Beranda blog Halaman 805

Darmawangsa Sejahtera Abadi Borong Piala di Drag Festival Seri 2

0

OtomotifZone.com – Sentul. Ngeri, Darmawangsa Sejahtera Abadi SAR Speed borong piala pada Drag Festival seri 2 yang berlangsung (27/3/22) di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor. Ngerinya disalah satu kelas mereka hanya menyisakan satu podium untuk lawannya. Dan hasil positif ini akan terus ditingkatkan untuk terus menjadi yang terbaik.

Turunkan tiga mobil, tim ini bisa borong banyak sekali penghargaan. Ada Honda Nouva yang diturunkan di kelas Sedan Modif s/d 1700cc (201m & 402m) dan Breket 14 detik, Honda Ferio yang turun di kelas Pro NA (201m & 402m) dan Breket 13 detik, Honda Genio berwarna Orange turun di kelas Breket 14 detik, Breket 15 detik, dan Breket 10 detik (201 Meter), Drag Racer team tersebut adalah nama yang sudah tidak asing lagi di dunia balap jalan lurus, yaitu M. Wasrik, H. Tatank, M. Herdy, Wahyu Asmara dan Lukman Hakim dengan chief mekanik SAR Speed Anugerah Rio.

Team tersebut berhasil borong podium nomor 1 sampai 4 di kelas Sedan Modif 1700cc (201m), di podium tertinggi ada Lukman Hakim dengan catatan waktu 8,895 detik. Sedangkan di kelas Pro NA (201m) M Wasrik berhasil berdiri di podium tertinggi dengan catatan waktu 8,521 detik, di kelas Pro NA para pembalap Sejahtera Abadi juga berhasil berada di posisi 2 M Herdy, Posisi 3 Lukman Hakim, Posisi 5 Ipung Muhtadin.

“Alhamdulillah mobil Honda Ferio kami berhasil mencatatkan personal best time 8,521 detik, semoga besok dan di event selanjutnya waktunya makin mengecil,” ujar Andry Jhon selaku Manager Tim.

Tidak sampai disitu saja . Untuk jarak 402 meter yang dilangsungkan pada hari minggu (27/3) Honda Nouva Sejahtera Abadi kembali mendominasi di kelas sedan modif 1700cc H Tatank berada di podium tertinggi dengan catatan waktu 13,748 detik, selanjutnya Lukman Hakim di peringkat kedua, M Herdi di posisi ketiga dan M Wasrik di posisi keempat.

Untuk kelas Pro NA menggunakan Honda Ferio, M Wasrik berada di posisi kedua dengan catatan waktu 12,825 detik, sedangkan Ipunk Muhtadin berada di posisi ketiga dan M Herdy berada di posisi kelima.

Untuk kelas Breket 13 detik M Herdy berada di posisi pertama dengan catatan rata-rata waktu 13,067 detik sedangkan H Tatank berada di posisi kedua dengan catatan rata-rata waktu 13,147 detik.

Di kelas Breket 10 detik consulation, pembalap Wahyu Asmara berhasil berada di posisi ketiga, menggunakan mobil Honda Genio berwarna Orange ini, akhirnya Wahyu Asmara yang perdana tampil di Sirkuit Sentul berhasil naik podium yang pertama juga event Sentul Drag Festival putaran 2. Sungguh luar biasa tampil perdana dan langsung podium. Selamat buat team Darmawangsa Sejahtera Abadi SAR Speed yang berhasil bawa pulang banyak piala.

Perlahan Pasti, Ninja TU AJM Feat R2 Natasya RRF Mulai Berprestasi

0
Ninja Tune Up RRF R2 Natasya, Pakai yang Ada "P"-nya

Otomotifzone.com – LAMPUNG. Tampil di balapan drag bike Pringsewu akhir pekan kemairn (27/3/2022), bertempat di Sirkuit Non Permanen PEMKAB Pringsewu – Lampung. Skuad RRF R2 Natasya Racing AJM asli Tangsel berani dan percaya diri, akan menghasilkan yang manis. Sengaja ikut, orange black genk tersebut, berangkat sejak dini dari Mabes Serpong – Tangsel ke Pringsewu Lampung.

Membawa beberapa kuda besi andalannya, persiapan sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari, dan juga sesampainya di sana tidak berleha-leha. Lanjut untuk mematangkan apa yang sudah dibawa, serta dipersiapkan sebelumnya, dari workshop.

Benar saja, balapan yang sangat menguras seluruh jiwa raga. Salah satu motor milik RRF R2 Natasya AJM, berhasil menjajaki podium drag bike Pringsewu. Yakni motor Sport 2T 155cc Tune Up. Sadisnya motor ini juara di kelas FFA 250cc, serta semakin bikin geleng-geleng, race yang dijalankan sekitar pukul 04.00 waktu setempat.

Topik Maulana. Foto; Dokumentasi

“Balapan kemarin capek banget, menguras jasmani dan rohani, starternya poll banget. Tambah aku juga enggak setting langsung main. Terus balapan ini larut bahkan bisa dibilang dini hari, karena sekitar 4 subuhan baru racem kurang maksimal jadinya. Tambah RT juga besar udah enggak begitu fokus,” terang Pebalap yang berhasil membawa motor AJM Feat R2 Natasya RRF Pekajaman kepada Penulis langsung.

Original “P”, yang ada “P” nya

Ninja Tune Up yang bermain di kelas habitatnya, menduduki podium 2, bersama Topik Maulana dengan catatan 07,157 detik. Menempel ketat posisi pertama Pebalap lokal Noka Romano, dengan raihannya 07,124 detik. Lalu di posisi ketiga ada Adhe Oweh, keempat Dwi Batank, dan kelima Asep Robot.

Result FFA 250cc Drag Bike Lampung

“Motor sendiri sih udah oke buat di kelasnya. Cuma aja masih kurang nyaman di mesin, bagian RPM terutama. Sama kurang nyaut nyerut gitu opernya. Tinggal poles setting dikit lagi, yakin aku bisa semakin bersaing. Pringsewu kemarin itu, bisa time segitu emang karena pada kelelahan udah semua Mas,” pungkas Topik Maulana.

Juara Moto 2 Bebek Modif Senior Kejurnas Grasstrack Semarang, Lantian Juan Point Tertinggi

0

OtomotifZone.com-Semarang. Pembalap Kediri ini pada Moto pertama mengalami kesulitan pada tunggangan. Walau finish di urutan ketiga namun motornya terlihat mengeluarkan asap menit-menit akhir jelang sampai finish. Seri 1 Kejurnas Grasstrack Region B sirkuit Wanko, Mijen, Semarang moto 2 hari Minggu 27 Maret 2022 pembalap inti Boss Mild Karya Kayu ini berhasil membalik suasana.

Tian mendapat motor lebih fit setelah dibenahi Agus Kentus dari Poetra Mahesa sebagai pawang motor saat ini. Persiapan moto kedua lebih teliti, mekanik dan pembalap berkolaborsi kompak atur strategi agak markisal eh maksimal di betot gasnya 8 lap.

“Perasaan treknya berbeda dengan tahun sebelumnya. Kali ini lebih membuat lemas,” kata putra dari legend grasstrack Kediri tak lain pak Kisworo ini. Asli berat karena lawan hampir sama kekuatannya. Fisik di uji karena selain panas, debu lembut juga menjadi musuh utama.

Kemenangan moto kedua menjadikannya sebagai pembalap dengan pengumpul point tertinggi kelas Bebek Modifikasi Senior Seri 1 Kejurnas Grasstrack Region B sirkuit Wanko, Mijen, Semarang 26-27 Maret 2022.

Penulis : Hafid | Foto : Hafid

Hasil Pemenang MGMC Modification Contest 2022 Merauke

0
MGMC Modification Contest 2022 Merauke

OtomotifZone.Com – Merauke. Hasil pemenang Pagelaran kontes modif motor yang diselenggarakan oleh Motor Gede Merauke Community, bertajuk MGMC Modification Contest 2022, dalam besutan event modfikasi roda dua yang bertempat di GOR Hiad Say, Merauke (26-27/3/) telah usai dilangsungkan.

Hasil Pemenang MGMC Modification Contest 2022 Merauke
Pemenang MGMC Modification Contest 2022 Merauke

Sebanyak 39 peserta kontestan dengan 47 motor yang ditampilkan dari berbagai work shop ubahan modifikasi memampang kuda besi gagah mereka masing-masing didalam gedung untuk diperlihatkan bagi masyarakat Kota Merauke ini. 4 kategori kelas dilaksanakan oleh panitia dengan enam kelas yang diperlombakan,8 best nominee serta The King of MGMC Modification Contest 2022.

Hasil Pemenang MGMC Modification Contest 2022 Merauke
Pemenang The King of MGMC Modification Contest 2022

Mempercayakan hasil penilaian kepada juri yang ahli dibidangnya, akhirnya pengumuman pemenang dimasing-masing kelas telah ditentukan sekaligus diumumkan. Berikut adalah hasil pemenang yang dapat dirangkum oleh Penulis.

Hasil Pemenang MGMC Modification Contest 2022 Merauke
Hasil Pemenang MGMC
Hasil Pemenang MGMC

Penulis | Foto : Alpacino

Hasil Lengkap Peresmian Sirkuit Robhong Hollo Waena – Jayapura

0

OtomotifZone.Com – Jayapura. Hasil lengkap Peresmian Sirkuit Motocross dan Grasstrack Robhong Hollo Waena, Jayapura dan HUT Hollom Ondofolo Loth M Pepuho ke 77 Tahun, telah selesai dihelat Minggu (27/3).

Robhong hollo
Pembalap veteran & Eksecutif menjadikan ajang reuni mereka
Papua
Perioritaskan pembalap muda Papua

Peresmian Sirkuit tersebut sekaligus menggelar balapan yang dilaksanakan oleh X-Pro Papua dan Pepuho Family diikuti 77 peserta dan 122 starter, menghelat 10 kelas yang diperlombakan,tentunya persaingan ketat terus tersaji pada event tersebut dari pembalap regional yang haus akan kompetisi pada tahun ini, perlombaan dengan prokes ketat menjadi syarat mutlak event otomotif diera new normal, berikut hasilnya :

Hasil lengkap Peresmian Sirkuit

Penulis : Alpacino | Foto : Alpacino / Istimewa (X-Pro)

Klub Murka, Jabatan Ketua IMI Sumatera Barat Dianggap Sudah Berakhir, Denas : Kami Ikuti Aturan Juklak Musprov

0
Perwakilan dari 50 klub IMI Sumbar

OtomotifZone.com – Padang. Ikatan Motor Indonesia Provinsi Sumatera Barat gagal jalankan Musprov yang berlangsung (26/3/22) . Ini membuat para anggota club murka. Dan hasil keputusan para sebagian klub, Defri sudah bukan ketua IMI Sumatera Barat alias sudah berakhir. Ini karena batas tenggang masa jabatan dianggap sudah selesai dan harus ada pemilihan ulang. Legalitas sebagai ketua dianggap sudah berakhir pertanggal (27/3/22).

Klub klub mengambil keputusan sesuai peraturan yang sudah ditetapkan IMI Pusat. Pemilik klub Beloz Desyontori memiliki tanggapan. Batalnya Musprov ini merupakan pelanggaran berat. Karena Musprov adalah amanat AD/ART IMI Pusat. Karena sebelumnya IMI Sumbar sudah mengajukan surat penjadwalan Musprov dan peserta klub Musprov IMI Sumatera Barat 2022.

Data nverifikasi Klub IMI Sumbar

” Tidak dilaksanakannya Musprov IMI Sumbar sabtu kemarin, jelas mengakibatkan ketua pengprov IMI Sumbar dengan sendirinya kehilangan legitimasi sebagai Ketua Pengorov IMI Sumbar. Jika Musprov tetap dilaksanakan sabtu kemarin namum tidak tercapai hasil berupa pemilihan Ketua baru, maka PP IMI dengan amanah AD/ART dapat mengambil alih. Apalagi, terang-terangan Musprov tidak dilaksanalan oleh ketua Pengprov IMI Sumbar,”tegas Desyontori.

Lanjutnya” PP IMI menyatakan klub yang berhak mengikuti Musprov adalah sebanyak 62 klub. Selain itu, dalam surat PP IMI, tidak ada menyatakan permintaan penundaan oleh Pengprov IMI Sumbar perihal penundaan Musprov IMI Sumbar disetujui atau tidak. Artinya, tanggal 26 Maret 2022, Pengprov IMI Sumbar wajib melaksanakan Musprov tahun 2022,”

Klub klub menegaskan bahwa Defri sudah tidak berhak untuk bertindak atas nama Pengprov IMI Sumatera Barat. Selain itu Defri juga dikecam tidak berhak untuk menggunakan keuangan Pengprov IMI Sumatera Barat.

Defri Nasli, ketua IMI Sumbar

Mendapat tekanan dari klub, Defri menjabarkan dengan tenang, “Perlu saya sampaikan IMI Sumbar sudah melakukan beberapa proses dalam rangka mewujudkan bagaimana terlaksana musprov sesuai dengan AD ART dan petunjuk pelaksana musprov yang sudah diatur sedimikan rupa, segala yang sudah kita putuskan di RAKERPROV tgl 22 Desember 2021 terhadap peserta musprov IMI SUMBAR adalah terdaftar paling lambat September 2021 lengkap minimal 15 KTA dan terigistasi club’ terdaftar 2021 dan 2022 sesuai dengan juklak tentang peserta point’ 2, sudah diputuskan dan ditetapkan yg menjadi peserta dan peninjau” papar Denas.

Lebih lanjut, ketua IMI Sumbar juga memberi keterangan tambahan, “Dan untuk pelaksanaan musprov tersebut kita sudah mengajukan surat tentang permohonan verifikasi peserta musprov tahun 2022, tanggal 13 Desember 2021, karena belum juga ada tanggapan IMI Pusat maka kami kirimkan lagi surat tgl 01 Maret 2022 permohonan persetujuan jadwal dan klub peserta musprov IMI Sumbar 2022, maka tanggal 14 Maret 2022 jam 09,46 wib melalui email kita terima surat perihal Data verifikasi IMI Sumbar dari IMI pusat, maka tgl 15 Maret 2022 kami lakukan rapat pengurus IMI Sumbar dalam menyikapi surat tersebut maka diputuskan penundaan musprov karena mengingat mekanisme dan proses terlaksana musprov tidak memungkinkan dilaksanakan pada tgl tersebut, dan tgl 21 Maret 2022 kita sampaikan pengunduran Jadwal Musprov IMI Sumbar tahun 2022 kepada ketua ketua Club IMI Sumbar. Dan untuk pengunduran pelaksana akan diumumkan selanjutnya, setelah semua ketentuan yang berlaku sudah terpenuhi”.

Penulis pun mencoba menelusuri hingga PP IMI kenapa Sumbar terkesan gaduh jelang musprov, menghubungi salah satu pengurus bidang organisasi, dijelaskan, Jika terdapat pengunduran jadwal dari yang sudah ditetapkan dalam Rakerprov, Pengprov IMI Sumbar mempunyai waktu maksimal 45 hari kerja untuk menentukan jadwal musprov dengan mekanisme 15 hari kerja untuk memberitahukan berupa undangan kepada klub peserta yang sudah terverifikasi PP IMI. Apalagi PP IMI sudah memberi rekomendasi agar Pengprov IMI Sumbar mengakomodir agar musprov tetap berjalan.

Pengprovpun sebetulnya dalam AD/ART ada aturan maksimal 6 bulan untuk menggelar musprov, jadi tunggu saja apa yang akan terjadi, semoga semua berjalan dengan lancar.

Semoga semuanya dapat terselesaikan dengan cara otomotif.

Vano Mahendra ke Medan Nyaris Tepok Jidat, Malah Rejeki Nomplok

0
Vano Mahendra Juara Umum Open Kolaborasi Medan Berkah Race Day Out

Otomotifzone.com – MEDAN. Bertarung di kejuaraan drag bike Medan, bertejauk Kolaborasi Medan Berkah dengan Race Day Out, yang memperingati untuk memperebutkan Piala Wali Kota Medan, balapan yang diselenggarakan akhir pekan kemarin (27/3/2022). Memberikan cerita yang tak akan dilupakan oleh Vano Mahendra.

Vano sengaja diberangkatkan oleh tim besar kota setempat, BSHK BENS BRD PRK. Berduetkan bersama Erwin Sredex dan Aldi Ceper sebagai rekan satu timnya. Bertugas untuk tampil baik, dan memberikan prestasi, nyatanya menjadi tantangan untuk Vano.

Benar saja, bukan tantangan yang mudah, justru menjadi cobaan yang begitu berat. Sebab secara keseluruhan kelas perebutan point juara umum, motor yang dikenakan oleh dirinya itu mengalami berbagai trouble. Demi mewujudkan impian tim, dan tekat memberikan penampilan hebat semuanya dilawan.

Tunggangan Kuda Besi Vano Mahendra di Medan Bersama BSHK BENS BRD PRK ASR

“Alhamdulillah Mas untuk hasilnya, tapi berat juga kemarin semua kelas point trouble. Kelas point ada 6 kelas, nah semuanya macem-macem deh masalahnya. Modal pede aja gas mas,” jelas Vano Mahendra langsung kepada Penulis.

Vano Mahendra

Pebalap yang memiliki nomor kesayangan 62 ini, akhirnya mampu menuntaskan perjuangan dan berhasil menjadi Juara Umum di drag bike Medan, di Sirkuit Non Permanen Lanud Soewondo, Medan. Tentunya dengan menjalani pahit manis asam asinnya berbagai masalah.

“Kemarin trouble dipaksa main aja. Ninja standar headnya bolong, bebek 130 masalah kopling, bebek 200 kaya mau macet, terus blong. Alhamdulillah meski gitu selamat dan juara,” tandasnya kepada Redaksi OtomotifZone.

”The Silent Boy”, Pebalap Astra Honda Kumandangkan Indonesia Raya di ARRC Buriram

0

OtomotifZone.com – Thailand. Asia Road Racing Championship (ARRC) menjadi ajang para pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) untuk bikin bangga Indonesia. Lagu Indonesia Raya diiringi pengibaran bendera Merah Putih dari podium tertinggi, dipersembahkan para pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) pada dua kelas yang diikuti. Secara konsisten Merah Putih berkibar dari prestasi balap anak bangsa pada dua hari penyelenggaraan balapan Asia ini.

Pada seri perdana ARRC 2022 yang digelar di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, 25-27 Maret, pebalap binaan AHM yang tergabung dalam AHRT langsung menunjukkan dominasinya di antara pebalap dari berbagai negara di Asia. Hasil dari performa balap yang mumpuni, lagu kebangsaan Indonesia Raya menggema sebanyak dua kali pada dua kelas yang berbeda yaitu Asia Production (AP) 250 dan Supersport (SS) 600 di Chang International Circuit, Thailand pada race pertama, Sabtu (26/3). Sehari setelahnya, bendera Merah Putih pun berkibar dari podium ketiga AP250.

Pada kelas Asia Production (AP) 250, Rheza Danica Ahrens berhasil membuka ARRC 2022 dengan selalu naik podium. Pada race pertama Sabtu (26/3) ”The Silent Boy” merebut podium pertama, sedangkan para race kedua Minggu (27/3) dia mampu finish ke-3. Rheza kini telah mengumpulkan 41 poin dan memimpin klasemen sementara pebalap.

”Saya menjalani balapan ketat di seri perdana ARRC tahun ini. Tekanan sangat kuat dan terus berlangsung sejak awal hingga akhir balap. Podium pertama pada race 1 dan podium 3 pada race 2 sangat penting untuk saya dan tim. Selain menjaga perolehan poin, saya senang Astra Honda ada di podium dalam dua race. Semoga putaran berikutnya terus konsisten dalam persaingan juara,” ucap Rheza.

Rheza Danica Ahrens

Di kelas yang sama, M Adenanta Putra tampil baik selama latihan bebas dan kualifikasi. Namun pebalap asal Magetan itu harus puas tanpa poin pada seri pertama ARRC 2022. Pada race pertama, dirinya terjatuh di tikungan terakhir jelang finish. Sedangkan pada race kedua, Adenanta harus menepi karena masalah teknis pada sepeda motor saat dirinya berada di barisan depan.

”Race kedua ini saya masih kurang beruntung. Perjuangan saya terhenti karena ada kendala teknis di rantai. Tentu sedih tanpa poin di putaran perdana, tapi tidak menyurutkan semangat saya. Paling tidak, saya sudah memiliki gambaran persaingan di AP250 tahun ini. Saya bertekad akan terus menunjukan performa terbaik saya di putaran selanjutnya,” ucap Adenanta.

Sedangkan Herjun Atna Firdaus tampil impresif pada debutnya di balapan ARRC. Dirinya sanggup finish ke-10 dan ke-7 pada race pertama & kedua ARRC kelas AP250 dan mengumpulkan total 15 poin. Kini Herjun dan berada pada peringkat ke-9 klasemen sementara pebalap. Herjun yang datang sebagai rookie juga menunjukkan kegigihannya saat bertarung di barisan depan, meski masih harus terus berjuang untuk mempertahankan posisinya.

Supersport 600

Sementara itu, di kelas supersports (SS)600, Andi Farid Izdihar atau biasa disapa Andi Gilang, langsung melesat di sirkuit dan mempersembahkan podium tertinggi di kelas ini pada race pertama, Sabtu (26/3). Namun Gilang terpaksa menghentikan perjuangannya pada race kedua karena kehilangan kendali dan terjatuh saat dirinya sedang memimpin balapan, Minggu (27/3). Dirinya pun melanjutkan balapan dan dinyatakan finish ke-12.

Rheza Danica Ahrens

Total poin yang dikumpulkan Andi sebanyak 29 poin dan bertengger di posisi ke-3 klasemen sementara pebalap. ”Senang sekali saya bisa mempersembahkan podium 1 untuk tim dan Indonesia pada race pertama. Saya kurang beruntung di race kedua walaupun saya sempat memimpin beberapa lap. Terimakasih untuk tim, mekanik, yang bisa membuat saya tampil baik di Buriram,” kata Gilang.

Pebalap AHRT lain di kelas SS600, Irfan Ardiansyah tampil cukup menjanjikan dengan finish ke-5 (race 1) dan kembali menduduki pos ke-4 pada race 2. Total poin yang dikumpulkannya kini mencapai 26 dan menduduki peringkat ke-5 klasemen sementara.

General Manager Marketing Planning & Analysis AHM Andy Wijaya mengatakan raihan membanggakan para pebalap binaan AHM pada balap Asia putara perdana ini tak lepas dari konsistensi pembinaan yang dilakukan perusahaan. Pandemi bukan berarti berhenti, namun pembinaan tetap berlanjut meski dalam kondisi serba terbatas.

”Meski vakum dua tahun, namun para pebalap tetap berlatih keras dan menjaga motivasi. Kami tetap menjaga ritme dan atmosfer balap melalui berbagai hal. Semoga awal yang baik ini akan belanjut hingga kompetisi usai, dan para pebalap binaan mampu terus memberikan kebanggaan untuk Bangsa Indonesia,” ujar Andy.

Thailand Talent Cup

Pada ajang yang berbeda, AHM juga mengirimkan pebalap di ajang Thailand Talent Cup (TTC) 2022. Inilah salah satu ajang penjenjangan pertama ke luar negeri setelah pebalap binaan dinyatakan punya bekal dan lulus dari Astra Honda Racing School.

Seri pertama TTC 2022 diselenggarakan bertepatan dengan seri perdana ARRC 2022 di Chang International Circuit, Thailand. Sedianya AHM siap dengan dua pebalap, namun hanya Decksa Almer Aflarezel yang melakukan debut. Chessy Meilandri tidak hadir karena alasan kesehatan.

Pada penampilan perdana, Decksa mampu menunjukkan hasil dari pembinaannya di AHRS. Saat sesi kualifikasi, pebalap 13 tahun dari Ciamis itu mampu start ke-7. Pada balap pertama dan kedua, dirinya sanggup menjaga performa dan berhasil finish ke-6.

”Balap pertama saya di Thailand memberikan pelajaran sangat penting. Tidak hanya faktor teknik seperti pemahaman sirkuit dan balapan dengan motor prototype saja, tapi juga hal lain seperti attitude dan mental yang sangat penting dalam balapan. Saya yakin, putaran berikutnya, saya bisa kompetitif dan mengeluarkan potensi secara maksimal,” kata Decksa.

Editor : Suhendri Wibowo | Sumber : DAM

Keren, Penyelenggara Slalom di Tasikmalaya Kesampingkan Bisnis

0
One Day Chalenge Slalaom
One Day Chalenge Slalaom

OtomotifZone.com – Tasikmalaya. Keren nih, penyelenggara Slalom di Tasikmalaya Jawa Barat menggelar event tanpa mencari untung. Adalah One Way Production yang menggarap event bertajuk One Day Challenge Kejurda Slalom Putaran 1 2022, Sabtu (26/3). Bertempat di Terminal Bis Tipe A Kota  Tasikmalaya Jawa Barat, event keren sukses digelar tanpa kendala yang berarti.

Owner One Way Production, Ayie Heryadi, selaku promotor atau penyelenggara membenarkan pihaknya tidak menjadikan event itu menjadi ladang bisnis. “Iya Om, kita kesampingkan dahulu masalah bisnis, kita murni merealisasikan aspirasi dari komunitas otomotif,” ungkap Ayie.

ayie heryadi
Owner One Way Production Ayie Heryadi

Terbukti, Ayie menyampaikan hal tersebut, gelaran Kejuaraan Daerah (Kejurda) Slalom Putaran 1 berlangsung dengan tanpa penonton. Padahal, jika dibuka penonton akan membludak, Karena di Kota Tasikmalaya sudah lama tidak ada gelaran otomotif.

Selain tanpa penonton, event tersebut juga menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) ketat sesuai dengan imbauan pemerintah terkait dengan kondisi pandemi Covid-19. “Kita terapkan Prokes ketat, kita siapkan masker karena wajib masker, kita juga siapkan stand swab antigen,” jelas Ayie.

swab antigen
Stand Swab Antigen

Penyelenggara Slalom InginJadi Percontohan Event Otomotif

Sebelumnya penyelenggara slalom melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan beberapa pihak agar dapat melaksanakan event otomotif perdana di tahun 2022. Menurut Ayie, berbagai tahapan ditempuh dengan melakukan koordinasi dan komunikasi dengan beberapa pihak terkait, agar event dapat terlaksana tanpa pelanggaran.

“Sebelumnya kita melakukan koordinasi dengan beberapa pihak, karena kita ingin menggelar event ini tanpa adanya pelanggaran,” jelas Ayie. Sehingga sesuai dengan arahan dan masukan dari berbagai pihak maka kelengkapan Prokes pun disediakan oleh panitia. Beberapa kali Master of Ceremony meningatkan pembalap, crew dan panita agar tetap menggunakan masker saat tidak makan dan minum.

Sebelum acara pembukaan, terlebih dahulu nampak Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Tasikmalaya melakukan pemantauan langsung ke lokasi event. Selain memantau langsung, pihak Satgas Covid-19 Kota Tasikmalaya memberikan imbauan kepada seluruh yang hadir agar tetap menggunakan masker.

satgas covid
Pantauan Satgas Covid-19 Kota Tasikmalaya

Menurut Ayie, pihaknya ingin menjadi contoh untuk penyelenggara lainnya dalam menggelar kegiatan agar sesuai dengan aturan yang berlaku. “Selain beberapa tahapan yang ditempuh, kami penyelenggara slalom mengikuti aturan yang berlaku dan ingin menjadi contoh untuk penyelenggara lainnya,” pungkasnya.

Penulis: Yeyep                  Foto: Yeyep

Perdana! Matic ASR Langsung “Kendalikan” Medan, Tapi “Masih Penasaran”

0
Matic 200cc TU Terbaru ASR Bandung, Milik BSHK Group Medan

Otomotifzone.com – MEDAN. Pada hari yang sama namun di tempat yang berbeda. Telah berlangsung sebuah event karapan drag bike 201 meter, di Sirkuit Non Permanen Lanud Soewondo, Medan (27/3/2022). Dalam peringatan balapnya memperebutkan Piala Wali Kota Medan.

Kolaborasi Medan Berkah dan Race Day Out, Battle of the Engine Drag Race Cars dan Bikes. Event ini memberikan tontonan menarik dan mahal. Sebab balapan di Kota Horas, menampilkan sejumlah Pebalap papan atas, dan juga beberapa motor kencang Nasional.

Salah satunya adalah Matic 200cc ASR, yang dipesan oleh tim asli Medan, BSHK Group Medan. Bos besar Medan, BSHK Group memesan untuk ASR memproduksi untuk timnya. Selaku chief of mechanic ASR, tanpa lama langsung mengerjakannya.

Sengaja untuk dipertarungkan dalam gelaran di Wilayahnya, matic 200cc tune up ASR langsung diterbangkan ke Medan. Sebagai pilot yang bertugas, untuk menerbangkan Yamaha mio itu, Vano Mahendra yang bertanggung jawab sebagai eksekutornya. Mendapatkan perintah itu, langsung dituntaskan secara bersih dan rapih. Matic 200cc BSHK Group Medan garapan ASR berkuasa di podium.

Bukan hanya itu, motor ini juga langsung menyapu bersih urutan podium terbaik, 1,2, dan 3. Padahal motor 200cc mio tersebut, bisa terbilang cukup baru. Sekaligus perdana dalam penampilan di drag bike 201 meter. Namun meski begitu, langsung dapat menunjukan tajam taringnya.

Hasil Drag Bike Medan

“Alhamdulillah DB Medan Matic 200cc BSHK BRD PRK Medan 1,2,dan 3. Ini motor pesanan dari BSHK Group. Buat race di sana aman ya Mas. Cuma agak kurang puas dan penasaran aja, di hasil time. Bukan motornya, tapi karena time keluar RTnya engga ada. Jadi penasaran itu aja, biar bisa evaluasi lebih detail,” terang Sandi Ikshan Taufik Komandan ASR Bandung, langsung kepada Penulis.

Matic 200cc BSHK Medan Garapan ASR Bandung

Matic 200cc berbaju Biru sepatu Biru, tampil energik dan mempesona, podium pertama hingga ketiga. Serta mencatatkan waktu 07,306 oleh Vano Mahendra. Kedua ada Aldi Ceper, dan ketiga Erwin Sredex. Meski mendapatkan penampilan perdana luar biasa, dari segi waktu dan prestasi. Sandi mengaku masih penasaran akan motor garapannya, perihal misterinya torehan Reaction Time.

“Buat motornya si udah enak dari bawah sampe atas dari segi powernya. Power motornya kerasa banget torsinya. Tinggal cari nyaman bawanya,” jelas Vano Mahendra yang kian nyaman dengan matic 200cc garapan ASR Bandung.

Profile Mekanik dan Pebalap P1;

Sandi ASR Bandung
Vano Mahendra #62