
OtomotifZone.com-Bandung. Mungkin Para pembalap sekarang tidak pernah ngeh perjalanan dan kiprah Kang Mamat Suhanda (54) dalam dunia balap tanah air, terutama wilayah Jawa, Bali dan lampung. Tapi kalau dengar Teh Botol Racing Paddock langsung senyum dan inget akan sosok ini.
Pria paruh baya yang murah senyum dan akrab dengan pembalap ini memulai karir berdagang makanan sejak jaman sentul dulu dimana Asep “Juragan” Hendro mulai membalap, Ahmad jayadi, Hendriansyah dan pembalap-pembalap senior lainnya di ajang balap motor.
Di dunia Motorcross, beliau juga menjadi kedigjayaan almarhum Popo hartopo, Tonk Enk, Bandung Sunggoro, 2 bersaudara Frans dan Pieter Tanujaya berlaga.
Kang Mamat yang asli Karees Kulon Kosambi Bandung ini hampir tiap minggu selalu mengikuti para pembalap Jabar berlaga, baik event besar sekelas IP, MP, Kejurda maupun club event.
Ketika OZ sempat sarapan pagi di ajang Master of matic Race, beliau dengan lugunya menjelaskan ” Ya kadang untung, Kadang ada juga yang lupa bayar, tapi saya gak kawatir karena tar juga ketemu lagi di event yang lain, barang kali kan mereka lupa karena cape service mesin teamnya, mereka baik-baik semua ko, jadi saya gak kawatir”, ketika oz bertanya apa sering ada team yang gak bayar.
bener banget mang, teman-teman team pasti akan mencari kang mamat ko. Dan sudah tidak asing lagi bagi para penyelenggara juga, karena sudah saking sering dan hapalnya, makanya ditiap event yang kang mamat ikutin selalu mendapat tempat di pojok yang strategis dan tidak terganggu lalu lalang kendaraan.
perlu diketahui, warung mang Mamat ini selalu menyajikan makanan hangat siap saji semacam Ayam goreng, telor ceplok maupun dadar, bala-bala. Dan juga minuman penghangat dan pengusir rasa ngantuk kopi dan teh panas, maupun es teh dan jeruk… mantap tuh mang…..
Ayo mang, cukupi terus gizi para pembalap dan crew yang belaga…..jaga kesehatan, makanan yang higienis, agar pembalap dan crew tidak sakit perut.heheh … ayooo ngacuuungg yg belum bayar….(edi)

