Beranda blog Halaman 1090

Usai Jalani Operasi, Marc Marquez Sudah Pulang ke Rumahnya

0

OtomotifZone.com – Bandung. Begitu usai menjalani operasi pada lengannya akibat cedera ketika balapan seri pertama MotoGP 2020 di sirkuit Jerez, Juli lalu, Marc Marquez dikabarkan sudah pulang ke rumahnya di Calvera, Spanyol. Tentunya setelah tim dokter dari Rumah Sakit Internasional Ruber di Madrid, yang menangani rider andalan tim Repsol Honda tersebut selesai melakukan pengobatan tambahan dengan memberikan antibiotik akibat adanya infeksi.

Masih menurut tim dokter jika nantinya akan dilakukan pemulihan kondisi pasca operasi di rumah Marc Marquez sekaligus untuk waktu istirahat lebih tenang bagi The Baby Alien. Dan perihal kondisinya ketika pulang ke rumah di unggah oleh rider berusia 27 tahun ini di laman media sosial pribadinya yang turut di sambut oleh dua anjing kesayangan miliknya, yakni Shira dan Stitch.

Melihat ‘sambutan’ itu membuat Marc Marquez juga turut terbawa suasana dengan memeluk kedua anjing miliknya ini. Dan meskipun diprediksi akan memakan waktu istirahat cukup lama sekitar enam bulan ke depan, tentunya akan ikut menambah semangat untuk segera sembuh bagi Marc Marquez berkat adanya Shira dan Stitch yang menemaninya sepanjang hari di rumah.

Marquez
Marc Marquez di sambut anjing kesayangannya

“Setelah 10 hari di Rumah Sakit, sekarang ini saya sudah berada di rumah,” tulis Marc Marquez di akun twitter, instagram dan facebook miliknya.

Tidak hanya dari akun pribadi Marc Marquez saja yang menegaskan soal kondisinya saat ini, tapi tim Repsol Honda pun turut mengabarkan hal yang sama. “Ada kemajuan bagi Marc Marquez setelah operasi sejak 3 Desember lalu. Kemudian dilanjutkan dengan terapi antibiotik oleh tim medis. Dan hari ini Marc sudah boleh keluar dari Rumah Sakit Internasional Ruber. Marc akan melanjutkan perawatan khusus di rumah,” ungkap Repsol Honda Team.

Lebih lanjut tim dokter juga bakal kembali melihat kondisi Marquez selanjutnya di Januari 2021 mendatang, untuk memastikan keadaan pada lengannya tersebut. Apalagi bulan Februari 2021 nanti bakal di gelar tes pra musim di sirkuit Sepang, Malaysia dan di bulan Maret mendatang sesi kedua tes pra musim di Losail, Qatar.

Penulis : Obeth | Foto : MotoGP & El Pais

Hasil Dynotest Beda Bengkel Tidak Bisa Dibandingkan

0

Otomotifzone.com-Solo. Lanjut membahas makin update para pemilik bengkel balap sekarang yang mandiri punya alat dynotest sendiri rupanya mempunyai banyak keuntungan mengetahui power racikannya. Bagi pemilik motor kadang juga untuk saling tukar informasi. Salah satunya berapa power disana dengan disini. Namun salah kaprahnya ada sebagian orang membandingkan power dyno di tempat “A” dan tempat “B”.

Nah ini yang perlu di garis bawahi. Tidak semua bengkel alatnya sama. Tiap bengkel punya dynotest yang berbeda juga modelnya. “Di setiap merk Dyno ada kalibrasinya. Mungkin kalau kalibrasinya disamakan bisa buat perbandingan,” kata Wawan Abakura Solo.

Yang sampai di Indonesia ada beberapa merk dynotest. Ada Dynojet, Rextor, BRT atau merk lain yang mungkin belum OZ ketahui. Semua punya spek sendiri-sendiri juga beratnya roller yang menempel untuk roda belakang. “Nggak bisa di samakan mas. Ya itu tadi, jika bengkel satu dengan yang lain sama kemungkinan bisa. Tapi kalau beda ya nggak bisa buat perbandingan. Tiap bengkel yang punya dynotest sudah ada patokan sendiri,” kata Imam Safi’i dari Malabar Racework Semarang. Tentu patokan power motor beberapa tipe yang paling tinggi horse power atau HP bisa juga dengan istilah DK alias daya kuda.

Makin beda lagi kalau motor grasstrack yang naik buat dynotest. Para mekanik punya pegangan sendiri dengan pemakaian gir belakang dan ukuran roda mau pakai model yang bagaimana. Contoh di bebek modif ada yang tetap pakai ring 16 ada yang ring 17. Begitu pula pemilihan gir ada yang pakai tipe motor trail atau custom. Sama di motor buat kelas sport trail, ada yang pakai ring 17/18/19.

Jadi begitu bro, tiap pemilik dynotest banyak bedanya begitu. Tidak bisa asal membandingkan hasil disini dengan disana.

Penulis : Hafid | Foto : Hafid

Trijaya Sakti Siap Tampil Kembali di 2021, Baru Gaet Daffa

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Siapa tidak kenal dengan tim Trijaya Sakti. Namanya sudah tidak asing dikalangain balap lintas lurus roda dua, Drag Bike. Beberapa tahun terakhir ini memang namanya tidak terdengar. Ini dikarenakan mereka sempat off balap sementara. Namun mereka siap tampil kembali dengan formasi baru di 2021.

Untuk formasi di mekanik dan crew masih tetap ditangani oleh pasukan Solo, Pells Racing. Mereka berdua memang selalu berdua setiap turun balap. Ronny sang owner tim selalu percayai mesinnya kepada Pells . Dan tahun 2021 ini Pells ditargetkan sudah siapkan kuda besinya untuk bertarung.

Daffa

” Untuk tahun depan (2021) Trijaya Sakti akan kembali balap. Saya sudah persiapkan motor untuk 2021. Dan tinggal setting setting tipis tipis saja,” ujar Pelle langsung kepada penulis.

Penulis tau ketika melihat postingan dari sang owner. Kala itu owner dan Pelle berfoto bersama dengan Daffa Della pebalap wanita dari Magelang. Tidak mau ambil lama, penulis langsung menghubungi Pells untuk mendapatkan info lebih jelas.

” Ya memang omongan Daffa akan balap sama kita. Rencana malah kita bisa dua pebalap wanita satu pebalap cowo. Atau dua pebalap cowo satu pebalap wanita. Kita belum bisa pastikan pebalap untuk tahun depan. Yang pasti kita sudah ada omongan dengan Daffa,” tutup pria asal Solo itu.

Lalu siapakah pebalap yang akan perkuat tim ini? Kita tunggu saja kabar selanjutnya hanya di Otomotifzone

Valentino Rossi Satu-satunya Rider Aktif Saksi Balap Suzuki Juara Dunia 2000 & 2020

0

OtomotifZone.com-Bandung. Valentino Rossi merupakan rider yang cukup mendapat sorotan ketika Suzuki menjadi juara dunia MotoGP musim ini setelah 20 Tahun berlalu. Ada sejarah istimewa baginya karena dialah yang menjadi saksi mata dan masih sebagai pembalap aktif di lintasan ketika Suzuki bersama Kenny Robert Jr juara dunia tahun 2000 sampai Joan Mir juara dunia MotoGP 2020.

rossi
Suzuki konsisten di podium ketika musim 2000 bersama Kenny Roberts Jr

Ketika teman-temannya juga rival bertarung kala itu sudah pensiun dari dunia balap yang kebanyakan off sekitar 6-7 tahun lalu tak membuat Rossi berpikiran untuk ikut pensiun juga. Dan sebuah momen tahun ini ketika pabrikan berlogo S tersebut juara dunia dia menjadi pembalap yang dua kali menyaksikan sejarah berharga Suzuki secara istimewa dalam satu lintasan.

Malah ketika tahun 2000 silam, tepatnya di sirkuit Nelson Piquet Brazil, Rossi yang kala itu membela team Nastro Azzuro Honda keluar sebagai juara serinya berbarengan saat Kenny Roberts Jr kunci gelar merayakan titel juara dunianya walau hanya finish ke-6 dan balapan masih menyisakan dua seri. Sama sama juara walau beda titel..

rossi
Salah satu dari beberapa kali podium kebersamaan di podium bersama Suzuki..

20 tahun silam sebagai cerita bagi mereka berdua. Sayang, ketika Suzuki Juara dunia 2020 Rossi tak lagi muda dan kompetitif. Setidaknya menjadi saksi langkanya moment Suzuki menjadi juara dunia bagi Rossi sangat istimewa. Terlihat di foto tersebut adalah momen Valentino Rossi dan Kenny Roberts Jr yang kerap satu podium kala GP500 musim 2000.

Kira-kira jadikah team Rossi merapat bersama Suzuki musim depan?

Penulis : Hafid | Foto : MotoGP

Marquez Siap Jalani Rawat Jalan

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Sekian lama mendapatkan perawatan intensif, kali ini pebalap dunia Marc Marquez akan jalani rawat jalan. Ya istilah rawat jalan di Indonesia adalah bisa dirawat di rumah. Pebalap Repsol Honda ini akan jalani rawat jalan meski dalam pengawasan yang ketat.

Penulis mendapatkan kabar bahwasannya Marc Marquez sudah tidak di rawat Rumah Sakit Ruber Internacional di Madrid. Pebalap dengan nomor 93 ini sudah tidak dirawat sejak (13/12/2020). Dikabarkan bahwa Marquez akan dirawat di rumah sambil menunggu pemulihan.

Mrquez

” Kemajuan Marc Marquez setelah operasi yang dilakukan pada 3 Desember dan dimulainya terapi antibiotik telah dianggap memuaskan oleh tim medisnya,” pernyataan dari Repsol Honda dikutip dari Crash.net

Lanjutnya, “Hari ini ia telah keluar dari Rumah Sakit Ruber Internacional untuk melanjutkan pemulihannya di rumah, di mana dia akan melanjutkan perawatan antibiotik khusus,”

Ya Marquez sendiri terakhir jalani Operasi pada (3/12/2020) di Rumah Sakit Ruber Internacional, Madrid. Dirinya jalani operasi karena cidera yang dialami saat balap di Jerez tahun 2020. Cidera parah didapat yang membuat mantan Juara Dunia ini harus naik meja oprasi dan absen di balapan 2020. Meski dirinya sudah turun di balapan tahun 2020.

Kami segenap tim redaksi hanya bisa mengucapkan cepat sembuh Marc Marquez. Semoga bisa kembali berlaga di MotoGP. Tunggu kabar selanjutnya hanya di Otomotifzone.

Foto : Marquez

Beda Cara Merawat Motor Balap dan Harian Versi AHRT

0
????????????????????????????????????

OtomotifZone.com – Jakarta. Tahun 2020 memberikan tantangan tersendiri untuk perawatan sepeda motor balap. Sama halnya dengan motor harian, tunggangan untuk balap juga perlu perhatian, khususnya karena minim penggunaannya dalam masa pandemi.

I Made Yoga Widnyana, Chief Mechanic Astra Honda Racing Team (AHRT), menjelaskan pada dasarnya perawatan motor harian dan motor balap sama. Namun sebelum beranjak ke perawatan, pemilik motor balap wajib mengetahui perbedaan mendasar, yaitu beban dan rentang kerja.

Cara Merawat Motor Balap

”Semua motor balap, bahkan yang dikembangkan dari motor produksi massal, harus menanggung beban kerja jauh lebih tinggi ketimbang motor harian. Beban kerja ini sangat mempengaruhi usia pakai berbagai suku cadang. Ini yang wajib diketahui sebagai dasar melakukan perawatan,” ucap Yoga.

Sebagai gambaran, di AHRT, usia pakai rantai motor balap Honda CBR250RR di ajang ARRC kelas AP250 sekitar 650 km. Oleh karena itu, tim dan mekanik balap yang baik selalu akan mencatat usia pakai semua parts (dalam km) penting seperti rantai motor, mesin, oli mesin, dan lain sebagainya.

Lalu, ada rentang kerja. Motor balap dituntut selalu memberikan performa terbaik di lintasan, maka rentang kerja dari tiap parts yang bisa diatur menjadi sangat sempit karena disesuaikan dengan kebutuhan motor balap yang spesifik. Contoh, temperatur optimal mesin adalah antara 70-85 derajat celcius. Jika terlalu dingin performa mesin jadi tak optimal. Sebaliknya, jika terlalu panas akan berisiko terjadi kerusakan terhadap mesin.

Merawat
Setelah mengetahui beban dan rentang kerja, maka kita bisa mengetahui cara merawat motor balap yang lama tak dipakai. Berdasarkan pengalaman Yoga, hal pertama yang harus dilakukan adalah membersihkan seluruh bagian dari motor.

Pada saat balap, semua bagian motor dibongkar hingga tersisa rangka (main frame, sub-frame, dan parts terkait), serta wire harness (kabel bodi). Semua komponen bodi dicek kemudian dicuci hingga bersih dan dikeringkan. Jika ada parts yang rusak, sebisa mungkin diperbaiki atau diganti.

”Alasan membersihkan motor balap, selain menjaga estetika, adalah mencegah kotoran/debris masuk ke bagian vital motor. Misalnya intake mesin, knalpot, rem depan/belakang, dan lainnya. Benda asing yang masuk dapat merusak atau mengurangi performa keseluruhan dari motor balap,” jelas Yoga.

Mesin juga diturunkan dari rangka untuk dilakukan overhaul. Ini meliputi pengecekan mesin, pembersihan, dan juga tune-up agar kondisi mesin sedapat mungkin kembali ke awal dan siap digunakan untuk balap.

Komponen
Selebihnya, mekanik atau pemilik tim balap juga wajib mengetahui komponen-komponen krusial yang harus dijaga saat motor balap lama didiamkan. Berikut beberapa komponen yang dimaksud:

1. Baterai. Baterai spesifikasi balap biasanya memiliki fungsi discharge agar tidak rusak jika disimpan terlalu lama. Ada baiknya baterai rechargable ini di-discharge telebih dahulu sebelum disimpan. Setelah disimpan, cek tegangan baterai, dan lakukan pengisian baterai kembali jika diperlukan.

2. Air Radiator. Pada regulasi balap, radiator harus diisi air dan tidak boleh diisi cairan coolant yang dijual di pasaran maupun cairan bawaan pabrik. Air keran yang belum dimurnikan (distilasi) bisa jadi mengandung mineral dan logam. Oleh karena itu, sebelum disimpan dalam waktu lama, kuraslah air radiator. Pastikan air radiator terisi penuh sebelum kembali menyalakan mesin.

3. Bensin. Sebelum disimpan terlalu lama, pastikan bensin dikuras dari tangki. Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya bensin yang teroksidasi/ terpapar udara luar maupun zat kontaminan lain dalam waktu lama). Bensin yang sudah teroksidasi tersebut akan menyebabkan pembakaran mesin tidak sempurna. Dalam beberapa kasus bahkan bensin jenis ini dapat menyumbat lubang injektor yang mengakibatkan mesin motor tidak dapat menyala.

4. Oli. Penyimpanan oli dalam waktu lama sebenarnya tidak ada masalah. Hanya yang diperhatikan adalah usia pakai oli pada motor balap. Contohnya, pada ajang ARRC kelas AP250, oli berspesifikasi khusus Honda CBR250RR harus diganti setiap 500 km. Jika oli sudah melewati usia pakai, maka bisa dikuras terlebih dahulu dan diisi kembali sebelum sesi latihan balap berikutnya. Atau dalam beberapa kasus, jika ada serpihan logam (gram) pada oil pan, maka oli harus dikuras dan diganti dengan yang baru. Hal ini dilakukan untuk mencegah kerusakan yang diakibatkan oleh sirkulasi oli yang sudah terkontaminasi.

”Contoh, tersumbatnya saluran oli oleh serpihan logam yang berdimensi besar, atau aus berlebihan akibat gesekan parts bergerak dengan serpihan logam. Bahkan jika kontaminasi oli dinilai sudah terlalu parah, mesin tersebut diganti dengan mesin cadangan/spare karena berpotensi besar mengalami kerusakan (engine failure) jika dipaksa untuk digunakan balap,” kata Yoga.

Editor : Suhendri Wibowo | Sumber : DAM

Owner Tim Tasamura Jadi Ketua Umum KONI Musi Rawas

0

OtomotifZone.com – Musirawas. Melanjutkan berita dari pengusungan H. Azhari sebagai ketua Umum KONI Musi Rawas. Sedikit mengulas bahwasannya H. Azhari merupakan pemilik atau owner tim TASAMURA Racing Team. Dan kali ini dirinya berhasil menjadi ketua Umum Koni Musi Rawas.

Ada sedikit info pada acara Musorkab V KONI Kabupaten Musi Rawas (13/12/2020) di Ballroom Hotel Dewinda Kota Lubuklinggau, Musi Rawas. H. Azhari sudah mendapat 29 dukungan dari Pengurus Cabang olahraga yang bernaung di KONI Musi Rawas. Yang mana suara ini didapat dari 31 Pengurus Cabang yang ada. Pemilik tim Tasamura ini awalnya menjadi calon tunggal ketua Umum KONI Musi Rawas.

H. Azhari

“ Kami siap berikan rekomendasi yang terdiri dari 29 Cabor ke H. Azhari untuk menjadi ketua Umum Koni Musi Rawas. Semoga terpilih dan dapat membawa perubahan KONI Musi Rawas kedepannya,” ujar Jeri Ketua Cabor Bilyard dikutip dari Pewarta Indonesia.

Dukungan tersebut disambut baik oleh H. Azhari. Yang mana dia berterima kasih kepada ketua Cabor yang sudah percaya kepada dirinya. Terlebih ini akan menjadi amanat besar kepada dirinya untuk memimpin dan memajukan para Atlet Musi Rawas.

“Niat kita, untuk memajukan olahraga di Kabupaten Musi Rawas ini. Alhamdulillah, dukungan kita terima sudah mencapai 29 Pengkab. Sebagian besar sudah menyerahkan langsung surat dukungan, saya bertekad untuk memajukan olahraga di Kabupaten Musi Rawas dengan target 3 besar di Porprov Sumsel 2021,” jelas Azhar.

Dan terpilihlah H. Azhari menjadi ketua Umum KONI Musi Rawas. Dirinya akan menjabat untuk periode 2021 sampai dengan 2025. Sekali lagi selamat kepada H. Azhari. Semoga amanat ini bisa dipegang dengan baik dan atlet Musi Rawas bisa lebih baik dari sebelumnya di semua cabang olahraga.

Hasil F1 Abu Dhabi, Max Verstappen Tutup Juara Rangkaian Seri Musim Ini

0

OtomotifZone.com-Abu Dhabi. Selesai sudah pergelaran balap F1 musim ini. Sirkuit Yas Marina Abu Dhabi 13 Desember 2020 menjadi penutup rangkaian balap yang sudah tergelar selama 17 Seri dan Max Verstappen menjadi juara pada putaran final tersebut. Pembalap Red Bull asal Belanda ini juara untuk kedua kalinya.

Berikut daftar hasil race sirkuit Yas Marina Abu Dhabi.

Penulis : Hafid | Foto : F1

Ternyata Pole Max Verstappen Di Kualifikasi F1 Abu Dhabi Patahkan Dominasi Mercedes 16 Seri

0

OtomotifZone.com-Abu Dhabi. Kualifikasi seri terakhir F1 di Yas Marina Abu Dhabi (12/12) semalam merupakan rekor bagi Max Verstappen mematahkan dominasi Mercedes di kualifikasi selama 16 seri. Baik di kangkangi Lewis Hamilton atau Valtteri Bottas. Menjadi momen unik bagi Max Verstappen juga Red Bull..

Max mencatat waktu 1:35.256 bukan tanpa tekanan juga bukan hasil biasa karena gap dengan Bottas hanya terpaut 0.025 membayangi di belakangnya. Kesalahan kecil bisa mematahkan pencapaian untuk menutup rekor Mercedes memenangi Pole sejak seri pertama.

Verstappen juga mengakhiri dominasi kualifikasi Abu Dhabi sejak 2013 yang di kuasai Mercedes.

Kita lihat lagi hasil kualifikasinya.

Penulis : Hafid | Foto : F1

Relax Dari Rutinitas, Team 86 Touring Ke Bromo

0

OtomotifZone.com-Semarang. Refreshing memecah kejenuhan dengan rutinitas sehari-hari para pasukan Team86 milik Akbar Toufan melakukan jalan-jalan jarak jauh alias touring. Bersama Yamaha Donny’s Motor Salatiga juga mengajak anak buah di 86 Training Facility mereka start hari Jum’at (11/12) berangkat dari basecamp menuju destinasi tujuan utama yaitu Bromo.

Terdiri dari Akbar Toufan sendiri dan dua pembalapnya Inggil Bernaditus juga Ruben Caesar, lalu para pembalap yang berlatih di 86 Training Facility seperti Jefri Bule dkk, mekanik Ambon MJ, dan pastinya Donny Kristanto owner Donny’s Motor Salatiga.

Lewat jalur selatan…

“Rute perjalanannya dari Salatiga kemarin  melewati area Solo – Ponorogo via Tawangmangu. Lanjut lewat jalur selatan Jawa Timur yaitu Trenggalek, Tulungagung, Blitar dan berhenti istirahat di Batu Malang,” kata Akbar Toufan. Keesokan harinya lanjut dari Malang menuju Bromo.

Walau Malang – Bromo dekat rugi kalau tak muter-muter cari spot menarik disana. Lanjut Minggu pagi jalan-jalan di padang pasir lereng gunung Bromo. Mungkin kegiatan ini jarang di lakukan team-team balap karena kesibukan ketika balap tak ada kesempatan untuk refreshing.

Akbar Toufan bersama Donny Kristanto owner Donny’s Motor Salatiga

Untuk tahun ini berbalik suasananya. Tak ada balap dan jenuh dengan aktivitas monoton, touring jarak jauh jadi solusinya.

Cari suasana lain di Bromo…

Penulis : Hafid | Foto : Team86