Balon Gate Menang Indah, Tapi Membawa Musibah

10471
Balon gate pembawa musibah
Balon gate pembawa musibah

OtomotifZone.com-Bandung. Awalnya balon gate sering digunakan sebagai media promo baru dalam menarik perhatian pengunjung agar produk yang ditawarkan jauh lebih terlihat daripada sekedar menyebar brosur atau famplet bikin sampah setelah pameran.

Dalam perkembangannya, balon gate sering kita jumpai diajang motorsport, baik diluar negeri maupun kita jumpai dievent nasional hingga event lokal, pemasangannya memang lebih cepat daripada jika menggunakan start gate besi atau alumunium, tinggal isi angin, berdirilah balon gate dengan seabrek title event dan sponsor pendukungnya.

pembalap terjebak balon gate kempes
pembalap terjebak balon gate kempes

Indah memang, tapi OtomotifZone.com sering melihat keindahan tersebut berujung musibah atau nyaris bikin masalah bagi penyelenggara, kenapa….??? mari kita bandingkan plus minusnya start gate besi dengan balon gate.

Balon Gate tidak membutuhkan space banyak saat dibawa kemanapun pergi, tinggal dibuang angin dan diisi angin jika akan dipergunakan, cukup tambahan tali untuk pengikat dan listrik atau genset, semua berdiri, namun kelemahannya jika sang petugas lupa mengecek kondisi bahan bakar genset atau tiba-tiba listrik mati, apa yang terjadi, otomatis, balon gate langsung kempes dan turun dengan sendirinya, bahayanya jika race sedang berlangsung, petugas akan panik sementara pembalap gaspol apalagi ditrack lurus.

Panitia kerepotan menjaga balon kempes
Panitia kerepotan menjaga balon kempes

Jika menggunakan start gate besi, proses evakuasi dan pemasangan lebih ribet dan makan tempat, tapi dari segiĀ  keamanan akan jauh lebih bisa diandalkan daripada balon gate.

Peristiwa tersebut juga mendapat perhatian khusus dari Kabid R2 PP IMI, “saya sendiri tidak setuju start gate event motorsport menggunakan balon gate, sangat membahaykan, kita bikin event harus se-safety mungkin”, ujar Medya Saputra.

Medya Saputra, Kabid R2 PP IMI
Medya Saputra, Kabid R2 PP IMI

Motorsport olahraga berbahaya, jangan ditambahin masalah sepele tapi akan menjadi masalah besar, gaya boleh tapi harus mengedepankan safety, setuju gak sih..

Penulis : Edi Batrawan | photo : Edi Batrawan