Beranda blog Halaman 881

Prospek M. Kenzo Devandika Mulai Serang Podium Di SE50cc

0

OtomotifZone.com-Jogja. Mengawali balap perdana pada bulan April lalu dan urung melanjutkan kegiatan balap dikarenakan kondisi PPKM nasional, Muhammad Kenzo Devandika muncul membawa semangat dari hasil berlatih berbulan-bulan mengisi kegiatan libur balapan.

Di awal balap perdananya, putra Andika Candra Bandi tak lain owner HTJRT Jogja sebagai team yang di usung Kenzo sanggup nangkring di posisi 5 dan naik panggung. Menanti balap selama tujuh bulan akhirnya kembali merasakan race minicross Special Engine 50cc. Di Event motocross Cimahi Kenzo naik podium 3 dan di seri 1 Powertrack Banjarpatroman bisa naik podium 2 pada Moto 1.

Bocah kelahiran 1 Mei 2014 tersebut sudah di bekali strategi oleh pelatih balapnya. “Pokoknya starting gate turun gas pol gak boleh ragu-ragu. Kuncinya lolos di lap awal kalau aku om,” kata bocah imut ini beri jawaban kepada OZ.

Kenzo siap berburu podium akhir tahun.

Sayang Moto 2 trek cukup berat nan lengket, motor Kenzo stop sebelum balap di selesaikan. Berharap pada seri 2 nanti kering dan bisa gas pol seperti kata Kenzo.

Penulis : Hafid | Foto : Hafid

Pembuktian Raih Medali, IMI Korwil Kota Bandung Harapkan Sarana Dan Prasarana

0

OromotifZone.com – Banjar. Pembuktian dengan meraih medali Perunggu di Cabor Grasstrack, IMI Korwil Kota Bandung harapkan adanya sarana dan prasarana untuk arena berlatih kegiatan balap motor dari Pemerintah Kota Bandung. Itu disampaikan oleh Mochamad Ridwan, selaku Ketua IMI Korwil Kota Bandung di ajang Babak Kualifikasi Porprov XIV Jawa Barat di sirkuit Gelora Banjar Patroman, Kota Banjar, Rabu (1/12) kemarin.

Ungkapan yang di sampaikan Mochamad Ridwan atau lebih akrab dengan sapaan Ayi Gondewa ini bukan tanpa alasan, pasalnya dari bidang olahraga balap motor road race dan grasstrack yang telah dilakukan pada Babak Kualifikasi Porprov Jabar di Tasikmalaya dan Banjar, Kontingen Kota Bandung total meraih empat medali. Tiga medali emas dari ajang road race dan satu medali perunggu dari balapan grasstrack.

Tentunya sangat disayangkan pula, jika Kota Bandung yang merupakan Ibukota Provinsi Jawa Barat tidak memiliki sarana dan prasarana yang ada berupa sirkuit ataupun lahan untuk arena berlatih. Berbeda dengan kota atau kabupaten lain di Jabar, yang justru telah memiliki sirkuit permanen road race maupun grasstrack.

“Jika melihat janji yang pernah disampaikan Ridwan Kamil sewaktu masih jadi Walikota, katanya Bandung bakal memiliki sarana dan prasarana berupa sirkuit. Namun kenyataannya hingga jadi Gubernur sekarang ini seperti lupa akan semuanya,” keluh Kang Ayi, panggilan akrabnya.

IMI Korwil Kota Bandung berharap memiliki sarana dan prasarana

Pada ajang BK Porprov di Banjar kemarin, Kota Bandung mendapat medali perunggu dari atletnya Darish Nail Budiman yang tidak lain putra dari almarhum ‘Abah’ Rudy Ephol di kelas Trail 4-tak Usia 14-17 Tahun Perorangan. Keberhasilan itu menjadi suatu bukti jika kota Bandung banyak memiliki potensi para atlet balap berbakat yang perlu ditunjang sarana dan prasarana tepat untuk tempat berlatih.

“Biasanya kalau untuk berlatih balap motor kita harus ke Subang atau Sentul, kan itu mahal biayanya. Jadi, kita hanya minta difasilitasi saja tidak perlu permanen juga gak apa-apa yang penting bisa untuk tempat berlatih. Bahkan Mang Oded (Walikota Bandung) sempat bikin event motocross dan akan memikirkan mengenai hal ini. Semoga saja bisa dibantu untuk sarana yang kami harapkan saat ini,” tutur Kang Ayi, yang turut didampingi oleh Arris Aditya sebagai pelatih fisik dan skill para atlet grasstrack kota Bandung ini.

Mudah-mudahan, para pejabat terkait dari Pemerintah Kota Bandung bisa mendengar aspirasi ini. Karena memang sudah seharusnya Kota Bandung mempunyai sarana tepat yaitu adanya sirkuit atau minimal arena berlatih bagi kegiatan otomotif khususnya balap motor.

Race Penantian, Dua Bebek Modif CDI Rextor GTX Di Podium Seri 1 Powertrack Banjarpatroman

0

OtomotifZone.com-Banjarpatroman. Tahap riset yang terus di lakukan Rextor GTX dalam mengembangkan CDI untuk tipe motor grasstrack terus di kembangkan. Ajang uji coba tentang daya tahan hanya terjadi di balap Powertrack. Panjang lintasan 1.200m dikalikan 12 putaran cukup membuat mesin tercekik. Seri 1 Powertrack sirkuit Sport Center Langensari, Banjar Patroman, Jawa Barat pekan lalu sebagai pembuktian pertama kalinya.

Dalam arti pertama kali di trek yang benar-benar memacu power mesin. Rextor GTX memulai riset khusus sekitar akhir 2019. Dan kiranya pada 2020 ingin melihat hasil di Powertrack. Sayang, event ini tak jadi  pentas masalah pandemi di Indonesia. 2021 beberapa event daerah juga sempat di ikuti para pemakai Rextor GTX.

Tapi Powertrack tetap di nanti. Dua bengkel balap di team berbeda sukses antar pembalapnya Nangkring podium 1-2 di Moto 1 Bebek Modif Open. Mereka adalah Edi Aryanto dari RPMX yang di kawal Hula-Hulu Tasikmalaya garapan Jimmy Jojon dan Jefri Bule dari Karya Kayu Purworejo settingan Poetra Mahesa yang garap Pak Agus Kentus.

Edi ngibrit bareng Bule finish tipis meninggalkan lawan lumayan buat mode aman kala pimpin balap. “Sebenarnya pengen tau hasil pas trek kering mas. Tapi nonton Edi cukup kencang pas hujan kira-kira sedikit bisa membaca. Semoga saja besok trek kering,” kata Jojon dari Hula-Hulu Tasikmalaya.

Mekanik Jefri Bule, Agus “Pak Tus” memasang Rextor sejak motor di bangun. ” Langsung pasang, enak sih. Terus dalam pantauan bilamana ada kendala,” kata mekanik bertempat di timur bandara lama Jogjakarta, Adi Sucipto.

Penyempurnaan menghadapi situasi berbagai kondisi utamanya bila hujan juga menjadi salah satu target pengembangan utama. “Kita riset firmware terbaru beda dengan sebelumnya dan terpenting kita terus komunikasi dengan pemakai Rextor GTX tentang kekurangan ketika motor di pakai balap,” ujar Anton Ardiansyah dari team project Rextor GTX.

Semua barang Racing dimanapun dalam penyempurnaan tidak berhenti begitu saja walaupun sudah merasa bagus. Inovasi untuk menservis konsumen Rextor GTX terus berlanjut. Tinggal menunggu balapan asli di trek kering, harapan semua semoga seri 2 Powertrack lintasan nggak hujan untuk coba durability.

Penulis : Hafid | Foto : Hafid

Intan Angkasa Road Race Timika : Hadi Wijaya Catat Waktu Terbaik

0
Hadi Wijaya Timika

OtomotifZone.Com – Timika. Hadi Wijaya catatkan waktu terbaik pada free practice & QTT di kelas Bebek 150cc 4Tak TU injeksi Lokal Papua & Pabar di ajang Intan Angkasa Korwil IMI Mimika Open Road Race, di sirkuit JR 103 Timika, Jumat (3/12).

Torehan waktu terbaik itu pun tidak membuat rider yang membela tim Kencana Motor Timika merasa cukup puas. Pasalnya Hadi Wijaya belum mendapat setingan yang pas saat FP dan QTT,  karena kuda besi pacuannya masih terkendala pada bagian shockbreaker dan gir yang pas untuk melahap lintasan sirkuit kebanggaan Kabupaten Mimika ini.

Pembalap yang sempat dijuluki sebagai rajanya di kelas bebek level Asia pada era tahun 2000-an silam itu, sedikit punya asa untuk bisa menggondol podium di kelas Superpro. Karena masih punya waktu melakukan settingan lagi pada hari kedua besok.

Di sesi Free practice & QTT kelas Bebek 150cc 4Tak TU Injeksi Lokal Papua & Pabar, Hadi Wijaya mendapat ancaman catatan waktu dari para pesaingnya dengan selisih gap cukup rapat. Hal itu pula yang akan membuat dirinya mewaspadai persaingan pada race bsok di kelas yang sama.

Hadi Wijaya terus benahi settingan motornya hingga Pass
Hadi Wijaya terus benahi settingan motornya hingga Pass

’’Kombinasi girnya kepanjangan, settingan sok belakang juga belum maksimal karena peredam kejutnya itu baru datang kemarin jadi belum bisa di riset pas. Kemarin juga hujan jadi hari ini baru fokus seting motor untuk bertarung di kelas Superpro,’’ ujar, pembalap asli Singkawang, Kalimantan Barat ini.

Akankah besok Hadi Wijaya akan berikan perlawanan terbaiknya di kelas unggulan pada gelaran ini?? Kita tunggu saja hasilnya dan pantengin terus OtomotifZone.Com.

Penulis | Foto : Alpacino

RTP Sumber: Tidak Berharap JU Justru Riki Butonk Diganjar Itu

0
Riki Butonk. Dokumentasi: Sumber Production

Otomotifzone.com – Tangerang Selatan. Riki Butonk pembalap Pemula asal Jawa Barat nampaknya pada beberapa waktu belakangan ini semakin ganas penampilannya. Bagaimana tidak, penampilan Butonk dibeberapa event balap, terbilang cukup rapih dan konsisten. Selain itu juga, dirinya kerap mampu bersaing hebat dan mampu mendapatkan berbagai gelar juara.

Seperti halnya pasa event garapan Pakdeh Sumber bersama rekan-rekannya, yang telah berlangsung pada akhir pekan kemarin (27/11/2021) di Sirkuit Non Permanen Brigif 15 Kujang II Cimahi – Jawa Barat, dalam event tajuknya RTP Championship Sumber Production 2021. Riki Butonk pembalap mungils berkumis tipis ini, berhasil menyandang gelar sebagai Juara Umum Mix Rider alias Open. Padahal dirinya tidak mengharapkan dan sudah pasrah.

Sebab secara langsung diungkapkan oleh Riki Butonk kepada Penulis. Bahawasanya ada kendala yang dialami. Dirinya merasa kurang pede dengan beberapa kuda besi tunggangannya. Di mana memiliki hasil time agak berat jika dibandingkan dengan para lawannya yang lain.

Riki Butonk Jawara Umum Mix Rider RTP Championship Sumber Production. Dokumentasi: Riki Butonk

“Kemarin tidak mengharapkan a, bermain lepas aja dan fokus. Soalnya kalo mengharapkan suka engga kejadian. Jadi bermain lepas engga harapin. Ditambah ada motor point yang dari aku kurang begitu maksimal hasil timenya,” jelas Riki Butonk kepada Penulis saat berbincang melalui telepon.

Namun berkat dirinya bermain lepas dan nyaman tanpa memikirkan beban, untuk keluar sebagai juara umum. Dirinya malah berhasil menyandang gelar yang tidak diharapkannya.

“Alhamdulillah a pastinya. Yang penting cukup usaha keras, bermain maksimal, dan fokus tidak terbebani apapun. Soal ada trouble atau kendala belakangan aja yang penting mampu fokus buat lewatib,” tandas Butonk 36.

Standing Point Open dan Pemula JATIM Drag Bike 2021

0
JATIM Drag Bike 2021, GBT

Otomotifzone.com – Tangerang Selatan. Setelah berlangsungnya sudah gelaran drag bike Jawa Timur 2021, yang terselenggara pekan lalu (27/11/2021) yang berlokasi di Sirkuit Gelora Bung Tomo – Surabaya. Telah terhitung catatan perolehan point, dari para pembalap yang berhasil dengan baik mengumpulkan point-pointnya.

Untuk kelas pemula, BengBeng bersama Bos Putra Dewa Zteam memimpin dengan point 65. Ditempel ketat oleh Arya Saputra dari Baja Beton Bowtech yang memiliki setara dengan Bengbeng yakni 65 point. Lalu disusul pada urutan ketiga oleh Febri Sapri dari JRT Sidoarjo dengan point 41. Lagi, urutan 3 dan 4 juga sengit dengan point sama-sama 41. Posisi empat diisi oleh Haikal Ardiansyah bersama RI-157 RC. Dan kelima ada David Kacuk dari Fantera Wijaya RC dengan 39 Point.

Buat kelas Seeded alias Open, duo Percil memimpin teratas. Posisi pertama oleh Gery Percil dengan 130 point, lalu Joko Percil 124 point. Ditempel ketat oleh Deby AP dengan 120 Point. Disusul oleh Hendra Kecil dengan point 96. Dan posisi kelima diisi oleh Ilham Unyil dengan 83 point, yang baru saja berangkat pada seri 2 ini, absen di putaran pertama.

Lebih jelas dan lengkapnya lagi, mari simak secara keseluruhan standing point Open dan Pemula di bawah ini:

Point Pemula
Point Open

Hasil Lomba SKB Grasstrack Seri 1 2021 Kandangan Kalimantan Selatan

0

OtomotifZone.com – Kalimantan Selatan. Dari hasil lomba SKB Grasstrack Seri 1 2021 di sirkuit Liang Nyaru, Mandapai, Kandangan, Kalimantan Selatan, (27-28/12) lalu, Bayu Seto, pembalap asal Jawa Tengah, berhasil meraih lima kategori juara di peringkat pertama. Pembalap yang memperkuat tim asal Kandangan tersebut, tampil luar biasa dengan memimpin di posisi terbaik pada lima kelas utama.

SKB Grasstrack yang diadakan oleh Brahman Motor Sport asal Banjarbaru dan bekerjasama dengan AMRT Kandangan, salah satu klub lokal sendiri menjadi event pertama kali yang secara resmi dilaksanakan di wilayah Kalimantan Selatan sejak pandemi melanda. Dan itu pula yang membuat ajang kali ini digunakan sebaik mungkin bagi para pembalap Kalsel untuk menorehkan prestasi terbaiknya di gelaran ini.

Para penyelenggara SKB Grasstrack Seri 1 Kandangan

“Hadirnya pembalap dari luar Kalimantan Selatan pun bisa menjadi motivasi serta barometer bagi para grasstracker lokal, setelah vakum cukup lama akibat adanya pembatasan di segala bidang kegiatan termasuk otomotif khususnya balap motor,” ungkap Ir. H. Edy Sudarmadi, Ketua IMI Kalimantan Selatan.

Selain Bayu Seto, ada Lippo dari Martapura, lalu ada Sofik DP dari Jabar yang memperkuat tim asal Banjarbaru, Fernando Carokong asal Kalimantan Timur, Taufik Akbar dari Kalimantan Tengah. Dan pembalap lokal dari Kandangan, ada Khairul Variza, Irwan Gemuruh, Bima AP, M. Rizky, Ronny, H. Yayan dan Rayhan Benlaw, pembalap yang juara di ajang motocross di dua seri di Cimahi beberapa waktu lalu.

“Alhamdulillah, event SKB Grasstrack terlaksana dengan baik dan lancar. Ini jadi bukti jika balap motor khususnya event resmi sangat positif dan bisa menghindari adanya aksi balap motor. Apalagi didukung penuh dengan hadirnya Ketua Harian IMI Kalsel, Kapolres Hulu Sungai Selatan, Ketua DPRD serta aparat terkait lainnya,” ujar Heri, Biro GTX-MX IMI Kalsel.

Heri (tengah) pose bersama para juara

Para pejabat seperti Ketua Harian IMI Kalsel, Kombes Pol. Widiatmoko, SH, S.IK, Kapolres Hulu Sungai Selatan, AKBP. Sugeng Rianto, S,IK, Ketua DPRD yang juga Ketua Cabor Balap Motor Kabupaten Hulu Sungai Selatan, H. Ahmad Fahmi, antusias hadir dan membuka event ini.

Pejabat yang hadir di SKB Grasstrack Seri 1 Kandangan

SKB Grasstrack akan menyisakan dua seri lagi, yang akan digelar 3 di sirkuit Benua Lawas, Pelaihari dan untuk seri final akan bergulir di sirkuit Harmadji MX, yang merupakan sirkuit milik dari Ketua IMI Kalsel.

Berikut adalah hasil lomba SKB Grasstrack :

Penulis : Obeth | Foto : Istimewa

Proliner Mulai Bersinar di Powertrack

0

OtomotifZone.com – Jakarta. Lagi lagi Proliner menunjukan tajinya. Proliner mulai ikut bersaing dan membuktikan kualitasnya diajang balap bergengsi. Seperti halnya Pada putaran seri 1 Powertrack yang berlangsung di hari Sabtu dan Minggu (27-28/11) di sirkuit Gelora Banjar Patroman, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat. Jawara disalah satu kelas event bergengsi ini menggunakan knalpot Proliner pada kuda besinya.

Proliner mulai ikut bersaing dengan produk knalpot yang sudah sering digunakan oleh peserta yang turun diajang Powertrack. Datang belum lama diajang garuk tanah, Proliner sudah bikin geger. Karena tim atau pebalap yang menggunakan knalpot Proliner bisa menjadi raja. Salah satunya pebalap Rivaldi Julian MGA yang turun di Sport & Trail. Pebalap muda ini bisa menjadi raja disalah satu kelas dengan andalkan Proliner pada kuda besinya.

Dari dua kali putaran race, Moto1 dan Moto2 untuk pengumpulan point. Rivaldi Julian yang kuda besi garuk tanahnya memakai knalpot Proliner XR-1 Bure Up, mampu mengumpulkan point di Moto1; 22 dan di Moto2; 20 total point; 42.

Rivaldi sendiri merasa puas dengan perolehan pointnya. Dan dia akan terus untuk menambahnya di seri berikutnya hingga final, yang akan akan digelar dalam waktu dekat. Untuk masalah gasbuang di motornya, Rivaldi sudah mengakui kalau knalpot Proliner model XR-1 ini sudah sangat pas dengan settingan motornya.”Pastinya tarikan gas buang motor saya bisa los. Kemudian untuk torsinya sendiri, saya akui kalau XR-1 sudah pas digunakan di track berlumpur seperti sekarang,”ungkap Rivaldi.

Sudah mulai bersaing dan tunjukan taringnya, Proliner membuat kuda pacu pebalap bisa bringas dilintasan. Jadi kalian ingin buktikan kualitasnya? Buruan pakai Proliner pada motor kalian. Sekarang Proliner memiliki knalpot untuk segala cabang olahraga Balap Motor sampai Garuk Tanah.

Ardi Ardot Rebut Medali Emas Bagi Kota Tasikmalaya di Babak Kualifikasi Porprov XIV 2021

0

OtomotifZone.com – Banjar. Ardi Ardot berhasil merebut medali emas bagi Kontingen Kota Tasikmalaya di ajang Babak Kualifikasi Porprov XIV 2021 Jawa Barat di sirkuit Gelora Banjar Patroman, Kota Banjar, Jabar, Rabu (1/12), kemarin. Dengan kemenangan ini, Kota Tasikmalaya membawa satu medal emas dari cabang olahraga balap motor grasstrack di kelas Trail 4-Tak Usia 14-17 Tahun Perorangan.

Kemenangan yang diraih oleh pembalap bernama lengkap Ardi Heriadi Nugraha tersebut berlangsung secara dramatis. Pasalnya harus bersaing ketat dengan pembalap Andi Fauzi atau kerap disapa Andi Bengis, asal kontingen Kabupaten Ciamis.

Arifin Rahman, Kabid. Roda Dua IMI Kota Tasikmalaya dan Ardi Ardot

Sejak awal lap hingga pertengahan jalannya balapan, Andi Bengis terus memimpin perlombaan dan ditempel lumayan dekat oleh Ardi Ardot. Namun, kejelian Ardi Ardot untuk bisa menyalip posisi pertama mulai terbuka lebar jelang berakhirnya lap akhir.

Tentu saja peralihan posis terdepan yang dapat diraih Ardi Ardot ini disambut suka cita oleh para official dan kru yang saksikan di pinggir lintasan area pit lane. Hingga akhirnya, Ardi Ardot memastikan raih medali emas bagi Kota Tasikmalaya.

Kontingen Grasstrack Kota Tasikmalaya

“Alhamdulillah, kita bisa mendapatkan satu emas meski di target awal harus dapat merebut 2 medali emas. Dengan hasil ini tetap bersyukur, Ardi Ardot sudah berjuang maksimal dari posisi dua terus ngotot untuk bisa ke urutan pertama. Terima kasih pada semua official dan kru Kontingen Balap Motor Cabor Grasstrack Kota Tasikmalaya,” kata Asep Danang, Ketua IMI Korwil Kota Tasikmalaya yang didampingi Arifin Rahman, selaku Kabid. Roda Dua.

Arifin Rahman bersama Asep Danang, Ketua IMI Kota Tasikmalaya

Selamat, untuk kota Tasikmalaya.

Babak Kualifikasi Porprov XIV 2021 Jawa Barat Sukses di Gelar Pertama Kali

0

OtomotifZone.com – Banjar. Babak Kualifikasi Porprov XIV 2021 Jawa Barat di sirkuit Gelora Banjar Patroman, Kota Banjar, Jabar, Selasa-Rabu (30/11-1/12) kemarin, sukses di gelar dan jadi yang pertama kali diadakan. Ini tentu jadi kebanggaan bagi perwakilan 17 Kontingen IMI Korwil di Jabar yang hadir dengan para atlit grasstrack terbaiknya.

Meski tidak diikuti oleh semua perwakilan dari IMI Korwil se-Jabar, namun persaingan antar pembalap terbaik di ajang BK Porprov ini cukup kompetitif. Apalagi motor yang digunakan semuanya adalah standar pabrik dan hal itu dianggap rata, tidak seperti kuda besi pacuan balap pada umumnya.

Jajaran Pengurus BK Porprov dan Perwakilan IMI Korwil

Motor jenis trail 4-tak ini tidak diperbolehkan menggunakan komponen racing, hanya knalpot dari produk Gordon’s, setang juga ban yang boleh di ganti. Itupun harus melalu proses pengecekan parts sebelum balap lalu motor peserta di karantina selama satu malam, dan esoknya setelah race selesai juga dilakukan bongkar mesin lagu untuk menghindari adanya pemasangan parts racing atau yang lainnya.

“Babak Kualifikasi Cabor Grasstrack ini jadi event yang perdana diadakan, dan Kota Banjar menjadi yang pertama menggelar ajang untuk persiapan jelang Porprov tahun depan. Semoga semuanya berjalan lancar demi kemajuan balap motor cabang grasstrack Jabar,” kata Frans Tanujaya, Ketua Harian Pengprov IMI Jabar.

Frans Tanujaya, Ketua Harian Pengprov IMI Jawa Barat

Dalam opening ceremony BK Porprov ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Banjar, Dr. Hj. Ade Uu Sukaesih,M.Si. beserta perwakilan jajaran Pemerintah Kota Banjar. “Kota Banjar merasa terhormat bisa mengadakan BK Porprov yang diadakan oleh IMI Korwil Kota Banjar, ini bisa jadi kegiatan otomotif pariwisata di Gelora Banjar Patroman,” ungkap Walikota.

Walikota Banjar (tengah) diapit Ketua Harian IMI Jabar dan Ketua IMI Korwil Kota Banjar

“Ini jadi langkah awal yang baik bagi perkembangan otomotif khususnya grasstrack Jabar. Terima kasih atas kesiapan yang dilakukan IMI Korwil Kota Banjar, semoga ke depannya BK Porprov untuk Cabor Grasstrack akan berjalan lancar dan sukses,” kata Asep Sena, selaku Race Director didampingi Asep Nugraha, Ketua IMI Korwil Kota Banjar.

Asep Sena (kiri) dan Asep Nugraha, Ketua IMI Korwil Kota Banjar

Penulis : Obeth | Foto : Obeth