Otomotifzone.com – Jayapura. Nama Team77 MX Papua feat Enaimo Ekowai asal Waghete, Kabupaten Deiyai, mulai mencuri perhatian jelang Kejurnas Grasstrack Region VI Putaran I Papua 2026. Bukan sekadar datang untuk meramaikan persaingan, tim ini membawa perubahan besar dengan dukungan sponsor, pemerintah daerah, hingga mekanik berpengalaman dari Sulawesi Selatan. Mereka akan turun di Sirkuit Yuwanain MX, Arso II, Kabupaten Keerom, 28–30 Agustus 2026.
Dukungan Deiyai Jadi Tenaga Baru
Transformasi Team77 MX Papua mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Deiyai. Dukungan tersebut hadir melalui Sahabat MEMO, pendukung Bupati Melkianus Mote, Mapaco Cafe Timika, AF Soft Nabire, serta Poyo Suspension Bali.
Dukungan sponsor tidak berhenti pada kebutuhan operasional tim. Poyo Suspension Bali ikut mengambil peran penting pada sektor kaki-kaki motor agar pembalap mendapatkan handling yang lebih nyaman dan mampu menjaga performa ketika menghadapi karakter lintasan Yuwanain MX.
Kombinasi dukungan tersebut membuat Team77 MX Papua berani melakukan pembenahan lebih serius untuk menghadapi persaingan tingkat nasional.
Syam33 Gowa Jadi Senjata di Dapur Pacu
Perubahan paling menarik datang dari sektor mesin. Manajemen Team77 MX Papua mendatangkan Syam dari Bengkel 33 Gowa, Sulawesi Selatan.
Pengalaman Syam menangani sejumlah tim balap ternama menjadi modal penting. Ia mendapat tugas meracik dan menyiapkan kuda pacu yang sesuai dengan karakter pembalap utama Team77 MX Papua, Tison Agu.
Tison dikenal memiliki gaya balap agresif. Karena itu, setelan motor tidak bisa asal cepat. Mesin harus mampu mengimbangi karakter pembalap sekaligus tetap nyaman dikendalikan ketika bertarung dalam rombongan depan.
Dari total lima armada yang disiapkan tim, tiga motor langsung digarap Syam. Ketiganya terdiri dari motor bebek modifikasi, 155 standar, dan kelas sport.
Rasio Dibuat Lebih Ringan
Syam mengaku tidak menemukan kendala besar selama proses persiapan. Ia hanya melakukan sejumlah penyesuaian, terutama pada sektor rasio agar karakter mesin lebih sesuai dengan bobot Tison.
“Saya garap tiga motor, bebek modif, 155 standar, dan sport. Kalau kendala tidak terlalu banyak, cuma kembali atur rasio dibuat ringan sedikit dari biasanya karena bobot Tison agak berat,” jelas Syam.
Ia juga menjelaskan sejumlah detail pada setelan mesin.
“Kompresi saya buat 12,8, bahan bakar Pertamax Turbo, terus magnet sama balancer semua dikasih ringan,” lanjutnya.
Setelan tersebut menjadi bagian dari strategi Syam untuk membuat respons motor lebih sesuai dengan kebutuhan Tison Agu ketika membuka gas dan keluar dari tikungan.
Target Tak Muluk, Lima Besar!
Meski membawa dukungan besar, Team77 MX Papua tidak memasang target berlebihan.
Bupati Deiyai memberikan target realistis: masuk lima besar.
Manajer tim, Dika, menegaskan hasil putaran pertama akan menjadi tolak ukur untuk menentukan langkah berikutnya. Manajemen belum memastikan apakah tim akan mengikuti seluruh rangkaian seri kejurnas.
“Kami belum pastikan apakah akan mengikuti semua seri. Beliau juga belum berpikiran sampai di situ, tapi yang jelas hasil pertama dulu kami akan tampilkan semaksimal mungkin,” tegas Dika.
Artinya, pertarungan di Yuwanain MX bukan sekadar mengejar podium. Team77 MX Papua juga membawa misi membuktikan sejauh mana paket baru tim mampu bersaing di level nasional.
Sponsor Baru Masih Terbuka
Team77 MX Papua yang baru saja merayakan hari jadinya pada 17 Agustus memasuki tahun ketiga. Juga membuka pintu bagi pihak lain yang ingin ikut mendukung perjalanan tim.
Dika mengatakan pemerintah daerah berharap tim bisa mendapatkan tambahan dukungan sponsor sehingga program pembinaan dan keikutsertaan di ajang nasional dapat berjalan lebih panjang.
“Tentunya harapan Bapak Bupati juga ingin tim ini bisa mendapatkan peluang dukungan dari sponsor lainnya. Kerja sama dengan mekanik Syam juga akan dilihat dari hasil di lintasan. Jika performanya memuaskan, bukan tidak mungkin kerja sama itu akan terus berlanjut di kejuaraan berikutnya,” ungkapnya.
Dengan begitu, hasil Tison Agu di Keerom akan menjadi salah satu penentu penting. Bukan hanya bagi pembalap, tetapi juga bagi masa depan Team77 MX Papua.
Motor 90 Persen, Tinggal Gas!
Syam sendiri melihat persiapan motor sudah mendekati tahap akhir. Ia berharap seluruh persiapan berjalan lancar sehingga Tison bisa langsung menunjukkan kemampuan terbaik sejak balapan dimulai.
“Kalau saya mau kerja sama dengan tim bisa panjang, tergantung dari manajemen saja. Untuk persiapan motor sudah 90 persen dan mudah-mudahan diberi kelancaran dan bisa bersaing di gerombolan depan,” harap Syam.
Kini tinggal menunggu pembuktian di lintasan.
Team77 MX Papua feat Enaimo Ekowai datang dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Deiyai, sponsor yang ikut bergerak, serta sentuhan mekanik Syam 33 Gowa. Apakah paket baru ini cukup untuk membawa Tison Agu menembus lima besar? Jawabannya akan terlihat ketika mesin Team77 MX Papua mulai meraung di Sirkuit Yuwanain MX, Keerom.
