Otomotifzone.com – Jakarta. Akhir pekan ini ajang balap Eshark Rok Cup Indonesia diselenggarakan (12/3/21) di Sirkuit Internasional Karting Sentul, Bogor. Dijamin, ajang balap ini bebas Covid 19. Ko bisa?
Jelas, didalam sirkuit tidak ada covid 19. Karena penyelenggara mewajibkan semua yang hadir untuk patuhi protokol kesehatan. Selain itu, untuk bisa masuk menyaksikan atau mengikuti event kalian harus memberi hasil test Rapid antigen minimal.
Jadi untuk kalian jangan coba coba masuk tanpa memenuhi persyaratan yang berlaku. Bila mana kalian tidak mematuhi peraturan, kalian jangan berharap bisa masuk kedalam sirkuit. Apalagi kalian tidak bisa menunjukkan hasil test covid yang menyatakan kalian negativ covid 19.
Wah benar benar patuhi protokol kesehatan. Dan mungkin bisa menjadi contoh bagi penyelenggara balap lainnya. Mau tau seperti apa keseruan balap Eshark Rok Cup Indonesia 2021? Tunggu update selanjutnya hanya di Otomotifzone
OtomotifZone.com – Jakarta. Gila gila, persaingan sengit di kasta Junior Rok Eshark Rok Cup Indonesia 2021 Putaran 1. Padahal kali ini baru memasuki sesi pre final (13/3/21) di Sirkuit Internasional Karting Sentul, Bogor. Tapi pre final ini terasa seperti sesi final. Yang mana semua pebalap ingin menjadi juara dan memperlihatkan persaingan sengit.
Pada balapan ini saja, tiga kali panitia harus mengulang peserta wajib rolling. Karena sistem rolling dan posisi start tidak sesuai peraturan. Sampai sampai panitia harus menghentikan balapan untuk memberi peringatkan dua pebalap yang ada di depan.
Setelah peringatan diberikan oleh COC, pebalap lebih berhati hati saat start. Akhirnya mereka memulai jalannya balapan. Panas pasti persaingan ini. Persaingan panas tidak hanya awal lap saja. Ini semua berlanjut sampai akhir lap.
Seperti halnya saat Daffa AB saat berada di posisi kedua. Takik jitu yang luar biasa diterapkan. Dia yang berada dibelakang Malik terus buntuti dan mencari kesalahan yang dilakukan Malik. Saat sudah menguasai dan tau di mana celah kesalah Malik, Daffa langsung eksekusi. Dan Daffa pimpin jalannya balapan.
Tidak sampai disitu saja, Kanaka yang start pada barisan depan harus mundur di belakang. Namun jam terbang Kanaka berbicara. Dirinya terus bertahan dan mencari celah bagaimana dirinya bisa lepas dan kembali ke barisan depan.
Namun Kaenan tidak mau melepas Kanaka begitu saja. Dirinya terus tempel ketat. Beberapa kali senggolan terjadi antara Kanaka dan Kaenan. Mereka bersaing untuk menjadi yang terbaik kala itu dan sedang merebutkan posisi ketiga. Persaingan keduanya terus berlanjut sampai akhir lap. Namun sampai akhir lap, Kanaka berada di posisi ketiga, Malik di posisi kedua dan Daffa menjadi raja di sesi panas ini.
Untuk tau keseruan selanjutnya pantengin terus beritanya hanya di Otomotifzone.
OtomotifZone.com – Jakarta. Tidak butuh lama M. Iqbal jadi raja di Pre Final kelas Shifter 150 Eshark Rok Cup Indonesia (13/3/21) di Sirkuit Internasional Karting Sentul, Bogor. Dirinya hanya butuh tiga lap saja pecut gokartnya dan berhasil mengasapi lawan lawannya. Prestasi yang sangat istimewa bagi Iqbal karena dirinya sempat tercecer saat awal start.
Start kurang maksimal didapat M. Iqbal Tawakal. Saat lepas start dirinya harus kerja ektra untuk menjadi pemimpin jalannya balapan. Tapi dirinya hanya butuh satu lap saja. Karena dirinya langsung pimpin jalannya balapan.
Setelah menjadi pemimpin, dirinya tidak begitu puas begitu saja. Iqbal langsung tancap gas mobil gokartnya untuk meninggalkan rombongan peserta. Tiga lap saja dia terlihat push mobilnya. Setelah itu Iqbal hanya menjaga ritme untuk tetap menjadi pemimpin jalannya balapan.
Dengan jaga ritme itu saja, Iqbal bisa memberi jarak cukup jauh kepada lawan lawannya. Sampai bendera finish berkibar, Iqbal mampu menjadi yang terdepan di kelas Pelajar/universitas Shifter 150.
Sekali lagi selamat untuk Iqbal semoga masih bisa menjadi terdepan di sesi berikutnya. Ingin tau seperti apa keseruan di kejuaraan Eshark Rok Cup Indonesia, tunggu beritanya hanya di Otomotifzone
OtomotifZone.com – Bogor. Akhir pekan ini Eshark Rok Cup Indonesia 2021 seri 1 diselenggarakan (13/3/21) di Sirkuit Internasional Karting Sentul, Bogor. Minirok menjadi kelas yang mendapat sorotan. Bibit bibit muda Indonesia berlaga untuk menjadi yang terbaik. Qarrar Firhand Ali mampu tampil menawan.
Sejak lepas start, Qarrar mampu tampil istinewa. Dirinya tampil konstan dan meminimalisir kesalahan disetiap tikungan. Hasilnya, pebalap dengan nomor start 71 itu mampu mampu tinggalkan lawan lawannya jauh. Sebab lap demi lap dirinya terus memberi jarak kepada lawan di belakangnya.
Hampir seperempat sirkuit jarak yang dihasilkan Qarrar. Sampai bendera finish dikibarkan, Qarrar tidak tersentuh dan berhasil menjadi raja di Pre Final Minirok. Masih ada sesi selanjutnya dan kelas seru lainnya. Pantengin terus beritanya hanya di Otomotifzone.
Otomotifzone.com – Tangerang Selatan. Perhelatan drag bike yang diselenggarakan oleh Bodisa Motor Sport akhir pekan lalu. Di mana yang menjadi acuan akhir juga untuk penentu siapa berhak menyandang gelar juara umum pada karapan balap drag motor ini. Yang mana peserta harus bertarung selama 4 seri lamanya. Pada akhir seri ini, moment-moment mengejutkan berdatangan.
Banyak yang tidak menduga akan terjadinya moment-moment tersebut. Bukan hanya lantaran kebetulan ataupun keberutungan, tetapi memang juga sepertinya ini menjadi ajang pelampiasan bagi setiap pembalap untuk melepaskan hasrat akan kerinduan yang sudah lama terbendung di dalam arena lintas lurus.
Pada karapan drag beberapa pekan lalu (6-7/3/2021) itu, ada ancaman baru selain Covid-19 di mana penyebarannya saat ini masih ada di tengah-tengah kitapun. Siapa yang ancaman baru itu? Ternyata ia adalah Yamaha MX-King dari 34 Persada AMR Racing. Covid 19 itu adalah motor Injeksi 4T 200 cc milik Aben. Sedangkan kita mau bahas Injeksi 4T 200 cc milik 34 Persada AMR yang bikin geger. Kuda besi berbaju biru yang baru tampil perdana pada ajang bodisa, secara mengejutkan dan tiba-tiba menjadi sorotan bagi seluruh yang hadir di arena.
Vano Mahendra Dengan Mx-King 200cc 34 Persada AMR Racing
Secara serentak, para penghuni Sirkuit Non Permanen, TNI-AU Cicangkal, Rumoin, Bogor, Jawa Barat tercengang dengan raihan yang dilesatkan oleh motor balap di mana yang menjadi pilot adalah Chaka Bollo serta Vano Mahendra. Chaka yang melesat pertama, secara mengejutkan langsung menorehkan waktu 07,067 detik, dan berikutnya adalah Vano Mahendra dengan waktu lebih tajam 07,039 detik. Sejatinya motor ini mampu mengukir waktu 6,9 detik di trek lurus sepanjang 201 meter. Tetapi karena dihitung tambah oleh reaction time pembalap maka hasil akhirnya ialah 7,0 detik.
Vano Mahendra, Bintang Eirac Industrie
“Ini motor perdana balap mas, ini dari Chakabolo, menurutku ini motornya masih kekuatan bawahnya jadi engga halus startnya tapi unggulnya setiap operan power isi terus dan atasnya kencang,” tutur Vano Mahendra langsung kepada Penulis.
Bintang dari Eirac Industrie apparel asal Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, ini juga menambahkan, “Untuk teknologi udah beda, mx king 5 gigi fu 6 gigi. Kalau powernya sih hampir sama a mx king sama fu. Tapi kalau suruh pilih aku pilih, ya apa sedikasihnya,” tandasnya kepada Penulis.
OtomotifZone.com – Jakarta.Pemerintah mengeluarkan kebijakan mengenai insentif pajak pajak penjualan barang mewah (PPnBM) 0% untuk kendaraan bermotor yang tertulis dalam Kepmenperin No. 169 Tahun 2021. Kebijakan tersebut menuliskan bahwa pajak mobil yang memiliki kubikasi mesin 1.500 cc ke bawah dan diproduksi di dalam negeri dengan kandungan lokal minimal 70% akan ditanggung oleh pemerintah. Sesuai dengan kebijakan tersebut, mulai 1 Maret 2021 harga mobil All New Ertiga dan XL7 mengalami penurunan.
“Kami sangat mengapresiasi langkah pemerintah untuk memberikan insentif bagi dunia otomotif. Langkah ini penting agar dapat mendongkrak kinerja industri otomotif sebagai salah satu penggerak perekonomian Indonesia dan Suzuki cukup optimistis kebijakan ini akan berdampak baik di tengah situasi yang sulit sekarang ini,” terang Sukma Dewi, Asst. to Sales 4W Dept. Head PT Suzuki Indomobil Sales.
Penurunan harga All New Ertiga dan XL7 bervariasi mulai dari Rp11 juta hingga Rp14 juta tergantung tipe yang dipilih. Penurunan harga tersebut belum termasuk tambahan diskon atau program penjualan lainnya dari diler Suzuki.
“Kami berharap kebijakan ini dapat berdampak signifikan terhadap peningkatan angka penjualan mobil, karena saat ini industri otomotif sedang membutuhkan stimulus yang dapat meningkatkan penjualan dalam negeri setelah sempat lesu akibat dampak Pandemi Covid-19,” tutupnya.
Berikut daftar harga mobil baru Suzuki setelah mendapat diskon pajak PPnBM 0% yang berlaku mulai 1 Maret 2021 hingga 31 Mei 2021:
Harga Lama (Jabodetabek) – Harga Maret (PPnBm 0%)
All New Ertiga GA (MT) Rp210.500.000 menjadi Rp199.400.000
All New Ertiga GL (MT) Rp230.000.000 menjadi Rp218.200.000
All New Ertiga GL (AT) Rp240.500.000 menjadi Rp228.000.000
All New Ertiga GX (MT) Rp244.000.000 menjadi Rp231.500.000
All New Ertiga GX (AT) Rp254.500.000 menjadi Rp241.350.000
All New Ertiga Suzuki Sport (MT) Rp255.500.000 menjadi Rp242.850.000
All New Ertiga Suzuki Sport (AT) Rp266.000.000 menjadi Rp252.650.000
XL7 Zeta (MT) Rp236.500.000 manjadi Rp224.050.000
XL7 Zeta (AT) Rp247.000.000 menjadi Rp233.700.000
XL7 Beta (MT) Rp253.000.000 menjadi Rp239.400.000
XL7 Beta (AT) Rp263.500.000 manjadi Rp249.200.000
XL7 Alpha (MT) Rp263.000.000 menjadi Rp249.400.000
OtomotifZone.com-Jakarta. SN Racing memang team debutan baru diajang kompetisi karting nasional, namun targetnya tetap harus juara.
Team yang baru muncul tahun ini memang betul-betul team baru namun target juara bukan hal muluk-muluk jika kita melihat daleman team itu sendiri apalagi SN adalah nama yang tidak asing lagi jika menyebut Senna SN, ya team ini milik juara nasional dan Asia berkali-kali ini membuat team baru.
Malik Bintang di Shah Alam Malaysia
Target juara juga bukan pepesan kosong, jika melihat 3 pembalap yang bernaung didalamnya ada Ghibran yang turun dikelas cadet rok, newbie, racing star, Malik Bintang dan Prassetyo Hardja 2 nama terakhir karir balapnya tidak diragukan lagi, mengenyam juara nasional dan internasional sudah sering diraih. apalagi dengan Prassetyo Hardj pencetak Hattrick juara IAME Asia 3 kali berturut-turut dikelas Senior Juara Asia Junior Max dan mencetak doubel winner juara Asia kelas Senior dan Shifter Asia adalah salah satu jaminan SN Racing meraih target juaraa diajang Indonesia Eshark ROK Cup 2021 seri 1 dan 2 yang akan digelar akhir pekan ini tepatnya akan digelar Sabtu-Minggu, 13-14 Maret 2021.
Senna SN (kiri) dan Prassetyo Hardja
“SN Racing racing memang team baru namun kami optimis kompetisi perdana tetap harus juara, itu bekal kami mengikuti kompetisi berikutnya, kekuatan pembalap kami menjadi optimistis kami harus juara, mohon doanya saja”, papar Senna SN.
Team yang sudah me launch livery teamnya dengan dominasi warna orange abu dan hitam ini memang tampak tampil mencolok, senada dengan warna chassis Intrepid, dimana team SN ini disupport penuh prinsipal intrepid Italy.
OtomotifZone.com-Qatar. Kabar tak sedap datang dari Alex Marquez. Dari empat sesi Test Qatar sejak hari pertama sampai hari terakhir semalam, adik Marc Marquez ini telah habis lima motor dalam keadaan ringsek. Pembalap LCR Honda Castrol ini alami patah ruas jari kanan di menit terakhir aksinya.
Dia kecelakaan berat di tikungan 9 pada hari 4 di Tes Qatar. Kini pembalap Spanyol itu berada di rumah sakit untuk pemeriksaan wajib. Indikasinya mengalami patah tulang kecil pada tulang metatarsal keempat di kaki kanannya. Lucio Cecchinello tampak muram melihat kondisi pembalapnya tersebut.Masih harus dilihat apakah Marquez akan absen sesi terakhir pengujian pramusim pada hari jum’at ini.
OtomotifZone.com – Bandung. Tampilan Kijang Super menjadi beda, dengan hanya melakukan sedikit ubahan yaitu mengganti spion standar dengan spion dari mobil lain. Kerena modifikasi itu kreatifitas dan memiliki selera masing-masing yang terpenting pemilik percaya diri membawa mobilnya. Salah satunya hanya dengan mengganti spion standar dengan milik mobil lain sesuai dengan selera.
Spion Toyota Soluna
Namun dalam mengaplikasikan spion dari mobil lain, kebanyakan tidak Plug And Play (PNP) namun harus melakukan modifikasi untuk menyesuaikan dudukannya. Tergantung dari pilihan spion, karena setiap spion memiliki dudukan yang berbeda, terlebih Kijang Super yang hanya menggunakan 2 baud.
Sesuaikan kuping spion
Dengan melakukan modifikasi dudukan yang rapi, spion dapat menempel dengan sempurna tanpa menganggu pemandangan serta keserasian. Ubahan dudukan yang hanya pada gagang spion, yang menyesuaikan bentuk dari tepi pintu Kijang Super.
Pertama tentukan terlebih dahulu jenis spionnya, kemudian perhatikan dudukan yang akan menempel pada pintu Kijang Super. Jika memilih spion dari jenis sedan, harus menyesuaikan kuping dari spion tersebut dengan memperkecilnya, bisa menggunakan gerinda kemudian haluskan. Namun terdapat juga spion yang dudukannya tidak mengalami ubahan.
Pilihan Tergantung Selera
Tampilan Kijang Super menjadi tampil beda dengan mengaplikasikan spion dari mobil lain, namun tergantung selera, juga tergantung dana. Karena harganya pun bervariatif, dari mulai ratusan ribu hingga jutaan rupiah tergantung jenis serta kondisi.
Salah satu pengguna Kijang Super Riswandi Ris yang wiraswasta di Bandung lebih memilih menggunakan spion Daihatsu Ayla. Karena selain tidak banyak mengalami ubahan, Riswandi merasa cocok dengan spion tersebut terpasang pada Kijangnya. “Saya memilih spion dari Ayla, karena dudukannya sama, sehingga tidak terlalu banyak melakukan ubahan,” jelasnya.
Dudukan sama
Saat ini beredar di pasaran berbagai jenis spion baik cabutan dari jenis mobil lain yaitu bekas namun original, ada juga yang membeli baru. Bahkan saat ini juga terdapat produsen yang membuat replica untuk lebih menghemat.
Kemudian terdapat juga yang memasang spion dari mobil lain yang dapat melipat otomatis (retracht). Sehingga spion dapat melipat dengan memijit tombol atau remot saat mobil parkir atau memasuki papasan pada mobil lain di jalan sempit.
Untuk spion jenis retrach tidak jauh berbeda dengan memasang spion elektrik mirror, harus memperhatikan penyimpanan tombolnya. Selain itu perlu adanya ubahan pada soket serta memperhatikan jalur kabelnya. Mekanik LJM Motor dari Ciamis Dadang Kusdiaman yang biasa memasang spion jenis mobil lain menyampaikan ubahan-ubahan saat pemasangan.
“Harus melakukan modifikasi baik untuk dudukan kuping spion, juga pada soket, jalur kabel dan juga pemasangan tombol,” jelas Dadang. Dadang juga menyampaikan harus membuat mal terlebih dahulu agar kuping spion pas menempel pada pintu Kijang Super. Kemudian jika elektrik atau retracht harus menyesuaikan jalur soket atau bahkan tidak menggunakan soket, tapi langsung melakukan penyambungan pada kabel. Namun dengan ubahan hanya pada spion tersebut tampilan Kijang Super akan menjadi berbeda sehingga mendongkrak tampilan.
OtomotifZone.com-Qatar. Inilah tampilan yang menjadi bahan penasaran para pecinta MotoGP khususnya kelas Moto3. GasGas yang bergandengan dengan team Aspar Racing Team Moto3 resmi memperkenalkan tampilan wajah mereka untuk musim 2021.
Aspar Racing Team menjalani balap musim ke-13 tahun ini. Sebagai pembalap Aspar menurunkan Izan Guevara setelah memenangkan gelar Juara Dunia Moto3 ™ Junior. Guevara akan bekerja sama dengan Sergio Garcia, yang menghadapi musim ketiganya di Moto3 . Target 2021 adalah untuk memperebutkan tempat terbaik pada seri 1 di Qatar, pada 28 Maret 2021 nanti.
Jorge Martinez yang menjabat CEO Tim Aspar GasGas mengutarakan semangatnya memulai musim ini dengan GasGas. “Untuk membawa nama GASGAS ke Kejuaraan Dunia Moto3 adalah momen yang sangat penting, baik untuk saya pribadi maupun untuk tim ini. Bangga sebagai tim Spanyol yang pertama bekerja dengan merek karya Spanyol yang begitu kuat. 2021 akan menjadi musim yang sangat menyenangkan bagi kami! Tentu saja kami berharap untuk melanjutkan performa luar biasa bersama dengan dua pembalap kuat kami, Sergio Garcia dan Izan Guevara, kami fokus untuk segera berjuang untuk podium dan membawa merek GASGAS ke panggung dunia,” tegas Jorge :Aspar” Martinez.
Tim ini memang selalu jadi pengamatan di kelas ringan dan menengah. Tidak boleh di pandang sebelah mata karena GasGas punya kesamaan basic dengan produsen lain.