Hasil Dynotest Beda Bengkel Tidak Bisa Dibandingkan

98

Otomotifzone.com-Solo. Lanjut membahas makin update para pemilik bengkel balap sekarang yang mandiri punya alat dynotest sendiri rupanya mempunyai banyak keuntungan mengetahui power racikannya. Bagi pemilik motor kadang juga untuk saling tukar informasi. Salah satunya berapa power disana dengan disini. Namun salah kaprahnya ada sebagian orang membandingkan power dyno di tempat “A” dan tempat “B”.

Nah ini yang perlu di garis bawahi. Tidak semua bengkel alatnya sama. Tiap bengkel punya dynotest yang berbeda juga modelnya. “Di setiap merk Dyno ada kalibrasinya. Mungkin kalau kalibrasinya disamakan bisa buat perbandingan,” kata Wawan Abakura Solo.

Yang sampai di Indonesia ada beberapa merk dynotest. Ada Dynojet, Rextor, BRT atau merk lain yang mungkin belum OZ ketahui. Semua punya spek sendiri-sendiri juga beratnya roller yang menempel untuk roda belakang. “Nggak bisa di samakan mas. Ya itu tadi, jika bengkel satu dengan yang lain sama kemungkinan bisa. Tapi kalau beda ya nggak bisa buat perbandingan. Tiap bengkel yang punya dynotest sudah ada patokan sendiri,” kata Imam Safi’i dari Malabar Racework Semarang. Tentu patokan power motor beberapa tipe yang paling tinggi horse power atau HP bisa juga dengan istilah DK alias daya kuda.

Makin beda lagi kalau motor grasstrack yang naik buat dynotest. Para mekanik punya pegangan sendiri dengan pemakaian gir belakang dan ukuran roda mau pakai model yang bagaimana. Contoh di bebek modif ada yang tetap pakai ring 16 ada yang ring 17. Begitu pula pemilihan gir ada yang pakai tipe motor trail atau custom. Sama di motor buat kelas sport trail, ada yang pakai ring 17/18/19.

Jadi begitu bro, tiap pemilik dynotest banyak bedanya begitu. Tidak bisa asal membandingkan hasil disini dengan disana.

Penulis : Hafid | Foto : Hafid