OtomotifZone.com-Semarang. Persiapan kurang sebulan walau tidak terburu-buru dengan target. Muhammad Kholilul Rahman dan Ahmad Sakha Rahim, dua putra H.Rihan Variza yang mengusung nama MAB HRVRT MX Team Binuang, Kal-Sel lancar dalam menjalani balap perdananya di Round 1 Indiel Series sirkuit Wanko, Bubakan, Mijen, Semarang 12-13 September 2020.
Proses awal mengenal suasana kompetisi dua kakak beradik ini masuk di kelas special engine 65cc Novice. Dua Moto yang di pentas dua hari di sirkuit long medium tersebut Muhammad – Ahmad tak memburu target. “Kita datang dalam proses belajar, mengenalkan anak-anak bahwa balap motocross itu seperti ini. Biar mulai paham dulu baru kami bisa memberikan input secara bertahap bagaimana menyikapi lomba, tentu step by step, ” kata H. Rihan Variza didampingi Endy WS di area sirkuit Wanko.
Lancar tak terjadi trouble apapun, dua bocah ganteng ini senang sudah tau rasanya balap. “Senengnya itu sempat bisa kejar-kejaran. Di depan ada di belakang ada. Puas pokoknya..” kata mereka kompak yang selalu didampingi H.Selia mamanya.
Terlihat ada H. Jay beserta istri yang tak lain adalah kakek neneknya Muhammad dan Ahmad beserta keluarga besar dari Binuang menyempatkan hadir melihat cucu-cucunya berkompetisi diarena balap morocross. Cukup lama usai H. Rihan Variza vakum dari dunia roda dua mereka tak lagi merasakan tegangnya memantau jalannya race.
Scedule selanjutnya atau balapan yang akan datang cukup terjeda lama. Selain latihan motor kemungkinan latihan fisik juga bakal menjadi menu tambahan bagi Muhammad dan Ahmad.
OtomotifZone.com – Sukabumi. Ada banyak cara untuk meningkatkan keakraban antar sesama anggota, salah satunya adalah turing bersama. Hal ini dilakukan oleh Komunitas Agya Ayla Solidaritas.
Komunitas pecinta mobil Agya dan Ayla ini melakukan kegiatan Touring Ceria ke Situ Gunung Sukabumi pada Minggu, 13 September 2020 kemarin dan diikuti kurang lebih 25 mobil dari chapter Bogor, Depok, Tangerang, Bandung, dan Jakarta.
“Touring ini pun merupakan rangkaian dari agenda pengurus pusat yg masuk dalam salah satu program kerja,” ungkap ketua umum Agya Ayla Solidaritas om Aries Pratama.
Tujuan mengadakan acara Touring Ceria ke Situ Gunung Sukabumi diklaim pihaknya agar lebih mengakrabkan peserta dari chapter yang berbeda (Bogor, Depok, Tangerang, Bandung, dan Jakarta) juga memberikan contoh ke masyarakat luas agar aman berkendara sehari hari dan juga memberikan contoh kepada komunitas otomotif mengenai tertib dalam konvoi.
Perjalanan touring dimulai dari rest area Ciawi dengan jarak tempuh 2 jam perjalanan menuju Situ Gunung Sukabumi. “Dalam rangkaian acara touring ada juga keceriaan yang kita berikan ke sesama anggota salah satunya acara tukar kado dan games,” ujar om Aries.
Acara inti menyusuri wisata Jembatan Gantung Situ Gunung yang jaraknya sepanjang 200 meter dan ke air terjun Curug Sawer. “Dalam rangkaian touring ini pun kami tetap mematuhi aturan pemerintah untuk selalu menggunakan protokol kesehatan seperti memakai masker dan hand sanitizer,” tuntasnya.
OtomotifZone.com-Semarang. Di Road Race sudah banyak teman-teman yang mencoba aplikasi rasio set bikinan RBT34 Solo. Sebenarnya di grasstrack pun sejak tahun sudah ada yang memakai. Seperti Agus Klaten yang sudah percaya kemampuan bahan ini untuk motor yang di pakai balap Mamo SS. Di Seri 1 Swallow Excel Design One Indiel Grasstrack sirkuit Wanko, Bubakan, Mijen, Semarang 12-13 September 2020 hasil yang di dapat memuaskan.
Mamo SS dua podium Bebek Modif Junior dan Podium Bebek Modif Open
Di Bebek Modifikasi Junior dua moto Mamo juara. Sedangkan ada pembalap dari Sumatera bersama team Muba Sumsel 127MX Team Ajeng888 DRV SSS Excel Asia RBT34 Busi Brisk Pekajaman Muffler juga sukses juara di kelas Bebek Modifikasi Pemula, Bebek Modifikasi Pemula 15th dan hu FFA Pemula. “Rasio sudah pakai di event-event Sumatera mas. Dan ke Semarang ini kami masih pakai rasio kemarin,” kata mekanik Galang Fernando, rider team yang di pantau dari Musi Banyuasin tersebut.
Galang Fernando juara dua kelas dan tiga podium..
Di kelas senior juga ada yang makin bergigi dengan rasio RBT34. Dot’s Racing Karanganyar yang menukangi team Wikat Bekasi Timur Putra Bulukerto Wonogiri pacuan Opick Beke. “Start bisa langsung ngacir. Sayang di kelas Bebek Modifikasi baut drat kendor dan di Bebek Standar Open bensin telat turun,” ucap Dody Wijaya, mekanik team milik Rachmadi Wikat.
OtomotifZone.com – Bogor. Reynaldi Pradana atau biasa disapa Rere pembalap asal Tangerang ini kembali tampil apik dan raih juara umum pada Kejuaraan ASR 2020 yang digelar (13/9/2020) di Sirkuit Internasional Karting Sentul, Bogor. Rere mampu bermain apik disetiap kelas point Open dengan meraih point 95 point.
Lagi lagi Rere sudah bisa disebut kuncen Sentul, pasalnya Rere selalu mendapatkan hasil yang apik jika bermain disini. Rere untuk event ASR ini tidak bersama 1 Team, tetapi Rere memilih untuk bersama beberapa team untuk mengejar juara umum yang hadiah nya mendapatkan Wearpack AHRS sebagai apresiasinya.
Pembalap yang memiliki nomer 171 ini, meraih juara umum bersama beberapa team yang turut dia bawa. Di kelas MP1 Rere bersama SS1 ANANTA HIRA 41 GDT RACING PEJANTAN TANGGUH, di kelas Underbone 2T 125cc Open bersama H PUTRA 969ANANTA HIRA 41 CREAMPIE, BEBEK 2T 125 STD OPEN bersama KDK GEULIS MOTOR Dan RX KING 140cc OPEN SUPER PRO bersama 60 60 WING MELDY MOTOR.
” Alhamdulillah baru balap di sentul kemaren lagi dan masih bisa menjadi juara umum dan tidak ada kendala apapun, dan lumayan seru juga karena rivalnya pembalap kejurnas semua. Pemain kejurnas juga banyak yg ikut di kelas 2tak, jadi semakin seru aja persaingannya,” Ujar Rere
Walaupun dari 5 kelas Rere hanya menyelesaikan 4 kelas, Rere tetap menjadi juara umum karena mendapatkan Point yang lebih unggul dari yang lainnya. Selamat kepada Rere telah juara umum dan mendapatkan wearpack dari AHRS
OtomotifZone.com – Semarang. Dalam ajang Indiel Grasstrack Series Championship 2020, yang bergulir di sirkuit Wanko, Bubakan Mijen, Semarang, Jawa Tengah, pekan lalu (12-13/9), Galang Fernando berhasil meraih tiga podium tertinggi di kategori kelas Pemula. Pembalap muda berbakat asal Sumatera Selatan ini membuktikan kansnya saat unjuk gigi dan bertarung sengit melawan para jagoan balap tanah asal Pulau Jawa serta daerah lainnya.
Galang Fernando tampil cukup agresif sejak sesi QTT pada hari Sabtu (12/09) dengan penuh percaya diri tinggi. Dan saat memasuki babak final di hari Minggu, pembalap yang bergabung dengan tim Muba Racing 127 MX Team Ajeng 888 SSS Excel Asia DRV Industries RBT34 Pekajaman Muffler Busi Brisk MK Grup langsung tancap gass ketika berlaga di kelas FFA Pemula Open 15 tahun (seri). Bahkan sempat fight dengan Rubin Cesar, pembalap tuan rumah asal Jawa Tengah sebelum akhirnya Galang menyudahi race dengan finish di posisi terdepan.
Begitu pula ketika turun di kelas Bebek Modifikasi Pemula Open (seri) dan FFA Pemula Open (seri), Galang kembali harus melakukan pertarungan ketat dan sengit dengan para rival lainnya. Terlebih lagi dengan pembalap asal Pangandaran, Jawa Barat, Dadan KR, yang menempel cukup ketat sehingga sangat menarik untuk disaksikan.
Galang Fernando raih tiga podium tertinggi kelas Pemula
Berkat kejelian serta penampilan gemilang yang ditunjukkannya, pembalap dengan nomor start 127 ini kembali menjadi yang pertama saat bendera finish dikibarkan. Galang pun meraih tiga podium tertinggi di kelas Pemula.
“Alhamdulillah, balapan kali ini membuahkan hasil yang baik dan tidak sia-sia datang dari jauh hingga bisa juara. Ini juga merupakan kado terindah buat tim yang support saya untuk ikut di Indiel Grasstrack Series dengan tidak kenal lelah,” ungkap Galang Fernando.
OtomotifZone.com-Semarang. Tahun ini Akbar Aureliansyah atau Orel sebenarnya sudah membuat kejutan saat pertama kali membesut special engine 85cc Februari lalu. Tapi pada Seri 1 Swallow Excel Design One Indiel Grasstrack Motocross sirkuit Wanko, Bubakan, Mijen Semarang 12-13 September 2020 lebih keras karena isi pesertanya bukan lagi hampir tetapi sama seperti peserta Kejurnas.
Dua Moto tak langsung leading. Cek ombak walau sebenarnya risiko jika ada singgungan dengan pembalap lain. Tapi kontrol emosi Orel kunci juara kemarin dan di dukung rutin latihan juga fisik. “Nggak begitu susah. Cuma di moto 1 agak ketahan lama di belakang,” singkat Orel yang lebih sreg dengan motor tip lebih besar. Jelasnya lebih enak di kendalikan di banding 65cc walau komposisi motor Orel tahun lalu di jejali suspensi 85cc karena postur tubuh agak gempal.
Langsung di beri selamat Indiel Racing Organizer..
Moto 2 persaingan ada di menit awal sampai menengah. Kembali konsentrasi jalur racing line chamber licin naik turun trek berdebu sirkuit Wanko yang jarang di temui Orel kala latihan tak menjadi soal. Time stabil di atas rata-rata antar pembalap bernomor 22 asal Ambarukmo Jogja ini juara kembali. 50 point awal di genggaman.
OtomotifZone.com – Jakarta. Kali ini seru juga pertarungan di kasta pemula event ASR 2020 yang berlangsung (13/9/2020) di Sirkuit Internasional Karting Sentul, Bogor. Pebalap pemula dari luar pulau juga banyak yang main. Tapi siapa kira, Gozi Fahrezi yang berhasil menjadi Juara Umum nya dikasta pemula. Meski dirinya tidak mendapatkan juara 1 dikelas point pemula.
Gozi memang mendapat predikat Juara Umum. Tapi dirinya mampu menjadi juara umum berkat point point yang dikumpulkan. Hasil ini juga membuat pebalap dengan nomor start 83 menjadi sorotan atas prestasinya.
” Iya mas kemarin saya tidak dapat juara 1. Saya hanya mendapatkan juara 2 di kelas MP4 dan RX King TU Pemula. Dan juara 5 di bebek 2 T 125 STD Pemula mas. Tapi Alhamdulillah saya bisa Juara Umum Pemula,” ujar Gozi Fahrezi langsung kepada penulis.
Dan Gozi berhak mendapat hadiah werpack sebagai penghargaan Juara Umum Pemula dari penyelenggaraan ASR. Werpack ini dipersembahkan oleh AHRS sebagai produkan werpack lokal tanah air.
” Alhamdulillah bisa Juara Umum dan mendapatkan werpack. Dan werpack ini lumayan mas bisa untuk latihan bersama tim atau balap diluar tim,” tutup Gozi.
Sekali lagi selamat untuk Gozi atas prestasi yang didapat. Untuk info berita selengkapnya pantengin saja beritanya di Otomotifzone.
OtomotifZone.com-Semarang. Luar biasa berkat usaha menarik kembali kejuaraan yang hampir saja tidak bisa berjalan tahun ini. Seri 1 Swallow Excel Design One Indiel Grasstrack Motocross sirkuit Wanko, Bubakan, Mijen, Semarang 12-13 September 2020 pecah rekor!
700 starter tercatat di hari minggu. Antusias luar biasa karena balap kemarin bagaikan pagar jebol penantian lamanya libur balap akibat covid19. “700 stop. Pendaftaran di batasi segitu karena waktu bakal molor takutnya. Tidak bisa dibayangkan kenapa peserta membludak segitu banyak karena level event ini hanya sekelas Kejurda saja. Tapi jelas, event yang terus kami revisi kualitasnya setiap tahun ada dampaknya. Terima kasih peserta yang sudah hadir, sponsor, pihak terkait yang sudah memberikan ijin event ini. Tetap memberikan fasilitas alat kebersihan dan penyemprotan disinfektan ke beberapa area,” ucap Andreas Indiel dari Indiel Racing Organizer.
Andreas Indiel, Tak disangka banjir peserta…
Peserta, mekanik, pemilik team akui sangat terpukau baik balap di grasstrack maupun motocross. “Prediksi bakal seperti Kejurnas. Lawan-lawan persis ketatnya dengan tahun lalu,” kata Hilman Maksum andalan OneSixEight MX team. Benar saja, walau tak semua datang seperti pasukan yang sering menghangatkan suasana Motocross belum hadir tapi gregetnya sama.
Di kelas 65cc bagai kejutan puncaknya karena 45 lebih starter yang nimbrung disana. Akhirnya kelas novice dan pro dipisah. Itupun masih ada kelas conculan alias kelas untuk pembalap yang tak lolos kualifikasi di 65cc Novice.
Di grasstrack juga begitu. Apalagi pembalap top seberang pulau hadir. Asa Galang Fernando, Aldo Bilqis yang sudah membawa suasana Pemula di grasstrack cukup ketat. “Mantab di Indiel Series, pesertanya kencang semua,”kata Galang Fernando.
Di Senior yang tak biasanya di isi jagoan Jateng-DIY. Pembalap Jawa Timur kini sebagai lawan yang bisa dibilang tamu baru di Indiel Grasstrack. Walau di event nasional mereka sudah sering bertemu. “Wah, pokoknya nggak bisa santai,” kata Edi singkat. Bagaimanapun mereka kangen balap dengan porsi yang seperti ini.
OtomotifZone.Com – Yapen. Pelantikan dan pengukuhan Ketua serta segenap Pengurus Koordinator Wilayah Ikatan Motor Indonesia Kabupaten Kepulauan Yapen periode 2020 – 2022 usai di gelar, Sabtu (12/8) di gedung KNPI Jl. Sultan Hasanuddin, Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua.
Meskipun acara berlangsung lancar namun patut disayangkan karena sedikit di warnai aksi protes, di mana 4 dari 6 perwakilan klub yang hadir sebagai undangan menolak pembentukan Korwil Kabupaten Kepulauan Yapen yang menurutnya tidak sesuai dengan aturan dalam AD/ART Ikatan Motor Indonesia. Rupanya aksi ini juga bukan hanya bentuk kekecewaan serta penolakan, namun ke empat klub tersebut yakni Onterday, SMX Papua, SKC (Serui King Club), dan YSC (Yapen Sport Comunity) juga turut melakukan pengembalian Surat Keputusan (SK) klub motor yang telah di terbitkan dan juga walkout dari kegiatan pelantikan tersebut walau acara tetap dilakukan.
Suasana Pelantikan di warnai dengan aksi protes
Menanggapi hal itu, Ketua Harian IMI Papua, Iqbal Halim, mengatakan kejadian seperti ini bisa dibilang biasa-biasa saja yang terjadi di dalam suatu organisasi.“Dalam AD/ART tahun 2020 itu tidak diatur lagi namanya Korwil. Akan tetapi Korwil boleh di bentuk sesuai kebutuhan daerah tersebut. Adanya pernyataan yang menyampaikan bahwa minimal ada tiga klub motor sudah dapat melakukan Musyarawah untuk memilih Ketua, hal itu mengacu AD/ART tahun 2018 lalu dan saat ini aturan tersebut sudah tidak ada lagi. Pengprov membentuk Korwil dan langsung menunjuk kepengurusan di daerah tersebut. Jadi tidak adalagi yang di bilang PLT (Pelaksana Tugas), tetapi kami langsung menunjuk orang itu sebagai Ketua dan nantinya ketua tersebut yang akan memilih kepengurusannya sendiri,” tegas, Iqbal.
Ketua Harian IMI Papua Iqbal Halim Meananda tangani SK Kepengurusan Korwil yapen
Alexis Vicky Rematobi, selaku Ketua Korwil IMI Kepulauan Yapen yang menyampaikan tidak mau menanggapi adanya aksi tersebut dengan berlebihan karena tujuan pembentukan Korwil sudah jelas. Yaitu melaksanakan kegiatan-kegiatan otomotif, pengembangan SDM (Sumber Daya Manusia) dalam berorganisasi yang mapan melalui musyawarah serta dapat merangkul seluruh klub maupun komunitas untuk saling bekerja sama memajukan otomotif di Kepulauan Yapen.
“Di dalam kepengurusan kami tidak bekerja secara diam-diamn saya membuka akses kepada klub yang ada untuk masuk di dalamnya termasuk mempersiapkan pembentukan Korwil pun kami selalu meminta arahan dari Pengprov. Perlu saya tegaskan pula bahwa di dalam kepengurusan ini bukan hanya keterwakilan satu klub saja, Ketua Korwil dan Pengurusnya di angkat sesuai pertimbangan yang mengacu pada aturan yang ada dan di setujui oleh IMI Papua. Struktur yang sudah ada bukan dari kepengurusan yang baku, nantinya dapat di rombak atau ada perubahan sesuai kinerja dari pada pengurus dan itu dapat di usulkan kepada Pengprov. Saya secara pribadi akan mengajak kembali rekan-rekan untuk bisa bersinergi dan membangun otomotif di Kabupaten Kepulauan Yapen” ujar Alexis.
Akbar Utama (kanan)
Akbar Utama, mantan pembalap dan pelaku otomotif yang kini menjabat Ketua Harian Korwil IMI Kepulauan Yapen saat ini, cukup menyayangkan adanya aksi yang terjadi.
“Otomotif di Yapen ini sudah lama Vakum, dari dulu kita berharap bisa mempunyai Korwil yang dapat menggerakkan kegiatan otomotif disini. Dengan adanya Korwil sekarang ini tidak untuk di bangun dengan organisasi keberpihakan & untuk kepentingan, kita semua ingin Korwil Yapen dan klub yang ada bukan hanya bisa melaksanakan kegiatan otomotif berskala kecil saja tapi dapat juga regional bahkan Nasional. Kami akan erus menggandeng dan membangun klub yang sudah ada maupun yang tidak aktif untuk kembali bersama membangun Otomotif di sini,”harap Akbar.
Semoga polemik yang terjadi bisa selesai dan segera membangun sinergirtas guna kemajuan otomotif di Bumi Cenderawasih ya Otozoner. Sukses terus Korwil IMI Kepualauan Yapen.
Penulis : Alpacino / Foto : Istimewa| Editor : Obeth
OtomotifZone.com-Semarang. Seri 1 Swallow Excel Design One Indiel Grasstrack sirkuit Wanko, Bubakan, Mijen, Semarang pada kelas Bebek Modif Open punya cerita lain bagi Edi Aryanto. Pembalap RPMX Kartika3 HulaHulu ini tanpa banyak lakukan kesalahan membalas kegagalan pada moto pertama.
Mesin tempur racikan Jojon Hula-Hulu Tasikmalaya mencoba mengimbangi kekuatan lawan yang semua hampir sama kekuatannya. Terbukti gap rapat sampai urutan lima besar. Beruntung Edi sanggup lolos sejak awal dan pekerjaan utamanya adalah fokus pada line.
“Moto pertama kurang sedikit bisa dekat Bayu. Sayang lap sudah berakhir.. Pada moto kedua saya susun strategi untuk melakukan start yang baik. Lalu cari line cepat di beberapa tikungan awal agar rombongan kedua punya gap,” akhir yang manis.
Sedangkan Bayu Seto sebagai juara Moto 1 tak bisa berbuat apa-apa. “Salah start dan ambil posisi tikungan-tikungan awal. Kelamaan juga ketutup di belakang,” bilang Bayu. Total point Edi Aryanto sebagai juara dan tetap dapat dia amplop hasil runner up moto 1 dan juara Moto 2.