OtomotifZone.com – Sumenep. Untuk pertama kalinya kota Sumenep menjadi ajang bertarungnya 313 starter di 17 kelas di Madura Dragbike 2016 kemarin di jalan Jokotole ( Ring road barat) Sumenep , Minggu (29/5). Kota Sumenep adalah ibukota kabupaten paling ujung timur di pula Madura itu ternyata menyimpan para dragster handal. Meski masih dibawah Dragster Bangkalan dan Pamekasan, namun Sumenep mempunyai Ardi Kucil ,Yoyok Lauren dan masih banyak lagi dragster yang juga racer itu. “Baru pertama kali ini Sumenep menggelar kejuaraan dragbike secara terbuka, potensinya luarbiasa baik dari jumlah pembalap pemulanya maupun penggemarnya yang terbukti paddock penuh sesak oleh penonton yang ingin mengetahui lebih dekat di paddock ‘ jelas Heru Subagyo pimpinan lomba.
Suksesnya gelaran minggu kemarin itu memang hasil kerja keras Yudi ‘Pojur’ selaku promotor daerah dibantu racing Comitte dari club IMI Jatim. Benarkah kesuksesan ini bakal diulang kembali nanti. “ melihat antusias para pembalap dan penonton yang berjubel baik di paddock maupun di luar pagar, Madura Dragbike 2016 ini menjadi kalender tetap mendatang dan akan diulang kembali di seri ke 2, mudah-mudahan nanti tgl 2 bulan oktober tahun ini yang sekaligus bakal menandai ultah Kabupaten Sumenep, untuk lokasinya mungkin tetap di lingkar barat kota Sumenep ini dan ini sudah mendapat rekomendasi wakil bupati Sumenep Achmad Fauzi“ Tutur Joni Purnomo dan Arman selaku Juri Lomba IMI Jatim.

Kontribusi terpadat dragbike kemarin yakni ada pada kelas Bracket 9 detik. Karena disesaki 57 dragster dengan berbagai motor tunggangan. Selanjutnya kelas paling laris lagi yakni bebek 2 tak standart 116 cc lokal Sumenep hingga 29 starter. Namun ada beberapa kendala saat draster menempati garis sensor Pre stage dan menunggu hingga lampu hijau menyala. Kebanyakan dragster terjebak jumpstart karena terlalu terburu-buru menunggu lampu hijau menyala.

Kelas DB 10 Bebek 4 Tak tune up 200 cc Madura. Nama Ipong Kancil pebalap roadrace asal Pamekasan ini mendapat perlawanan dari beberapa pebalap pemula dragbike Madura yakni Rudi Hermawan. Dragster asal tim banyu biru ini mencatat waktu tersingkat 07.776 detik. Dan sangat disayangkan tim Pamol Pamekasan dengan Jupiter MX nya terjaring lampu merah tanda jumpstart. Padahal dalam sesi latihan, MX tim Pamol meski SOHC masih dapat tembus catat waktu 07.600. dengan adanya ini maka dragster ternyata masih perlu sosialisasi cara start drag terbaik. Dan pemahaman lampu start drag.
Penulis : Sondy | Foto: Sondy

