Beranda blog Halaman 872

Jasti Putra Road Race Timika : M. Nurgianto vs Syahrul Amin, Terlibat Duel Sengit

0
M.Nurgianto
Duel sengit M.Nurgianto VS Syahrul Amin

OtomotifZone.Com – Timika. Aksi dari Syahrul Amin vs M. Nurgianto, yang terlibat duel sengit dan bikin tegang antara pertarungan keduanya dipertontonkan pada dua lap akhir untuk pertahankan posisi di kelas Bebek 150cc 4T Tune Up Expert, di ajang Jasti Jasti Putra Open Road Race Seri di sirkuit JR 103, Timika, Minggu (12/12).

Perlawanan ketat antar kedua pembalap ini bukan hanya disuguhkan pada kelas bergengsi tersebut saja, tetapi di dua kelas berbeda lainnya pun sudah memperlihatkan persaingan yang luar biasa guna mengamankan poin dan kemenangan.

Syahrul Amin yang bernaung di tim Intan Angkasa harus berjibaku melawan M. Nurgianto, yang membela tim Jasti Putra dan hal ini bukan hanya memperjuangkan nama tim semata untuk memperoleh tahta juara serta memperebutkan point pada gelaran tersebut, melainkan kedua rider ini pantas menampilkan permainan apik sebagai pembalap terbaik Tanah Air.

M. Nurgianto vs Syahrul Amin
Syahrul Amin sempat mendominasi permainan

Sejak awal lap, perseteruan keduanya di ajang balapan ini mampu menghipnotis penonton dengan ketegangan yang dipermainkan mereka. Syahrul yang memimpin jalannya balapan, terus mendapat tekanan dari lima pembalap dibelakangnya. Mulai dari M. Nurgianto, Richard Taroreh, Hadi Wijaya, Yusril Ihza Mahendra, dan Ipunk Salepok menjadi kompetitor yang kuat dan berada jarak cukup rapat yang pastinya selalu mengusik gaya permainan Syahrul Amin.

Hingga putaran keenam, posisi Syahrul Amin dan Nurgianto yang kini memberikan jarak didepan dengan pembalap lainnya lantas beradu strategi. Keduanya mencoba saling rebut posisi jadi yang terdepan meski harus ekstra waspada, karena bermain diatas lintasan basah yang sejak awal gelaran diguyur hujan deras.

Dua lap tersisa dari total 12 putaran yang dilombakan pada race 2 ini, akhirnya menghasilkan klimaks di satu lap akhir. Syahrul Amin harus tersungkur ketika melewati corner akhir yang mengakibatkan dirinya dan Nurgianto mengalami crash (NONTON disini) sehingga terhempas ke bibir track.

M. Nurgianto vs Syahrul Amin
Tikungan Akhir menjadi penentu perjuangan keduanya

Keduanya lantas mencoba bangkit untuk melanjutkan pertarungan di sisa satu lap akhir. Dan posisi dari Nurgianto diuntungkan, karena kondisi mesin motornya tetap hidup, sampai akhirnya mampu melewati Syahrul Amin yang harus terlebih dahulu mendorong kuda besi pacuannya (Nonton Kelanjutannya).

Akhir dari tegangnya drama permainan pada kelas tersebut, M.Nurgianto berhasil tuntaskan pertarungan dengan menyentuh garis finish yang pertama dan Syahrul harus puas menyusul di posisi kedua (Lihat Juga).

 M.Nurgianto
”Si Leher Beton” Nurgianto raih kemenangan

’’Permainan kali ini cukup menguras tenaga serta pikiran, malah lebih berat dari Minggu kemarin. Di awal lap saya lebih tenang menjaga ritme permainan saat berada di belakang Syahrul Amin. Setelah berhasil keluar dari insiden tadi, dan itu adalah last lap, ya saya selesaikan sekalian putaran akhirnya,’’ ucap Nurgianto

Penulis |Foto : Alpacino

Tim RMS – AHRS, Buktikan Prestasi Terbaik di Balapan Nasional

0

OtomotifZone.com – Subang. Tim RMS yang merupakan milik dari H. Rusdi Masse, Ketua IMI Sulawesi Selatan dan kini berkolaborasi dengan AHRS, salah satu produsen apparel balap di Indonesia, memang tengah bikin heboh saat mengikuti ajang balap Powertrack 2021 yang di gelar sebanyak 3 seri. Itu tidak terlepas dari keikutsertaannya di balapan Motocross, dengan torehan prestasi terbaiknya di kancah Nasional.

Sosok dari H. Rusdi Masse, yang juga tercatat sebagai politisi dari partai NasDem memang tengah bersemangat dalam mewadahi para pembalap yang berasal dari Sulawesi Selatan untuk meraih prestasi di gelaran balap tingkat Nasional. Diantaranya adalah Angga Sapurede Manggo, asal Pinrang, di kelas MX2 Novice dan Sport 4-tak s/d 250cc, kini menjadi juara umum di kelas MX2 Junior B dan berhasil torehkan total 111 poin.

Penampilan Farhan Hendro, sebagai mentor tim RMS-AHRS

Lalu ada Rahmat Hidayat asal dari Luwu, di kelas MX2 Novice dan Sport 4-tak s/d 250 cc Open dan berhasil kumpulkan total 84 poin, hingga bertengger di posisi 4 klasemen akhir. Juga ada Muh. Akmal Hidayatullah atau Ullah Ojeng, asal Makassar yang turun di kelas MX2 Open dan posisinya juga di klasemen akhir berada di urutan 4.

Diluar tiga kroser asal Sulsel ini, tim RMS-AHRS Honda Pirelli MX Team juga terdapat Nuzul Ramzidan, asal Pekanbaru-Riau, yang turun di MX2 Open berada di urutan klasemen akhir ke-2 setelah kumpulkan total 104 poin. Sang mentor di tim ini adalah Farhan Hendro, putra dari ‘Juragan’ H. Asep Hendro, owner AHRS yang jadi pemuncak klasemen akhir kelas MX1 Open, setelah meraup total 119 poin. AHRS pula yang support semua apparel bagi pembalap dan tim RMS ini.

H. Asep Hendro (kedua-kiri) support semua apparel tim RMS

“Selain melakukan pembinaan, kami juga membangun beberapa sirkuit Motocross di wilayah Sulawesi Selatan dengan pola dan desain berbeda. Langkah awal kami adalah akan menempa para pembalap dalam melakukan pemusatan latihan. Tim RMS beserta IMI SulSel berencana akan menyelenggarakan event balap berkelas setara Nasional. Tentunya semua akan terhubung dengan efek peningkatan diberbagai sektor dalam wilayah Sulawesi Selatan,” ungkap H. Rusdi Masse yang hadir langsung di seri final Powertrack, di sirkuit Bukit Nyomot Subang.

H. Rusdi Masse, hadir langsung di final Powertrack 2021 Subang

Di sela penampilan tim RMS-AHRS Honda Pirelli MX Team ini terlihat Chandra Samad, tokoh Motocross dan Otomotif Sulsel. “Dukungan dari H.Rusdi Masse ini suatu anugerah bagi kemajuan otomotif Sulawesi Selatan. Saya turut hadir untuk melengkapi pendampingan dan beri semangat, demi mental juara serta strategi perlombaan dari pandangan juga pengalaman saya,” jelas Chandra Samad.

Chandra Samad, beri semangat mental juara sesuai pengalaman

Penulis : Obeth | Foto : Istimewa

Target Kedua Rampung, Anindya Baskoro Berhasil Sambung Juara Umum SE50cc Di Powertrack Subang 2021

0

OtomotifZone.com-Jogja. Di kelas paling kecil dari seluruh kelas yang di pertandingankan event Powertrack ikut memantau persaingan point di Special Engine 50cc. Dua pembalap dengan posisi di atas ada Anindya Baskoro Setiawan dan Marvin Delvano. Mereka punya point sama yaitu 66 angka setelah seri 2 di Langensari.

Khusus buat Anindya Baskoro dari Jogja mempersiapkan fisik dengan olah raga tertib dan prepare motor yang sudah disiapkan baik-baik oleh tim mekanik. Sebenarnya bagi Baskoro seri final ini cukup bermain aman saja jika tak ada error transpoder di seri 1. Baskoro di moto 2 yang sempat mengoverlap dua kali di trek dalam kondisi lengket tertulis finish kelima.

“Final nanti semoga trek nggak parah seperti balap kemarin-kemarin. Saya ingin fight dua moto memperebutkan point juara umum event ini,” harapan Baskoro. Bas sangat siap mencari point di final. Tahun terakhir di kelas ini cita-citanya dapat Double Champion pada musim 2021,“ kata Reza Handi Setiawan, bokap sekaligus manajer Bas.

Rampungkan Misi menang dua moto sekaligus..

Sirkuit mulus, lebar cukup serta tipikal power speed adalah makanan Anindya Baskoro. Hendri Gendot sudah menyiapkan motor sebaik mungkin agar perjalanan balap Baskoro sempurna tidak ada kendala mesin.

Moto 1 sudah di pastikan bahwa Baskoro menyukai trek cepat sirkuit MX Bukit Nyomot Subang. Terbukti dia cukup jauh memimpin. Moto 2 cerita hampir sama, namun cuaca sirkuit yang tertutup kabut dan jarak pandang yang hampir tak bisa melihat 10 meter ke depan terpaksa di selesaikan lebih awal mengingat faktor keamanan.

Ketok palu Fix Anindya Baskoro keluar sebagai juara umum di kelas SE50cc Powertrack 2021. “Senang bisa jadi juara umum. Doa tahun ini terkabul saya bisa juara di BOS dan Powertrack,” kata polos bocah asal Jogjakarta ini. Next tahun depan sudah ada di kelas 65cc, Bas sudah bersiap dengan motor baru.

Penulis : Hafid | Foto : Istimewa

Ogah Main Aman, Aldo Bilqis Rampungi Juara Pemula Di Final Powertrack 2021

0

OtomotifZone.com-Subang. Selisih gabungan point Aldo Bilqis dengan Lutfi Petrick di kelas pemula adalah 25 point. Pembalap asal Tebo, Jambi ini sudah berkata dan berprinsip pada pagi hari sebelum balap. “Sebenarnya tinggal main aman. Tapi saya harus juara lah mas,” kata bocah 14 tahun tersebut. Final Powertrack Subang 2021 kemarin di sirkuit MX Bukit Nyomot 12 Desember 2021 adalah catatan penting bagi mereka.

Jadwal kelas mereka hari minggu, biasanya sabtu adalah kelas untuk mereka sudah selesai. Tapi kali ini tidak, agar moment sengit ada di hari minggu semua. Pada kelas Bebek Standar Pemula Aldo Bilqis tak ada perlawanan sama sekali. Juara kelas ini di genggam langsung dan juara umum langsung di kunci pasti. Point main aman untuk kelas Bebek Modifikasi Pemula nanti tidak masalah.

Kelas terakhir di Bebek Modifikasi Pemula, walau sudah kunci gelar tetap gas pol podium tertinggi

Sekali lagi, Aldo tidak ingin main aman. Ia ingin membuktikan bahwa juara tetap ingin juara. Bebek Modifikasi Pemula Aldo kawinkan podium 1 lagi. Tak Beri kesempatan kepada pembalap lain untuk ambil posisinya di barisan depan. Bayu Devan Putra pemilik team pun bangga atas pencapaian Aldo.

“Alhamdulillah, saya bingung mau berkata apa. Bangga aja bawa nama daerah saya juara umum pemula di Powertrack. Terima kasih kasih support team Devan Putra, orang tua dan crew,” kata Aldo yang membawa hadiah pulang 1 unit motor Honda CRF 150.

Penulis : Hafid | Foto : Hafid

Rizky HK Kunci Gelar Ke-6 Di Moto 2 Sport 4-Tak Open Final Powertrack Subang

0

OtomotifZone.com-Subang. Sebuah momentum yang membuat pembalap satu ini susah mengungkapkan kata-kata usai menjalani Moto 2 Sport 4-Tak Open S/D 250cc Final Powertrack sirkuit MX Bukit Nyomot Subang 12 Desember 2021. Bagaimana tidak. Rizky HK dan team Gordon’s Racing Exhaust usai menjalani hari cukup buruk di hari sabtu dimana dua kelas dia alami trouble engine sehingga memangkas dengan cepat gap point dengan Lantian Juan menjadi 22 angka.

Dua mesin yang ambrol ada di kelas Bebek Modifikasi dan Sport 4-Tak Open dan Sport 4-Tak Open. Upaya memperbaiki dua motor tersebut terbantu dengan terbaginya masing-masing project mesin. Pak Imam Safi’i Malabar Racework Semarang sedangkan.

Tak henti-hentinya doa seluruh tim. Pada kelas Bebek Modifikasi sanggup finish ke-2 bagaikan sebuah doa tepat sasaran. Dan akhirnya pada kelas Sport 4-Tak Open S/D 250cc sebagai pengunci gelar bisa di raih setelah keluar sebagai juara.

“Alhamdulillah, doa dan usaha kami benar-benar di ridhoi Allah SWT. Hari sabtu adalah hari yang berat bagi saya dan team. Trouble engine di Bebek Modifikasi dan Sport 4T Open. Dengan kerja keras para mekanik sampai lembur akhirnya semua motor yang saya gunakan kembali Normal. Terima kasih juga orang-orang hebat di belakang saya. H. Asep Halim, Pak Imam Safi’i, Mas Bima dan mas Remon, istri saya tercinta yang tak hentinya berdoa, crew Gordon’s Racing Exhaust atas kerja kerasnya juga para fans saya terima kasih,” kata pembalap asal Wonosobo ini.

Patut berbangga pada kerja keras seluruh team. Usaha mereka terbayar walau rasa khawatir luar biasa menjelang menit terakhir. Selamat Rizky HK, Juara Powertrack ke-6 kalinya.

Penulis : Hafid | Foto : Hafid

Empat Pebalap Muda Indonesia Akan Bertarung di ATC 2022

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Memang tahun 2021 sebentar lagi akan berakhir. Yang mana kita akan memasuki tahun 2022 dengan banyak berita otomotif yang sudah bisa kita dengar diakhir tahun ini. Salah satunya mengenai empat atlet balap motor Indonesia yang akan tarung diajang Asia Talent Cup 2022. Yang mana bisa terbilang empat nama ini merupakan pebalap pebalap belia Indonesia.

Ajang balap Asia Talent merupakan ajang balap penjenjangan pebalap muda untuk melangkah lebih tinggi menuju balap Dunia seperti MotoGP. Ajang balap ini diikuti oleh pebalap pebalap Asia yang terdiri dari berbagai Negara. Dan Indonesia tidak pernah absen menyalurkan bibit mudanya untuk bertarung diajang balap ini.

Untuk tahun 2022 nanti ada empat nama pebalap yang sudah dipastikan untuk tarung diajang ATC. Pertama ada Aan Riswanto,  Veda Ega Pratama, Reykat Yusuf Fadillah dan Diandra Trihardika. Keempat pebalap ini merupakan pebalap belia Indonesia. Semoga saja ke empat pebalap ini bisa bertarung maksimal diajang ATC dan bisa membuat bangga Indonesia. Siapa saja pebalap pebalap yang terdaftar di ATC 2022? Berikut daftar namanya:

Hasil Lomba Jatim Road Race Championship 2021

0

OtomotifZone.com – Surabaya. Usai sudah gelaran Jatim Road Race Championship 2021 (12/12/21) di Sirkuit Bumi Marinir Karang Pilang, Surabaya. Pada gelaran ini event sangat bergengsi. Ditambah lagi karena event ini juga dibom oleh banyak sekali hadiah. Tim tim ternama dan pebalap pebalap ternama ikut serta dalam gelaran ini. Itu yang membuat gelaran ini panas akan persaiangan. Pebalap terbaik keluar sebagai juaranya. Berikut daftar juaranya:

Pantang Balik Kanan, Narendra Tetap Satu Hati 2022

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Dikala perang tim kerap terjadi pada balapan, perang produkan motor juga terjadi. Nah kali ini ada kabar berita dari tim Narendra 260. Tim asal Sumatera Utara ini tetap konsisten untuk satu hati dengan Honda untuk tahun 2022. Mereka memiliki alasan kenapa mereka tetap andalkan produk sayap tunggal untuk bertarung diajang Kejurnas.

Di mana beberapa tim mundur dan memilih menjadi privater, beda halnya dengan Narendra 260. Mereka tetap memastikan logo sayap tunggak pada timnya. Alasan pertama pastinya ” Tidak Ada Yang Tidak Mungkin” . Dan Honda merupakan jenis motor yang sangat ideal menurutnya untuk tarung diajang Kejurnas.

” Saya untuk tahun 2022 tetap bersama GDT dengan Honda mas. Mungkin perubahan formasi saja untuk 2022. Dan tahun 2021 ini kita tidak turun di seri Kejurnas Motoprix. Karena alasan beberapa hal. Selain itu orang tua dari pebalap kita Doohan meninggal dunia. Saat itu kita pastikan kita tidak berangkat. Tapi tiba tiba ada Piala Presiden kita mainkan. Karena tahun 2021 awal sampai saat ini kita terus riset,” ujar Fandi Danisyah Owner 260 Narendra

Memang meski mereka tidak terlihat diajang Kejurnas Motoprix Sumatera, tapi tahap riset terus dilakukan. Ada beberapa alasan mengapa mereka tidak turun diajang Kejurnas Motoprix Sumatera tahun ini. Padahal mereka merupakan peserta region Sumatera.

Lalu kira kira siapa skuad Honda Narendra 260 di 2022? Kita tunggu saja kabar beritanya hanya di Otomotifzone.

Skuad Suhandi Padang 88 Pincang Turun di Piala Presiden, Ko Bisa?

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Banyak hal menarik yang bisa dibahas diajang Piala Presiden (11-12/12/21) di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor. Salah satunya tim balap asal Sumatera Barat, Suhandi Padang 88. Tim yang turun diajang balap bergengsi ini tampil pincang. Ko bisa sih?

Ya, pada gelaran Piala Presiden ini terlihat hanya tiga pebalap saja yang diturunkan tim Suhandi Padang 88. Kalau mengabsen tim Suhandi Padang 88, mereka memiliki empat pebalap pada tahun 2021 ini. Yaitu Danial Damar, Renggi Lukmana, Maruli Laden dan Bima Adji Prasetyo. Namun pada Piala Presiden kemarin tidak terlihat Bima Adji di Pit Suhandi Padang 88.

“ Ya mas sebenarnya kita turun dengan skuad tidak lengkap. Bima tidak main di piala Presiden ini. Karena persiapan semua mepet mas. Kemarin (Minggu Lalu) kita turun di MP Jambi. Jadi mesin Bima belum jadi mas. Makannya kita turunkan Bima pada piala Presiden ini,” ujar Korik selaku manager tim Suhandi Padang 88.

Memang tidak mudah bagi tim untuk berangkat ke Piala Presiden. Karena satu minggu sebelumnya mereka harus jalani Kejurnas Motoprix di Jambi. Jadi persiapan sangat mepet. Apalagi karakter Sirkuit Sentul Besar sangat berbeda.

Max Verstappen Juara F1 2021, Usai Protes Mercedes di Tolak FIA

0

OtomotiZone.com – Max Verstappen, pembalap Formula One (F1) dari tim Red Bull Racing akhirnya sah menjadi juara dunia musim 2021 setelah diraihnya dalam seri penutup balapan di sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), Minggu (12/12). Hal itu dipastikan ditengah konflik yang terjadi setelah tim Mercedes AMG Petronas sempat melakukan protes keras dari hasil balapan tersebut.

Keberhasilan Max Verstappen kali ini sekaligus menorehkan sejarah nama pembalap asal Belanda pertama yang meraih juara di kancah balapan mobil ‘jet darat’. Bahkan di persaingan yang cukup sengit ini, Verstappen berhasil taklukkan Lewis Hamilton, dengan menyalip pembalap tim Mercedes itu yang juga merupakan juara bertahan F1.

Di saat race berlangsung, sempat terjadi insiden kecelakaan yang dialami oleh Nicolas Latifi dari tim Williams, sehingga safety car F1 masuk ke lintasan untuk melihat kondisi di dalam sirkuit. Dan di sela waktu itu Verstappen masuk ke paddock dan tim Red Bull mengganti ban dengan tipe soft agar bisa lebih ‘nempel’ lagi di lintasan.

Lewis Hamilton (kiri) beri ucapan selamat pada Max Verstappen

Dan hasilnya pun terbukti, jelang beberapa lap akhir, Verstappen berhasil salip Hamilton hingga titel gelar juara dunia musim 2021 jatuh ke tangan pembalap andalan tim Red Bull.

Atas kejadian itu, tim Mercedes lantas coba untuk melayangkan protes keras disertai dua cakupan pasal mengenai aturan tentang kondisi jika terjadi insiden dan posisi ketika menyalip dalam keadaan seperti itu. Namun, FIA selaku federasi otomotif internasional menolak gugatan protes dan tetap mensahkan Max Verstappen menjadi juara dunia F1.

Berikut adalah juara F1 di posisi lima besar

  1. M. Verstappen Red Bull 26
  2. Lewis Hamilton Mercedes 18
  3. C. Sainz Jr. Ferrari 15
  4. Y. Tsunoda AlphaTauri 12
  5. P. Gasly AlphaTauri 10

Foto : Reuters & Andrej Isakovic