OtomotifZone.com – Surabaya. Saat ini Teaching Factory (Tefa) menjadi program unggulan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Tujuannya untuk mempersiapkan siswa di dunia industri.
Namun, keberadaan Tefa dinilai kurang optimal karena produk atau jasa yang ditawarkan Tefa terkesan seperti produk percobaan ditambah cara memasarkannya masih konvensional.
Berdasarkan kelemahan tersebut PT Baladewa Oto Plasa menangkapnya sebagai peluang memberdayakan Tefa sebagai solusi mengatasi pengangguran SMK dengan memulai penanda tanganan kerjasama, salah satunya di SMK PGRI 2 Ponorogo, Sabtu (31/08).

Program kerjasama Tefa ini diresmikan Direktur Pembinaan SMK (PSMK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), M. Bakrun, bersama pihak SMK PGRI 2 Ponorono disaksikan Plt. Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Hudiyono.
Program kerja sama Tefa ini diyakini selaras dan mendukung upaya pemerintah serta program Kemenperin, Pendidikan Vokasi Industri.
Kerjasama Tefa dengan Oltek ini meliputi sinkronisasi kurikulum yang sesuai dengan dunia industri khususnya Revolusi Industri 4.0 dan sesuai dengan semangat kemandirian atau kewirausahaan.
“Kuncinya, bagaimana semua potensi yang ada di SMK itu terkoneksi, baik antar lulusan maupun dengan dunia industri yang membutuhkan, dan itu bisa dilakukan jika kita memanfaatkan teknologi digital,” jelas Abu Dardak, perwakilan PT Baladewa Oto Plasa yang memperkenalkan aplikasi yang diberi brand Online Teknisi atau Oltek.

Beberapa SMK juga menyambut antusias program kerja sama Tefa ini karena yakin berdampak kepada kemajuan SMK masing masing nantinya.
Pada tahap awal, SMK yang terlibat dalam program ini antara lain, SMK PGRI 2 Ponorogo, SMK YKP Magetan, SMK PGRI 1 Gresik, SMK Pesanggrahan Banyuwangi, SMK Teknologi Jember, SMK Al Islam 1 Blitar, SMK Karya Nasional Kuningan Jawa Barat, SMK Dwija Bhakti Jombang, SMK PGRI Sumoroto, SMK Muhammadiyah Dolopo, dan SMK Muhammadiyah 1 Ponorogo.
Selain itu, juga akan dilakukan Training for Trainer (TFT) atau alih teknolgi kepada sekolah agar dapat mewarnai peserta didiknya ikut berpacu di era digital saat ini.
Selanjutnya, pihak Oltek juga akan melakukan seleksi sekaligus rekrutment kepada para siswa untuk menjadi mitranya, sehingga sejak dari bangku sekolah sudah terbiasa dengan suasana dunia industri.
Penulis: Hendra Sonie | Foto: ist

