Beranda blog Halaman 95

Cara Mudah Aktifkan Anti-Theft Alarm Honda Stylo 160

0
Aktifkan Anti-Theft Alarm

Sebagai upaya meningkatkan keamanan kendaraan, Honda Stylo 160 telah dilengkapi dengan fitur Anti-Theft Alarm yang berfungsi memberikan peringatan saat terdeteksi adanya gangguan atau pergerakan pada sepeda motor ketika dalam kondisi terparkir.

Fitur ini menjadi salah satu teknologi yang mendukung kenyamanan pengguna, terutama saat meninggalkan kendaraan di area publik, sehingga potensi risiko kehilangan dapat diminimalkan.

Untuk mengaktifkan Anti-Theft Alarm, pengguna cukup memastikan kunci kontak berada pada posisi OFF, kemudian menekan tombol alarm pada remote hingga terdengar bunyi dan lampu sein berkedip sebagai tanda sistem telah aktif.

Sementara itu, untuk menonaktifkan fitur tersebut, pengguna dapat kembali menekan tombol pada remote hingga sistem memberikan indikator berupa bunyi dan kedipan lampu sein yang menandakan alarm telah dinonaktifkan.

Penggunaan fitur ini perlu didukung dengan memastikan remote selalu dalam kondisi aktif dan berada dalam jangkauan pengguna, agar fungsi keamanan dapat bekerja secara optimal.

“Fitur Anti-Theft Alarm pada Honda Stylo 160 dirancang untuk memberikan perlindungan tambahan sekaligus meningkatkan rasa aman bagi pengguna dalam berbagai kondisi,” ujar Jamroni, selaku Training Facilitator PT Daya Adicipta Motora.

Dengan memahami cara penggunaan fitur ini, diharapkan pengguna Honda Stylo 160 dapat meningkatkan keamanan kendaraan sekaligus membangun budaya berkendara yang aman dengan selalu menggunakan perlengkapan berkendara yang lengkap, sebagai bagian dari implementasi kampanye keselamatan berkendara Honda, yaitu #Cari_Aman. 

Boy Arbi Gunakan Nomor Start 162 di 2026, Kawahara Ikut Ambil Andil dalam Sejarah Baru

0

OtomotifZone.com — Jakarta, Musim balap 2026 menjadi momen spesial bagi Boy Arbi Febri. Tak hanya bergabung dengan tim baru, pebalap berdarah Riau tersebut juga membuat keputusan mengejutkan dengan mengganti nomor start yang sudah hampir satu dekade melekat pada dirinya.

Pada tahun 2026 ini, Boy Arbi dipastikan akan memperkuat tim Tim Ziear yang bermarkas di Solo. Tim yang dikomandoi oleh mekanik kondang Bima Aditya tersebut menambah Boy Arbi sebagai salah satu amunisi untuk bertarung di ajang Java Race Championship 2026.

Gelaran Java Race Championship sendiri akan berlangsung akhir pekan ini, tepatnya pada 18–19 April 2026. Namun yang cukup menyita perhatian adalah keputusan Boy yang tidak lagi menggunakan nomor start 2, nomor yang telah ia pakai hampir 10 tahun terakhir.

Sebagai gantinya, Boy Arbi memilih nomor start 162 pada musim 2026. Keputusan ini bukan tanpa alasan. Ternyata nomor tersebut memiliki sejarah tersendiri dalam perjalanan kariernya, bahkan melibatkan tim Kawahara Racing yang pernah mengantarkan Boy ke puncak prestasi.

“Waaaah history nomer 162 kan kita sama sama tau. Ada history juga dulu pertama datang ke Jawa pakai nomer 277 itu di tahun 2012. Lalu di tahun 2016 aku ganti nomer 2, alhamdulillah di tahun itu juara region MP1 sama Kawahara di Region 2. Naaah ini 1 dekade kemudian 2026 ganti 162 mudah-mudahan hokinya kaya tahun 2016 mas hehe,” ujar Boy Arbi langsung kepada tim redaksi.

Seperti diketahui, pada tahun 2016 Boy Arbi berhasil menjadi raja di Kejurnas Motoprix Region 2 bersama tim Kawahara. Kala itu, ia menggunakan nomor start 2 yang kemudian menjadi nomor identik dengan dirinya selama bertahun-tahun.

Kini, satu dekade berselang, Boy mencoba membuka lembaran baru dengan nomor 162. Harapannya tentu sama, mengulang kesuksesan besar seperti yang pernah diraih pada 2016.

Dengan dukungan tim Ziear, racikan mesin Bima Aditya, serta semangat baru melalui nomor start 162, Boy Arbi Febri menjadi salah satu pebalap yang patut dinantikan aksinya pada seri perdana Java Race Championship 2026 akhir pekan ini.

Aprilia Disarankan Rekrut Nicolo Bulega untuk MotoGP 2027, Bintang Superbike Ducati yang Terlupakan

0

OtomotifZone.com — Jakarta, Bursa pebalap MotoGP 2027 mulai menunjukkan bentuknya, namun masih ada sejumlah kejutan yang berpotensi terjadi. Salah satu nama yang kini mencuri perhatian adalah Nicolo Bulega, bintang World Superbike Ducati yang disebut-sebut layak menjadi target utama Aprilia Racing untuk musim 2027.

Situasi ini muncul setelah perkembangan mengejutkan dari Yamaha Motor Racing yang dikabarkan berhasil mengamankan jasa Ai Ogura. Keputusan tersebut membuat peta kursi MotoGP 2027 semakin sempit dan membuka peluang baru bagi Aprilia untuk merekrut talenta potensial.

Saat ini, sebagian besar pabrikan besar sudah memiliki rencana line-up untuk musim 2027. Ducati Corse disebut akan menurunkan Pedro Acosta dan Marc Marquez, sementara Honda Racing Corporation dikabarkan memasangkan Fabio Quartararo dengan David Alonso.

Aprilia sendiri telah mengamankan Marco Bezzecchi dan Francesco Bagnaia. Sedangkan Yamaha diproyeksikan menurunkan Jorge Martin dan Ai Ogura.

Dengan kursi pabrikan yang semakin terbatas, perhatian kini tertuju pada tim satelit Trackhouse Racing milik Aprilia yang berpotensi membuka peluang bagi Bulega untuk masuk ke MotoGP 2027.

Pebalap asal Italia tersebut tampil sangat impresif di musim 2026 Superbike World Championship. Bahkan, Bulega mencatatkan enam kemenangan beruntun di awal musim dan menjadi kandidat kuat juara dunia. Performa dominan ini membuatnya menjadi salah satu talenta paling menarik di luar MotoGP.

Menariknya, Bulega sebenarnya sudah disiapkan Ducati untuk naik ke MotoGP. Ia bahkan telah menjalani debut singkat menggantikan Marc Marquez di Portugal dan Valencia musim lalu, serta dipercaya menjadi test rider untuk pengembangan motor 850cc dengan ban Pirelli.

Namun, peluang tersebut mulai tertutup setelah tim satelit Ducati hampir menentukan line-up mereka. VR46 Racing Team diproyeksikan mengandalkan Fermin Aldeguer dan Fabio Di Giannantonio, sementara Gresini Racing dikabarkan lebih condong ke Enea Bastianini dan Dani Holgado.

Kondisi ini membuat Bulega berada dalam posisi yang kurang menguntungkan, meski performanya sedang berada di puncak. Di sisi lain, Aprilia justru bisa mendapatkan keuntungan besar jika merekrutnya.

Selain kecepatan, Bulega juga memiliki pengalaman luas dengan ban Pirelli yang akan digunakan MotoGP pada regulasi baru. Hal ini bisa menjadi keuntungan besar dalam pengembangan motor baru Aprilia menuju era regulasi 2027.

Selain itu, tim Trackhouse juga berpotensi kehilangan Ai Ogura, yang membuka satu kursi tambahan. Jika Raul Fernandez tetap dipertahankan, maka hanya satu kursi tersisa yang bisa menjadi peluang emas bagi Bulega.

Namun, Bulega bukan satu-satunya kandidat. Nama-nama seperti Joan Mir, Luca Marini, hingga talenta Moto2 seperti Manu Gonzalez dan Senna Agius juga masuk radar.

Meski begitu, performa luar biasa Bulega di World Superbike membuatnya menjadi kandidat paling kuat. Jika Aprilia benar-benar ingin memperkuat proyek MotoGP 2027, merekrut bintang Superbike Ducati yang tengah bersinar ini bisa menjadi langkah strategis yang sulit diabaikan.

Kejutan! Boy Arbi Febri Masuk Tim Ziear untuk Java Race Championship 2026

0

OtomotifZone.com — Kejutan datang dari pebalap berdarah Riau, Boy Arbi Febri. Pada musim balap 2026, pebalap bertubuh jangkung tersebut dipastikan akan berseragam tim Ziear untuk bertarung di ajang Java Race Championship. Kehadiran Boy menjadi salah satu tambahan kekuatan baru bagi tim Ziear yang dikenal juga aktif berlaga di kompetisi balap level Asia.

Masuknya Boy Arbi Febri ke dalam skuad Ziear terbilang cukup mengejutkan. Pasalnya, secara tiba-tiba namanya muncul sebagai salah satu formasi pebalap yang akan memperkuat tim tersebut pada musim ini. Namun, pengalaman dan karakter balap Boy dinilai menjadi salah satu alasan tim Ziear mempercayakan kursi pebalap kepadanya.

Pada musim 2026 ini, Boy Arbi Febri juga akan menggunakan motor garapan mekanik kondang, Bima Aditya. Kolaborasi antara pebalap berpengalaman dan racikan mesin dari mekanik yang sudah tidak diragukan lagi kiprahnya ini tentu menjadi kombinasi yang cukup menjanjikan untuk bersaing di papan atas.

Meski demikian, Boy Arbi Febri memilih untuk tetap realistis dalam menentukan targetnya musim ini. Pebalap yang juga sudah memiliki dua momongan tersebut berharap dapat tampil konsisten dan bersaing di barisan depan.

“Harapan ya sama kayak sebelumnya, bisa tarung di barisan depan pakai 4 Tak bang. Tidak muluk-muluk masuk 5 besar setiap serinya,” ujar Boy langsung kepada tim redaksi.

Dengan pengalaman yang dimiliki serta dukungan tim Ziear dan racikan mesin Bima Aditya, Boy Arbi Febri berpotensi menjadi salah satu pebalap yang patut diperhitungkan di Java Race Championship 2026. Konsistensi dan adaptasi dengan tim baru menjadi kunci bagi pebalap asal Riau tersebut untuk mewujudkan targetnya musim ini.

Creampie Mulai Jajaki Balap Matic, Langsung Beri Kejutan Lewat Performa Knalpot

0

OtomotifZone.com – Jakarta, Nama Creampie selama ini lebih dikenal di dunia balap motor 4T dan 2T. Namun kini, brand knalpot tersebut mulai menjajaki dunia balap motor matic dan langsung memberikan kejutan lewat peningkatan performa yang cukup signifikan.

Pembuktian tersebut datang dari Bam’s Racing yang bermarkas di Subang. Melalui tangan mekanik andalannya, Pak Ali, knalpot Creampie diuji langsung pada dua motor balap milik tim .HOME Racing Team.

Motor pertama adalah kelas Matic 130 STD Pemula yang ditunggangi M. Firhan. Sementara satu motor lainnya adalah Matic 150 TU Open yang dikendarai Ilham Siva.

Hasilnya cukup mengejutkan. Pada kelas Matic 130 STD Pemula, motor dengan knalpot garapan Creampie berhasil meraih juara pertama. Padahal kelas ini menggunakan knalpot standar yang dimodifikasi, dan Creampie dipercaya untuk menggarap sektor tersebut.

Tidak hanya itu, pada kelas Matic 150 TU Open, motor yang diurus Fikri juga tampil kompetitif dan berhasil mengamankan posisi kedua. Di kelas ini, motor menggunakan sistem knalpot bebas dan kembali mempercayakan Creampie sebagai pilihan utama.

Menurut salah satu crew dari Bams, peningkatan performa yang didapat cukup terasa, bahkan dari hasil dyno menunjukkan kenaikan tenaga yang signifikan.

“Ini hitungan knalpot dari kedua motor dari Creampie semua mas. Saya dikasih saya coba dan langsung motor saya naik 1 HP lebih. Seperti di Matic 150 TU saja biasanya cuma dapat 25,5 HP. Sedangkan sekarang saya bisa dapat 26,7 HP. Kalau Matic 130 STD saya biasa 21 sekarang bisa dapat 22,” jelas salah satu pihak Bam’s langsung kepada tim redaksi.

Kenaikan tenaga tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Creampie tidak hanya kuat di segmen 4T dan 2T, namun juga mulai kompetitif di balap motor matic yang saat ini sedang berkembang pesat di Indonesia.

Dengan hasil podium langsung di awal pengujian, Creampie tampaknya mulai “menjajah” dunia balap matic. Bukan tidak mungkin dalam waktu dekat, brand ini akan semakin sering terlihat di grid balap matic nasional

Ulti X Red Lebih Unggul dari Gold? Astra Otoparts Jelaskan Perbedaannya

0
Ulti X Red Lebih Unggul dari Gold

OtomotifZone.com – Jakarta, Ulti X Red Lebih Unggul dari Gold? Astra Otoparts Jelaskan PerbedaannyaDunia balap kerap dihadapkan dengan pilihan komponen terbaik untuk menunjang performa. Salah satunya adalah pemilihan rantai balap. Produk Ulti X dari Astra Otoparts menjadi salah satu yang banyak digunakan di berbagai ajang balap nasional.

Menariknya, Ulti X hadir dengan dua pilihan warna populer, yakni Gold dan Red. Lalu muncul pertanyaan, apakah Ulti X Red memiliki kualitas lebih unggul dibanding Gold?

Belum lama ini, tim redaksi berbincang langsung dengan Sandro yang menjelaskan bahwa memang terdapat perbedaan antara kedua varian tersebut.

Menurut Sandro, secara material dasar sebenarnya Ulti X Gold dan Red menggunakan bahan yang sama. Namun yang membedakan adalah proses tambahan pada varian Red yang membuatnya lebih unggul dari sisi ketahanan.

“Red ada tambahan advance heat treatment, buat keawetan rantai, makanya bisa 2 hingga 3 seri MRS. Material sama gold dan red, beda di heat treatment. Makanya Red sedikit di atas Gold harganya. Selain sebagai brand color Ulti X ya merah,” jelas Sandro.

Tambahan teknologi advanced heat treatment pada Ulti X Red membuat rantai lebih tahan terhadap beban ekstrem dan penggunaan intens dalam balapan. Hal ini menjadi alasan banyak tim balap memilih varian Red untuk kebutuhan kompetisi yang lebih berat, terutama dalam kejuaraan yang berlangsung beberapa seri berturut-turut.

Sementara itu, Ulti X Gold tetap menjadi pilihan kompetitif dengan performa tinggi, namun tanpa tambahan heat treatment lanjutan seperti pada varian Red. Perbedaan inilah yang membuat harga Ulti X Red sedikit lebih tinggi dibandingkan Gold.

Selain faktor teknis, warna merah juga menjadi identitas kuat dari brand Ulti X di lintasan balap. Tak heran, varian Red kerap terlihat digunakan oleh tim-tim balap yang mengutamakan performa sekaligus tampilan agresif.

Dengan penjelasan tersebut, kini semakin jelas bahwa Ulti X Red memang dirancang untuk performa lebih tinggi dan daya tahan lebih lama, menjadikannya pilihan menarik bagi tim balap yang mengincar hasil maksimal di lintasan.

Ducati Desmo450 MX Menggila di Banten, Diva Juara Umum Hilman Konsisten

0

Banten – Ducati MX Team Indonesia tampil impresif pada Putaran 1 Kejuaraan Nasional Motocross 2026 yang berlangsung di Sirkuit MPS Motorsport, Pandeglang, Banten (12/4). Melalui dua pembalap andalannya, Diva Ismayana dan Hilman Maksum, tim berhasil meraih hasil gemilang dan menunjukkan dominasi Ducati Desmo450 MX di awal musim.

Diva Ismayana tampil tak terbendung sejak awal akhir pekan. Pebalap asal Bali tersebut menjadi yang tercepat sejak sesi Free Practice hingga Qualifying, sebelum akhirnya menyempurnakan performa dengan kemenangan di Race 1 dan Race 2.

Pada Race 1, Diva harus menghadapi perlawanan sengit dari M. Zidane yang juga menggunakan Ducati Desmo450 MX. Persaingan ketat terjadi sejak awal hingga pertengahan lomba, namun Diva berhasil menjaga ritme balapnya dan mengamankan posisi pertama.

Memasuki Race 2, tantangan kembali datang dari Delvintor Alfarizi. Meski mendapat tekanan, Diva tetap tampil konsisten dan kembali finis di posisi terdepan, sekaligus mencatatkan kemenangan sempurna di putaran pembuka Kejurnas Motocross 2026.

Sementara itu, Hilman Maksum juga menunjukkan performa stabil sepanjang akhir pekan. Pebalap Ducati MX Team Indonesia tersebut berhasil finis di posisi keempat pada Race 1 dan Race 2, sekaligus mengumpulkan poin penting bagi tim.

Berdasarkan akumulasi poin dari dua balapan, Diva Ismayana memimpin klasemen sementara dengan raihan sempurna 50 poin. Posisi kedua ditempati M. Zidane dengan 42 poin, sementara Hilman Maksum berada di posisi ketiga dengan 36 poin.

Hasil ini semakin menegaskan dominasi Ducati Desmo450 MX pada putaran pertama, di mana tiga besar klasemen sementara ditempati oleh pembalap yang menggunakan motor Ducati.

Diva Ismayana mengaku puas dengan hasil yang diraihnya meski harus menghadapi persaingan ketat di setiap balapan.

“Saya sangat senang dengan hasil ini. Kedua race berjalan tidak mudah, saya harus berjuang keras dan tetap fokus, terutama saat mendapat perlawanan sengit dari Zidane dan Delvintor. Tim juga melakukan pekerjaan luar biasa dalam menyiapkan motor, dan ini menjadi modal yang sangat baik untuk seri berikutnya,” ujar Diva Ismayana.

Hilman Maksum juga menilai hasil di putaran pertama menjadi awal yang positif bagi dirinya dan tim.

“Ini awal yang cukup baik untuk saya dan tim. Di race 2, saya melakukan start dengan baik dan berhasil mengikuti rombongan pertama pembalap dari awal balapan. Konsistensi menjadi kunci akhir pekan ini, dan saya senang bisa mengamankan poin penting. Masih banyak yang bisa ditingkatkan, dan saya siap tampil lebih maksimal di putaran selanjutnya,” jelas Hilman Maksum.

Sementara itu, Team Principal Ducati MX Team Indonesia, Jimmy Budhijanto, mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil yang diraih tim di putaran pembuka.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil yang telah dicapai hari ini. Rasa syukur kami atas keselamatan dan pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus berkembang. Sebagai prinsipal tim, saya melihat masih banyak aspek yang perlu ditingkatkan, khususnya pelatihan fisik pembalap serta kekompakkan tim, mengingat kami masih relatif baru di dunia balap motocross,” ujar Jimmy Budhijanto.

Dengan hasil dominan di putaran pertama ini, Ducati MX Team Indonesia semakin menegaskan diri sebagai salah satu kekuatan baru yang patut diperhitungkan dalam persaingan Kejurnas Motocross 2026. Performa impresif Diva Ismayana dan konsistensi Hilman Maksum menjadi modal penting menghadapi putaran-putaran berikutnya.

Ducati Uji Motor MotoGP 850cc di Misano, Michele Pirro Jajal Prototipe GP27

0

OtomotifZone.com – Jakarta, Ducati mulai menunjukkan keseriusannya menghadapi regulasi baru MotoGP 2027. Pabrikan asal Italia tersebut resmi menurunkan motor prototipe 850cc mereka di Sirkuit Misano, Italia, dengan test rider andalan Michele Pirro.

Kemunculan Pirro terjadi secara mengejutkan saat sesi pengujian V2 Champ Academy yang berlangsung pada Senin (14/4). Dalam dokumentasi foto dan video yang dirilis, Pirro terlihat mengendarai Desmosedici bertajuk GP27 yang sudah menggunakan mesin 850cc, desain aerodinamika terbaru, serta ban Pirelli yang akan digunakan mulai musim 2027.

Ducati juga telah mengonfirmasi bahwa motor yang digunakan Pirro merupakan prototipe 850cc untuk MotoGP 2027. Meski belum diketahui berapa banyak pengujian tertutup yang telah dilakukan sebelumnya, penampilan di Misano menjadi tanda awal Ducati mulai “memperlihatkan” pengembangan motor generasi baru tersebut.

Dengan langkah ini, Ducati menyusul KTM dan Honda yang lebih dulu menurunkan motor 850cc mereka ke lintasan. Sementara itu, Aprilia dan Yamaha menjadi dua pabrikan yang belum terlihat menguji motor dengan spesifikasi baru tersebut.

Michele Pirro, yang merupakan test rider utama Ducati, dipercaya memimpin pengembangan awal motor GP27. Pirro sendiri sebelumnya sempat menggantikan Fermin Aldeguer di seri pembuka MotoGP Thailand musim ini. Pengalaman panjangnya bersama Ducati membuatnya menjadi sosok penting dalam fase awal pengembangan motor 2027.

Selain Pirro, pemimpin klasemen World Superbike, Nicolo Bulega, juga diperkirakan akan mulai terlibat dalam pengujian mulai Mei atau Juni mendatang. Bulega dinilai memiliki pengalaman luas dengan ban Pirelli, yang akan menjadi faktor penting dalam pengembangan motor baru.

Pengujian di Misano juga dihadiri manajer tim Ducati MotoGP, Davide Tardozzi. Meski kondisi cuaca hujan sempat mengganggu jalannya tes, program pengembangan Ducati tetap berlanjut hingga Selasa.

Saat ini Pirelli juga mendukung pengujian pengembangan mesin 850cc dari masing-masing pabrikan. Tes gabungan berikutnya untuk para test rider dijadwalkan berlangsung di Misano pada akhir Mei. Sementara itu, pebalap utama MotoGP dijadwalkan pertama kali mencoba motor dan ban 2027 dalam tes resmi pasca balapan di Brno pada bulan Juni mendatang.

Menariknya, Ducati juga masih belum mengumumkan line-up pebalap untuk musim 2027. Namun sejumlah spekulasi menyebut Pedro Acosta berpotensi bergabung dengan tim pabrikan Ducati Lenovo bersama juara dunia saat ini, Marc Marquez. Sementara Francesco Bagnaia dikabarkan akan berpindah ke Aprilia.

Dengan pengujian awal ini, Ducati kembali menunjukkan kesiapannya menghadapi era baru MotoGP 2027, sekaligus mempertegas ambisi mereka untuk tetap menjadi kekuatan dominan di kelas premier.

SFN969 Siapkan Skuad Resmi di Event Cleosa, H. Putra Rizky Hadirkan Kejutan Besar

0
H. Putra owner tim H. Putra 969

OtomotifZone.com – Jakarta, Setelah debut perdana di Kejurnas Motocross Seri 1 di Sirkuit MPS Motorsport, Pandeglang, Banten, tim garuk tanah milik H. Putra Rizky, SFN969, kini bersiap tampil lebih serius. Event selanjutnya yang menjadi target adalah Cleosa, di mana SFN969 akan turun dengan skuad resmi dan komposisi penuh.

Pada seri pembuka Kejurnas Motocross sebelumnya, SFN969 baru menurunkan Aldi Bilqis, pebalap asal Jambi yang tampil di kelas MX2. Meski masih dalam tahap perkenalan tim, kehadiran SFN969 sudah memperlihatkan keseriusan H. Putra Rizky dalam mengembangkan tim balap garuk tanahnya.

Memasuki event Cleosa nanti, H. Putra Rizky memastikan bahwa timnya akan tampil dengan kekuatan penuh. Tidak hanya menambah pebalap, tetapi juga menghadirkan line-up motor yang cukup mengejutkan.

“Untuk Kejurnas kemarin baru Aldo Bilqis di MX2. Nanti untuk MX1 kita akan mainkan di event Cleosa. Kejutan pokoknya nanti Aldo pakai KTM main MX2 dan nanti MX1 pakai Ducati,” ungkap H. Putra Rizky.

Langkah ini menunjukkan keseriusan SFN969 untuk langsung bersaing di barisan depan. Penggunaan motor KTM di kelas MX2 dan rencana menghadirkan Ducati di kelas MX1 tentu menjadi perhatian tersendiri, mengingat jarang tim di Indonesia yang menggunakan kombinasi tersebut.

Selain itu, H. Putra Rizky juga memberi sinyal akan hadirnya pebalap baru yang akan melengkapi skuad SFN969. Dengan demikian, event Cleosa nanti akan menjadi momen peluncuran resmi kekuatan penuh tim SFN969 di ajang motocross nasional.

Kehadiran SFN969 tentu menambah warna baru dalam persaingan motocross Indonesia. Dengan pengalaman H. Putra Rizky yang sebelumnya sukses di dunia road race bersama LFN969, kini publik menantikan apakah SFN969 mampu mencetak prestasi serupa di balap garuk tanah.

Event Cleosa pun dipastikan akan semakin panas dengan hadirnya skuad resmi SFN969 yang siap memberikan kejutan

Riding Gear Penting, Namun Keselamatan Tetap Berawal dari Cara Berkendara

0
Riding Gear Penting

OtomotifZone.com, Bandung – Kesadaran akan keselamatan berkendara tidak hanya sebatas penggunaan perlengkapan berkendara. Riding gear seperti helm, jaket, sarung tangan, celana panjang hingga sepatu memang menjadi bagian penting dalam perlindungan pengendara, namun bukan berarti dapat menjadi jaminan bebas risiko saat berada di jalan.

Pada dasarnya, fungsi utama riding gear adalah sebagai lapisan perlindungan terakhir ketika terjadi hal yang tidak diinginkan. Penggunaan perlengkapan berkendara yang sesuai standar dapat membantu meminimalkan risiko cedera, namun keselamatan tetap ditentukan oleh perilaku dan cara berkendara pengendara itu sendiri.

Beberapa perlengkapan berkendara memiliki fungsi penting yang perlu dipahami, di antaranya helm yang berfungsi melindungi kepala sekaligus menjaga visibilitas dari gangguan debu dan angin. Jaket dan celana panjang membantu mengurangi risiko luka gesek serta melindungi tubuh dari kondisi cuaca, sementara sarung tangan berperan menjaga kestabilan genggaman pada stang. Selain itu, sepatu yang menutup mata kaki juga memberikan perlindungan tambahan pada area kaki saat berkendara.

Penggunaan riding gear yang lengkap seharusnya tidak menimbulkan rasa percaya diri berlebih yang berujung pada perilaku berkendara yang tidak aman. Berkendara dengan kecepatan tinggi atau mengabaikan aturan lalu lintas tetap berpotensi menimbulkan kecelakaan, meskipun telah menggunakan perlengkapan yang lengkap.

Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora, Ludhy Kusuma, menegaskan bahwa keselamatan berkendara merupakan kombinasi antara perlindungan dan perilaku. “Riding gear berfungsi untuk meminimalkan risiko cedera, namun tidak dapat menggantikan pentingnya sikap berkendara yang aman. Pengendara tetap harus mengutamakan kehati-hatian, disiplin, serta menghormati pengguna jalan lain,” ujarnya.

Oleh karena itu, penting bagi setiap pengendara untuk menjadikan penggunaan riding gear sebagai bentuk perlindungan diri, sekaligus diimbangi dengan perilaku berkendara yang bertanggung jawab. Dengan demikian, keselamatan di jalan dapat lebih terjaga.

Selalu ingat untuk #Cari_Aman dengan menggunakan perlengkapan berkendara yang tepat serta mengedepankan sikap berkendara yang aman dan santun di setiap perjalanan.