Beranda blog Halaman 151

Ingin Beralih ke Mobil Listrik? Ini Panduan Membeli Mobil Listrik untuk Pertama Kali

0

OtonotifZone. com – Jakarta. Mobil listrik kini makin diminati di Indonesia karena efisiensi energi dan dukungan pemerintah terhadap kendaraan ramah lingkungan. Jika Anda berencana beralih ke mobil listrik, memahami langkah awal dalam memilih kendaraan ini sangat penting agar sesuai dengan kebutuhan dan anggaran.

Memiliki kendaraan listrik pertama kali memang membutuhkan pertimbangan ekstra. Faktor seperti jarak tempuh, infrastruktur pengisian daya, dan biaya perawatan harus dipahami sebelum membeli.

Hal yang Harus Diperhatikan Bila Ingin Beli Mobil Listrik


Memilih mobil listrik bukan hanya soal harga, melainkan juga beberapa aspek teknis dan praktis yang mendukung kenyamanan serta efisiensi. Berikut beberapa hal penting yang harus Anda pertimbangkan.


1. Kapasitas dan Jarak Tempuh (Range)
Jarak tempuh menjadi salah satu faktor utama dalam memilih mobil listrik. Rata-rata mobil listrik modern saat ini mampu menempuh jarak antara 300 hingga 500 km dalam sekali pengisian penuh. Pastikan kapasitas baterai dan jarak tempuh mobil sesuai dengan kebutuhan harian Anda, terutama jika Anda sering menempuh perjalanan jauh.


Memilih mobil listrik dengan jarak tempuh yang memadai bisa mengurangi kekhawatiran terkait pengisian baterai dan memungkinkan mobil digunakan tanpa perlu sering mengisi ulang. Ini penting untuk memastikan mobil listrik Anda tidak hanya efisien, tetapi juga praktis dalam pemakaian sehari-hari.


2. Ketersediaan Stasiun Pengisian (Charging Station)
Infrastruktur pengisian daya merupakan faktor krusial dalam kelancaran pemakaian mobil listrik. Pastikan di sekitar rumah, kantor, atau rute favorit Anda tersedia stasiun pengisian daya yang mudah diakses. Semakin banyak stasiun pengisian, semakin nyaman perjalanan Anda.


Selain stasiun pengisian umum, perhatikan juga fasilitas pengisian di rumah atau tempat kerja. Memiliki charger portabel atau instalasi charging di rumah dapat menjadi solusi praktis serta menghemat waktu saat mengisi baterai.


3. Waktu Pengisian Baterai
Waktu pengisian baterai sangat mempengaruhi penggunaan mobil listrik. Model mobil tertentu mendukung fitur fast charging yang bisa mengisi baterai hingga 80% hanya dalam 30–40 menit. Ini tentu sangat membantu bagi Anda yang memiliki mobilitas tinggi.


Namun, jika lokasi pengisian terbatas, pertimbangkan mobil dengan kemampuan pengisian cepat agar mengurangi waktu tunggu. Mengetahui jenis charger dan waktu pengisian akan membantu Anda menentukan mobil listrik mana yang paling sesuai dengan gaya hidup.


4. Biaya Perawatan dan Suku Cadang
Secara umum, mobil listrik memiliki biaya perawatan yang lebih rendah dibandingkan mobil berbahan bakar bensin. Namun, penting untuk memastikan bahwa layanan purna jual dan ketersediaan suku cadang tersedia di daerah Anda.


Periksa jaringan bengkel resmi dan layanan servis untuk menjaga performa mobil tetap optimal. Biaya servis yang terjangkau dan kemudahan penggantian suku cadang menjadi faktor penting agar pengalaman menggunakan mobil listrik tetap memuaskan.


5. Skema Kepemilikan Baterai
Beberapa produsen menawarkan model kepemilikan baterai yang berbeda, seperti sistem sewa baterai atau program penggantian baterai. Skema ini membantu menekan harga awal pembelian mobil listrik dan memudahkan pemilik dalam hal biaya penggantian baterai di kemudian hari.


Model seperti Battery-as-a-Service (BaaS) memungkinkan pengguna membayar biaya sewa baterai secara berkala. Ini mengurangi beban investasi awal dan risiko biaya penggantian baterai yang biasanya cukup tinggi.


Mobil Listrik Polytron G3+, Bisa Jadi Pilihan!


Salah satu opsi yang menarik untuk Anda yang ingin beralih ke mobil listrik adalah Polytron G3+. Mobil ini merupakan produk lokal dengan teknologi baterai yang efisien serta desain modern.


1. Skema “Battery-as-a-Service” (BaaS)


Polytron G3+ mengusung skema Battery-as-a-Service (BaaS), yaitu sistem penyewaan baterai yang bertujuan menurunkan biaya awal pembelian kendaraan. Dengan skema ini, Anda cukup membayar biaya sewa bulanan tanpa perlu khawatir akan biaya penggantian baterai di masa depan.


Model BaaS ini memberikan fleksibilitas dan kemudahan finansial, memungkinkan pengguna untuk menikmati kendaraan listrik tanpa beban investasi besar sekaligus menjaga kelangsungan penggunaan baterai yang optimal.


2. Spesifikasi Polytron G3+


Polytron G3+ menawarkan keseimbangan antara performa serta efisiensi dengan spesifikasi sebagai berikut:


• Range 402 kilometer (CLTC).

• Top speed 150 km/jam.

• Daya motor 150 kW.

• Kapasitas baterai 51.916 kWh.

• Jenis baterai LFP (Lithium Iron Phosphate).


Spesifikasi ini membuat Polytron G3+ cocok untuk penggunaan harian dengan performa mumpuni dan daya tahan baterai yang baik.


Membeli mobil listrik pertama kali memerlukan pertimbangan matang mulai dari kapasitas baterai, infrastruktur pengisian daya, waktu pengisian, biaya perawatan, hingga skema kepemilikan baterai. Semua faktor ini bertujuan agar mobil listrik yang Anda pilih tidak hanya hemat energi tapi juga sesuai dengan kebutuhan.

Polytron G3+ hadir sebagai pilihan menarik bagi Anda yang ingin memulai menggunakan kendaraan listrik dengan harga terjangkau dan dukungan teknologi baterai modern. Dengan sistem Battery-as-a-Service, Anda mendapatkan kemudahan dan fleksibilitas finansial sekaligus performa kendaraan yang handal.


Jangan ragu untuk mulai beralih ke mobil listrik dan nikmati keuntungan kendaraan ramah lingkungan. Kunjungi dealer resmi atau website Polytron untuk mendapatkan informasi lebih lengkap serta pengalaman membeli mobil listrik pertama Anda dengan nyaman dan aman. Ambil langkah pertama menuju masa depan transportasi yang lebih bersih dan efisien mulai hari ini!


PERTEMPURAN TERAKHIR! Final Round Casytha Manahadap Road Race 2025 Siap Guncang Karanganyar

0

OtomotifZone.com – Karanganyar. Setelah sukses menggelar Kejurprov IMI JATENG Dragbike 2025 di Sragen, Manahadap Management tidak mengendurkan gas. Fokus kini beralih ke lintasan aspal untuk putaran puncak Final Round Casytha Manahadap Road Race 2025 yang akan digelar pada 6-7 Desember 2025 di Sirkuit NP Alun-alun Karanganyar.
​Final Round ini bukan sekadar seri penutup, melainkan ajang penentuan bagi para pembalap untuk mengamankan gelar Juara Umum Full Series 2025.

Total ada 33 Kelas Dibuka, Perebutan Juara Umum Kian Sengit, Guna menyajikan persaingan yang lengkap dan mengakomodasi semua kategori pembalap, pihak penyelenggara telah membuka total 33 kelas yang akan dilombakan. Ke-33 kelas ini terbagi dalam lima kategori utama: Point Expert, Point 2 Tak, Point Novice, Kelas Supporting, hingga Kelas Lokal.

Kesempatan terakhir untuk meraih poin maksimal dan menobatkan diri sebagai Juara Umum Full Series 2025 ini dibuka dengan biaya pendaftaran sebagai berikut:
​Kelas Kejurprov (termasuk BBM): Rp800.000
Kelas Open Point 2 Tak: Rp800.000
​Kelas Mini GP: Rp400.000
​Kelas Selain Kejurprov, Point 2 Tak, dan Mini GP: Rp600.000

Dengan dukungan penuh dari Casytha dan Manahadap Management, Final Round di Karanganyar ini dipastikan akan menjadi tontonan yang panas dan klimaks penutup musim balap 2025. Para penggemar balap motor di Jawa Tengah wajib hadir untuk menyaksikan siapa saja yang akan dinobatkan sebagai raja Road Race tahun ini.

Penulis : Bejho | Foto : Bejho

Eca Sabana Ungguli Kaum Adam di YCR Tasikmalaya 2025, Duet AMG x ADX Kuncinya

0

Otomotifzone.com — TASIKMALAYA. Yamaha Cup Race Putaran 3, usai berlangsung akhir pekan November kemarin (29-30/11/2025). Salah satu event besar dari Yamaha itu, terselenggara di Sirkuit Bukit Peusar — Tasikmalaya, Jawa Barat. 

Sebanyak 16 kelas dijalankan, dengan 2 bagian perlombaan. Road Race dan Drag Bike. Salah satu kelas yang menarik, ialah perlombaan dari balap Yamaha Aerox Open 155cc Open.

Pemenang dari kelas tersebut di luar prediksi. Nama Eca Sabana sebagai juara utamanya. Meski turun sebagai Lady Racer, dirinya tidak gentar menghadapi para pebalap jantan. #153 justru menikmati sengitnya dari jalannya lomba.

“Ini untuk perdana bawa kelas ini, termasuk dengan motornya. Alhamdulillah cepat penyesuaian dan nyaman selama race,” buka dari pebalap asal Banten langsung kepada Penulis.

Adx
Eca Sabana 153

Pada YCR Round 3 2025, dalam perhelatan Aerox series. Dirinya membela tim Ahyar Maxi Garage (AMG) dari Tangerang. Motor ini tampil dengan gaya berbeda, dengan memilih ban yang merupakan salah satu sektor krusial dalam balapan, dari ADX Tire yakni Poljose S205.

“Meski balap pakai motor ini perdana, saya juga kaget dengan ban karena ini juga pertama kali pakai. Tanpa penyesuaian yang sulit, Alhamdulillah bisa finish di depan. Akselerasi, handling, karakternya itu nyaman, aman dan mudah,” sambung kembali pebalap wanita ini. 

Adx
Eca Sabana Juara Utama Aerox 155cc Open

Tidak hanya berhasil juara di race Aerox Open 155cc saja, tetapi motor ini ternyata juga berhasil meraih podium di sesi drag bike yakni posisi ke 2 dan 4. 

Selain itu, ada nama Rivaldi dari SMK Kopri Majalengka yang turut menggunakan Poljose S205 — ADX Tire. Yang mana menyelesaikan balapan posisi ketiga. Tapi sayang harus gugur saat prosesi Scruttenering, karena masalah teknis. 

Kemenangan dari AMG X ADX ini tentunya menambah prestasi lagi. Setelah sebelumnya pada Yamaha Sunday Race 2025 juga berhasil juara utama. Tak berhenti dari situ.

Untuk ADX Tire — Poljose S205 sendiri, memperpanjang raihan podiumnya di tahun ini. Selain dari juara penuh kelas Listrik dalam gelaran balap Vespa 2025.

Arfan Syah Sokran Bawa Bina Karya Its Everywhere Berkibar di Grasstrack Seri 3 Merauke!!

0
Bina Karya Its Everywhere

OtomotifZone.com – Merauke. Arfan Syah Sokran dari Bina Karya Its Everywhere asal Bovendigoel. Rebut Juara Umum U23 Papua Selatan di Merauke Grasstrack Open Championship 2025 Seri 3. Yang berlangsung 28-30 N0vember 2025.

Sirkuit GTX Waninggap Sai Gautak di Merauke, Papua Selatan. Menjadi saksi perjuangan Arfan Syah Sokran dalam Grasstrack Seri penutup. Pembalap muda ini menunjukkan performa gemilang untuk mengamankan posisi juara umum di kategori U23 Papua Selatan.

Arfan, dengan nomor balap 6, menghadapi tantangan berat karena kategori U23 Papua Selatan hanya menghitung poin dari seri ini. Ia harus mengerahkan seluruh kemampuannya menghadapi lawan-lawan tangguh seperti Arfiansyah Dewa Pujangga dan Rangga Batmanlussy serta nama lainnya. Arfan harus memaksimalkan skill, teknik, dan setup motornya agar sesuai dengan karakter sirkuit.

Bina Karya Its Everywhere

Arfan tampil konsisten dan mengumpulkan 72 poin dari tiga kelas utama pada kategori tersebut. Ia berhasil naik podium di kelas GT4 Trail Standar s/d 155cc U23 Papua Selatan, GT5 Sport Standar s/d 135cc U23 Papua Selatan, dan GT6 Bebek Standar 2Tak & 4Tak s/d 130cc U23 Papua Selatan. Pembalap asal Merauke ini menyumbangkan lima piala untuk tim Bina Karya Its Everywhere.

“Race kali ini cukup berat karena perhitungan poin kategori U23 hanya dari seri 3. Di kelas sport 4Tak 155 standar, kopling sedikit bermasalah sehingga hanya bisa finish kedua. Untuk mesin bebek standar dan KLX 155. Kami melakukan banyak penyesuaian sejak awal agar sesuai dengan Arfan dan karakter sirkuit. Hingga akhirnya mendapatkan hasil maksimal,” kata Adhy Moon, mekanik yang mendampingi Arfan.

Perjuangan Arfan Syah Sokran di Merauke Grasstrack Open Championship 2025 membuktikan bahwa tekad dan kerja keras adalah kunci keberhasilan. Prestasinya diharapkan dapat memotivasi pembalap muda lainnya di Papua Selatan untuk terus mengembangkan potensi di dunia balap motor.

Hasil Lengkap Merauke Grasstrack Open Championship 2025 Seri 3

0
Merauke Grasstrack

OtomotifZone.com – Merauke. Berikut hasil lengkap Merauke Grasstrack Open Championship 2025 Seri 3. Yang telah terlaksana di Sirkuit Gtx Waninggap Sai Gautak, Merauke, Papua Selatan tanggal 29-30 November 2025.

Merauke Grasstrack
Merauke Grasstrack
Merauke Grasstrack

Foto : syahruldandyofficial

BURUAN DAFTAR! Kuota Restoration Contest Two Stroke Party di Solo Terbatas 120 Peserta!

0

​OtomotifZone.com – SOLO – Bagi para enthusiast mesin dua tak (2T) yang bangga dengan hasil restorasi motor kesayangan, inilah saatnya unjuk gigi! Panitia hajatan akbar Two Stroke Party edisi 2025 kembali mengingatkan akan kuota terbatas untuk ajang Restoration Contest yang sangat bergengsi.

​Acara yang mengusung tema “Pesta Rakyat 2T” ini akan diselenggarakan secara spektakuler di lokasi bersejarah, Benteng Vastenburg Surakarta.

Kuota Terbatas, Pendaftaran Kian Mendesak
​Kontes restorasi ini selalu menjadi magnet kuat dan ajang pembuktian kecintaan terhadap motor 2T. Antusiasme yang tinggi membuat kuota peserta semakin menipis.
​Panitia Two Stroke Party telah menyiapkan total 120 kuota peserta, namun kini secara resmi mengumumkan bahwa Tinggal Tersisa 22% dari total kuota yang ada!

​Jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk memamerkan detail dan kesempurnaan motor hasil karya Anda di hadapan ribuan pecinta 2T lainnya. Batas Akhir Pendaftaran 5 Desember 2025
​Mengingat padatnya peminat, Panitia menetapkan tanggal 5 Desember 2025 sebagai batas waktu pendaftaran kontes paling lambat. Jika Anda ingin menjadi bagian dari sejarah dan menunjukkan motor Anda di Benteng Vastenburg, segera daftarkan diri sebelum kuota benar-benar habis.

​Informasi lebih lanjut mengenai persyaratan dan mekanisme pendaftaran bisa langsung dicek melalui akun Instagram resmi Two Stroke Party!

Siap-siap Two Stroke Party Siap Tampil Lebih Bergairah Di Benteng Vastenburg Solo!

0

​OtomotifZone.com – SOLO – Mengusung tema “Pesta Rakyat 2T”, acara tahunan yang mempertemukan komunitas, penghobi, dan pemilik motor 2T ini akan digelar pada Minggu, 7 Desember 2025.
​Perpaduan Sejarah dan Mesin Berisik
​Pemilihan Benteng Vastenburg sebagai venue adalah langkah berani yang menjanjikan pengalaman berbeda. Benteng peninggalan Belanda ini dikenal sebagai salah satu spot sejarah dan budaya di Kota Solo. Ketika ratusan motor legendaris dua tak berkumpul di halaman benteng, atmosfer yang tercipta dipastikan menjadi perpaduan unik antara pesona sejarah dan raungan knalpot yang khas.

​Acara ini secara masif akan menjadi ajang “Meet Up Restoration Contest Indonesian 2T Enthusiast”. Daftar Rangkaian Acara yang Komplet, Two Stroke Party 2025 dikemas dengan berbagai kegiatan menarik yang siap memanjakan para pengunjung.

​Meet Up Community 2 tak dari berbagai daerah. Restoration Contest Ajang unjuk gigi bagi para pemilik motor untuk memamerkan hasil restorasi terbaik. Dyno Party Kesempatan bagi pemilik motor untuk menguji performa mesin mereka. Hingga ada Bursa Motor UMKM Area khusus bagi para pelaku usaha motor bekas, spare part, dan aksesori untuk bertransaksi dan memajukan perekonomian UMKM di bidang otomotif.

​Tak lengkap rasanya sebuah pesta tanpa hiburan yang meriah. Two Stroke Party 2025 menghadirkan deretan talent papan atas untuk memanaskan suasana. Selain penampilan musik, panitia juga menyiapkan 3.000 Doorprize, termasuk hadiah utama berupa unit motor 2T yang siap dibawa pulang oleh pengunjung beruntung.

​Two Stroke Party 2025 di Benteng Vastenburg Solo diprediksi akan menjadi salah satu event otomotif 2T terbesar dan paling berkesan tahun ini. Jangan sampai ketinggalan!

Duel Satu Perguruan, Ahmad Saugi dan Putra P.A Bertarung Sengit Rebut Tahta Juara

0

Otomotifzone.com — JAKARTA. Hanya tinggal satu langkah lagi, untuk penobatan juara utama kelas 2T FFA Small Frame, dari balapan Vespa 5 Putaran di 2025 nanti.

Seri akhir dari balap skuter tersebut, akan dijalankan awal Desember mendatang (6-7/12/2025). Sirkuit Sentul Internasional Karting, Bogor – Jawa Barat kembali jadi area yang dipilih balapan.

Pada perebutan poin sungguh teramat sengit. Puncaknya, ada nama Ahmad Saugi dan Putra Purnama Alam diposisi kedua yang ramai diperbincangkan, untuk balapan habis-habisan di kelas penuh gengsi itu.

Chix scooter
Ahmad Saugi RRT

Saugi #333 dari Rodolfo Racing Team, dan Putra P.A #122 dari WP Racing Project. Dua nama, dua tim, namun dengan 1 tunner utama Chix Scooter Racing. Nampaknya akan menjadi tontonan yang sangat menarik.

Sebagai pemuncak klasemen sementara, Saugi menuturkan, “InsyaaAllah bang, jika Allah menghendaki saya akan Juara Umum. Soal urusan motor bagaimananya, saya serahkan ke tim,” ucap dari Ahmad Saugi langsung kepada Penulis.

Chix
Putra 121 WP

Berada di bawahnya, Putra turut berbicara, “saya sama tim akan latihan h-7 secara maksimal. Bermain tenang dengan segala perhitungan,” terang dari Papa Zavien kepada Otomotif Zone. 

Chix
Chix Scooter Racing

Bertindak secara profesional, sebagai orang yang mencetuskan mesin dari masing-masing tim. Chix sebagai Chief of Mechanic, tegaskan akan benar-benar berlaku adil.

“Untuk WP — Putra, masih bersama saya yang akan pegang. Tapi untuk RRT — Saugi, seri 4 kemarin dan esok final. Engine Back Up tidak dengan saya langsung. Tapi selepas itu, motor terakhir saya set up tetap saya kasih yang terbaik,” jelas dari Pak Chix sapaan dekatnya. 

Menuju Victory, SA Ganesha Lathe Pasangkan Kembali Nurgianto dan Jafar Munir

0

Otomotifzone.com — JAKARTA. Berada di atas angin, dalam pertarungan salah satu kelas utama, yakni 220cc Tune Up Open. Sejahtera Abadi Ganesha Lathe secara siap, akan bertarung secara penuh di akhir putarannya nanti.

Sirkuit Sentul Internasional Karting, Bogor – Jawa Barat. Awal Desember mendatang (6-7/12/2025). SA Ganesha akan menunjukan keahliannya di dalam Sirkuit, dengan pebalap utamanya.

Sempat absen di seri sebelumnya, M. Nurgianto dan Jafar Munir kembali dipasangkan di putaran akhir balap tersebut. Berada di posisi 1 dan 2 klasemen sementara perebutan juara utama. Tidak membuat mereka kendurkan cara bermain. 

“Kita riset per klep lagi. Bermain loss nantinya kita ingin, lepas aja,” ungkap Chomenk selaku Chief of Mechanic Sejahtera Abadi Ganesha Lathe kepada Penulis langsung. 

Ganesha
M. Nurgianto

Sebagai pebalap yang ditugaskan untuk menang, M. Nurgianto menjelaskan bagaimana dirinya nanti dalam balapan itu. 

“Semoga ada rezekinya, aamiin. Persiapan tetap seperti biasa, seeting fari yang terbaik dari sebelumnya. Nanti pinginnya main lepas. Tapi mau cari time dulu awalnya,” terang Bang Anto sapaan dekatnya kepada Penulis langsung. 

Ganesha
Jafar Munir

Bertitle sebagai rekan satu tim. Jafar Munir mengatakan, sekecil apapun momentumnya. Dirinya tidak akan mengabaikan. Ia masih mengusahakan kemenangan besarnya. 

“Tetap berusaha maksimal di seri akhir ini. Kesempatan JU masih ada dengan selisih tidak jauh. Usaha yang maksimal dan terus berdo’a biar Allah yang menentukan. Kalau rezeki tidak akan kemana,” jelas Jafar Munir kepada Penulis.  

Sempat Berada di Garis Depan, Akankah Sentuhan Magis Reynaldi Pradana Terulang Untuk Mechil?

0
Screenshot

Otomotifzone.com — DEPOK. Putaran 4 balap Vespa Oktober 2025 lalu, secara mengejutkan 220cc Tune Up Open Mechil Garage, berada di garda pertempuran terdepan.

Membela 41Q x VESPALIVE, Reynaldi Pradana yang dipilih oleh Mechil, begitu benar-benar berikan penampilan yang luar biasa. Terlebih dalam kondisi Sirkuit yang bertabur air di mana-mana.

Mengawali grid ke-2 saat balapan, pembalap yang beken dengan panggilan Rere itu, langsung memacu kuda besinya menjadi pemimpin dalam balapan. 

Sengitnya pertarungan, namun dibekali dengan jam terbang yang besar. Pebalap dengan nomor #171 itu, berhasil finish dengan sengit dan selamat di posisi kedua dalam jalannya balapan yang begitu dramatis. 

Mechil
Aksi 171 dengan Vespa Balap Mechil

Hasil dan proses yang begitu besar dari kuda besi berwarna merah itu. Akankah hasil manis terulang kembali, dalam putaran akhir balap Vespa mendatang?

“Untuk sekarang ini belum update yang akan dilakukan termasuk latihan. Kemarin sudah lumayan, tentunya hasil yang bikin percaya diri,” ucap Reynaldi Pradana langsung kepada Penulis.

Sebagai penyedia kesiapan motor balap, Mechil Garage. Belum ada tanda-tanda kelanjutan, apa yang akan dilakukan untuk seri 5 balap Vespa 2025 nanti. Beserta dengan info terupdatenya.