rela finis pada posisi keenam dan membuatnya harus kembali berjuang meraih gelar juara AP250 musim 2023 pada race kedua. Dengan hasil ini, Rheza tetap memimpin klasemen dengan capaian 198 dan disusul oleh Herjun dengan 178 poin pada posisi kedua, serta Veda menempati posisi ketiga dengan 160 poin.

Pada kelas Supersport 600, pebalap AHRT Fadillah Arbi Aditama start dari posisi delapan yang didapatkan dari hasil kualifikasi dengan catatan waktu tercepat 1:39.430 dan M. Adenanta Putra memulai balap dari grid ke-10. Pada awal balapan, Arbi langsung mampu masuk dalam rombongan pertama dalam perebutan podium. Pada lap awal, ia sempat masuk dalam jajaran lima besar pebalap terdepan. Namun sayang pada lap keenam, Arbi harus terjatuh di tikungan keempat dan menuntaskan balapan lebih awal. Rekan satu tim Arbi, Adenanta tampil gemilang dengan berhasil finis pada posisi keenam setelah berjuang dari posisi ke-10. Dengan kemampuan balap yang semakin baik pada musim pertamanya, perjuangan Adenanta terasa sejak awal balap. Berbekal semangat juang yang tinggi untuk memberikan prestasi terbaik bagi bangsa Indonesia, Adenanta secara perlahan melewati satu persatu pebalap dan finis di posisi keenam.

Pada kelas Asia Superbike 1000cc, Andi Farid Izdihar yang merupakan pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) ini berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya sejak sesi kualifikasi dengan meraih pole position melalui catatan waktu tercepat 1:34.971. Dengan menggunakan CBR1000RR, Andi terus memimpin balapan dan bersaing dalam perebutan podium dengan dua pebalap lainnya. Dengan kemampuan yang matang, ia dapat meraih podium pertama dengan menyalip pebalap terdepan pada tikungan terakhir.

“Saya bersyukur hari ini dapat meraih podium pertama. Melihat hasil latihan bebas dan sesi kualifikasi para seri ini, saya yakin pada race pertama dapat tampil bagus sesuai dengan target yang saya harapkan. Race kedua saya berharap dapat tampil maksimal lagi dan meninggalkan pebalap lainnya seperti hari ini, ” ujar Veda.

” Pada race pertama ini saya harus berjuang keras karena ada beberapa insiden yang memberikan tantangan tersendiri untuk masuk dalam perebutan podium. Untuk esok hari, saya akan berjuang keras dan akan memberikan yang terbaik, ” ujar Herjun.

“Alhamdulillah pada race pertama saya dapat menyelesaikan balap dan meraih poin penting dalam perebutan juara. Race besok, ada beberapa teknis yang harus diperbaiki dan saya mencoba untuk tampil maksimal,” ujar Rheza.

“Saya bersyukur di race pertama, saya dapat meraih posisi keenam walaupun pada awal balapan sempat turun posisi jauh, namun saya mencoba untuk tenang dan fokus hingga mampu melewati satu per satu pebalap di depan. Esok hari saya akan fokus lagi pada awal balapan dan semoga dapat mengikuti rombongan pertama hingga nantinya bisa meraih podium, ” ujar Adenanta.

” Race pertama saya mengawali start dengan baik. Pada awal lap, saya berusaha tetap bertahan di grup terdepan. Namun pada pertengahan balapan, saya mengalami kesulitan dan harus terjatuh. Dari pengalaman race pertama, saya akan berusaha untuk tampil lebih tenang dan mengambil keputusan lebih baik lagi,” ujar Arbi.

Thailand Talent Cup
Pada ajang Thailand Talent Cup (TTC), dua pebalap Astra Honda yakni Decksa Almer Alfarezel dan M. Kiandra Ramadhipa tampil meyakinkan untuk meraih podium di seri terakhir. Decksa yang telah mengunci gelar juara sejak seri kelima, memulai balapan dari grid ketiga sedangkan Ramadhipa menempati posisi kedelapan.

Perjuangan anak muda ini hadir sejak awal balapan. Decksa terus berada di rombongan pertama dengan berjuang menghadapi beberapa pebalap lainnya dalam perebutan podium. Ia berjuang keras hingga tikungan terakhir dengan diapit dua pebalap lainnya hingga mampu finis di posisi kedua. Sedangkan Ramadhipa finis pada posisi kedelapan dengan berjuang di grup kedua.

Lanjutan seri pamungkas ARRC dan TTC race 2 di Chang International Circuit, Thailand akan berlangsung pada hari Minggu (3/12) mulai pukul 14:15 WIB. Sedangkan gelaran Honda Thailand Talent Cup (TTC) dimulai lebih awal pada pukul 10:45 WIB.

Hasil Indonesia Hard Enduro Jogjakarta 2023

0

OtomotifZone.com-Jogja. Berikut hasil seri 3 Indonesia Hard Enduro di Hyena Playground Bungker Kaliadem, Jogjakarta 3-4 Desember 2023.

Dapat Ilmu dan Dapat Wearpack Cuma Latihan di DRS35

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Hello pecinta balap motor tanah air. Ada kabar baik nih untuk kalian. Doni Racing School 35 sekolah balap yang bermarkas di Sentul lagi buka masa ajaran baru. Jadi kalian bisa mendaftarkan diri kalian sebagai murid sekolah balap DRS 35. Untuk kali ini mereka akan memberi fasilitas plus plus bagi kalian calon murid baru. Selain bisa mendapatkan ilmu, kalian juga bisa mendapatkan wearpack secara gratis.

Sekolah balap di DRS35 banyak keuntungan. Dari fasilitas, mereka menyiapkan rumah untuk kalian tinggal selama latihan dan motor untuk para calon murid. Motor yang disiapkan untuk latihan beragam. Dari motor bebek sampai motor sport. Dan ada dua produk motor dari Yamaha dan Honda disiapkan.

” Kita ada motor Sport dan Bebek. Dari bebek kita gunakan Yamaha MX King dan Honda Supra GTR dari berbagai macam spesifikasi. Untuk kali ini kita ada promo. Jadi untuk murid ajaran sekarang mendapatkan wearpack gratis dari kita. Nanti tinggal pebalapnya saja pilih merknya mau AHRS atau Gordon’s,” ujar Doni langsung kepada Otomotifzone.

Kalian cukup membayar satu kali dan nanti kalian mendapatkan 7 kali pertemuan. Yang mana nanti kalian juga tidak hanya berlatih di arena Sirkuit Sentul saja. Tapi kalian juga akan mendapatkan latihan fisik yang memang sudah menjadi program mereka.

Final Kejurnas Motoprix Sepi, Ketua Komisi Balap Motor Angkat Bicara

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Memang kita tidak bisa bohong mengenai rekam data peserta Final Kejurnas Motoprix 2023 (3/12/23) di Sirkuit Internasional Karting Sentul, Bogor, Jawa Barat. Menyinggung berita sebelumnya, Mawan Dragon yang mulai pertengahan tahun 2023 diangkat sebagai Ketua Komisi Balap Motor angkat bicara.

Mawan mengakui kalau Final Kejurnas Motoprix sepi peserta. Ini jawaban pasti dan sedikit menyinggung para peserta. Yang mana mengenai Jadwal dan pelaksanaan.

” Ya Final kemarin sangat disayangkan sepi peserta. Tapi PP IMI sudah umumkan tanggal pelaksanaan Final itu dari awal tahun tanggal 2 dan 3 Desember. Tapi memang belum diberi tau di mananya. Tadinya Jambi juga sudah meminta,” ujar Mawan Dragon langsung kepada Otomotifzone.

Lanjutnya,” Ini menjadi PR kita agar tahun depan lebih baik. Makannya ini mau rakornis dan kita akan membahas ini semua agar Motoprix kembali ramai,”

Mawan memberi contoh agar balapan Motoprix terutama Final seluruh region ramai. Salah satunya mewajibkan tiga besar dan akan memberikan subsidi kepada tiga besar klasemen akhir region.

” Mungkin agar Final ramai salah satunya kita memberikan subsidi. Contoh tiga besar itu subsidi pendaftaran. Agar perebutan Juara Nasional yang direbutkan para tiga besar lebih seru,” tutup Mawan

Final Motoprix Sepi, Peserta “Wajib” Punya Alasan

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Sangat disayangkan, Final Kejurnas Motoprix hanya diikuti beberapa peserta saja (3/12/23) di Sirkuit Internasional Karting Sentul, Bogor. Padahal kalau bicara tiket Wajib, harunya peserta ramai bila disisir dari empat region di Indonesia. Beberapa peserta yang harusnya datang mereka malah tidak balap. Para peserta ini memiliki alasan.

Kalau bicara cidera, seperti Juara region Expert Region D tidak ikut serta. Itu masih masuk akal. Tapi ada beberapa contoh seperti juara region B kelas Beginner malah tidak berangkat. Mereka memiliki alasan sendiri tidak mengikuti event akbar ini.

” Kita tidak berangkat mas ke Final. Aksa sedang pemusatan untuk tahun 2024. Karena Aksa tahun depan naik Rookie. Jadi kita siapkan secara matang. Kalau juara itu bonus mas,” ujar Gendut Mekanik GDT Jogja selaku orang tua Aksa sebagai Juara Region B kasta Beginner.

Ini salah satu alasan dari peserta. Ada lagi alasan tersendiri dari Owner tim Oky Ristan yang juga memiliki tiket untuk datang ke Final untuk salah satu pebalapnya, Rama Putra. Rama bersandar di klasemen ketiga dikasta Rookie. Tapi tim ini tidak memberangkatkan tim dan pebalapnya ke Sentul.

” Mas tau sendiri jadwalnya padat sekali mas. Hampir tiap minggu balap terus mas tim kita. Jadwal dadakan dan kita memilih tidak ikut balap,” ujar Okky langsung kepada Otomotifzone.

Banyak sekali alasan yang berwarna dari beberapa peserta yang berhak berangkat. Ini yang membuat peserta sepi. Ini akan menjadi PR besar PP IMI kedepannya. Semoga PP IMI memiliki jawaban.

SCP 2024 Akan Buat Apotik Tutup Sampai Ujung Sumatera, Keterlaluan Memang

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Tahun 2023 belum usai, Mawan Dragon selaku CEO Sumatera Cup Prix punya bocoran. Yang mana mereka ingin membuat “Apotik Tutup” sampai ujung Sumatera. Ini menjadi alasan supaya SCP lebih berwarna tahun 2024.

Ditemui di Jakarta, Mawan Dragon sedikit memberi bocoran. Yang mana ada warna baru dan lebih baik dari tahun 2023 untuk Sumatera Cup Prix. Yang mana gelaran ini akan lebih meluas.

” Tahun depan kita rencana mau sampai ke Aceh . Nanti tim juga sekalian menikmati liburan ke titik Nol KM Sabang,” ujar Mawan yang nampaknya keceplosan saat berbicara kepada Otomotifzone.

Tapi ini belum di pastikan karena baru rencana. Karena kalau bicara seperti ini benar juga. Agar peserta dari ujung Sumatera bisa merasakan animo balap Sumatera Cup Prix. Jadi semua merasakan nuansa gelaran di Sumatera ini. Lalu apakah akan dijalankan sampai Aceh seperti yang mereka bicarakan? Kita tunggu saja di launching Sumatera Cup Prix.

Usai Bekasi, Honda AT Family Day Kunjungi Kota Cirebon

0
Family Day

OtomotifZone.com – Cirebon. Setelah sukses menyapa warga Bekasi dengan meriah, rangkaian Honda AT Family Day kini mengunjungi warga kota Cirebon dengan menyajikan beragam aktivitas dan promo yang menarik. PT Daya Adicipta Motora (DAM) selaku Main Dealer Sepeda Motor dan Suku Cadang Honda di Wilayah Jawa Barat menggelar acara Honda AT Family Day di Cirebon Super Block, (1-3/12).
 
Berbagai line up motor matic Honda ditampilkan di sepanjang event Honda AT Family Day. Para pengunjung dapat memanfaatkan promo-promo menarik dari mulai promo penjualan sepeda motor Honda, promo pembelian Honda Genuine Parts (HGP), Honda Genuine Accessories (HGA), & Apparel Honda, serta layanan servis ekonomis untuk pengguna sepeda motor Honda yang ingin merawat kendaraan kesayangan mereka.
 
Bagi konsumen yang ingin merasakan sensasi berkendara dengan mencoba langsung fitur unggulan dan performa motor matic Honda dapat mencoba langsung di area Riding Test. Selain itu, ada berbagai aktivitas lainnya yang dapat dinikmati oleh para pengunjung mulai dari Games Activity, Dance Competition, Community Gathering, hingga hiburan yang menghadirkan bintang tamu Second Civil dan Uncle Bram.
 
General Manager Motorcycle Sales, Marketing, & Logistic DAM, Handi mengatakan, setelah sukses menyelenggarakannya di Bekasi, kami membawa semangat Honda AT Family Day ke Cirebon sebagai bentuk apresiasi kami kepada seluruh pecinta sepeda motor Honda. Kami ingin berbagi kegembiraan dan terus berkomitmen untuk selalu memberikan yang terbaik bagi seluruh konsumen setia Honda.
 
“Ini adalah momen yang istimewa bagi para penggemar Honda di Jawa Barat, di mana mereka dapat berkumpul, bersilaturahmi hingga bertukar informasi bersama. Honda AT Family Day menjadi wujud nyata dari komitmen Honda dalam mendekatkan diri dengan komunitas dan pelanggan setianya,” ujar Handi.
 
Untuk memberikan jaminan kualitas produk dan kenyamanan konsumen, AHM juga memberikan perlindungan menyeluruh pada semua sepeda motor Honda, melalui jaminan garansi rangka 5 tahun tanpa batas jarak tempuh untuk semua tipe sepeda motor Honda. AHM juga melengkapinya dengan perpanjangan jarak tempuh pada komponen injeksi PGM-FI selama 5 tahun atau 60.000 km, garansi mesin selama 3 tahun atau 36.000 km, garansi kelistrikan dan komponen rangka selama 1 tahun atau 12.000 km. Jaminan garansi terbaru ini berlaku untuk Honda Scoopy dan semua sepeda motor yang diproduksi AHM dan sepeda motor Honda kelas premium sejak tanggal 25 Oktober 2023.

Gelar Juara Asia Diperebutkan Dua Pebalap Astra Honda

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Seri terakhir Asia Road Racing Championship (ARRC) 2023 akan menyuguhkan balapan yang seru. Dua pebalap binaan Astra Honda yakni Rheza Danica Ahrens dan Herjun Atna Firdaus akan saling bersaing untuk memperebutkan juara balap Asia. Rheza dan Herjun yang saat ini menempati posisi pertama dan kedua klasemen sementara kembali akan bersaing untuk meraih prestasi tertinggi dalam final race ARRC kelas Asia Production (AP250) yang diselenggarakan di Chang International Circuit, Thailand (2-3/12).
 
Rheza yang saat ini bertengger di puncak klasemen, berkomitmen untuk memberikan kemampuan terbaiknya pada laga pamungkas. Saat ini, ia telah mengoleksi 188 poin dari hasil raihan tiga kali podium pertama, tiga kali podium kedua, dan satu kali podium ketiga dari 5 putaran yang diikuti sepanjang tahun ini. Bersama CBR250RR hasil karya anak bangsa Indonesia, Rheza akan berjuang menjadi pebalap Astra Honda pertama yang dapat meraih dua kali gelar juara pada kelas AP250. Pengalaman yang melimpah memberikan semangat dan kesempatan peluang lebih besar untuk dapat bersaing dalam meraih juara musim 2023.
 
“Menghadapi seri terakhir ARRC tahun ini, saya harus tetap fokus dan konsisten meraih poin di dua balapan pamungkas. Saya yakin dan percaya dengan kondisi tim saat ini, mohon doa dan dukungannya di balapan seri terakhir ARRC tahun 2023,” ucap Rheza.
 
Pebalap Astra Honda lainnya yang juga memiliki peluang juara yakni Herjun, bertekad mencetak prestasi yang semakin baik pada musim keduanya di gelaran ARRC kelas AP250. Semangat juang pebalap muda yang menggelora dan kemampuan balap yang semakin baik,  menjadikan Herjun siap tampil maksimal dalam meraih prestasi tertinggi tahun ini. Berbeda 23 poin dari Rheza membuatnya masih memiliki peluang besar dalam persaingan juara.
 
“Saya percaya tim mekanik akan selalu mendukung saya dan saya akan focus memberikan performa terbaik pada 2 balapan terakhir di ARRC musim 2023,” ujar Herjun.
 
Tak hanya Rheza dan Herjun, pebalap Astra Honda lainnya, Veda Ega Pratama yang telah berhasil meraih juara Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2023, juga akan tampil agresif untuk memberikan balapan yan kompetitif pada seri pamungkas ini. Saat ini, Veda bertengger pada posisi ketiga klasemen sementara dengan raihan 135 poin.
 
“Saya bersyukur berhasil menjadi juara Asia Talent Cup 2023 dan berharap semangat pada balapan tersebut akan saya bawa di seri terakhir ARRC minggu ini. Doakan saya dan tim AHRT untuk dapat membawa hasil yang terbaik untuk Indonesia,” ujar Veda.
 
Kelas SS600
 
Pada kelas Supersport (SS600), Fadillah Arbi Arditama akan kembali menemani Adenanta Putra dalam persaing perebutan podium. Arbi yang telah mengakhiri musim balap JuniorGP 2023, akan tampil maksimal bersama bekal yang didapatkan dari kejuaraan balap di benua Eropa. Pengalaman ini juga pernah dirasakan pada balapan ARRC seri Mandalika saat ia memberikan perlawanan ketat dan tampil agresif dengan bersaing dalam perebutan pada posisi lima besar. Arbi akan menggantikan Gerry Salim yang saat ini masih dalam pemulihan paska insiden yang menimpanya.
 
“Terima kasih telah kembali mempercayakan saya sebagai pebalap di ARRC dan tentunya saya harus cepat beradaptasi di sirkuit Buriram besok untuk dapat memperebutkan podium dengan pembalap reguler ARRC. Mohon doa dan dukungan untuk kami di ARRC Buriram minggu ini,”ujar Arbi.
 
Adenanta Putra yang bersaing pada kelas SS600 untuk musim pertamanya dengan menunggang CBR600R mendapatkan berbagai pengalaman dan pembelajaran yang dapat membuat dirinya terus berkembang setiap balapan yang dijalani. Adenanta yang menempati posisi ketujuh klasemen sementara dengan mengumpulkan 79 poin, akan menghadapi balapan final race dengan perjuangan yang keras.
 
“Tahun ini saya semakin dapat menyesuaikan gaya balap dan kemampuan mengendalikan CBR600RR di atas sirkuit. Saya merasa semakin kuat untuk dapat berjuang memperebutkan podium SS600 pada 2 balapan yang akan saya hadapi di seri terakhir ini,” ujar Adenanta.
 
Pada balapan pamungkas ARRC 2023, para pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) ini akan menghadapi dua balapan di masing-masing kelas. Balapan race pertama kelas AP250 akan berlangsung pukul 14:05 WIB dan pukul 14:55 WIB untuk kelas SS600 pada Sabtu (2/12). Sedangkan pada race kedua yang berlangsung pada hari Minggu (3/12) akan digelar pada pukul 14:15 WIB dan 15:10 WIB. Kedua race dapat disaksikan melalui via Youtube Asia Road Racing.