OtomotifZone.com – Majalengka. Gelara kejurnas grasstrack region 2 putaran 4 tahun 2018 telah berlangsung sangat spektakuler saat perjalanan balap pada kelas sport & trail Senior yang mana pada kelas ini team Bs Guvilli Mx Benteng Muda Indonesia (Bmi) Rehobat Norifumi Swallow Tk Racing Ardian’s melakukan duet maut bersama rekan satu timnya yaiu Edi Aryanto denan Rizky HK.
Perjalanan balap pada berlangsung sangat seru selepas start ada moto 1 Edi Aryanto langsung melesat dengan kecepatan tinggi memimpin berada pada barisan terdepan dan posisi kedua di susul oleh Sandi Irawan namun sayang pada tengah perjalanan Sandi Irawan mengalami trable pada motor balapnya dan Rizky HK masuk pada urutan kedua. Kedua pembalap Rehobat ini terus melakukan balapan memperebutkan posisi 1 namun sayang Edi belum beruntung Rizky HK mampu mengover take Edi di moto1 dan Rizky HK juara di moto1.
Perjalanan pada moto2 di Aryanto kembali memimpin dibarisan depan dengan meninggalkan lawannya dan kali ini Edi hanya memiliki satu lawan yang bisa mengancamnya yaitu Rizky HK menjadi saingannya, sempat beberapa kali kedua pembalap saling tukar posisi terdepan namun pada moto2 keberuntungan datang pada Edi Aryanto pembalap yang memiliki no start familiar 94 ini. Edi Aryanto mampu finish pada posisi pertama dengan mengantongi point sebanyak 47 point.

“Balapan cukup seru, balapan kali ini aku berusaha terus poll dan dan berhasil raih podium 1 pada kelas sport & trail open, jalannya balapan kali saya memiliki beberapa kendala yaitu sirkuit sedikit kurang lebar dan jumpingan semua nanggung dan yang paling parah debunya ini mas yang bikin engap” ungkap Edi Aryanto.
Memang sirkuit Caxra 13 Lemahputih, Majalengka memiliki karakter tanah yang gembur dan penyiraman air yang minim dan membuat debu yang sangat tebal di Sirkuit ini, lalu bagaimana dengan harapan dari Edi atas hasil yan diperoleh pada event kejurnas region 2 putaran 4 tahun 2018 ini.
“harapan saya kedepan saya bisa lebih maksimal lagi terutama persiapan minggu depan event powertrack seri 3 di Banjar Patroman. Saya berharap bisa tampil lebih maksimal lagi di event powertrack Banjar Patroman nanti, persiapan mungkin fisik saja lebih di maksimalkan” tutup Edi Aryanto.
Penulis : Agis Maulana | Foto : Agis Maulana.

