OtomotifZone.com – Bursa pencalonan Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumatera Selatan periode 2027–2031 mulai menghangat. Duet Fariz Dwi Saputra alias Fariz Montez dan Arief Purnomo alias Pupung menyatakan kesiapannya membawa IMI Sumsel naik kelas dengan fokus pada pengembangan event otomotif, pembinaan atlet, penguatan komunitas, hingga menjadikan olahraga otomotif sebagai bagian dari promosi pariwisata dan ekonomi daerah.
Kesiapan tersebut disampaikan Fariz dalam pertemuan yang dihadiri puluhan klub motor dan media massa di Palembang, Kamis (20/8/2026). Dalam kesempatan itu, Fariz juga menyebut adanya dukungan dari Gubernur Sumatera Selatan terhadap langkah yang mereka ambil.

“Terima kasih, luar biasa pada sore hari ini. Dukungan dan kehadiran kawan-kawan justru semakin memberikan motivasi bagi kami untuk melangkah ke depan. Ditambah lagi adanya dukungan dari Bapak Gubernur,” ujar Fariz.
Fariz menegaskan, keinginannya maju dalam bursa pencalonan Ketua IMI Sumsel bukan sekadar mengejar posisi. Ia ingin membawa semangat baru bagi dunia otomotif Sumatera Selatan.
Menurutnya, IMI harus mampu menjadi organisasi yang tidak hanya mengurusi olahraga otomotif, tetapi juga menjadi rumah besar bagi komunitas, klub, pembalap dan seluruh pelaku otomotif.
“IMI bukan hanya organisasi olahraga otomotif, tetapi juga wadah persaudaraan dan kolaborasi. Semua potensi otomotif di Sumsel harus bisa kita gerakkan bersama,” tegasnya.
Fokus Pembinaan dan Fasilitas Latihan
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian Fariz adalah keterbatasan lokasi latihan dan pembinaan pembalap. Kondisi tersebut dinilai perlu mendapatkan perhatian serius jika Sumatera Selatan ingin melahirkan atlet otomotif berprestasi.
Karena itu, jika mendapat amanah memimpin IMI Sumsel, Fariz berkomitmen mendorong hadirnya lebih banyak ruang latihan sekaligus menghidupkan kembali komunitas-komunitas otomotif di berbagai daerah.
Pembinaan tersebut nantinya diharapkan tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaring bibit-bibit pembalap potensial dari Sumatera Selatan.
Perbanyak Event, Datangkan Pebalap Nasional
Program lainnya adalah memperbanyak penyelenggaraan event otomotif di Sumatera Selatan. Fariz ingin Sumsel tidak hanya menjadi penonton, tetapi mampu menjadi magnet bagi event-event otomotif berskala nasional.
“Kita ingin sebanyak-banyaknya event digelar di Sumsel. Pembalap dari luar daerah kita tarik untuk datang, sehingga ada perputaran ekonomi sekaligus promosi daerah,” katanya.
Berbagai disiplin otomotif masuk dalam radar pengembangan, mulai dari rally, speed rally, rally wisata hingga berbagai nomor balap roda dua.
Menurut Fariz, Sumatera Selatan memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pusat kegiatan otomotif nasional apabila seluruh potensi tersebut dikelola dengan baik dan memiliki kalender event yang jelas.
Otomotif Sekaligus Promosi Pariwisata
Tak hanya mengejar prestasi olahraga, duet Fariz-Pupung juga melihat event otomotif sebagai sarana untuk menggerakkan sektor ekonomi dan pariwisata.
Dalam waktu dekat, misalnya, bakal digelar kegiatan touring dan eksplorasi destinasi wisata dalam rangka memperingati Hari Pariwisata Dunia. Kegiatan yang dijadwalkan pada 11 Oktober mendatang tersebut dipusatkan di DPRD Sumatera Selatan dan menargetkan sekitar 500 sepeda motor.
Peserta nantinya akan diajak menyusuri sejumlah destinasi wisata unggulan di Sumatera Selatan dan Kota Palembang.
Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi komunitas otomotif, tetapi juga memperkenalkan potensi wisata Sumsel, mulai dari budaya, sejarah, kuliner hingga wisata alam.

Pupung Dorong Event Profesional dan Transparan
Sementara itu, Arief Purnomo alias Pupung yang diproyeksikan menjadi pendamping Fariz sebagai calon Wakil Ketua IMI Sumsel menegaskan pentingnya tata kelola event yang profesional dan transparan.
Penggiat otomotif yang telah berkecimpung sejak kecil tersebut menilai penyelenggaraan event otomotif dapat memberikan dampak luas bagi daerah.
Pupung mencontohkan penyelenggaraan rally nasional di Indralaya. Ketika itu, kehadiran peserta dan penonton dari berbagai daerah turut memberikan perputaran ekonomi sekaligus mengangkat nama Indralaya dan Sumatera Selatan di tingkat nasional.
“Event otomotif dapat menjadi salah satu instrumen promosi daerah yang efektif,” ujarnya.
Ingin Pengurus IMI Benar-benar Bekerja
Dukungan terhadap gagasan perubahan di tubuh IMI Sumsel juga disampaikan penggiat otomotif Ridwan Tumenggung.
Ia berharap kepemimpinan IMI Sumsel ke depan diisi figur yang memiliki semangat, kepedulian dan rekam jejak nyata di dunia otomotif.
Menurut Ridwan, besarnya struktur organisasi tidak akan berarti apabila tidak diikuti dengan kerja nyata.
“Yang penting bukan hanya nama besar atau kepengurusan yang gemuk, tetapi orang-orangnya benar-benar bekerja dan memiliki fungsi yang jelas,” katanya.
Dengan dukungan komunitas, pembinaan atlet, penguatan event serta sinergi dengan pemerintah daerah, duet Fariz-Pupung optimistis dapat membawa IMI Sumsel memasuki babak baru.
Targetnya jelas, membuat IMI Sumsel lebih aktif, lebih profesional, sekaligus menjadikan Sumatera Selatan sebagai salah satu pusat kegiatan otomotif nasional.
