Beranda blog Halaman 180

DAM Gelar Kompetisi Regional Safety Riding Kategori Advisor Community 2025

DAM Gelar Kompetisi Regional Safety Riding Kategori Advisor Community 2025

OtomotifZone.com, Bandung – PT Daya Adicipta Motora (DAM), sebagai Main Dealer Sepeda Motor dan Suku Cadang Honda wilayah Jawa Barat, kembali menggelar ajang Kompetisi Regional Safety Riding 2025 khusus kategori Advisor Community. Acara ini mengajak seluruh anggota komunitas Honda yang tergabung dalam Ikatan Motor Honda Jawa Barat (IMHJB) untuk berpartisipasi aktif dalam kompetisi yang bertujuan mencetak duta keselamatan berkendara.

Kompetisi ini dibagi dalam dua kategori, yakni Community Advisor Matic (untuk peserta perempuan) yang menggunakan Honda Vario 160, dan Community Advisor Sport (untuk peserta laki-laki) dengan motor Honda CB150R Streetfire. Proses seleksi dilakukan dalam dua tahap utama, yaitu tes teori dan ujian praktik di lapangan.

Ajang ini kembali diselenggarakan di Safety Riding Center (SRC) Honda, Sabtu, 3 Mei 2025. Total terdapat 31 peserta yang mengikuti seleksi, terdiri dari 23 pria dan 8 wanita. Setiap tahapan seleksi memiliki tingkat kesulitan dan soal yang berbeda-beda untuk menguji kompetensi peserta. Sistem seleksi menggunakan sistem gugur, sehingga peserta yang tidak lolos di setiap tahap tidak dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.

Kriteria penilaian tidak hanya mencakup penguasaan teori dan praktik, namun juga mempertimbangkan sikap, komitmen, serta kepatuhan peserta terhadap aturan yang berlaku selama kompetisi berlangsung.

General Manager Motorcycle Sales, Marketing, & Logistic DAM, Handi mengatakan, Kompetisi Safety Riding ini diselenggarakan sebagai upaya memperkuat kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas di kalangan pengguna sepeda motor Honda, serta untuk mengajak para komunitas Honda menjadi duta keselamatan berkendara di kalangan Komunitas sepeda motor Honda.

“Pemenang pada kompetisi tingkat Regional akan mewakili Jawa Barat di ajang Kompetisi Safety Riding tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh PT Astra Honda Motor. Untuk meningkatkan skill para peserta wakil dari DAM, perwakilan advisor safety riding ini akan mengikuti berbagai program pelatihan untuk mempersiapkan diri menyambut kompetisi tingkat nasional,” ujar Handi.

Setelah menyelesaikan seleksi regional Jawa Barat yang cukup ketat, kategori Community Advisor Matic (Perempuan) diwakili oleh 1 peserta yaitu Piggie Selviani dari komunitas Bandung CRF. Sedangkan pada kategori Community Advisor Sport (Laki-laki) akan diwakili oleh Moch Ilham Adibrata Patehan dari Honda Streetfire Club Indonesia Chapter Cimahi dan Hilmi Eka Fadillah dari Scoopy Club Bandung.

PT Astra Honda Motor bersama seluruh Main Dealer Sepeda Motor Honda di Indonesia terus berkomitmen untuk terus memperkuat kampanye keselamatan berkendara dengan pendekatan melalui tagline #Cari_Aman yang menyuguhkan perspektif baru bagi generasi muda terutama di kalangan komunitas pengguna sepeda motor Honda di Jawa Barat agar dapat meningkatkan minat dan komitmen mereka dalam keselamatan berkendara.

Black Dragbike 2025 Seri 1 : Karya Conks Speed, Ninja STD 155cc Sunmori PDKPCU23 x RMS Masih Ada Hoki!

OtomotifZone.com – Semarang, Event Black Dragbike 2025 Seri 1 yang digelar di Sirkuit Mijen, Semarang nama Arya Saputra asal Jatim dan Yudies Kurcaci dari NTB tampil apik dan sukses meraih posisi 1 dan 2 di kelas Ninja 2t STD 155cc Sunmori.

Keduanya tergabung dalam tim Paddock Pacu x Rizqy Motorsport dan menggunakan motor garapan Conks SPEED Malang, yang dulu dikenal mencetak motor banter yang sering kita dengar dengan Fu 200cc.

Arya Saputra mencatat waktu impresif 7.323 detik, disusul rekan setimnya Yudies Kurcaci dengan 7.376 detik. Hasil ini membuktikan performa motor racikan Conks Speed masih bisa bertarung dikelasnya dan perkara duduk di bangku podium, bilang Fauzan Conks Alhamdulillah Jalur Hokky”.

Begitu kata Sang Mekanik Fauzan owner Conks Speed mengaku bersyukur atas hasil tersebut. “Alhamdulillah motor ini masih di jalur hoky karena rivalnya cukup menantang yang mana di urutan lima besar terbaik adalah para Suhu Ninja Sunmori di setiap kompetisi,” ujar Fauzan, menanggapi performa Ninja 2T racikannya yang sukses mengantar Arya Saputra dan Yudies Kurcaci di bangku podium terhormat.

Mesin Ninja 155cc garapan Fauzan menunjukkan akselerasi dan stabilitas yang mengesankan, mampu menjaga konsistensi performa di tengah ketatnya persaingan. Kemenangan tersebut juga menjadi bukti akan racikan motor 2tak dari Conks Speed Malang.

Setelah Jadi Raja, Nurgianto Lengkap Jadi Juara Umum 2T!

Otomotifzone.com — SERANG. Begitu lengkap akhir pekan dari M. Nurgianto saat bertandang balap, ke Sirkuit N.P KP3B, Serang — Banten (4/5/2025).

Pembalap asal DKI Jakarta tersebut, berhasil menutup penutup Minggu dengan berhasil meraih gelar juara umum 2Tak dari gelaran, Piala Gubernur Daytona UDRM Independent Cup Race 2025.

Tahta title tersebut, berhasil diraih olehnya bersama tim Poetra Betawi 91. Bermodalkan Sport 2T 140cc Standard racikan Iwan Total, Bebek 2T 125cc kulikan Jole Power, dan Bebek 2T 116cc dadi Donu Oxyboy Denim.

Tidak sia-sia perjuangan dirinya, panas hingga kehujanan dirasakannya. Perjuangannya terasa sempurna berkat kerja sama yang luar biasa, dari segenap tim yang betugas.

Nurgianto
M. Nurgianto dan Tim Poetra Betawi 91

Dari owner tim, mekanik, crew, hingga manajer yang selalu mendampinginya. Terbukti dirinya unggul selisih 10 poin dengan Jafar Munir. 

“Alhamdulillah untuk hari ini, gelar juara umum 2Tak. Sempat ada kendala di kelas 116, karena motor trouble,” ungkap Bang Anto sapaan dekatnya langsung kepada Penulis.

Dirinya melanjutkan, “Coba bermain lagi di 125, sempat sengit diurutan depan, tapi menjelang akhir lap knalpot pecah. Saya paksa hingga finish ke-12,” lanjut kembali oleh 26 saat berbincang.

Berkat hasil sejumlah kelas yang menjadi persyaratan. Untuk menjadi juara umum 2T yang sah. Dirinya tidak ingin membuang momentum besar, dalam pertarungan RX-King. Begitu baik nasibnya.

M. Nurgianto berhasil mencetak juara pertama, dalam pertarungan yang teramat mendebarkan jantung, saat mata memandang pertandingan. 

Hasil Drag Bike HUT Oku Timur 2025

Hasil Drag Bike HUT Oku Timur 2025

OtomotifZone.com – Martapura. Usai sudah gelaran Drag Bike HUT Oku Timur (4/5/25). Total 400 starter yang ada pada gelaran bergengsi ini. Pebalap terbaik keluar sebagai juaranya. Berikut hasil lombanya :

Hasil Drag Bike HUT Oku Timur 2025
Hasil Drag Bike HUT Oku Timur 2025
Hasil Drag Bike HUT Oku Timur 2025
Hasil Drag Bike HUT Oku Timur 2025
Hasil Drag Bike HUT Oku Timur 2025

Hasil Lomba Max Speed Pasir Padi Race Pantai 2025

Hasil lengkap Max Speed Pasir Padi Race Pantai 2025

OtomotifZone.com – Bangka Belitung. Hasil lengkap Max Speed Pasir Padi Race Pantai 2025, Sirkuit pantai pasir padi pangkal pinang – Bangka Belitung (03/04-05).

Hasil lengkap Max Speed Pasir Padi Race Pantai 2025
Hasil lengkap Max Speed Pasir Padi Race Pantai 2025
Hasil lengkap Max Speed Pasir Padi Race Pantai 2025

MK Ramadhipa Harumkan Indonesia, Podium Tiga di FIM Junior GP Portugal Miliknya

Rama Dhipa

OtomotifZone.com – Jakarta. Nama Muhammad Kiandra Ramadhipa kembali mencuri perhatian publik Tanah Air setelah berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah balap Internasional. Pebalap muda berbakat ini sukses finis di posisi ketiga dalam gelaran FIM Junior GP World Championship 2025 kelas European Talent Cup (ETC) yang digelar di Portugal.

Turun membela tim Honda Asia Dream Racing Junior Team, Rama—sapaan akrabnya—harus menghadapi tantangan berat sejak awal. Lintasan basah akibat hujan membuat persaingan makin sengit dan menguji kemampuan teknis para pebalap muda.

Rama Dhipa

Perjuangan Rama untuk naik podium tidaklah mudah. Ia harus beradu ketat dengan para rival tangguh, termasuk pebalap bernomor 92, Borg, yang menjadi lawan paling berat di akhir balapan. Pada lap terakhir, Borg sempat menyalip dan berada di posisi ketiga, sementara Rama turun ke posisi keempat. Namun, drama terjadi ketika kedua pebalap nyaris terjatuh.

Dalam momen kritis itu, Rama mampu mengendalikan motornya dengan tenang dan presisi, sementara Borg justru kehilangan kendali dan keluar dari lintasan. Keberanian dan ketenangan Rama pun terbayar lunas dengan posisi ketiga, mengantarkannya naik podium dan membawa bendera Merah Putih berkibar di Eropa.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa Indonesia punya talenta balap yang patut diperhitungkan di level dunia, sekaligus menjadi motivasi besar bagi generasi muda lainnya di dunia motorsport.

Dukung Event Balap di Indonesia, Pirelli Tak Pernah Paksa Peserta Gunakan Ban Pirelli – Tapi Tetap Jadi Pilihan Utama

Pirelli
Pirelli Diablo Rosso Corsa II (Photo: OtomotifZone.com)

OtomotifZone.com – Jakarta. Di tengah padatnya kalender balap nasional 2025, Pirelli Indonesia tampil sebagai salah satu brand yang paling konsisten menunjukkan dukungan terhadap perkembangan motorsport Tanah Air. Dukungan itu terlihat jelas di berbagai event besar seperti Sulawesi Cup Race dan Sulawesi Road Racing Championship 2025.

Namun, yang menarik adalah sikap Pirelli yang berbeda dari kebanyakan sponsor. Meski terlibat sebagai pendukung utama, Pirelli tidak pernah mewajibkan para peserta menggunakan ban mereka.

pirelli

“Tidak usah diwajibkan pakai Pirelli. Kita support berkat kepedulian kita terhadap industri balap di Indonesia. Biar saja mereka memilih ban pilihan mereka. Meski kita support event-nya, penyelenggara juga tidak kita tekan untuk mewajibkan calon pesertanya,” ujar Ikhsan, perwakilan dari Pirelli Indonesia, saat berbincang dengan penulis

Sikap ini membuktikan bahwa dukungan Pirelli bukan semata demi kepentingan komersial, tapi murni untuk mendorong kemajuan dunia balap nasional. Kebebasan memilih tetap dihormati, dan itu menjadi nilai yang diapresiasi oleh komunitas balap.

Meski tidak diwajibkan, fakta di lapangan justru menunjukkan dominasi Pirelli. Hampir semua peserta di berbagai kejuaraan memilih menggunakan ban Pirelli, terutama seri Diablo Rosso Corsa II. Ban ini dikenal luas karena kualitas grip yang luar biasa, akselerasi mumpuni, serta daya tahan tinggi—bahkan di lintasan ekstrem sekalipun.

Kualitas yang sudah terbukti itulah yang membuat para pembalap tetap menjatuhkan pilihan pada Pirelli, tanpa paksaan apa pun. Ini menjadi bukti bahwa produk yang baik akan dipilih karena performanya, bukan karena diwajibkan.

Ungguli Eca, Fisichela KW Rebut Podium Matic Wanita

Fishicela KW

OtomotifZone.com – Serang. Kelas matic 130cc Standar Wanita, menjadi salah satu kelas unggulan, dan juga yang dinanti dalam gelaran Piala Gubernur Daytona UDRM Independet Cup Race 2025.

Balapan yang dilangsungkan pada Sirkuit N.P KP3B Serang – Banten itu. Harus terpaksa dijalankan dalam status wet race.

Meski demikian, para pembalap wanita yang teramat tangguh tersebut. Tidak mengendurkan sama sekali semangat dan juga besutan gasnya.

Fisichela KW

Fisichela KW, dinobatkan sebagai juara dalam kelas tersebut. Tidak mudah tentu hasil kemenangan yang diraih olehnya. Ia harus bertarung dengan Eca Sabana 153.

Namun berkat jam terbang, dan ego yang bisa diatur oleh Fisichela. Dirinya berhasil menang, dengan mampu bertahan selama putaran race dilangsungkan.

“Alhamdulillah ya, untuk balap tadi mengatur jalannya balapan. Juga sebenarnya, ada percobaan,” buka dari oleh Fisichela KW langsung kepada Penulis.

Dirinya menambahkan, “Selain atur cara balap karena kondisi wet, juga coba set up motor dari sebelumnya. Tapi ternyata belum ada perubahan. Jadi awal lap baca momentum dulu,” tandas kembali olehnya.

Poetra Betawi 91 Rebut Kembali Tahtanya, Nurgianto Menggila di RX King

NURGIANTO

OtomotifZone.com – Serang. Selesai sudah pertarungan dari jalannya kelas Sport 2T 140cc Standar Open, dari gelaran Piala Gubernur Daytona UDRM Independent Cup Race 2025.

Berjalan saat hujan, para pembalap harus pandai mengatur ritme balapan di Sirkuit N.P KP3B Serang, Banten itu menjelang senja (4/5/2025).

Meski seluruh pembalap mengatur ritme, yang menghasilkan sedikit mengendurkan laju motornya. Tontonan menarik dan seru tetap tampil di arena lintasan.

Harus puas dengan kudeta yang dilakukan Jafar Munir, dalam sesi Sprint Race atau Super Pole. Tapi saat hasil penentuan, M. Nurgianto bersama tim kebanggaannya, Poetra Betawi 91.

POETRA BETAWI 91

Berhasil kembali mengambil, tahta yang mana memang berhak dimilikinya. “Alhamdulillah, terima kasih untuk semuanya. Support dan do’a yang diberikan. Balapan yang menarik untuk tadi,” buka dari sang juara kelas raja, Nurgianto kepada Penulis langsung.

Bakat dan skill yang dimilikinya ini, memang bukan main-main. Jam terbang memang berbicara. Walau kondisi wet race, ia mampu menyelesaikan balap tanpa drama.

“Untuk tadi bermain push di awal ya. Tapi tetap berhati-hati. Menjelang separuh lap, mulai makin mengatur alur balapan agar aman,” tandasnya kembali untuk Otomotif Zone.

Hasil yang sangat membanggakan, tak luput rasa syukur dari Owner tim. “Alhamdulillah untuk seluruh proses yang dilewati. Hasilnya terbayar hari ini. Meski tadi Sprint Race, hasilnya sempat kaget,” singkat dari pemilik Putra Betawi 91.

M. Nurgianto berhasil menjadi juara, dengan banyak memboyong hadiah berlimpah dari Panitia. Dari uang tunai yang fantastis, hadiah tambahan, hingga beras 25kg.

Pirelli Diablo Rosso Corsa II Masih Jadi Andalan Pembalap Bebek Tanah Air Sampai Saat Ini

Hasil Keseluruhan Final Sumatera Cup Prix 2024 Jambi

OtomotifZone.com – Jakarta. Di dunia balap motor, pemilihan ban menjadi salah satu faktor krusial dalam menentukan performa di lintasan. Salah satu ban yang telah terbukti keandalannya adalah Pirelli Diablo Rosso Corsa II, ban berjenis soft compound yang kini menjadi favorit para pembalap motor bebek di berbagai ajang kompetisi.

Hampir seluruh peserta balap motor bebek, terutama yang menggunakan velg ring 17, memilih ban ini sebagai senjata utama mereka. Ukuran 100/80-17 menjadi yang paling umum digunakan baik di bagian depan maupun belakang motor. Terlebih meski suatu event itu tidak mewajibkan ban pirelli digunakan, para peserta tetap menggunakan ban tersebut. Tak heran, karena ban ini dikenal memiliki daya cengkeram tinggi dan akselerasi luar biasa, bahkan di kondisi lintasan ekstrem.

Kemampuan Pirelli Diablo Rosso Corsa II tidak hanya terbatas pada motor-motor dengan kapasitas mesin kecil. Ban ini juga mampu menyesuaikan dengan motor balap ber-cc besar, menjadikannya pilihan serbaguna di berbagai kelas balap.

Kabar baiknya, ban Pirelli yang beredar di Indonesia saat ini sudah diproduksi secara lokal, sehingga ketersediaannya semakin meluas dan mudah didapatkan oleh para pegiat balap maupun konsumen umum.

” Sudah dari lama produksi sudah di dalam negeri semua kok,” ujar Ikhsan, perwakilan dari Pirelli Indonesia.

Dengan performa yang telah teruji dan ketersediaan yang makin mudah, tak heran bila Pirelli Diablo Rosso Corsa II tetap menjadi ban andalan para pebalap Nasional.