Beranda blog Halaman 1130

Mario Suryo Aji Catat Waktu 22,221 Detik di Moto3

0
Mario Suryo Aji
Mario Suryo Aji

OtomotifZone.com – Bandung. Hujan sangat berpengaruh pada sesi kualifikasi balapan FIM CEV di MotorLand pada Jumat (2/10/2020), dengan kondisi yang lebih baik bagi para pebalap pada QP1.

Ketika banyak waktu terbaik dicatat pada QP1, Mario Suryo Aji terjatuh pada awal sesi dan tidak bisa kembali ke lintasan untuk menajamkan waktu putaran sekaligus menunjukkan potensinya yang sesungguhnya.

Pada sesi pagi atau QP1, kebanyakan pebalap mencatat waktu terbaik mereka. Mario berada di urutan ke-26 dengan waktu 2 menit 21,244 detik. Hasil ini merupakan catatan terbaik Mario pada sesi kualifikasi dan dia akan start dari posisi ke-26 pada balapan yang digelar Sabtu dan Minggu.

Mario Suryo Aji

Hujan yang tak kunjung reda membuat kondisi lintasan semakin buruk pada sesi sore atau QP2, sehingga hanya sedikit pebalap yang bisa mencatat putaran lebih baik dibanding sesi pagi. Mario memanfaatkan sesi ini untuk mendapatkan kepercayaan diri dengan motor Moto3-nya, lap demi lap, dan menajamkan feeling serta waktu. Dia mencatat waktu 2 menit 22,221 detik dan berada di urutan ke-9 pada sesi ini.

Mario Suryo Aji

Balapan pertama FIM Moto3 Junior World Championship akan digelar Sabtu (3/10/2020) pada pukul 13.00 waktu setempat (18.00 WIB) dan bisa dilihat langsung melalui kanal FIM CEV di YouTube. Dua balapan berikutnya akan digelar pada Minggu (4/10/2020).

Mario Suryo Aji

“Kondisi lintasan jadi sulit karena hujan. Pada QP1, saya mulai memacu motor, tetapi ban belum cukup panas, sehingga saya jatuh saat melakukan lap keempat. Catatan waktu saya masih jauh dari pebalap tercepat. Setelah terjatuh, saya tidak bisa melanjutkan sesi. Pada sesi sore saat QP2, saya berusaha untuk mendapatkan kepercayaan diri. Lap demi lap, saya merasa lebih baik dan bisa berada di urutan ke-9. Namun, besok saya akan start dari posisi ke-26, karena kondisi saat QP1 lebih bagus tetapi saya tidak bisa kembali ke lintasan untuk mempertajam waktu putaran. Saya sudah merasa nyaman dengan motor dan semoga cuaca besok akan bagus saat balapan pertama berlangsung.” ungkap Mario.

Berikut hasil lengkapnya :

Grasstrack Juara Cup Open Batukaras Pangandaran Batal..!! Ini Alasannya

0
Grasstrack Juara Cup Open 2020
Grasstrack Juara Cup Open 2020

OtomotifZone.com – Bandung. Grasstrack Juara Cup Open Batukaras Pangandaran – Jawa Barat, yang rencananya berlangsung pada Sabtu – Minggu ini (3-4/09/20) batal dilaksanakan.

Rasa penasaran penulis pun mencoba menggali informasi, mencari tau apa yang sebenarnya terjadi?

KAMI ATAS NAMA RC/PANITIA PELAKSANA PERLOMBAAN DI GTX GTD OPEN 2020 YANG AKAN DILAKSANAKAN PADA:
HARI : SABTU DAN MINGGU
TANGGAL : 3 4 OKTOBER 2020
DI SIRCUIT PASUKETAN BATUKARAS PANGANDARAN
HASIL MUSYAWARAH BERSAMA INSTANSI YANG TERKAIT DI KABUPATEN PANGANDARAN MAKA DARI ITU EVENT TERSEBUT DI BATALKAN SESUAI INSTRUKSI DARI KEPOLISIAN KABUPATEN PANGANDARAN.
KAMI SELAKU PIMPINAN LOMBA YANG MEWAKILI PANITIA PENYELENGGARA MENGUCAPKAN MOHON MAAF KEPADA SEMUA TEAM DAN PEMBALAP JUGA KEPADA PARA PEDAGANG JUGA KEPADA INSAN OTOMOTIF YANG SUDAH DATANG KE SIRCUIT MAUPUN YANG BELUM DATANG KARENA INI BUKAN KEHENDAK PANITIA JUGA RC TETAPI KAMI HARUS MENTAATI ATURAN YANG DI KELUARKAN OLEH INSTANSI YANG MENGELUARKAN IZIN KERAMAIAN.
PENANGGUNG JAWAB INFORMASI PEMBATALAN INI / PEMBUBARAN EVENT TERSEBUT COC / PIMPINAN LOMBA YANG DITUGASKAN DARI IMI JABAR ATAS NAMA AI ROSIDIN.
TERIMAKASIH

Dan begitulah informasi yang penulis dapat, langsung dari Pimpinan Perlombaan yang seharusnya bertugas pada pelaksanaan event tersebut.

Memang pada dasarnya manusia hanya bisa berencana Allah yang menentukan segalanya.

Jelajah Flores Kawahara Sampai di Jakarta, Langsung Bikin Agenda Selanjutnya!!!

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Pasukan Kawahara tiba di Jakarta. Setelah sebelumnya mereka mengagendakan jelajah sampai Timor Leste, karena ada beberapa faktor mereka akhirnya mengubah haluan untuk jelahah Flores. Dan tepat (1/10/2020) rombongan tersebut sudah kembali ke Jakarta.

Mengawali perjalanan pada (12/9/2020) mereka bersama rombongan memulai perjalanan. Bersama 9 orang utama, mereka memulai tujuan ke Semarang dengan 8 motor. Salah satu motor ditumpangi dua orang. Dari 8 motor ini hampir semua menggunakan sperpart Kawahara.

Kawahara

Jadi agenda awal mereka akan lakukan jelajah sampai Timor Leste. Kegiatan ini sekaligus untuk menguji sperpart dari Kawahara yang dipasang di hampir semua motor. Seperti pemberitaan yang pernah penulis sebelumnya tulis.

Tapi tinggal selangkah lagi sampai tempat tujuan, kendala datang. Padahal satu kali penyebrangan dan estimasi 8 jam perjalanan darat mereka sampai Timor Leste.

Kawahara

“Seperti yang pernah saya bilang sebelumnya, ada beberapa permasalahan yang membuat kita gagal menyebrang dari Ende ke Kupang. Kapal yang tidak kunjung datang dan orang tua salah satu peserta meninggal makannya kita pulang dan kita hanya sampai jelajah Flores,” ujar Coq Siswanto owner Kawahara.

Meski demikian, Coq langsung membuat agenda selanjutnya. Yang mana dia akan melakukan perjalanan kembali setelah melihat evaluasi perjalanan ke Flores kemarin.

“Selanjutnya kita akan melakukan perjalanan menuju Sulawesi. Dengan agenda itu kita akan persiapkan semua. Rencana habis Flores ini kita agendakan.” tutup pria yang doyan lagu koplo tersebut.

Jelajah Flores ini sungguh luar biasa. Penulis yang juga ikut dalam perjalanan merasakan sensasi luar biasa. Ditambah nilai kekeluargaan juga didapat dalam acara Kawahara ini.

Keren…. Pasangan Ayah Dan Anak Ketagihan Touring Bareng

0
menikmati pengalaman touring

OtomotifZone.Com – Jayapura. Keren …. Pasangan ayah dan anak ketagihan touring bareng, setiap ada kesempatan libur yang kllub laksanakan ayah dan anak tandem touring bareng, hebatnya lagi Acho panggilan akrab Supratman sudah melakukan kegiatan tersebut sejak tiga tahun lalu semasa anak pertamanya Aufa Ihza Ardiansyah masih duduk di bangku SMP, Bilbina Audy anak keduanya setahun ini ikut juga ikut ketagihan touring bareng kakak dan ayahnya.

Ayah Acho Menjadi Motifator bagi Aufa & Audy

“Tujuan awalnya cuma ajak Aufa sebagai boncenger setiap touring klub sekalian liburan bisa lihat tempat destinasi baru dan kenalin Aufa berkendara dengan baik tapi kedepannya malah dia ketagihan dan tidak pernah absen setiap ada kegiatan turing di klub saya, Saya juga awalnya ajak Aufa supaya bisa melihat sendiri kegiatan di klub agar tidak terpengaruh pergaulan negatif di lingkungan se umuran dia dengan pergaulan negatif nantinya, tapi malah dia merasa nyaman dengan suasana tempat ngumpul klub kami.” Tegas Acho.

Ada kepuasan tersendiri bagi pria berambut plontos ini ketika kedua anaknya tidak hanya menikmati pengalaman touringnya saja, pergaluan sehari-hari bersama anggota klub sang ayah dan dukungan anggota klub membuat anak pertamanya merasa nyaman dengan pergaulan ala bikers, tentu tidak di sangkal pepatah buah jatuh tidak jauh dari pohonnya berlaku pada anak pria 43 tahun ini.

Aufa yang kini genap usia tujuh belas tahun mengikuti jejak ayahnya dan bergabung di Yamaha V-ixion Club Indonesia (YVC-I) Jayapura Chapter yang dimana Aufa telah selesai mengikuti masa oreantasi pekan lalu menunggu waktu pelantikannya saja.

Kepuasan tersendiri bagi keduanya menikmati pengalaman touring

”Dari pengalaman dia ikut Touring kebeberapa tempat yang sudah cukup banyak dan hampir setiap hari dekat dengan rekan-rekan klub dan nyaman, mungkin itu yang menjadi alasannya juga untuk bergabung di klub kami dan sebagai syararat juga pastinya harus memiliki kendaraan V-ixion dan saya dan istri sangat mendukung keinginannya, semoga saja dengan masuknya Aufa kedalam klub bisa memberikan pengalaman yang lebih buat dirinya sendiri terutama perubahan kepribadian dan bersosial, tentu juga kami orang tua berharap Aufa lebih giat dalam pendidikannya dan bisa menularkan hal positif buat adiknya dan juga lingkungan teman-temannya, keinginan yang sampai sekarang belum terwujud adalah mengajak ibunya untuk ikut serta touring bareng.“ ungkapnya kepada penulis.

Klub memberikan pengalaman kepribadian dan bersosial yang lebih

Wah bakalan seru nih Otozoner kalau sekeluarga touring bareng, yang jelasnya ini hal positif yang patut di tiru bagi orang tua mengarahkan pergaulan positif dengan hal yang bermanfaat buat anak bahwa klub bukan hanya kegiatannya nongkrong bareng, jalan-jalan, modif motor tetapi ada nilai-nilai yang patut di kedepannkan seperti sosial dan pengembangan karakter pribadi utama tentunya.

Penulis : Alpacino / Foto : FB Ocha Kram Otak

Dot’s Galery Kejar Revisi Pacuan Opick Beke Buat Jabar Series & Indiel Grasstrack

0

OtomotifZone.com-Karanganyar. Saat kelas Bebek Modifikasi Open Putaran 1 Indiel Grasstrack Semarang kemarin motor Opick Beke dari team Wikat Bekasi Dot’s Galery ini sempat ada di barisan depan selama dua lap. Tapi masalah terjadi ketika mau memasuki lap 3. Motor keluarkan asap dan suara janggal terdengar.

“Baut ancer kendor…” kata Dody Wijaya, mekanik yang menangani motor ini. Alhasil, rasa kecewa jelas terlihat pada raut wajah pembalap dan mekanik. Padahal sudah ladeni pembalap kelas kakap Nasional di perebutan podium.

Kali ini Dodi revisi detail buat Bebek Modifikasi mesin Jupiter Z ini. Nggak cuma baut silinder, tetapi coba sempurnakan sisi lain. “Rasio ganti RBT34, Revisi crankcase kemaren bodol baut ancer boringnya. Sama geseran timing pengapian saja bro kalau mesin.
Sedangkan frame di panjangkan dikit sama di atasin dikit dari kemaren. Biar agak anteng…” kata Dody. Enaknya di review ya…tunggu aja gimana?

Penulis : Hafid | Foto : Hafid

SVNX SAC Open Grasstrack 2020 Indramayu : Wanji AR Podium Pertama Kelas OMR SVNX Matik Standar Open

0

OtomotifZone.com – Indramayu. Wanji AR yang turun di kelas OMR SVNX Matik Standar Open pada ajang SVNX SAC Open Grasstrack 2020 di sirkuit SAC Desa Amis, Cikedung, Indramayu, Jawa Barat, (27/9) lalu, berhasil raih podium pertama setelah tidak hanya bertarung dengan para rival lainnya, namun juga dengan tebalnya debu pekat yang menyelimuti lintasan di tengah panas cukup terik ini.

Pembalap asal Sumedang, Jabar, tersebut memulai start dengan berada di posisi dua dan tidak lama begitu masuk ke tikungan ke dua berhasil mengambil alih barisan depan hingga terus menjauh jaraknya dari kejaran Agung RY yang sempat menebar ancaman di belakang, namun pembalap identik nomer start 72 ini pun akhirnya sentuh garis finish di posisi pertama.

“Dengan cuaca yang sangat terik ini saya fokus di seting karbu dan bagian CVT. Karburator di buat basah setelan atasnya biar mesin gak cepat panas. Sedangkan CVT bagian rollernya di bikin agak berat yakni kombinasi 3 buah ukuran 8 gram dan 3 buah lagi masih standar aslinya supaya gak sampai liar, apalagi karakter tanah selain kering ada juga beberapa yang gembur karena sempat di siram di beberapa titiknya,” jelas pembalap kalem yang punya nama lengkap Wanji Abdul Rizal ini.

Wanji AR, cuaca panas fokus seting karbu dan CVT

Ubahan lainnya tidak sampai disitu aja, karena Wanji terus coba beri masukkan pada mekanik soal kondisi mesin serta pengaruh cuaca yang panas menyengat ini. Yaitu dengan seting kedua sokbeker di bagian depan dan bagian belakang.

“Sok depan tetap gunakan bawaan asli Honda BeAt, cuma di upgrade lagi tingkat redamannya. Lalu sok belakang pakai punya Yamaha X-Ride ori karena di rasa cukup kuat dan ampuh dalam menopang laju motor di kondisi trek apa pun,” tutur pembalap grasstrack Senior Jabar andalan tim TRT91 HME Family Bengkel Putra TRT91 Bidan Hodiz SVNX SRP.

Penulis : Obeth | Foto : Obeth

Variasi Scarlet Racing Kini Mulai Lirik ke Jalur Tanah

0

OtomotifZone.com – Indramayu. Variasi motor berlabel Scarlet Racing saat ini mulai melirik ke jalur tanah dan itu terlihat saat gelaran SVNX SAC Open Grasstrack di sirkuit SAC Desa Amis, Cikedung, Indramayu, akhir pekan lalu (27/9). Di salah satu paddock area paling ujung dekat dengan jalur waiting zone tenda Scarlet Racing berdiri dengan memajang beberapa asesoris baik itu harian maupun racing.

Mulai dari pelek berbahan alumunium dengan beragam warna dan ukuran yang bervariatif, setang, lengan ayun alias swing arm, kemudian shockbreaker upside down, shockbreaker belakang tabung, piringan cakram, jari-jari, karburator, dan masih banyak variasi lainnya.

Banyak ragam variasi dari Scarlet Racing & Scarlet MX Series

“Kami hadir di sini selain ikut jadi sponsor, juga untuk promosi dan sekarang coba melirik ke event balap grasstrack setelah di ajang lainnya kita juga gencar memperkenalkan produk Scarlet Racing dan Scarlet MX Series ini. Bahkan tidak hanya di event balap saja, gelaran klub motor juga kita suka ikut hadir. Tentunya untuk kalangan pengguna motor harian maupun racing kita sasar supaya makin di kenal luas,” buka Ari, koordinator Scarlet Racing saat di temui langsung oleh otomotifzone.com.

Soal harga tentunya beragam, misalkan sok depan upside down untuk Kawasaki KLX di harga Rp. 2.350.000 sampai Rp. 3.350.000. Lalu shock tabung pisah untuk KLX Rp. 1.550.000 dan untuk Honda CRF di harga Rp. 1.500.000. Sedangkan pengabut bahan bakar alias karburator ada 3 jenis, untuk PE harga kisarannya Rp. 350.000, lalu PWK Black Series Rp. 540.000 dan karbu PWK QAS di harga Rp. 900.000.

Lengan ayun dan gear set tersedia dengan berbagai ukuran

“Kebetulan di event kali ini kita support salah satu tim sekalian promosi langsung dengan produk Scarlet Racing dan Scarlet MX Series ini. Untuk alamat outlet kami ada di Jl. Kapuk Raya, No. 24 A, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat,” jelas Ari yang asli Purbalingga, Jawa Tengah.

Penulis : Obeth | Foto : Obeth

Mario Suryo Aji Kembali Beraksi di MotorLand Aragon

0
Mario Suryo Aji

OtomotifZone.com – Bandung. Sebulan setelah patah 3 tulang metacarpal tangan kiri, Mario Suryo Aji akan kembali beraksi akhir pekan ini pada tiga balapan yang dijadwalkan berlangsung di MotorLand Aragon.

Mario, yang menjalani operasi untuk memperbaiki tangan kirinya, berusaha keras agar bisa kembali pulih dan mewakili Indonesia bersaing di level internasional.

Mario Suryo Aji

Sebelum terjatuh yang membuatnya cedera, dia tampil bagus pada sesi latihan bebas di Jerez.Mario akan turun pada tiga balapan FIM Junior Moto3 World Championship, dengan satu balapan digelar pada Sabtu (3/10/2020) dan dua lainnya pada Minggu (4/10/2020).

“Selama beberapa minggu terakhir saya sudah berusaha agar tangan kiri saya bisa segera pulih. Setelah terjatuh di Jerez, saya menjalani operasi dan semua berjalan baik. Ketika sudah siap, saya mulai berlatih dan naik motor lagi. Saya rasa, saya sudah pulih untuk balapan akhir pekan ini. Saya sudah tidak sabar kembali memacu motor dan berjuang untuk meraih hasil terbaik buat Indonesia.” jelas Mario.

Mario Suryo Aji

Sesi kualifikasi akan digelar Jumat. Balapan kali ini akan menjadi kesempatan sempurna bagi Mario untuk menunjukkan bagaimana dia mempersiapkan diri agar semakin dekat untuk mewujudkan mimpi balapan di MotoGP World Championship.

Tiga balapan FIM CEV di MotorLand akan digelar pada Sabtu pukul 13.00 waktu setempat (18.00 WIB), lalu Minggu pada pukul 11.00 dan 14.00 waktu setempat (16.00 dan 19.00 WIB).

Deklarasi PRB Lampung : Not Blood But We Are Brothers

0
PRB Lampung
PRB Lampung

OtomotifZone.com Lampung. Pasemetonan Riders Bali (PRB) sebuah club pecinta roda dua yang awalnya berasal dari perantauan Bali, sejak 2014 hadir di Propinsi Lampung dan di komandoi oleh Bro Wayan dan Bro Gede serta aktif bermotor ria menjelajah lokasi wisata lampung dan silaturahmi lintas komunitas.

Dan seiring berjalannya waktu saat ini PRB Chapter Lampung memiliki sekitar 20 member yang tidak hanya perantauan tetapi merangkul semua penghobi otomotif R2 tanpa memandang SARA dan menjunjung tinggi persaudaraan berdasar Bhineka Tunggal Ika.

PRB Lampung

Pada hari minggu (27/9/20) PRB chapter Lampung resmi di deklarikan bertempat di Hola Chica Cafe Bandar Lampung, “Mengingat dalam kondisi pandemi deklarasi kami laksanakan secara sederhana yang penting tidak mengurangi maksud dan tujuan kami, disaksikan juga oleh beberapa perwakilan brother–brother komunitas di Bandar Lampung Bold Riders Lampung, KCI Lampung, YVCI Lampung, BrothersipX, KNC Lampung dan tamu undangan lainnya agar kami lebih bertanggung jawab terhadap intern & Ekstern Komunitas,” ungkap Bro Wayan selaku Ketua PRB Lampung.

PRB Lampung

“Semoga dengan hadirnya Komunitas PRB Chapter Lampung ini, tidak hanya sekedar eksis dalam hal touring saja tetapi juga dapat memberikan efek positif dan kreatif membangun lingkungan keakraban antar komunitasan di propinsi Lampung khususnya di
lingkup pengendara roda dua sehingga image komunitas tidak melulu hanya hura–hura.” tutup Bro Putu selaku penasihat dari PRB Chapter Lampung.

Kontributor : Budi Ngudiono | Foto : Istimewa

Bebeb Jahat Hasil Kawin Silang

0
Bebeb Jahat Hasil Kawin Silang
Bebeb Jahat Hasil Kawin Silang

OtomotifZone.com – Sumatera Utara. Muhammad Jaka Wirahadi itulah nama lengkap pemilik motor yang berjuluk Bebeb Jahat, Pria kelahiran Desa timbang Deli, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli serdang, Sumatera utara ini punya hobi modifikasi motor yang cukup unik. Bagaimana tidak, Jaka atau yang akrab dipanggil Zack ini menerapkan mesin tegak ber CC besar di frame C70.

Dikarenakan Zack juga menyukai motor klasik, Frame C70 menjadi pilihan sang owner Alasan Zack sendiri memakai mesin yamaha scorpio karena Zack juga salah satu anggota Club Motor di sumatera utara yaitu BOS’Z (Brother of Scorpio Z) di daerah Galang Sumatera utara Maka muncul lah ide kreatif dari sang owner, memadukan antara frame C70 dan mesin tegak yamaha scorpio menjadi tujuan yang pas untuk memodifikasi motor yang diberi nama Bebeb Jahat ini.

Honda C70

Perpaduan warna orange siralik emas dan motif batik pada bagian part motor ini menjadikan motor ini lebih berasa klasiknya. “Suka aja warna norak gitu kesan klasiknya lebih dapet bang” ungkap Zack.

Honda C70

Untuk membuat mesin yamaha scorpio ini sendiri agar bisa terpasang di frame C70 juga mengalami kesulitan saat membuat framenya agar bisa menyatu sempurna. “Tingkat kesulitannya itu di frame tengah bang, Disitu kita perkuat tahanan mesin atas dan bawah supaya mesin kokoh dan tidak getar”.

Honda C70

Hampir 90% Frame yang di gunakan dari C70 dan di modifikasi ulang agar bisa masuk mesin tegak berkapasitas 225 cc ini. Bukan cuma tampilan luarnya saja yang di modifikasi tampilan dalam mesin juga sedikit di korek.

Honda C70

Piston juga sudah di ganti dengan yang oversize 125 Yamaha Scorpio menjadikan mesin motor ini berubah kapasitas CC yang awalnya 225 CC menjadi 250 CC.

Honda C70

Zack sendiri memodifikasi motor ini selain hobi, Juga hanya untuk pajangan di workshop knalpot miliknya Kebetulan Zack juga owner dari salah satu bengkel knalpot yang ada di Sumatera Utara. “Soalnya kalau buat kontes open kelasnya belum ada di Sumatera utara bang, kalau mau buat balap jangan dulu lah bang sayang kalau jatuh”. Ungkap Zack sambil tertawa.

Honda C70

Mesin : Yamaha Scorpio Z tahun 2005
Frame : Honda C70
Aloy depan/belakang : Ring 17 merk Rossi Custom pakid bubut surabaya
Ban depan/belakang : Michelin ukuran 70/90
Shock depan : Honda SupraX 125
Spakbor depan: Honda Kharisma
Shock belakang : Ride it GP
Karburator : PWL original ninja
Piston : Scorpio Oversize 125 mm
Klep in/ex :
Knalpot : Milik sang owner ZCK Racing Muffler, Desa Pertumbukan, Kecamatan galang, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Cat/Painting : Alvin fadillah BBHC
Kaliper depan/belakang : Nissin
Handle kanan/kiri : KRS dimotif batik

Bengkel Modifikasi Mesin : ZCK RACING MUFLLER & Adi Satria Wibowo
Alamat: Desa Jaharun, Sumatera utara
No telpon : 0822 4020 8687

Bengkel Modifikasi Frame : Ricky Bonji RBO
Alamat : Sei bamban serdang bedagai, Sumatera utara
No telpon : 0822 7521 3467

Bengkel Ukir Custom : Bayu AJM
Alamat : Semarang
No telpon : 0821 3794 8848

Penulis : Fajar Vindio | Editor : Suhendri Wibowo | Foto : Fajar Vindio