Beranda blog Halaman 891

Bodisa Seri 4: Ninja TU BBP TYL ‘Licin’ Bersama Ilham dan BengBeng

0
Ninja Tune Up Bayu Bangun Persada TYL Racing

Otomotifzone.com – Banten. Kondisi lintasan basah nampaknya harus terjadi dalam pertarungan kelas Sport 2Tak 155cc Tune Up. Pasalnya sebelum kelas ini sempat terguyur hujan dalam perjalanan Bodisa Drag Bike 2021 Putaran 4, di Sirkuit Non Permanen TNI-AU Cicangkal, Rumpin, Bogor – Jawa Barat (21/11/2021). Meski alami wet race, tetapi pertarungan gila tetap terjadi.

Mengapa demikian, para pembalap bersama kuda pacunya masing-masing tetap harus dituntut menggeber motor balapnya dengan waktu yang tercepat. Sebab kelas ninja tune up ini sendiri sudah memliki catatan waktu kisaran 6 detik. Maka dari itu para pembalap diharuskan tetap tampil fokus.

Ilham Unyil

Tetapi bukan hal yang mudah untuk dapat mencetak waktu terbaik kelas ini, apalagi catatan waktu yang harus dihasilkan dengan kondisi trek basah. Nampaknya akan sukar mendapat waktu 6 detik. Satu persatu pembalap tetap berusaha mendapatkan hasil yang terbaik, akhirnya Ilham Unyil mampu menjaid pemecah waktu terbaik dengan waktu 07,070 detik.

Beng Beng

BengBeng yang menjadi duet Ilham dengan motor yang sama, dengan membela tim Bayu Bangun Persada TYL Racing juga turut membawa motor garapan Yahya mekanik muda bermarkas Yogyakarta, menjadi yang tercepat ke dua dengan waktu 07,176 detik.

Kiri Ke Kanan, BengBeng – Owner – Ilham Unyil

“Motor masih sama engga ada perubahan sama sekali dari seri 3 sebelumnya Mas. Seri 4 ini juga engga kita repair sama sekali. Pas race abis hujan ini, cuma lebih ke bawa motornya aja. Aku sendiri lebih ke belakang supaya incar engga sledding, dan lepas kopling engga terlalu di slip meski trek basah,”

Memang kedua pembalap muda asal Jawa Tengah sudah tidak bisa diragukan lagi. Terlebih dalam menghadapi segala macam situasi termasuk wet race. Jam terbang yang dimilikinya sudah bisa terbilang tinggi. Ilham Unyil dan Bengbeng membuat Ninja TU BBP TYL menjadi yang terlicin tidak bisa terkejar oleh pesaing lainnya di lintasan basah.

Hasil Lomba Bodisa Drag Race Seri 4 2021

0
Foto; Dokumentasi

Otomotifzone.com – Telah berlangsung sekaligus usai keseluruhan rangkaian balapan mobil drag (20-21/11/2021), yang diselenggarakan oleh Bodisa Motor Sport selaku penyelenggara balapan. Balapan drag race 201 meter ini telah memasuki putaran ke empat. Balapan roda empat sepanjang 201 meter ini berlangsung di Sirkuit Non Permanen TNI-AU Cicangkal, Rumpin, Bogor, Jawa Barat.

Sebanyak 20 kelas telah dijalankan oleh Bodisa di hari pertama hingga keduanya. Pada semua kelas, seluruh dragster bersama mobil andalannya berpacu dengan sungguh-sungguh, untuk berhasil mendapatkan yang sempurna. Berikut di bawah ini merupakan hasil keseluruhan Sabtu Drag Race Bodisa Seri 4 2021, yang berhasil Penulis rangkum.

Hasil Lomba Drag Bike Bodisa Seri 4 2021

0
Bodisa Seri 4 Drag Bike 2021

Otomotifzone.com – Tangerang Selatan. Baru saja selesai balapan drag bike 201 meter yang berhasil terhelat (20-21/11/2021), yang diadakan oleh Bodisa Motor Sport selaku penyelenggara, di Sirkuit Non Permanen TNI-AU Cicangkal, Rumpin, Bogor – Jawa Barat. Kali ini Bodisa Drag Bike 201 Meter telah memasuki putaran keempat.

Armosfir serta aura-aura pertarungan sengit telah terjadi sejak hari pertama hingga akhir jalannya balapan, pada ajang penentuan Final khususnya. Hari pertama, Bodisa telah mentuntaskan sebagian kelas, dengan total 12 kelas termasuk final, yang diisi oleh kelas bracket time, dan kelas supporting. Lalu sebanyak 15 kelas dihari akhir, di mana seluruh perjalanan kelas dihiasi oleh kelas Point dan beberapa supporting. Berikut hasil lomba drag bike Bodisa seri 4 2021, yang berhasil Penulis rangkum.

Bodisa Seri 4: Waktu 7.8 Detik Membuat Ilham Unyil Tidak Tergeser di Bebek 4T 130

0

OtomotifZone.com – Banten. Kelas bergengsi menjadi kelas wajib yang dilombakan di Drag Bike BODISA  putaran 4 (21/11/21) di Sirkuit Lapangan Terbang TNI AU, Cicangkal. Terutama kelas Bebek 4T 130 cc TU Open. Pebalap dan tim papan atas Indonesia ikut memanaskan persaingan. Time rapat membuat persaingan semakin greget. Waktu 7.8 detik Ilham Unyil mengukuhkan tim Bayu Bangun Persada menjadi juaranya.

Memang motor motor Bebek 4T 130 cc menjadi kelas primadona bagi para peserta Drag Bike. Selain karena kelas point, kelas ini sangat diminati banyak tim dan pebalap. Pada event BODISA kali ini catatan waktu sangat rapat. Semua tim mencatatkan waktu terbaik mereka agar menjadi juara. Tapi waktu Ilham Unyil tidak tergeser sampai kelas ini selesai.

“ Motor ini tidak ada banyak perubahan mas karena dari tiga event terakhir motor tidak ada perubahan. Saya cuma main rapih sama tembak waktu mas. Jadi saya fokus sama lampu start. Jadi saya konsentrasi penuh pada lampu karena saya tidak melakukan sedikit kesalahan. Karena saya fokus amankan point di event Bodisa ini,” ujar Ilham Unyil langsung kepada OtomotifZone.com.

Lalu apakah motor ini akan ada perubahan selanjutnya? Karena kalau lihat catatan waktu peserta lain memiliki time yang sangat rapat. Kira kira apakah motor ini bisa konstan terus dipanggung podium? Kita tunggu saja kabar beritanya hanya di OtomotifZone.com.

Bodisa Seri 4: Butonk Lagi Lagi Buat Ulah, Kali Ini Bareng Zaenab di Matic 200 Pemula

0

OtomotifZone.com – Banten. Nampaknya pebalap cilik ini sedang dalam performa bagus. Riki Butonk kembali merajai kelas Matic diajang Drag Bike Bodisa putaran ke 4 (21/11/21) di Sirkuit Lapangan Terbang TNI AU Cicangkal. Kai ini dirinya mampu menjuarai kelas Matic 200 cc Pemula bersama Zaenab. Pebalap yang baru saja menjuarai kelas Matic 130 kali ini kembali menjuarai kelas Matic 200 cc.

Kalau bicara motor Zaenab pastinya ajang balap Drag Bike 201 M sudah tidak asing. Siapa lagi kalau bukan buatan Popo Wahana Baru. Kali ini motor tersebut mampu merajai kelas Matic 200 pemula. Bersama pebalap yang sedang dalam performa bagus Matic ini mampu melesat cepat dengan catatan waktu 7.367 detik.

“ Saya masih belum puas dengan hasil ini. Karena menurut saya motor masih kurang kuat diputaran tengah keatasnya. Mungkin next time hasil ini menjadi evaluasi kita dan tim untuk kedepannya. Supaya motor bisa lebih cepat lagi mas,” ujar Riki Butonk langsung ditemui OtomotifZone.com

Kali ini Butonk membawa bendera SJM Speed RH 57. Bersama tim ini membuat Butonk bisa kibarkan bendera di podium tertinggi. Kira kira apakah motor ini bisa tampil konstan nanti dikelas Matic 200 cc Open? Kita tunggu saja kabar berita selanjutnya hanya di OtomotifZone.com

Penulis : Dewantara | Foto: Muhamad Ihya

Bodisa Seri 4: Riki Butonk Menggila di Matic 130 Dengan Waktunya

0

OtomotifZone.com – Banten. Kelas Matic 130 menjadi kelas favorit diajang balap Bodisa Drag Bike (21/11/21) di Sirkuit Lapangan Terbang TNI AU Cicangkal. Memang kelas ini bisa terbilang hanya ramai di Bodisa Drag Bike. Tim tim lokal menjadi primadona diajang kelas ini. Namun kelas kelas yang diikuti tim lokal ini juga sangat diminati oleh pebalap pebalap papan atas. Riki Butong menggila dikelas ini.

Kelas Matic 130 menjadi kelas final pembuka pada hari Minggu. Awal start M. Dhiba sudah membuat orang tercengang. Karena pebalap asal Jawa Barat ini membuka kelas dengan raihan waktu 8.922 detik. Kelas Matic 130 sendiri memiliki waktu rata rata 9 detik. Namun Dhiba mampu meraih waktu 8,9 detik. Ini membuat para peserta lain tercengang.

Namun siapa disangka, banyak peserta yang mulai mampu memperbaiki waktu dengan catatan waktu 8.9 detik. Sampai pertengahan Dhiba masih unggul. Tapi tiba tiba, Eza Child mampu melesat lebih cepat dari Dhiba dengan catatan waktu 8.911 detik . Waktu itu dirasa sudah cepat.

Riki Butonk tiba tiba mengejutkan diwaktu waktu terakhir. Bersama tim CJ Racing FT ARM XHAUST menutup kelas Matic 130 dengan catatan waktu yang gilla. Waktu 8.805 detik diraih pebalap asal Jawa Barat. Butonk memastikan dirinya menjadi yang tercepat dan juara dikelas Matic 130 cc .

“ Motor sendiri kuat  mas dari sebelumnya, meski tadi sempat turun sebentar di putaran tengah mas. Tapi pas turun sebentar langsung naik. Saya juga heran dengan power mesin ini ,” ujar Riki Butonk langsung ditemui OtomotifZone.com

Mungkin ini menjadi waktu yang mencengangkan dikelas Matic 130 cc. Lalu apakah kedepannya akan ada pebalap atau tim yang bisa pecahkan waktu Butonk di kelas Matic 130 cc. Kita tunggu saja kabar berita selanjutnya hanya di OtomotifZone.com.

Penulis : Dewantara | Foto : Muhamad Ihya

Ilham Unyil Siap Pasang Badan Pertahankan Klasemen DB Bodisa 2021

0
Ilham Unyil #54 Pembalap Bayu Bangun Persada TYL Racing

Otomotifzone.com – Tangerang Selatan. Telah berlangsung kegiatan balap roda dua pada hari pertamanya, diajang balap lurus sepanjang 201 Meter, yang terselenggara di Sirkuit Non Permanen TNI-AU Cicangkal, Rumpin, Bogor, Jawa Barat (20/11/2021). Kegiatan ini diselenggarakan oleh racing organizer Bodisa Motor Sport, yang sudah memasuki putaran ke-4.

Setelah sekian lamanya kegiatan drag bike berlangsung dari putaran pertama hingga ke empat. Pada papan klasemen sementara, torehan point yang tertinggi berhasil dicapai oleh pembalap dari Bayu Bangun Persada TYL Racing, Ilham Unyil. Trondolo Kudus yang beberapa waktu sebelumnya berhasil juga memecahkan rekor best time Nasional, pada drag bike Bodisa 2021 meraup point sebanyak 241 di all seri.

Dragster muda yang memiliki segudang prestasi ini, dibuntuti oleh Andri Setiawan dari SJM Speed RH57, Vano Mahendra dan Erwin Sredex JU Seeded Gadhruo dari Takens H. Lutfi PRK Creampie, serta ada Eza Yudha dari DKI bersama PT. Wijaya Abadi FT Ardian 99.

Aksi Penampilan Ilham Bodisa Drag Bike 2021 Seri 3

“Aku siap bermain ngoto dan maksimal, pasang badan untuk pertahankan dan terus tambah point. Agar bisa memuncaki klasemen hingga akhir seri nanti. Berhubung Bodisa ini hanya tinggal satu seri akhir, harus fokus dan bermain baik supaya engga kehilangan point. Seri 3 kemarin aku ada diurutan kedua, tapi Alhamdulillah di point all seri masih teratas,” terang pemilik F1ZR Millenium langsung kepada Penulis.

Standing Point Open All Seri Bodisa Drag Bike 2021

Tentunya tidak mudah untuk Ilham bermain baik terus menerus disetiap serinya. Pasalnya jadwal balap drag bike yang begitu padat dari waktu ke waktu merupakan salah satu faktor, di mana dirinya juga harus senantiasa dalam kondisi fit dan prima dalam ajang balapan.

“Meski waktu balapnya mepet hanya jelang beberapa hari aja, dari event ke event. Tapi harus tetap fokus dan main tenang. InsyaaAllah yakin bisa aku,” tegas 54 ini kepada Penulis.

Diam-diam Suzuki siapkan teknologi hybrid untuk bersaing di era elektrifikasi

0

OtomotifZone.com – Bandung. Isu Global Warming kian menguat setiap tahunnya, memaksa industri otomotif untuk segera beralih ke teknologi kendaraan elektrifikasi untuk menciptakan kendaraan ramah lingkungan.

Suzuki sebagai salah satu produsen kendaraan dalam waktu dekat akan memulai penerapan Green Technology.

Asst. Design Development Engineering PT. SIS, Mahardian Ismadi Brata menjelaskan sebelum beralih pada kendaraan mobil listrik penuh Suzuki akan berfokus pada pengembangan teknologi Hybrid dengan alasan lebih terjangkau untuk konsumen.

Menurutnya strategi, ini merupakan langkah yang tepat karena mobil listrik saat ini harganya masih mahal dan durabilitasnya masih terus dikembangkan. Oleh karena itu harus dilakukan bertahap untuk membiasakan masyarakat sekaligus sebagai langkah nyata untuk membuat kendaraan ramah lingkungan.

Terdapat 2 terapan teknologi yang menjadi unggulan Suzuki saat ini, yaitu platform HEARTECT dan SHVS atau Smart Hybrid Vehicle by Suzuki. Keduanya merupakan terapan yang paling tepat guna dan terjangkau untuk konsumen, sekaligus menjadi transisi teknologi secara bertahap sebelum beralih ke fase elektrifikasi secara penuh.

Mahardian Ismadi Brata – Asst To Design Development, Engineering Administration & Homologation Dept. Head PT. Suzuki Indomobil Motor  

Platform HEARTECT

HEARTECT merupakan platform generasi terbaru dari Suzuki yang mengedepankan bobot ringan yang berkontribusi pada peningkatan kinerja saat berkendara namun tetap mengutamakan keselamatan dan kenyamanan kendaraan.

Bobot kendaraan yang dirancang lebih ringan dapat mengurangi beban mesin, sasis, suspensi dan komponen lainnya sehingga menciptakan efisiensi bahan bakar yang lebih baik serta peningkatan kinerja saat dikemudikan, menikung lebih stabil, maupun kemampuan berhenti dengan jarak yang lebih pendek. Untuk setiap pengurangan 100kg bobot kendaraan, berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi bahan bakar sekitar 5-6%.

Melalui HEARTECT, Suzuki melakukan perubahan pada struktur sasis yang lebih ringan, rigid dan keamanan yang lebih baik jika terjadi benturan. Filosofi dasar dari platform generasi terbaru ini antara lain membuat bentuk sederhana yang dapat menahan deformasi, menggunakan area yang kaku untuk bidang sambungan, serta mengurangi bobot dengan berfokus pada keseluruhan kendaraan.

Platform HEARTECT lebih rigid 10%. Bobot kendaraan secara keseluruhan lebih ringan hingga 15%, sehingga peningkatan performa dapat terwujud secara optimal. Dengan platform generasi baru ini, Suzuki terus menawarkan kendaraan yang lebih ramah lingkungan, aman dan nyaman.

Inovasi SHVS (Smart Hybrid Vehicle by Suzuki)

Saat ini, SHVS dibangun dengan kombinasi perangkat ISG atau Integrated Starter Generator serta Lithium-Ion Battery. Kombinasi kedua perangkat ini membuat pengalaman berkendara menjadi jauh lebih baik, kinerja bahan bakar yang efisien, ringan, dan compact, sehingga sistem SHVS ini ideal untuk compact car. Teknologi seperti ini dikenal juga sebagai Mild Hybrid.

“Kami menghadirkan sistem ini melalui riset panjang yang sesuai dengan kebutuhan dan output yang diinginkan masyarakat. Kami sangat berharap melalui riset-riset berikutnya sistem SHVS ini dapat diterapkan untuk kendaraan-kendaraan Suzuki, khususnya yang ada di Indonesia, sebagai komitmen kami memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen Suzuki,” sambung Mahardian.

Kehadiran ISG pada SHVS berfungsi sebagai motor penggerak, menggantikan alternator konvensional. Tenaga yang dihasilkan oleh ISG dapat menghidupkan kembali mesin dan membantunya saat berakselerasi sehingga hasilnya dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar. ISG digunakan untuk menghidupkan mesin kembali dan suara yang dihasilkan menjadi lebih senyap dan halus.

SHVS menggunakan Lithium-Ion Battery yang ringan dan ringkas, yang dirancang untuk masa pakai yang lama. Selama deselerasi, daya yang dihasilkan oleh ISG akan disimpan dan digunakan kembali setiap kali diperlukan untuk engine assist.

Sistem SHVS akan bekerja ketika pedal kopling ditekan selama mesin berhenti otomatis dan motor penggerak ISG menghidupkan mesin kembali, belt drive akan menghasilkan restart yang mulus dan tenang tanpa suara. Saat akselerasi, listrik yang disimpan selama deselerasi akan menggerakkan motor untuk membantu mesin, dan meningkatkan efisiensi bahan bakar dan meningkatkan performa kendaraan. Sistem Mild Hybrid terbaru dari Suzuki ini ringan, compact, dan hemat energi sehingga sangat ideal untuk compact car dengan kemampuan konsumsi bahan bakar yang efisien.

Hasil Kejurda KGMJ Jepara 2021

0

OtomotifZone.com-Jepara. Berikut hasil di Kejurda KGMJ Grasstrack Motocross Jepara di sirkuit Dian Rakashima, Kawasan Kelapa Park, Jepara 20-21 November 2021. Balap perdana di sirkuit yang juga baru di resmikan oleh Bupati Jepara bapak Dian Kristiandi siang tadi menjadi arena baru untuk event balap Grasstrack dan Motocross kedepannya.

Berikut hasil racenya.

Penulis : Hafid | Foto : Hafid

Hasil Lomba Karang Taruna Arya Jaya Cup 2021 Tasikmalaya

0

OtomotifZone.com – Tasikmalaya. Dari hasil lomba Karang Taruna Arya Jaya Cup Grasstrack 2021 yang berlangsung di sirkuit Cijoho, Pasir Panjang, Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, (20-21/11), Adi Ceto kembali menjadi Juara Umum di kelas Open dan Andi Bengis kampiun di kategori Pemula.

Event yang bergulir kali ini dihadiri sebanyak 209 starter dan ada dua kategori gelar juara umum, Open dan Pemula.

Berikut adalah hasil lomba selengkapnya :

Penulis : Obeth | Foto : Obeth