OtomotifZone.com – Padang. Akhir pekan ini gelaran SCP Padang akan berlangsung (25-26/6/22) di Sirkuit ST Sjahrir, Padang. Pada gelaran ini EO SCP tidak sendiri dalam mensukseskan acara. Khaylilla ikut membantu mensukseskan acara. Klub asal Sumbar itu ikut membantu kesuksesan acara SCP.
Dari tahun tahun sebelumnya memang Khaylilla selalu membantu SCP. EO SCP tidak mau main main memilih rekanan untuk mensuksekan acara. Khaylilla yang notabennya penyelenggara berpengalaman menjadi pilihan utama.
“ Kita selain kolaborasi Dragon dan Arisandro Management, kita juga bekerjasama dengan Khaylilla,” ujar Mawan CEO SCP.
Sudah punya gambaran eventnya seperti apa kalau mereka berkolaborasi bukan. Karena sebelumnya mereka pernah berkolaborasi. Ikuti dan saksikan SCP Putaran 2
OtomotifZone.com-Bandung. Sudah bukan menjadi hal baru bahwa ban bekas pakai balap masih diminati beberapa orang untuk dipasang kembali pada motor harian. Jelas rasanya beda secara detail untuk riding di aspal mulus maupun keriting. Apalagi buat yang doyan rebah kala riding bro. Ketemu jalan berliku-liku seperti makanan empuk.
Bila dipasang roda depan usia pakai bisa lebih setahun bro. Dengan catatan sering buat jalan ya. Kalau cuma seminggu sekali sih bisa lebih tuh. Nah, ini dia yang mau kita ulas. Ban tersebut ada usia pakainya lho sebenarnya kalau pernah merasakan.
Meskipun ban balap itu awet dalam tanda kutip untuk roda depan, ternyata ada waktunya kapan ban tersebut rasanya sudah nggak layak pakai. Mungkin kembangan pada ban tersebut masih ada, akan tetapi kekerasan ban sudah berbeda. Rasanya lebih keras lama kelamaan.
Utamanya buat teman-teman yang suka riding ala sekarang punya istilah Sanmori. Bahayanya adalah ketika hujan bro. Ketika nekat buat riding dan ketemu jalan basah berliku roda rasanya mau mleset. Ya karena kompon sudah uzur. Khusus yang mau tikung menikung lho ini. Namun buat yang jalan santai mungkin nggak ada soal. Tips dan wejangan ringan aja bro..
OtomotifZone.com-Spanyol. Sudah tersebar kabar sejak awal musim bahwa juara dunia World Superbike 2021 ini bakal jajal spek motor MotoGP dari Yamaha. Dan akhirnya kemarin pembalap asal Turki ini berkesempatan mencoba YZR-M1 dengan Cal Cruchlow di sirkuit Aragon, Spanyol.
Tak terendus kabar berapa lap Toprak dan Cal Cruchlow mencoba motor prototipe tersebut di trek Aragon. Gambar hanya dari story Instgaram Cal saja yang terlihat. Namun Toprak memberi komentarnya usai mengendarai motor andalan Yamaha di ajang balap MotoGP tersebut.
“Ini adalah hari pertama saya di sepeda Yamaha M1 MotoGP dan rasanya benar-benar berbeda dengan R1 saya. Lebih banyak tenaga kuda, elektronik yang berbeda, gearbox mulus, semuanya benar-benar baru bagi saya. Dengan setiap putaran saya belajar lebih banyak, karena setelah superbike dunia tidak mudah beradaptasi dengan mesin MotoGP. Untungnya, saya punya Cal Cruchlow menawarkan saran dan dia bisa banyak membantu saya,” kata anak didik Kenan Soufouglu ini. Jelas sebuah perbedaan yang mencolok. Yang baca juga tau hehe..
” Motor terasa baik, terutama di lurus di mana sangat cepat dan menarik rem karbon. Kondisinya sangat panas hari ini, sehingga kami tetap melakukan lima atau enam putaran. Hanya setelah awal 12 putaran untuk mendapatkan perasaan pertama bagi motor,” lanjut pembalap yang mengawali sebagai stunt Man motor ini.
” Secara keseluruhan, tes yang sangat positif, bahkan jika hujan turun pendek sore ini yang berarti saya tidak mendapatkan banyak putaran seperti yang saya inginkan. Saya sangat menikmati diatas motor MotoGP, terima kasih banyak kepada Yamaha karena mengizinkan saya kesempatan ini. Terima kasih juga Julian Simon yang telah membantu,” tutup ElTurco.
Sayang, tidak boleh di publikasi sama Toprak saat di atas motor. Karena ini hanya test pribadi Yamaha.
OtomotifZone.com-Jogja. Berjalan lancar pada putaran pertama Indonation MX GTX sirkuit Tambakrejo, Sleman, Jogjakarta 21-22 Mei 2022 kemarin, Point Plus Management pastikan lanjutan serialnya pada awal Juli siap berjalan. Seri 2 mereka bakal melaksanakannya lagi di sirkuit yang sama. Tanggal main 2-3 Juli 2022. Kemungkinan bakal ada tontonan lebih ketat.
Seri pertama beberapa pembalap terbentur jam mepet dengan balap luar kota. Namun untuk seri kedua besok bisa di prediksi ada suhu atmosfer baru. Tentu mereka yang belum sempat ikut seri pertama siap menyusul dan ingin merasakan line baru sirkuit Tambakrejo, Sleman, Jogjakarta.
Meskipun baru merintis namun usaha kedepan Point Plus Management kearah yang baik. “Tertib dan fresh untuk di lihat, namanya merintis pasti nggak mudah. Tapi kita berusaha jangan mengecewakan team yang sudah prepare jauh-jauh hari untuk datang ke event kami,” kata Zulfikar, salah satu pentolan Point Plus Management yang selalu duet dengan Feby Aribowo ini.
OtomotifZone.com – Jakarta. Sudah lama kita tidak mendengar nama pebalap andalan kita Richard Taroreh. Pebalap dengan nomor 179 ini terakhir bermain dikancah Asia bersama 549 KABOCI. Namun setelah itu dirinya tidak terdengar namanya di dunia balap. Dan beberapa belakangan ini memang dirinya turun di event Kejurda dan akhir pekan kemarin dirinya bermain diajang Kejuaraan Nasional Motoprix Regional D Putaran 2 di Gorontalo.
Penampilannya sangat luar biasa dalam Kejuaraan Nasional. Menggunakan kuda pacu dari tim A3 GDT Racing Team Yogyakarta pebalap yang kala PON mewakili Papua Barat itu berhasil berada di posisi 5 besar saat kualifikasi. Meski pada race dewi fortuna belum berpihak, Richard menganggap dirinya siap bangkit.
“ Saya masih belajar lagi abang. Kita mulai dari Nol lagi. Untuk seri 3 saya belum tau akan main lagi atau tidak. Saya akan lebih semangat lagi untuk balapan.” Ujar Richard Taroreh langsung kepada OtomotifZone.com.
Siapa yang tidak kangen dengan aksi Richard Taroreh diajang balap Nasional. Kala itu pebalap yang juga senang mendaki gunung menjadi pebalap yang sangat ditakuti. Tapi beberapa tahun terakhir namanya hilang karena dirinya tidak turun balap. Dan sekarang dirinya kembali dengan semangat baru untuk menjadi yang terbaik.
Kira kira apakah putaran 3 Richard akan turun kembali? Kita tunggu saja kabar beritanya hanya di OtomotifZone.com
OtomotifZone.com – Tasikmalaya. Meskipun perlawanan ketat di hampir semua kelas 2T, akhirnya Tedy mampu tunjukan taringnya di kelas Chamber Open di ALZIKRA BHAYANGKARA CUP RACE 2022 yang berlangsung (19/6/22) di Sirkuit Bukit Peusar Tasikmalaya, Jawa Barat . Pebalap asal Karawang ini berhasil membuat bangga tim CV PUTRA HARAPAN .
Ya, untuk event akhir pekan kemarin, Tedy membawa bendera CV Putra Harapan. Termasuk dikelas RX King Chamber. Tedy menggunakan motor tim asal Madura itu. Motor tersebut menurut Tedy masih belum menyatu dengan dirinya. Dan masih banyak kekurangan dari diri sendiri dalam dunia per 2Takan.
“ Dari segi motor bagus semua motor motor CV PUTRA HARAPAN. Kekurangannya dari aku saja. Saya harus banyak banyak belajar lagi untuk main di 2Tak. Karena aku belum lama juga main 2Tak. Setiap keluar tikungan saya masih harus slip kopling,” ujar Tedy Permana langsung kepada OtomotifZone.com.
Meski baru belajar, tapi penampilan pebalap dengan nomor start 3 itu sungguh luar biasa. Tontonan menarik dipertunjukan oleh Tedy disetiap kelas 2Tak. Kita tunggu penampilan Tedy selanjutnya hanya di OtomotifZone.com
Jhon Gani (kaca mata) ketua penyelenggara dan IKI Kathili ketua club Cats Racing Gorontalo
OtomotifZone.com-Gorontalo. Setelah tragedi meninggalnya Royn Polone pembalap putra daerah Gorontalo diajang Kejurda seri 1 road race IMI Gorontalo 12-13 Maret 2022 lalu membuat penyelenggaraan Kejurnas MotoPrix yang seharusnya digelar marathon setelah seri 1 Palu, akhirnya harus ditunda sampai peninjauan langsung PP IMI dan mengeluarkan rekomendasi tentang kelayakan sirkuit sang Profesor, dan akhirnya setelah keluar surat keputusan tersebut 5 hari sebelum pelaksanaan putaran 2, Cats Racing Management selalu klub penyelenggara dibawah ketua Jhon Gani langsung marathon kebut pembenahan sirkuit full 3 hari 3 malam non stop.
Pelaksanaan MotoPrix tanggal 17-19 Juni 2022, hari Selasa hingga kamis (14-16/6), Jhon Gani mengerahkan 20 orang lapangan melakukan beberapa pembenahan sesuai intruksi dari safety officer IMI Pusat, dimana pembenahan yang dilakukan adalah memotong, menggali dan meratakan bekas batang pohon sebagai ujung masalah MotoPrix Gorontalo mundur, kemudian meratakan gundukan tanah di R2 terakhir, sehingga ada space run off bagi pembalap yang tidak bisa mengontrol pengereman, serta beberapa tikungan mendapat perhatian lebih dengan memasang tyre wall dan karung di R2 dan beberapa titik rawan.
MP2 Novice penuh drama
Kerja keras marathon yang dilakukan Jhon Gani, Iki Kathili dan seluruh pasukan Cats Racing Management akhirnya berbuah manis, penyelenggaraan kejuaraan nasional MotoPrix region D putaran 2 berjalan lancar, tanpa ada insiden saat race dan tentunya sukses, meski saat terik menyengat saat race kemudian tiba-tiba turun hujan, race berjalan aman, penuh kompetisi ketat dan menarik sekaligus menegangkan untuk ditonton.
“Syukur alhamdulillah, kerja keras kami berbuah manis, kerja keras team 3 hari 3 malam untuk membenahi sirkuit dengan mengerahkan 20 tenaga lapangan dibagi 2 shift berjalan berjalan lancar, sebuah tanggung jawab besar bagi kami, kami berani ambil jadwal kejurnas, berarti kami siap dengan segala resikonya, point pentingnya bagaimana event nasional ini harus sukses, team work sangat membuat kami bekerja secara kompak”, papar Jhon Gani, sang ketua panitia penyelenggara.
Kiri-Kanan : Jhon Gani (ketua penyelenggara, Upin Pakaya (sekertaris IMI Gorontalo) Iki Kathili, ketua cats racing
Nada gembira, haru dan tentunya lepas beban juga muncul dari Iki Kathili, sang ketua club Cats Racing, “lepas, lega, Alhamdulillah semuanya berjalan lancar, persiapan kami 2 bulan harus menunggu sementara hasil dari homologasi PP IMI, dan ini adalah pembuktian keseriusan kami sebagai penyelenggara, Gorontalo bisa, terima kasih untuk semua yang sudah bahu membahu mensukseskan gelaran Kejurnas ini”, papar Iki Kathili.
Juri Lomba PP IMI, Glen Sangaji dan Febrian W Kermite
Pengprov IMI Gorontalo selaku regulator provinsi yang mengajukan dan meminta jatah kejurnas yang super terbatas diantara besarnya wilayah region D ini juga ikut bersyukur, “Tuntas sudah beban dan tanggung jawab penyelenggaraan ini, semua berjalan lancar, saya sangat mengapresiasi Cats Racing management atas suksesnya penyelenggaraan kejurnas ini, kami dari Pengprov sangat mengapresiasi atas terselenggaranya event ini, berkat kerja keras penyelenggara semua tuntas lancar”, jelas Ridwan Bobiheo, ketua Pengprov IMI Gorontalo.
Kiri-Kanan : Jhon Gani (ketua penyelenggara, Ridwan Bobohoe (ketua IMI Gorontalo) Iki Kathili, ketua cats racing
“Tinggal menatap event kejurda dan event-event lain di sirkuit sang Profesor Limboto ini, setelah alhamdulillah Kejurnas Motoprix region D putaran 2 2022 sukses digelar, kita Pengprov harus mengatur jadwal event berikutnya agar proses pembinaan dan pembibitan pembalap baru harus lahir dari sirkuit ini, harga mati, sirkuit permanen harus dimaksimalkan demi prestasi dan melahirkan aset Gorontalo, selamat Cats Racing Management”, jelas Upin Pakaya, Sekretaris IMI Gorontalo usai race selesai.
Cats Racing Management
Memang pasca kejadian kejurda seri 1, banyak yang masih menyangsikan gelaran kejurnas ini, namun berkat keseriusan dari penyelenggara akhirnya semua berjalan lancar, “Kami sebagai juri lomba bersyukur, event berjalan lancar, sukses dan melahirkan para juara, semoga MotoPrix region D terus berjalan dan melahirkan pembalap-pembalap top dimasa datang, dan proses tersebut bisa dimulai dari sirkuit sang Profesor Bongolawa Limboto, Gorontalo”, tambah Glen Sangaji dan Febrian W Kermite, juri lomba seri 2.
OtomotifZone.com – Jakarta. Banyak yang bertanya tanya siapa yang cocok untuk wakili Indonesia diajang MXGP 2022. Karena kita tau, beberapa tahun terakhir ini Indonesia selalu mendapat kesempatan untuk menjadi tuan rumah. Dan tahun ini MXGP akan digelar (22-26/6/22) di Sirkuit Samota, Sumbawa , Nusa Tenggara Barat. Lalu siapa yang pantas mewakili Indonesia?
Seperti MotoGP, seri MXGP juga dibagi dalam beberapa kelas, yakni MX1 dan MX2. Namun pada 2014 FIM mengubah MX1 menjadi MXGP, sementara MX2 tetap sama.
Perbedaan kelas ini didasarkan pada kapasitas mesin motor. MXGP menggunakan mesin dua langkah berkapasitas 250cc atau mesin empat langkah berkapasitas 450cc. Sementara kelas MX2 menggunakan mesin dua langkah 125cc atau mesin empat langkah 250cc.
Dikutip dari MXGP MAG, kejuaraan dunia motocross pertama kali digelar di Indonesia pada tahun 1995 berlokasi di Yogyakarta, kemudian Indonesia kembali menjadi tuan rumah MXGP di Bandung pada 1997.
Setelah lama vakum, barulah pada tahun 2017, Indonesia kembali terpilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan MXGP. Tepatnya di Pangkal Pinang.
Nah, di tahun 2022 ini MXGP akan dihelat di Samota, Sumbawa, NTB. Abang ini tentu menjadi kesempatan emas oleh kroser-kroser Indonesia untuk mencicipi persaingan melawan kroser dunia. Tapi, Siapakah pebalap yang layak? Karena kita tau banyak pebalap Indonesia yang bisa dibilang memiliki kemampuan diatas rata rata. Dan Indonesia juga pernah mengirim beberapa pebalap
Dihimpun dari berbagai sumber yang kami hubungi, ada satu pebalap Indonesia yang layak diterjunkan di ajang ini. Dialah Delvintor Alfarizi. Pebalap binaan PT Astra Honda Motor yang bernaung di bawah Astra Honda Racing Team.
Pebalap yang akrab disapa Adel ini mempunyai jejak balap yang bagus di ajang nasional maupun internasional. Usianya masih muda, tapi mempunyai segudang prestasi dan pengalaman tanding. Tercatat juga sebagai juara nasional.
Selain itu, Adel juga mempunyai pengalaman tanding di ajang MXGP tahun 2019. Turun di kelas MX2, berhasil meraih 8 poin di MXGP Palembang dan 11 poin di MXGP Semarang.
Skill mumpuni serta dukungan kuat dari Astra Honda Racing Team, menempatkan Adel sebagai pebalap yang layak untuk kembali diturunkan di MXGP Samota mendatang.
AHM sudah mengonfirmasi hari ini bahwa Adel akan turun sebagai wild card. Semoga Adel bisa membanggakan Indonesia dikancah balap Dunia
OtomotifZone.com – Banyuwangi. Untuk lebih dekat dengan konsumennya, PT. Surya Timur Sakti Jatim (Yamaha STSJ) terus memperluas jaringannya. Melalui PT. Roda Sakti Surya Megah (RSSM) Yamaha memberikan layanan maksimal di wilayah Timur khususnya Banyuwangi.
Oleh karena itu, Yamaha STSJ bersama dengan salah satu SMK Model di Jawa Timur yaitu SMK Muhammadiyah 8 Siliragung meresmikan pos penjualan dan service Yamaha di business center yang diadakan pada hari Rabu (15/06). Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan kepala cabang dinas pendidikan Kab. Banyuwangi, perwakilan Ketua pimpinan daerah Muhammadiyah Kab. Banyuwangi, perwakilan ketua Dikdasmen Kab.Banyuwangi, dan Camat Siliragung.
“ini merupakan awal yang baik bagi masyarakat sekitar Siliragung, dimana ketika lahir sebuah industri baru, tentu akan menciptakan lapangan kerja baru. Besar harapan kami masyarakat sekitar bisa turut andil berpartisipasi dalam berkembang nya kewirausahaan ini dengan menggunakan produk-produk Yamaha,” Ungkap Haryanto, Branch Manager Yamaha Area.
Haryanto juga menyerahkan satu buah air conditioner kepada Muchlas, kepala sekolah SMK Muhammadiyah 8 Siliragung yang nantinya akan digunakan untuk business center.
(Ki-ka) Haryanto, Branch Manager Yamaha Area menyerahkan satu buah air conditioner kepada Muchlas, kepala sekolah SMK Muhammadiyah 8 Siliragung
Selain itu, PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) juga turut hadir dan memberikan support berupa unit motor Mio Soul GT kepada SMK Muhammadiyah 8 Siliragung dengan harapan unit dapat bermanfaat untuk kegiatan pembelajaran.
“Kami sangat mengapresiasi karena ini baru pertama kali di Indonesia. Yamaha dalam hal ini juga bertanggung jawab untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Oleh karena itu kami harap dapat bermanfaat,” ungkap Khusnul Faris, Supervisor area TER IV YIMM
Dengan adanya pos penjualan dan service Yamaha di area Siliragung, konsumen semakin mudah dan dekat dengan Yamaha, baik bagi konsumen yang ingin melakukan pembelian unit, maupun konsumen yang ingin melakukan service sepeda motor Yamaha.
Pos penjualan dan Service Yamaha terletak di business center SMK Muhammadiyah 8 Siliragung terletak di lingkungan sekolah setempat.
OtomotifZone.com – Tokyo, Jepang. Honda Motor Co., Ltd. dan Sony Group Corporation mengumumkan kerjasama bisnis dengan meresmikan Sony Honda Mobility Inc. yang akan dipersiapkan untuk mendukung penjualan kendaraan listrik (EV) serta sebagai penyedia jasa untuk menunjang kebutuhan mobilitas di masa depan.
Lini bisnis baru hasil kerjasama dua perusahaan ini nantinya diharapkan akan menghasilkan teknologi terdepan dalam hal lingkungan, keselamatan, penunjang mobilitas masyarakat, riset struktur bodi kendaraan serta layanan purna jual. Honda yakin dengan kapabilitas serta pengalaman Sony yang merupakan ahli dalam bidang telekomunikasi, jaringan, teknologi yang menunjang mobilitas masyarakat sehari-hari dimana hal ini sejalan dengan visi dan misi Honda juga.
Kerjasama antara Honda dan Sony sebelumnya didahului dengan penandatanganan nota kesepahaman antara kedua belah pihak pada bulan Maret 2022 silam. Aliansi antara Honda dan Sony yang bermarkas di kota Tokyo, Jepang ini akan mulai beroperasi pada tahun 2022 ini dan ditargetkan dapat memulai produksi serta penjualan global kendaraan listriknya pada tahun 2025 mendatang.
Pada pertengahan April 2022, Honda Motor Co., Ltd. menyampaikan rencana lanjutan terkait visi elektrifikasi di masa depan, dimana Honda mengumumkan rencana meluncurkan hingga 30 mobil berbasis listrik secara global hingga tahun 2030. Total 30 mobil listrik tersebut terdiri dari berbagai segmen kendaraan, mulai dari mini-EV komersial, hingga model-model pada segmen premium, dan Honda telah merencanakan jumlah volume produksi lebih dari 2 juta unit secara global per tahunnya.
Toshihiro Mibe, Director, President, Representative Executive Officer and CEO, Honda Motor Co., Ltd. mengatakan “Honda terus menghadapi tantangan baru di bidang lingkungan, keselamatan, dan juga teknologi untuk menjadi kekuatan pendorong perubahan dalam hal mobilitas dan menjadi kekuatan yang mendukung orang-orang di seluruh dunia yang mencoba melakukan sesuatu berdasarkan inisiatif mereka sendiri.” Kami sangat senang telah menandatangani perjanjian dengan Sony, yang memiliki kekuatan dalam teknologi digital canggih untuk menghadapi tantangan baru. Sejak diumumkan pada bulan Maret, banyak orang telah mengungkapkan harapan mereka untuk lini bisnis ini dimana kami akan berusaha untuk menciptakan nilai baru melalui perpaduan yang dibawa oleh kombinasi industri kami kedepannya.”
(Ki-ka) Kenichiro Yoshida, Representative Corporate Executive Officer, Chairman, President and CEO, Sony Group Corporation bersama Toshihiro Mibe, Director, President, Representative Executive Officer and CEO, Honda Motor Co., Ltd usai penandatanganan kerjasama
Kenichiro Yoshida, Representative Corporate Executive Officer, Chairman, President and CEO, Sony Group Corporation mengatakan “Berdasarkan visi kami Sony mempunyai inisiatif dalam bisnis mobilitas yang berpusat di tiga bidang; keselamatan, hiburan, dan kemampuan beradaptasi. Kami sangat senang telah bertemu dengan mitra baru kami yaitu Honda, dimana pada akhirnya kami dapat mencapai nota kesepahaman dan juga memulai lini bisnis baru kami bersama. Kami akan terus berkontribusi pada evolusi mobilitas dengan menggabungkan teknologi lingkungan dan keselamatan mutakhir Honda, kemampuan pengembangan mobilitas, teknologi pembuatan bodi kendaraan dan pengalaman manajemen layanan purna jual, dengan keahlian kami dalam pencitraan, penginderaan, telekomunikasi, jaringan. dan teknologi hiburan.
Yasuhide Mizuno, Representative Director, Chairman and CEO of Sony Honda Mobility Inc. (Planned) and Senior Managing Officer of Honda Motor Co., Ltd. mengatakan “Kami sangat senang melalui perjanjian usaha bersama ini sebagai titik awal dimana kami memulai tantangan besar untuk merevolusi mobilitas dan menciptakan nilai baru. Kami berencana untuk sepenuhnya memanfaatkan aset teknologi yang dimiliki kedua perusahaan di bidang yang berbeda, seperti teknologi penginderaan Sony dan kemampuan pengembangan mobilitas asli Honda, untuk mewujudkan mobilitas dan layanan yang menginspirasi dan menggairahkan pelanggan kami. Dengan menyatukan keahlian kedua perusahaan, kami bertujuan untuk memimpin di era baru.”