Beranda blog Halaman 463

Arbi Lanjutkan Tradisi Positif Pembinaan Astra Honda di JuniorGP

0
junior gp

OtomotifZone.com – Jakarta. Balapan terakhir FIM JuniorGP 2023 telah usai digelar di Ricardo Tormo Circuit, Valencia, pada Minggu (5/11). Selama 7 seri balapan bergengsi level dunia ini, pebalap Indonesia binaan PT Astra Honda Motor (AHM) berhasil menunjukkan kemajuan dibanding musim balap tahun lalu dengan perolehan 39 poin melalui berbagai aksi balapnya hingga seri terakhir, termasuk saat mengibarkan bendera Merah Putih dari podium tertinggi pada seri di Barcelona, Spanyol.

Pada seri terakhir kejuaraan yang digelar pekan lalu, Arbi tampil luar biasa pada balapan pertama. Meskipun dia memulai jalannya balap dari posisi ke-28 dan harus menjalani hukuman berupa tiga long lap penalty, Arbi berhasil mempertahankan kecepatan dan melewati garis finish di urutan ke-13 pada race pertama. Sedangkan pada balapan kedua, Arbi terjatuh saat berada saat berada pada urutan ke-10 dan gagal menyentuh garis finish.

“Pada balapan pertama, saya punya kecepatan terbaik, namun saya harus menjalani tiga long lap penalty yang membuat saya kesulitan untuk mengejar grup depan. Pada balapan kedua, saya bisa mencatat lap terbaik di sini meskipun kondisinya berangin. Namun, saya melakukan kesalahan dan kehilangan banyak waktu, hingga akhirnya terjatuh. Saya senang dengan hasil musim ini, di mana saya bisa mencatat kemenangan pertama di podium tertinggi. Terima kasih Astra Honda, tim, dan keluarga saya atas dukungannya,” ujar Arbi.

Dengan tuntasnya balapan FIM JuniorGP 2023, Arbi tercatat berhasil meningkatkan posisinya pada klasemen akhir ke-17 melalui perolehan 39 poin, lebih baik dari musim balap tahun sebelumnya yang tercatat pada posisi ke-22 melalui perolehan 18 poin.

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM Andy Wijaya mengatakan konsistensi perusahaan mengirimkan pebalap di ajang FIM JuniorGP sejalan dengan semangat Satu Hati untuk terus mendukung dan mendampingi talenta muda Indonesia mencetak prestasi yang membanggakan di kancah dunia.                                                                                              “Keterlibatan Arbi di musim keduanya pada ajang FIM JuniorGP merupakan salah aatu wujud konsisteni AHM dalam mendukung mimpi anak bangsa Indonesia. Kami berharap dapat kembali mengantarkan talenta muda Indonesia yang membanggakan Indonesia seperti Arbi dan para pendahulunya di ajang balap kelas dunia,” ujar Andy.

FIM Junior GP merupakan jenjang pembinaan balap yang dilakukan AHM sebelum beranjak ke ajang Grand Prix (GP). Beberapa nama sudah lahir dari ajang ini, yakni Andy Gilang, Gerry Salim, dan Mario Suryo Aji yang sudah merasakan atmosfer balap dunia GP Moto3.

Penemuan Arca dan Benda Purbakala di Lokasi Sirkuit Rizqy Motorsport, Klaten

0

OtomotifZone.com-Klaten. Proyek pembangunan sirkuit balap motor seringkali membawa kejutan yang tak terduga. Hal ini terbukti ketika saat pengerjaan sirkuit Rizqy Motorsport di dusun Leses, Manisrenggo, Klaten, daerah utara Prambanan, tim lapangan tanpa sengaja menemukan arca dan benda purbakala yang menggetarkan.

Pengerjaan sirkuit Rizqy Motorsport adalah persiapan untuk menyelenggarakan event final Cleosa Series yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 4-5 November 2023. Para pekerja dan tim konstruksi sedang sibuk mempersiapkan sirkuit untuk menjadi tuan rumah balapan grasstrack dan motocross yang akan menjadi pusat perhatian para penggemar balap motor.

Namun, saat sedang melakukan penggalian untuk membangun sebagian sirkuit, tim konstruksi secara tak terduga menemukan potongan arca dan benda-benda purbakala lainnya yang tersembunyi di tanah. Penemuan ini segera menarik perhatian arkeolog dan peneliti lokal.

Arca dan benda purbakala yang ditemukan di lokasi sirkuit Rizqy Motorsport diyakini berasal dari masa lalu yang jauh. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi sumber dan makna sebenarnya dari penemuan ini. Kemungkinan besar, penemuan ini memiliki nilai sejarah dan arkeologis yang signifikan.

Dilakukan pengecekan oleh tim dari kantor Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X (Purbakala)
Hasil pengecekan tersebut terdapat:
• 1 Arca Nandhi (Warga sekitar menyebutnya Si Lembu)
• 1 Arca Ganesha
• 2 Yoni
• 1 Wadah dari perunggu
• 3 Watu Kenong
• dan beberapa bongkahan batu yang kemungkinan ODCB (Objek yang Diduga Cagar Budaya). Untuk kondisi 2 yoni dan 1 Arca Ganesha tsb ada beberapa bagian yang patah/rusak.

Kondisi saat ini adalah upaya kolaboratif antara tim konstruksi, arkeolog, dan pemerintah setempat. Langkah-langkah akan diambil untuk menjaga dan melestarikan penemuan ini sambil memastikan bahwa pembangunan sirkuit dapat berlanjut sesuai jadwal.

Penulis : Hafid | Foto : Hafid

Bosco Kopong Dan Ghopal Jadi Ujung Tombak Tim PT. Pilar Papua X BRMS Mujex D-Bless

0
Bosco Kopong

OtomotifZone.com – Jayapura. Meskipun ini merupakan tahun pertama bagi Bosco Kopong & Ghopal, membela tim PT. Pilar Papua X BRMS Mujex D-Bless. Antusiasme para pembalap untuk dapat berlaga di event besutan Lets Racing Organizer sangatlah tinggi.

Kedua pembalap tersebut menjadi ujung tombak tim walau persiapannya cukup singkat. Namun demikian tim ini membawa pembalap yang dapat di andalkan. Bertarung dengan maksimal serta cukup diperhitungkan para rivalnya pada gelaran Kongsi-kongsi Road Race Jayapura akhir pekan kemarin (3-5/11). Ghopal sendiri sebagai juru racik sekaligus turun dalam kelas exrider.

Bosco Kopong
Ghopal, Rico Bakker dan Bosco Kopong

” Untuk tahun pertama ini kita hanya menurukan Bosco Kopong dan Ghopal nantinya kita mencoba lakukan penambahan pembalap dan armada lagi ” Jelas,Rico sebagai manager.

Nah sementara di tanya soal target Rico Van Bakker sebagai juru mudi tim tidak memasang target terlalu tinggi. Akan tetapi mereka berusaha sebaik mungkin meraih hasil maksimal pembalapnya berlaga di Sirkuit NP Buper Cendrawasih Waena. Kelas Bebek 2tak 116cc STD Se Tanah Papua podium ke-5, Bebek 2tak 116cc STD Tanah Tabi podium ke-5 , Sport 2tak 135cc Tanah Tabi podium ke-2, Sport 2tak 135cc Campuran exrider podium ke-1.

Bosco Kopong

” Soal target pastinya semua tim ingin hasil maksimal tidak terkecuali dengan kita, pastinya pembalap dan mekanik memberikan yang terbaik. Meski persiapan untuk tim sendiri sangat singkat tapi kami berusaha Kami mengejar target Juara kategori Tanah Tabi dan Se Tanah Papua, Bersyukur bisa bawa empat tropi ” Tambahnya.

” Kerjasama tim sudah sangat baik sekali terutama mekanik maupun crew. Saya sadari juga dari persiapan pribadi saya yang kurang latihan saja. Sehingga penguasaan maupun adaptasi dengan motor dan lintasan berdampak dengan hasil yang saya dapatkan. Semoga berikutnya sudah bisa mempersiapkan lebih matang lagi ” Kata, Bosco.

Lantian Juan Lanjutkan Dominasi Juara Umum Di Final Cleosa Series Klaten 2023

0

OtomotifZone.com-Klaten. Final Cleosa Series sirkuit Rizqy Motorsport, Leses, Manisrenggo, Klaten, Jawa Tengah 4-5 November 2023 kembali membuat sebuah catatan bagi Lantian Juan. Hari Minggu kemarin menjadi saksi dari salah satu pencapaian luar biasa dalam dunia balap motor.

Lantian Juan, pembalap yang telah menjadi perbincangan hangat dalam beberapa pekan terakhir, mengukuhkan dirinya sebagai juara umum Cleosa Series 2023. Prestasi ini adalah gelar ketiganya dalam waktu satu bulan yang mencakup kemenangan di Kasal Cup JC Supertrack, Trial Game, dan pencapaian terbaru dalam Cleosa Series.

Pencapaian ini adalah kisah dominasi yang memukau dalam dunia balap motor. Lantian Juan telah menunjukkan superioritasnya di berbagai lintasan dan kategori balap selama beberapa pekan terakhir.

Gelar juara umum Cleosa Series 2023 menjadi puncak dari rangkaian prestasi gemilang Lantian Juan. Ia secara konsisten rutin meraih poin di setiap seri meskipun tak melulu keluar sebagai juara.

“Alhamdulillah, saya tidak menyangka dalam satu bulan ini bisa meraih tiga gelar sekaligus. Dan terakhir adalah juara umum Cleosa Series kategori open. Dan hanya berjarak tipis poin saya dengan lawan dan hasilnya bisa membawa titel kembali bersama Rizqy Motorsport. Saya kehabisan kata-kata namun pada intinya, ini puncak prestasi saya lewat dukungan team, mekanik dan crew juga keluarga. Istimewa dan terima kasih,” senyum si Jaran Kepang tersebut.

Pencapaian ketiga gelar dalam waktu singkat adalah sesuatu yang langka dan menunjukkan bahwa Lantian Juan adalah salah satu pembalap terbaik saat ini. Selamat kepada Lantian Juan atas prestasi yang mengagumkan ini!

Penulis : Hafid | Foto : Hafid

Skuad ORS Speed Papua Buktikan Kualitas Ban Kingland Di Kongsi-kongsi Road Race Jayapura

0
ORS Speed Papua

OtomotifZone.com – Jayapura. Tim ORS Speed Papua percayakan armada balapnya menggunakan ban kingland axcelo ctx 007. Pada aspal lintasan sirkuit NP Buper Cendrawasih Waena. pada gelaran Kongsi-kongsi Road Race Jayapura Minggu (5/11).

Sangat beralasan tim asal Kota jayapura ini menggunakan ban tersebut. Selain murah juga tidak menguras isi kantong sebab produk ban balap yang memiliki tipikal intermediete. Itu artinya, kualitas bahan compound, kontruksi profil dan tipe kembangan, siap dipakai di berbagai kondisi. Dari suhu lintasan panas, dingin, dari sirkuit pasar senggol maupun permanen. Belum lagi tipe ban ini dapat di tempatkan pada roda depan ataupun belakang. Tentunya memang ban ini layak untuk menjadi alternatif pilihan rider dan tim dengan maraknya persaingan kualitas ban balap yang beredar.

Dengan pilihan ban tersebut, ternyata membuat pembalap penunggang Yamaha Jupiter dari ORS Speed Papua jadi pede. Satria Tostend sendiri mampu memperbaiki posisinya pada kelas Bebek 4Tak 130cc TU ex MP2 Se Tanah Papua. Pada sesi QTT Satria merosot di posisi ke-6, pada babak final akhirnya dapat menempati posisi ke-3.

ORS Speed Papua
Skuad ORS Speed Kingland Papua

Saat penulis menanyakan mengenai settingan motor sendiri, Builder ORS Speed Papua. Yudis Bonong mengaku kalau motor garapnya ini tidak ada perubahan yang berarti dan senada dengan karakter ban yag di gunakan hanya saja mengalami sedikit troble. Jadi memang karena ukuran angin ban yang kurang tepat yang membuatnya harus start di position ke enam di race finalnya.

” Waktu babak kualifikasi settingan motor sebenarnya tidak ada perubahan yang signifikan. Hanya saja mesin sedikit bermasalah dan ukuran ban agak keras. Makanya tertinggal di posisi keenam memang kesalahannya sih saat itu kami set tekannya 22 psi dan pembalap mengeluhkan terlalu keras. Makanya saat final pake 18 psi dan akhirnya pas dengan bobot pembalapnya,” Ungkap Mekanik.

“Disini juga diuntungkan oleh pemilihan ban. Dengan kondisi aspal yang cukup panas malah lebih menggigit ke aspal, Tentu ini yang membuat Satria bisa main maksimal. keuntungannya lagi sejak latihan ban tidak di ganti, awet bener bannya dan menurut pihak Kinglang kami yang pertama kali mencoba tipe axcelo ctx 007 di balapan Papua ” tutur Yudis sambil promosi.

Foto : pakde one

Terbukti!! Tanpa Resep Spesial RX King Bakul Sego Balap Suguhkan Tiga Podium Juara

0
Bakul Sego Balap

OtomotifZone.com – Jayapura. Terbukti!! RX King Bakul Sego Balap milik Morgen Genta sukses berikan perlawanan dan raih tiga podium dalam beberapa race kelas RX-King STD pada Kongsi-Kongsi Road Race Championship Jayapura 2023 di Sirkuit NP,  Buper Cenderawasih Waena, akhir pekan kemarin (5/11).

Darlen Ohee berhasil finish di posisi ke-3 pada kategori Tanah Tabi, Dicky Risaldi pada posisi ke-4 kategori setanah Papua, serta Wawan Ayam podium ke-5 kelas Xrider. Hasil ini termasuk apik, mengingat kompetitor di kelas ini banyak pembalap-pembalap papan atas Se Papua yang menunggangi kuda pacu hasil racikan dari builder-builder top.

Sebagai informasi, RX King berkelir purple merupakan asli garapan dari pemilik warung makan Nasi Goreng Rasa Nyata. Dirinya merupakan mantan engine builder, sejak 2010 lalu telah meninggalkan peralatan permesinan dan beralih ke alat masak memasak. Rasa kerinduan bau asap knalpot pun terusik setahun belakangan ini sehingga mencoba Kembali.

Uji coba setup si jambet pun berlaku hingga nekat mengikuti beberapa event di daerah Papua. Namun belum menunjukkan hasil yang baik.

“Senang sekali pastinya mas, motor kami bisa bersaing dan dapatkan podium. Sebelumnya belum pernah dapat podium. mungkin karena belum ketemu setingannya aja, dan sekarang pembalap yang pake rata-rata bilang motornya nyaman” ungkap Morgen

Bakul Sego Balap
Morgen Genta bersama Anak & Istri

Uniknya pada kuda pacu RX King Bakul Sego Balap ini malah tidak meramu dapur pacunya dengan garang seperti tunggangan kebanyakan. Hal itu morgan menjelaskan bahwa dia lebih mengandalkan setingan motornya hampir mirip korekan kelas sunmori. Yang mana justru merunkan kompresi dan hanya sedikit mengeruk lubang tranfer bloknya.

Isian kompresi 12,7cc, lubang exause 24,5mm. Karburator standart kena papas 2mm dan menggunakan pilot jet 35, main jet 260 serta final gir terpasang 14 – 35 mata.

“Tidak ada yang spesial sih pada korekannya semuanya biasa saja, saya berusaha motor ini punya ketahanan dan tidak liar waktu di ajak manuver. Makanya kompresi juga saya turunin agar bembalap bisa lebih enjoy kendalikan dan lebih mengejar putaran atasnya sih. Yang spesial paling hanya knalpotnya saja sebab berapa kali uji hanya itu saja yang pas. Carinya juga susah saya dapatkan kiriman teman dari jakarta,” Ucapnya.

RX King Bakul Sego termasuk pacuan yang tidak manja, pasalnya sejak memulai gelaran hingga babak final tungganganya sama sekali tidak tersentuh alias melakukan perawatan atau repair.

“Dari awal motor saya tidak sentuh-santuh, dari penggantian oli, ganti ring, kampas kopling sampai stel rantai pun sama sekali tidak di lakukan. Pembalap juga tidak ada keluhan,” tutupnya.

Optimalkan Konsentrasi Arya Nur Obama Berhasil Menyodok Ke Posisi Terdepan

0
Arya Nur Obama

OtomotifZone.com – Jayapura. Memperbaiki kesalahan pada babak sebelumnya Arya Nur Obama harus puas menduduki posisi keenam. Keberhasilannya menjadi yang terbaik untuk memperbaiki posisi pun dapat tertuntaskan dengan mengoptimalkan kosentrasinya menyodok keposisi terdepan.

Kemampuan serta kerja kerasnya tersebut disajikan pada babak final kelas Bebek 2Tak 116cc Standart Pemula U23 Open. Pada perhelatan Kongsi-Kongsi Road Race Championship Jayapura 2023, di Sirkuit NP Buper Cenderawasih Waena (5/11).

Kendala awal kurang pakemnya pengereman tunggangannya hingga menyebabkan pembalap Cam Family Feat One Zargo harus mencicipi posisi keenam pada QTT Jumat (3/11). Tentu dengan kondisi dapur pacu yang cukup bugar menjadi modal balas dendamnya dapat mengamankan posisi terdepan pada babak penentu. Dan nyatanya terbukti.

Arya Nur Obama
Arya Nur Obama

Sejak start telah diperlihatkan, setiap putarannya Arya Nur Obama berhasil mencuri posisi. Hingga lap ketiga Arya sudah berada pada baris ke 3 pembalap terdepan. Hingga menyelesaikan tiga putaran tersisa.

“Dari awal main saya fokus saja. Berusaha bisa maju kedepan, Alhamdulillah usaha Bapak saya bisa atasi kendala sebelumnya. Saya cukup senang bisa dapatkan hasil yang memuaskan,” ujar Arya.

Arya Nur Obama
Arya Nur Obama bersama Keluarga

“Kesalahan dari QTT memang, seharusnya posisinya tidak seharusnya masuk keenam. Karena pengereman yang kurang baik, tapi syukur bisa teratasi dan bisa keposisi terdepan” ucap Nur Hadi, Ayah Arya.

CBR250RR Produksi AHM Tak Terbendung Jadi Jawara Asia di ARRC 2023

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Para pebalap Astra Honda terus mendominasi balapan Asia Road Racing Championship (ARRC) 2023 seri kelima di Zhuhai, China. Balapan pertama kelas AP250 ditaklukkan Rheza Danica Ahrens dengan meraih podium kedua, dilanjutkan prestasi membanggakan yang kembali dicetak pada balapan kedua melalui Veda Ega Pratama dan Herjun Atna Firdaus yang sukses mengibarkan bendera Merah Putih dari podium pertama dan podium ketiga. Prestasi yang dicetak dengan mengendarai CBR250RR ini mengantarkan gelar juara ARRC kelas AP250 yang kelima kalinya bagi tim Astra Honda Racing Team (AHRT) sekaligus mengukuhkan CBR250RR sebagai jawara kancah balap nasional maupun Asia pada 2023.

Para pebalap AHRT, Veda, Rheza, dan Herjun tampil agresif sepanjang balapan berlangsung. Pada sesi kualifikasi, Veda telah menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan menempati posisi pertama dengan catatan waktu tercepat 1:50.117. Sedangkan Rheza dan Herjun memulai balapan dari posisi keempat dan kelima dengan raihan catatan waktu tercepat 1:50.583 dan 1:50.741.

Race pertama dihelat pada hari Sabtu (4/11) dengan cuaca yang cerah. Rheza harus berjuang keras untuk mendapatkan podium. Dengan pengalaman yang melimpah, Rheza secara perlahan masuk dalam rombongan terdepan dan memberikan perlawanan yang ketat hingga akhirnya berhasil finis pada posisi kedua. Pemuda Gunungkidul, Veda Ega langsung tampil dominan dengan mengukuhkan jarak 7 detik dari pebalap lainnya. Namun, Veda harus menjalani hukuman ride through yang dijalaninya di lap 8, hingga harus puas finis pada posisi keenam. Sedangkan pebalap lainnya, Herjun harus menyelesaikan balapan lebih cepat akibat terjatuh pada tikungan terakhir pada lap kedua.

Veda Ega yang bertekad kuat untuk tidak membuang kesempatan di race kedua pada hari Minggu (5/11), langsung tancap gas sejak awal balapan dimulai. Dia secara konsisten memperlebar jarak dengan pebalap lainnya hingga 9 detik dan akhirnya berhasil meraih posisi pertama. Sedangkan Herjun dan Rheza yang masuk di rombongan kedua, harus berjuang keras dan bersaing ketat dengan empat pebalap lainnya dalam perebutan podium ketiga. Sempat terdesak mundur pada posisi ketujuh dan kelima pada awal balapan, kedua pebalap secara perlahan masuk untuk menempati posisi kedua terdepan rombongan, hingga akhirnya Herjun berhasil finis pada posisi ketiga dan disusul Rheza pada posisi keempat.

“Saya berusaha fokus sepanjang balapan agar bisa konsisten dan tidak membuat kesalahan. Selepas start saya mencoba langsung memberi jarak aman dan memudahkan saya memilih line terbaik tanpa gangguan. Saya menjaga kecepatan secara konstan dan akhirnya bisa menyelesaikan balapan dengan baik. Terima kasih Astra Honda dan team yang telah menyiapkan motor terbaik, sehingga saya bisa memberikan hasil yang memuaskan di China ini,”ujar Veda.

“Saya berusaha menjalani balapan sebaik-baiknya. Saya bisa menjaga ritme balap dan memberikan tontonan yang seru pada persaingan podium ketiga. Ini modal yang cukup bagus untuk menghadapi putaran terakhir di Thailand,” ujar Herjun. 

Dengan hasil seri ini, juara AP250 dapat dipastikan digenggam oleh pebalap AHRT mengingat posisi klasemen sementara diduduki 3 pebalap AHRT yaitu Rheza pada posisi pertama dengan perolehan 188 poin, Herjun pada posisi kedua dengan 165 poin, dan Veda pada posisi ketiga dengan total 135 poin. Gelaran ini menyisakan dua race dengan raihan maksimal 50 poin.

Supersport 600cc

Pada kelas Supersport 600cc (SS600), pebalap AHRT M. Adenanta Putra start dari posisi tiga yang didapatkan dari hasil kualifikasi dengan catatan waktu tercepat 1:36.893. Pada race pertama yang digelar pada hari Sabtu (4/11), Adenanta bersaing dengan pebalap lainnya yang berada di grup terdepan. Di pertengahan balapan berlangsung, terjadi insiden dan red flag dikibarkan sehingga balapan terhenti sesaat. Persaingan ketat terus terjadi, Adenanta yang tertahan di rombongan kedua harus finis di posisi ke-8. Pada race kedua hari Minggu (5/11), Adenanta berhasil mendulang poin yang lebih banyak dibandingkan race kemarin. Dia sempat menempati posisi kedua pada awal balapan, namun terdesak ke posisi delapan hingga finis pada posisi ke-5.

“Saya memulai balapan dengan baik dan sesuai rencana. Namun saat saya ingin mencoba menekan lebih kuat lagi untuk bersaing, saya melakukan kesalahan di beberapa tikungan penting. Banyak pelajaran yang saya dapatkan di race China ini, semoga bisa menjadi bekal kuat agar di Thailand nanti bisa meraih podium,” ujar Adenanta.

Pada kelas AsiaSuperbike 1000cc, Andi Farid Izdihar yang saat ini tergabung di Honda Asia-Dream Racing memberikan kemampuan terbaiknya dengan menunggangi CBR1000RR. Pebalap yang sering disapa Andi Gilang, memulai balapan dari grid kedua. Pada race pertama, ia bersaing ketat di rombongan pertama dengan menghadapi tiga pebalap lainnya untuk perebutan podium dan akhirnya finis di posisi keempat. Pada balapan kedua, Andy Gilang harus turun posisi keempat sejak awal balapan hingga akhir menyentuh garis finis.

General Manager Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor (AHM) Andy Wijaya mengatakan capaian prestasi di ajang ARRC menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan pembinaan balap berjenjang yang secara konsisten dilakukan perusahaan untuk menghadirkan pebalap Indonesia yang patut dibanggakan di kancah dunia.

”Kami bersyukur bisa kembali meraih juara Asia kelima kalinya bagi tim AHRT dan ketiga kali bagi pebalap dengan menggunakan CBR250RR. Kami akan terus mengevaluasi pembinaan pebalap muda yang kami lakukan di setiap level. Kami yakin dengan semangat Satu Hati, kelak Indonesia melalui pebalap-pebalap binaan AHM akan mempunyai pebalap yang mampu mengharumkan nama bangsa di level tertinggi,” ujar Andy.

Putaran selanjutnya ARRC 2023 akan dihelat di Chang International Circuit, Thailand pada 1-3 Desember 2023.

Cara Penggunaan Kopling Yang Baik Saat Melewati Tanjakan Menggunakan Sepeda Motor

0
cbx

Dalam berkendara sepeda motor, banyak orang yang belum mengerti cara menggunakan sepeda motor dengan baik dan benar untuk selalu #Cari_Aman di jalan raya. Tanpa disadari, kesalahan-kesalahan pengendara di jalan raya tentunya dapat memicu ketidak nyamanan dalam berkendara, ataupun berkurangnya usia part dari motor yang digunakan.
 
Jalan yang menanjak merupakan salah satu kontur jalan yang memerlukan teknik yang berbeda jika dibandingkan dengan jalan yang datar, khususnya ketika perjalanan jauh atau touring di jalan antar kota atau antar provinsi yang melewati area pegunungan dengan kontur jalan yang berbeda-beda ketinggiannya. Saat menggunakan motor tipe sport atau bebek berkopling, tentunya kita harus melakukan usaha yang lebih salah satunya adalah menggunakan kopling agar motor tetap melaju dengan baik tanpa membuat kampas kopling cepat habis dan tetap nyaman saat menggunakan motor. Berikut adalah beberapa tips yang bisa dilakukan agar tetap berkendara dengan aman dan nyaman di tanjakan.
 
Saat sedang melalui jalan tanjakan, pastikan untuk tidak menarik tuas kopling terlalu lama dalam posisi gigi atau transmisi yang masuk. Pengendara bisa menggunakan gigi rendah untuk memperkuat torsi atau tenaga motor untuk melewati tanjakan tersebut. Kurangi penggunaan kopling yang berlebihan saat menanjak karena hal tersebut akan membuat usia kampas kopling cepat habis dan membuat tangan kita menjadi lebih pegal karena harus terus bersiap di tuas kopling.
 
Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora, Ludhy Kusuma menjelaskan, “Dalam keadaan menanjak, sepeda motor akan bekerja lebih berat dengan putaran mesin yang lebih tinggi, penggunaan kopling yang terlalu sering atau menggunakan setengah kopling akan membuat part pada bagian kopling cepat habis atau aus.”
 
“Selain itu juga hindari jari yang bersiap di tuas kopling, agar pengendalian stang motor juga lebih maksimal, cukup gunakan saja gas dan rem belakang. Dalam setiap tanjakan selalu pastikan kaki kanan bersiap di rem belakang, agar saat motor berhenti mendadak atau terjadi kemacetan, motor bisa berhenti dengan stabil dan tidak akan mundur lagi,” ujar Ludhy.
 
Dalam melewati berbagai macam jenis tanjakan yang paling penting adalah selalu menjaga postur berkendara yang aman dan nyaman. Pastikan selalu gunakan perlengkapan berkendara yang lengkap agar mengurangi dampak negatif dari kecelakaan apabila terjatuh saat menggunakan sepeda motor.  Pengendara juga harus selalu mengikuti peraturan rambu-rambu lalu lintas yang ada di jalan yang sedang dilewati agar selalu selamat sampai tujuan, jadikan keselamatan hal yang paling utama saat sedang berkendara menggunakan sepeda motor, selalu #Cari_Aman.

Hasil Race Final Cleosa Series Klaten 2023

0

OtomotifZone.com-Klaten. Final Cleosa Series sirkuit Rizqy Motorsport, Leses, Manisrenggo, Klaten, Jawa Tengah 4-5 November 2023 telah selesai dengan baik. Sebanyak 24 kelas terbagi dalam dua hari lancar tanpa kendala suatu apapun. Dan disini juga salah satu markasnya penonton grasstrack terbaik di Jawa Tengah. Berikut hasil racenya.