OtomotifZone.com-Sepang. Melihat pembalap seniornya meraih podium seri dan menjadi juara Asia, sontak membuat Prassetyo Hardja bermain tidak seperti biasanya saat final Junior Max diajang Asia Max Challenge 2016 Minggu Kemaren (4/9) di Sepang International Karting Circuit.
Ketinggalan 2 point hingga 5 putaran AMC sebelumnya, kemudian disamakan menjadi draw point dengan Kane Shephard diraih saat race Prefinal, disinilah ketegangan kedua kubu, Indonesia versus Thailand memulai genderang perang ketika seluruh pembalap Junior Max sudah berada dimasing-masing grid.

Prass menempati grid terdepan sangat besar peluangnya untuk menutup seri 6 dengan kemenangan seri dan overall, disusul Arsh Johany asal Malaysia disusul diposisi 3 lawan berat yang selalu lolos diajang grand final rotax dunia, Kane. Ketegangan langsung nampak saat memasuki tikungna pertama, Prass tercecer diposisi kedua dibelakang Arsh, sementara Kane sempat tercecer diposisi ke6 kemudian merangsek diposisi 5 hingga akhirnya bertahan diposisi 4 karena sudah overtake Romain Leroux asal Singapura.

Pelajar SMA Kesatuan Pulo Armen kelas 10 harus bersabar membuntuti pembalap Malaysia hingga 18 putaran, sementara Kane tetap berada diposisinya, blunder dan petaka hampir dilakukan Prass, karena hitungan sempoa jadul pun, jika Prass didepan Kane mau diposisi berapapun, kemenangan dan juara umum tetap menjadi milik Prass, namun rasa penasaran juara 1 Akoc Macau dikelas Mini Rok tahun 2011 ini malah semakin bersemangat untuk melengkapi gelar juara yang pernah diraihnya di Italia, dimana dirinya juga meraih juara 1 Italian Championship 2013 dan akhirnya mampu overtake Arsh di-2 lap akhir sebelum akhirnya menyudahi race dengan gemilang. Peluk haru datang silih berganti dari para pembalap dan crew.

Kemenangan Prass menjadi kemenangan ke-2 setelah Silvano Christian memberi semangat dikelas Senior Max sebelumnya. Anak bungsu putra Handi Hardja dan Neneng Juariah ini mendapat tiket untuk mengikuti kejuaraan dunia rotax max challenge yang akan digelar di Sarno Italia Oktober mendatang.
Selamat Prass, 2 lap terakhir nyaris bikin jantung copot.
penulis dan photo : Edi Batrawan


