OtomotifZone.com – Mandalika. Aleix Espargaro berpeluang tidak tampil pada balapan utama MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika, Minggu (11/10/2026). Honda masih harus mengevaluasi kondisi fisik pebalap pengganti Joan Mir tersebut setelah mengalami masalah kekuatan pada lengan sepanjang akhir pekan.
Espargaro direkrut Honda untuk menggantikan Mir yang sedang sakit. Sebelumnya, tugas tersebut direncanakan diberikan kepada Takaaki Nakagami, tetapi pebalap Jepang itu mengalami patah tulang selangka akibat kecelakaan saat FP1 MotoGP Jepang pekan lalu.
Kembali ke lintasan balap setelah tidak mengikuti kompetisi musim ini akibat kecelakaan saat tes, Espargaro menghadapi akhir pekan yang sulit di Mandalika. Ia mengalami kecelakaan pada FP2, Sabtu pagi, sebelum menjalani Sprint Race 13 lap. Dalam kualifikasi, ia menempati posisi terakhir dan kembali finis di urutan tersebut pada sprint, terpaut 38,336 detik dari pemenang.
“Saya sudah berusaha sebaik mungkin selama sesi berlangsung, tetapi saya juga mengalami kecelakaan saat latihan. Dalam sprint, saya hanya berusaha menyelesaikan balapan sebagai bentuk penghormatan kepada tim dan diri saya sendiri. Namun, itu sangat sulit,” ujar Espargaro kepada media, termasuk Crash.net, Sabtu (10/10/2026).
Pebalap asal Spanyol itu mengungkapkan bahwa masalah kekuatan pada lengannya turut memengaruhi kemampuannya mengendalikan motor. Saat mengubah arah di lintasan, ia kehilangan kekuatan pada lengan hingga kehilangan kendali bagian depan motor dan terjatuh.
“Saya benar-benar tidak memiliki kekuatan pada lengan. Saya mengubah arah, tetapi tidak memiliki tenaga pada lengan dan kehilangan bagian depan motor. Saya tidak mampu mengendalikannya,” jelasnya.
Kondisi tersebut membuat Espargaro belum yakin bisa mengikuti balapan utama. Ia mengaku kesulitan bahkan untuk menyelesaikan Sprint Race yang berlangsung lebih singkat. Honda pun perlu mempertimbangkan apakah ia tetap balapan atau beristirahat demi memulihkan kondisi fisiknya.
Keputusan tersebut juga berkaitan dengan agenda tes motor 850 cc di Sepang, Malaysia, selama dua hari pada pekan depan. Espargaro dijadwalkan terlibat dalam pengujian tersebut, sehingga pemulihan kondisi fisik menjadi pertimbangan penting bagi Honda. Menurutnya, sesi tes biasanya dilakukan dalam beberapa lap berturut-turut, sedangkan balapan menuntut pebalap mempertahankan kecepatan tinggi selama lebih banyak lap.
“Saya belum tahu apakah akan balapan. Kami masih harus memutuskan apa yang akan dilakukan. Hari ini saya kesulitan hanya untuk menyelesaikan balapan yang sangat singkat. Jadi, sejujurnya, akan sulit menyelesaikan balapan besok,” ungkapnya.
Honda selanjutnya akan mengevaluasi kondisi Espargaro sebelum menentukan langkah untuk balapan utama MotoGP Indonesia. Hingga pernyataan tersebut disampaikan pada Sabtu, keputusan mengenai keikutsertaannya di Mandalika belum dipastikan.
