Beranda blog Halaman 132

Arsenio Algifari Resmi Perkuat AKRM Wonosobo, Siap Gempur MX2 2026

0

OtomotifZone.com– Wonosobo. Arsenio Alghifari resmi masuk tim AKRM Wonosobo tahun 2026 ini. Pembalap asal DKI Jakarta yang tahun kemarin membela tim Astra Honda Racing Team kini merapat ke tim yang menaungi sang kakak yaitu Delvintor Alfarizi. AKRM Wonosobo menggaet pembalap ini untuk bisa meramaikan di kelas MX2.

Tentu mendapat rider yang pernah ada di tim pabrikan punya semangat berbeda. Mungkin setelah beberapa waktu mendapat ekstra tentang kedisiplinan harapannya bersama tim AKRM kedua belah pihak bisa menemukan kembali serta bisa berkolaborasi dengan baik di kelas MX2.

Tahun kemarin belum ada rider yang mewakili di kelas ini. Meski begitu AKRM di 2025 hampir full mengisi kelas bergengsi baik dari kelas motocross maupun grasstrack. Bertambah dengan adanya Arsenio memungkinkan amunisi mereka bertambah baik kedepannya.

Jajaki Dunia Grasstrack, FS Motorsport Sumenep Andalkan Ananda Rigi

0

OtomotifZone.com– Sumenep. Tim debutan dari pulau Madura bakal memeriahkan persaingan balap grasstrack dan motocross 2026. Muncul nama FS Motorsport dari Sumenep tahun ini mengambil Ananda Rigi sebagai pembalap utamanya.

FS Motorsport yang beberapa minggu lalu menggelar event sekaligus perkenalan diri di Madura tampaknya bakal mampu bersaing di barisan top rider karena backup mesin dari bengkel yang cukup ternama bakal menjadi power seri-seri balap nasional2026.

Info dari Ananda Rigi bahwasanya motor-motor mereka bakal diracik di MBKW2 dan Putra Mahesa Yogyakarta. Dua bengkel yang cukup familiar di dunia road race juga grasstrack. Kiprah mereka sudah cukup profesional dalam mengerjakan mesin-mesin juara.

Event yang akan diikuti kiranya sudah pasti ada yaitu Cleosa Series dan Kejurnas Grasstrack. Event lain yang kiranya cukup bagus nantinya juga bakal diikuti untuk memperkenalkan nama tim ini ke dunia balap dari tanah.

Ini Dia Formasi GTX – MX Rizqy Motorsport 2026

0

OtomotifZone.com – Pasuruan. Team syarat juara Rizqy Motorsport Pasuruan resmi memperkenalkan formasinya semalam. Team milik H. Rochmawan ini ada perubahan dalam susunan pembalapnya. Beberapa pembalap ada yang tak lagi bersama team yang tetap berkolaborasi di ranah grasstrack dan motocross ini. Jelas terlihat Lewis Stewart dan Desmont Jhonatan tak ada di barisan 2026.

Di kelas grasstrack mereka masih mengandalkan Lantian Juan, satu pembalap saja bermain di kelas Pro.  Di Motocross kelas MX50cc masih tetap di gas M. Azriel Alshaka, MX65cc tetap mengandalkan Pro M. Hasan, MX125  M. Andika di temani Janoko mahija, MX2 kini di lanjutkan Andreas Damara dan MX1 di tangan Nakami Vidi Makarim.

Tentu formasi ini punya target mengisi podium juara. Tahun kemarin beberapa hasil juara umum di beberapa event juga masih bisa di bawa ke markas Rizqy Motorsport.

Michael Vino Satrio Juara Race 1 Champions of the Future Macau 2026, Indonesia Kuasai Podium

0
Michael Vino Satrio Juara Race 1 Champions of the Future Macau 2026

OtomotifZone.com – Prestasi gemilang kembali ditorehkan pembalap muda karting Indonesia di ajang internasional. Michael Vino Satrio tampil impresif dengan meraih posisi pertama (P1) pada Race 1 ajang Champions of the Future Academy Program – Macau, yang digelar pada 16–18 Januari 2026 di Macau Coloane Karting Circuit, Macau.

Dalam balapan tersebut, Michael Vino Satrio berhasil mengungguli rekan senegaranya, Syabil Umar Basalamah, yang finis di posisi kedua. Hasil ini menegaskan dominasi pembalap Indonesia di race pembuka ajang bergengsi tersebut, sekaligus menjadi sinyal kuat kebangkitan karting nasional di level internasional.

Race 1 berlangsung ketat sejak lap awal. Michael tampil tenang dan konsisten, mampu menjaga ritme balap di lintasan teknis Coloane yang terkenal cepat dan menuntut presisi tinggi. Keberhasilannya mempertahankan posisi terdepan hingga garis finis menjadi bukti kematangan Michael dalam membaca situasi balap, meski usianya masih sangat muda.

Rekam Jejak Juara dari Dalam Negeri

Keberhasilan Michael Vino Satrio di Macau bukanlah kejutan semata. Sebelumnya, bersama Team HDM, Michael sukses menyandang gelar Juara Umum Junior ESHARK ROK Cup Indonesia 2025, yang digelar di Sentul International Karting Circuit, Citeureup – Bogor, pada 12–14 September 2025.

Gelar juara umum tersebut menjadi fondasi kuat bagi Michael untuk melangkah ke level internasional. Konsistensi performa di kompetisi nasional hingga internasional menunjukkan proses pembinaan yang berjalan terarah dan berkelanjutan.

Dominasi Merah Putih di Macau

Hasil Race 1 Champions of the Future Macau 2026 menjadi momen bersejarah tersendiri, di mana dua pembalap Indonesia menguasai posisi teratas podium. Michael Vino Satrio di posisi pertama dan Syabil Umar Basalamah di posisi kedua membuktikan bahwa talenta karting Indonesia mampu bersaing dan unggul di panggung dunia sejak usia dini.

Prestasi ini sekaligus memperkuat optimisme masa depan karting Indonesia, dengan regenerasi pembalap muda yang terus menunjukkan kualitas dan mental juara.

OtomotifZone akan terus menghadirkan update dan perkembangan terbaru dari para pembalap muda Indonesia di ajang karting internasional.

Hasil Gemilang Syabil Umar Basalamah, Podium di Champions of the Future Macau 2026

0
Hasil Gemilang Syabil Umar Basalamah

Pembalap muda Indonesia kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Syabil Umar Basalamah, karting driver berusia sekitar 9 tahun, sukses membuka musim balap 2026 dengan hasil impresif pada ajang Champions of the Future Academy Program – Macau, yang digelar pada 16–18 Januari 2026 di Macau Coloane Karting Circuit, Macau.

Menghadapi debut perdananya di salah satu trek paling menantang di Asia, Syabil langsung mencuri perhatian dengan finis posisi kedua (P2) pada Race 1. Hasil ini menjadi semakin istimewa karena menandai podium pertama Syabil di balapan internasional perdananya.

First Race, First Podium di Macau

Sirkuit Macau Coloane Karting Circuit dikenal memiliki karakter teknis, cepat, dan minim toleransi kesalahan—tantangan besar bagi pembalap muda. Namun Syabil menunjukkan kematangan di atas lintasan. Sejak sesi awal, ia tampil konsisten, menjaga racing line dengan rapi, serta mampu mengimbangi tekanan dari para rival internasional.

Masuk ke Race 1, Syabil tampil percaya diri. Start yang solid dan manajemen balap yang cerdas membawanya bersaing di grup terdepan hingga akhirnya mengamankan P2 di podium. Sebuah pencapaian luar biasa untuk pembalap yang baru pertama kali mencicipi atmosfer balap Macau.

“First race, first podium — grateful for the team and everyone behind this journey,”

Begitu tulis Sang Juara dalam akun Instagram pribadinya.

Bersama Delta Garage Racing

Pada ajang ini, Syabil berjuang bersama Delta Garage Racing, tim yang dikenal fokus pada pengembangan talenta muda. Kolaborasi antara Syabil dan tim berjalan solid, baik dari sisi setting kart, strategi balap, hingga dukungan teknis sepanjang race weekend.

Hasil podium ini menjadi bukti bahwa proses pembinaan yang tepat, ditambah mental bertanding yang kuat, mampu membawa pembalap muda Indonesia bersaing di level dunia.

Bergabung dengan DRM Racing Malaysia

Dalam partisipasinya di ajang Champions of the Future Academy Program – Macau ini, Syabil Umar Basalamah bersama tim juga tergabung dalam naungan DRM Racing Malaysia, salah satu tim karting yang aktif di level internasional dan dikenal memiliki struktur pembinaan profesional bagi pembalap muda.

Kehadiran DRM Racing Malaysia memberikan dukungan tambahan dari sisi teknis maupun pengalaman balap internasional, yang menjadi faktor penting dalam membantu Syabil beradaptasi cepat dengan karakter Macau Coloane Karting Circuit serta atmosfer kompetisi global. Sinergi antara Syabil, Delta Garage Racing, dan DRM Racing Malaysia terbukti berjalan efektif, tercermin dari hasil podium yang diraih sejak balapan perdananya.

Sinyal Kuat Masa Depan Karting Indonesia

Prestasi Syabil Umar Basalamah di Macau bukan sekadar podium, tetapi juga sinyal kuat potensi besar karting Indonesia di masa depan. Dengan usia yang masih sangat muda dan pengalaman internasional yang terus bertambah, Syabil berpeluang menjadi salah satu nama penting dalam peta balap roda empat dunia di tahun-tahun mendatang.

OtomotifZone akan terus memantau dan menghadirkan perkembangan perjalanan Syabil Umar Basalamah di arena balap internasional.

Dikawal Pakde Mian, Novan Motor Dudsky Tantang Peta Kekuatan Matic Race Banten

0

OtomotifZone.com – Banten, Tim Novan Motor Dudsky siap memanaskan persaingan pada gelaran Matic Race Banten Abah Otong yang akan berlangsung pada 17–18 Januari 2026 di Sirkuit NP KP3B, Banten. Tim yang dikomandoi langsung oleh Novan selaku owner ini akan menurunkan tiga pebalap andalan dengan membawa total delapan unit motor untuk menghadapi ketatnya persaingan di berbagai kelas bergengsi.

Keseriusan Novan Motor Dudsky tak main-main. Seluruh armada akan dikawal langsung oleh Pakde Mian, sosok engine builder matic ternama yang juga merupakan kepala mekanik BBS Racing. Tak hanya itu, Mian juga turun langsung bersama sang anak, Ayangga, yang turut mengawal performa motor-motor tim sepanjang gelaran berlangsung. Sementara itu, Aldiran dipercaya sebagai manajer tim sekaligus asisten mekanik.

Motor-motor garapan BBS Racing ini dipastikan akan tampil menyerang sejak awal lomba. Aldiran menjelaskan bahwa tim telah menyiapkan komposisi pebalap dan motor terbaik untuk tampil di kelas-kelas utama.

“Kita akan bawa Anggi Gianturi dan Rio Adi sebagai pebalap Open. Sedangkan Adi Koces nanti akan turun di kelas Pemula. Target kami jelas, bisa menggasak Juara Umum Open dan Pemula,” tegas Aldiran.

Tim yang berdiri sejak 2024 ini dijadwalkan turun di kelas-kelas prestisius seperti Matic 130 STD, Matic 130 TU, Matic 150 TU, hingga Matic FFA. Menariknya, Novan Motor Dudsky juga akan membawa armada risetan terbaru berbasis teknologi injeksi, yang merupakan hasil pengembangan langsung dari Ayangga.

Kehadiran motor injeksi hasil riset tersebut menjadi daya tarik tersendiri dan sekaligus bukti keseriusan Novan Motor Dudsky dalam menghadirkan inovasi di dunia balap matic nasional. Dengan persiapan matang, komposisi pebalap solid, serta dukungan teknis berpengalaman, tim ini siap menjadi salah satu penantang kuat pada Matic Race Banten Abah Otong 2026.

Pemula Non Pro Merapat! Java Rookies Cup Bulan Februari Di Merapi Bangkit

0

OtomotifZone.com– Magelang. Yang di tunggu para pembalap yang tersingkirkan di gelaran event besar harus datang kemari. Java Rookies Cup hadir di awal bulan depan tepatnya 7 Februari 2025 di sirkuit Merapi Bangkit, Dukun, Magelang, Jawa Tengah. Mengusung balapan murah bagi teman-teman pemula rookie alias yang baru coba-coba.

Tahun lalu sudah terlaksana dengan baik dan beberapa teman pecinta balap murah khusus rookie ini menggelar event serupa. “Java Rookies Cup ini kami ciptakan tahun lalu atas keprihatinan para pembalap yang sudah tak mendapatkan tempat karena mungkin kalah spek atau sudah kalah finansial. Dengan pendaftaran 300.000 bisa kembali berkompetisi di event bergengsi. Kami upayakan mengemas tampilan event sekelas event besar juga,” tegas Faisal Arif Rifai, penggagas event Java Rookies Cup tak lain juga pemilik brand Navaro Industries tersebut.

Wujud Aprilia MotoGP 2026 Menyeramkan, Benar-Benar Sebuah Perubahan

0

OtomotifZone.com – Italia. Dua team sudah melakukan launching dan semuanya ada di Italia. Menyusul satu lagi Aprilia baru saja memamerkan bentuk baru di MotoGP 2026. YA! Warna baru Aprilia Racing telah hadir. Motor ini mempertahankan warna ikoniknya, dengan satu tambahan kunci – seekor singa, simbol dari sejarah merek dan bagian dari DNA Aprilia Racing.

Launching mereka di Milan yang terletak hanya beberapa kilometer dari markas Aprilia Racing di Noale. Mengingat 2025 adalah musim terbaik Aprilia hingga saat ini, target untuk 2026 adalah untuk melangkah lebih maju. Itu bukan prestasi kecil, karena pabrikan Noale mengamankan peringkat kedua klasemen konstruktor tahun lalu dengan 418 poin, melampaui angka 400 untuk pertama kalinya dalam sejarahnya.

Skuad juga mengklaim peringkat ketiga dalam klasemen Kejuaraan Pembalap dengan Bezzecchi mengemas 353 poin – hasil terbaik yang pernah diraih seorang pembalap dalam sejarah MotoGP Aprilia Racing. Sebanyak 19 podium, dengan tiga kemenangan Tissot Sprint dan empat kemenangan Grand Prix, ditambah lima pole position untuk menyamai rekor sebelumnya, menjadikan 2025 sebagai musim yang tak terlupakan.

Pabrikan Noale ini juga mencetak kemenangan ke-300 di semua kelas, mengakhiri tahun dengan 302 kemenangan. Mereka adalah pabrikan Eropa dengan kemenangan terbanyak dalam sejarah balap Grand Prix.

“Kami menghadapi musim 2026 dengan kesadaran penuh tentang siapa kami dan ke mana kami ingin menuju. Kami datang dari musim 2025 yang solid yang memungkinkan kami mencapai tingkat daya saing yang sangat tinggi, dan tujuan kami sekarang adalah untuk bertarung di setiap balapan. Kami akan mengikuti dua jalur berbeda di garasi. Di satu sisi, kami ingin melanjutkan dari level yang sama seperti yang kami capai di akhir musim lalu bersama Marco, dan di sisi lain, kami akan membangun banyak hal bersama Jorge. Kami sangat percaya pada RS-GP26 dan kami yakin bahwa motor ini memiliki potensi besar, begitu pula para pembalap kami.” ucap Massimo Rivola, CEO Aprilia Racing.

Aprilia RS-GP26 mewakili sebuah evolusi, dengan setiap detail didesain ulang agar mampu bersaing di level tertinggi dan memperkuat posisi Aprilia Racing di antara para protagonis MotoGP. Setiap bagian motor telah ditingkatkan, mulai dari aerodinamika yang lebih disempurnakan hingga arsitektur sasis. Bahkan elektronik dan mesin V4 telah mengalami pengembangan ekstensif di setiap komponen yang tidakk dibatasi oleh regulasi Kejuaraan. Kantor teknis di Noale, yang dipimpin oleh Fabiano Sterlacchini, menghadapi tantangan baru ini dengan tetap setia pada DNA dan mengembangkan motor yang menjadikan inovasi sebagai landasan penting dari visi tim.

Bezzecchi dan Martin, serta dua RS-GP milik Trackhouse Racing yang dikendarai oleh Raul Fernandez dan Ai Ogura, akan segera kembali ke lintasan untuk pengujian. Jadi bergabunglah dengan MotoGP dari Sepang dalam beberapa minggu lagi!

Bocah Ajaib Karting Indonesia, Altaf Ridwan Tantang Kerasnya Kompetisi Karting Australia

0

OtomotifZone.com – Jakarta, Altaf Ridwan kian menguat sebagai salah satu pembalap karting muda paling menjanjikan Indonesia. Pembalap binaan Shadaff Motorsport ini, meski baru berusia 12 tahun, telah mengoleksi sederet prestasi nasional hingga internasional yang membuat langkah kariernya melesat cepat.

Pada musim 2023, Altaf tampil gemilang di kelas Mini ROK dengan menyabet Juara Nasional Rising Mini ROK, Runner Up Nasional Mini ROK Overall, serta menembus Top Ten Asia Mini ROK 2023. Konsistensinya berlanjut di 2024, di mana ia kembali mengamankan peringkat tiga besar nasional Mini ROK.


Tak hanya di Asia, Altaf juga mencicipi kerasnya kompetisi internasional. Pada Oakleigh Racing Cup Junior di Melbourne, ia finis P7, serta meraih P4 Junior Nasional ROK eShark 2025, meski hanya mengikuti setengah musim.

Naik Kelas Lebih Cepat


Dengan catatan selalu berada di tiga besar nasional Mini ROK sepanjang 2023–2024, Altaf mengambil keputusan besar: naik ke kelas Junior lebih cepat pada 2025. Saat itu, usianya masih 11 tahun—jauh lebih muda dibanding mayoritas pesaingnya.

Untuk mempersiapkan transisi tersebut, Altaf menjalani program latihan intensif bersama ProKarting Australia yang berbasis di Melbourne, Victoria, sepanjang Maret–April 2025. Fokus utama adalah adaptasi dengan mesin Junior berkapasitas CC lebih besar, sekaligus peningkatan teknik balap dan race craft.

Hasilnya langsung terlihat. Pada Kejurnas Seri 3 2025, Altaf turun sebagai pembalap termuda di kelas Junior dan sukses meraih podium ketiga overall serta Juara Rising Star.

Pengalaman Balap Australia 2025


Seiring program pengembangan tersebut, Altaf aktif mengikuti berbagai kejuaraan di Sydney, Melbourne, dan Cobden bersama ProKarting Australia. Sepanjang musim 2025, ia selalu berhasil menembus final (Top 30), dengan hasil terbaik P7 di Oakleigh Racing Cup.
Rincian pengalaman balap Australia 2025 Altaf Ridwan:

Oakleigh Racing Cup: P7

Cobden Victoria State: P15

City of Melbourne: P34

Golden Power Series Albany: P19

Golden Power Series Puckapunyal: P23

Pengalaman di Australia terbukti berdampak besar. Sekembali ke Indonesia, Altaf tampil semakin matang dan konsisten naik podium, termasuk finis P4 di Kejuaraan Asia Seri 4 Sentul. Meski hanya mengikuti setengah musim Kejurnas, ia tetap mampu bertengger di posisi 4 klasemen akhir nasional.

Target Besar 2026: Junior Top Guns Racing
Memasuki musim 2026, Altaf memantapkan langkah dengan kembali berkompetisi penuh di Australia lewat ajang Junior Top Guns Racing di Melbourne. Kelas ini diikuti hampir 40 pembalap, menjadikannya salah satu kompetisi junior paling ketat di kawasan tersebut.

Australia Dipilih, Ini Alasannya
Australia dipilih bukan tanpa alasan. Negara ini memiliki lebih dari 30 sirkuit karting aktif, dengan jumlah peserta kejuaraan yang bisa mencapai 600 pembalap dalam satu event—menciptakan atmosfer kompetisi yang mendekati Eropa.

Bergabung bersama ProKarting Australia, tim yang dikenal telah melahirkan pembalap kelas dunia, Altaf berharap mendapatkan pengalaman balap komprehensif yang bisa menjadi bekal untuk bersaing di level global.

Lingkungan Juara Dunia
Australia dan Selandia Baru dikenal sebagai lumbung pembalap kelas dunia. Di Formula 1 saja, sejak musim 2024–2025, kawasan ini mengirimkan tiga pembalap sekaligus: Oscar Piastri, Liam Lawson, dan Jack Doohan.

Di dunia karting, nama seperti William Calleja telah membuktikan diri dengan menembus Top 3 WSK dan Kejuaraan Dunia, sementara James Anagnostiadis, juara Eropa, bahkan direkrut oleh Mercedes F1 sebagai bagian dari program pembinaan mereka.

Dengan fondasi prestasi kuat, pengalaman internasional, serta program pembinaan yang matang, Altaf Ridwan kini dipandang sebagai salah satu aset masa depan motorsport Indonesia yang patut diperhitungkan di kancah dunia.

Perkuat Solidaritas di Awal Tahun, Stylo Club Bandung Gelar Kopdar Wajib

0
Stylo Club Bandung Gelar Kopdar Wajib

Keluarga besar Stylo Club Bandung (SCB) sukses menggelar kegiatan Kopi Darat (Kopdar) Wajib perdana di awal tahun 2026. Bertempat di 1994 Coffee and Creative Space, kawasan Naripan, Bandung, pada Sabtu malam, 10 Januari 2026, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat solidaritas komunitas di awal tahun.

Sebagai salah satu agenda pembuka tahun, Kopdar Wajib ini diisi dengan beragam kegiatan yang diawali dengan silaturahmi antaranggota. Agenda utama malam itu adalah Important Announcement, yakni menyampaikan sejumlah pengumuman penting bagi seluruh anggota, baik yang telah berstatus Full Member maupun calon anggota (Pre-Member).

Antusiasme anggota terlihat dari tingginya kehadiran peserta. Sebanyak 36 unit Honda Stylo 160 milik anggota SCB memadati area parkir dan berjejer rapi, menciptakan pemandangan yang menarik perhatian pengguna jalan di kawasan Naripan.

Suasana kebersamaan terasa semakin kental saat seluruh peserta berkumpul sambil menikmati secangkir kopi. Acara dimulai pukul 19.00 WIB dengan sambutan dari Ketua Umum SCB, Bro Fernando Sandy, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dari seksi acara, Bro Alex dan Bro Imam, mengenai rencana agenda kegiatan SCB selama satu tahun ke depan.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dan penegasan terkait AD/ART klub oleh seksi tata tertib, Bro Rizky dan Bro Rian, serta laporan dari bendahara, Bro Dasenk. Dalam kesempatan tersebut, pengurus SCB menegaskan bahwa komunitas ini bukan sekadar wadah silaturahmi, melainkan organisasi yang mengedepankan nilai persaudaraan dan kepedulian sosial. Selain itu, dibahas pula rencana kegiatan touring jarak jauh, anniversary, kegiatan sosial, serta agenda awarding yang akan digelar di akhir tahun.

Acara belum berakhir. Menjelang tengah malam, seluruh peserta mengikuti kegiatan City Rolling mengelilingi Kota Bandung yang dipimpin oleh Wakil Ketua SCB, Bro Ervin. Rute yang dilalui dimulai dari kawasan Naripan menuju Jalan Riau, Jalan Merdeka, Tamblong, dan berakhir di depan Hotel Savoy Homann.

Kopdar Wajib ini juga menjadi ajang perkenalan bagi sejumlah wajah baru yang tertarik bergabung. Semangat solidaritas yang ditunjukkan SCB berhasil menarik antusiasme para pemilik Honda Stylo di Bandung. Para pengurus pun memberikan pengarahan mengenai syarat keanggotaan serta etika berkendara yang wajib dijunjung tinggi oleh setiap anggota.

“Melihat antusiasme peserta yang hadir malam ini, kami optimistis Stylo Club Bandung akan semakin besar dan solid. Kami ingin membangun budaya nongkrong yang positif dengan tetap mengutamakan keselamatan berkendara. Terima kasih untuk semua yang telah hadir. Bukan tentang siapa Anda, apa motor Anda, atau seberapa cepat motor Anda, yang terpenting adalah kebersamaan dan kehadiran Anda,” ujar Bro Fernando Sandy, Ketua Umum Stylo Club Bandung.