OtomotifZone.com – Keerom. Tim IMI Papua Selatan mencetak prestasi luar biasa di Kejurnas Grasstrack Region VI Putaran I, yang berlangsung di Sirkuit Yuwanain MX, Arso II, Kabupaten Keerom, pada 28–30 Agustus 2026. Dua andalan utama mereka, Rangga Batmanlussy dan Fahri C.R. Salimung, tampil dominan dan membawa pulang gelar-gelar bergengsi dari lintasan yang menantang.
Konsistensi menjadi kunci keberhasilan Tim IMI Papua Selatan di kategori Pro. Rangga Batmanlussy membuktikan hal tersebut dengan mengamankan posisi teratas klasemen akhir. Ia dinobatkan sebagai Juara Umum Kejurnas Pro dengan total 132 poin. Pembalap asal Merauke ini tampil konsisten di tiga kelas berbeda:
- Juara 1 — GTX1 Trail Tune Up 4L 180CC Pro Kejurnas (45 poin)
- Juara 2 — GTX3 Bebek Modifikasi 4L 125CC Pro Kejurnas (47 poin)
- Juara 3 — GTX2 Trail Standart 4L 155CC Pro Kejurnas (40 poin)
Dengan nomor start 217, Rangga mengungguli pesaing-pesaing tangguh seperti Tison Agu dari Team77 MX Papua dan Yosua Pattipi dari No-Limit Team 77 MX Papua. Ia menaklukkan setiap putaran dengan strategi matang dan keberanian mengambil jalur tikungan tajam.
Jika Rangga menjadi tumpuan utama di kategori Pro, Tim IMI Papua Selatan juga memiliki senjata dari sektor pembalap muda. Talenta muda Fahri C.R. Salimung ikut menyempurnakan pesta kemenangan tim di Keerom.
Pembalap berusia 15 tahun ini menguasai kelas GTX6 Bebek Standart 4L & 2L 125CC Pemula Kejurnas dengan sempurna dan mengoleksi 25 poin penuh. Ia mengungguli Rendi Ardona dari PWMZ Zim Bock Aim Senggi dan Bastian Mahuse dari Labewa MX Team yang masing-masing menempati posisi kedua dan ketiga.
Prestasi Fahri sekaligus memperlihatkan hasil dari program regenerasi yang dijalankan Tim IMI Papua Selatan. Sejak April 2026, tim mulai memberikan pembinaan lebih serius kepada talenta-talenta muda. Kemenangan Fahri di Kejurnas ini menjadi bukti bahwa pembinaan tersebut mulai membuahkan hasil nyata.
Di balik hasil gemilang kedua pembalap tersebut, terdapat persiapan yang tidak kalah serius. Tim menjalankan program latihan fisik secara rutin, menyempurnakan teknik balap, sekaligus melakukan penyetelan motor secara presisi agar para pembalap mampu menghadapi karakter lintasan Yuwanain MX yang menantang.
Ronald Sialla, S.Si., M.Si., selaku Ketua IMI Papua Selatan, turut membina para atlet secara profesional. Tim bahkan menandatangani kontrak resmi untuk menjamin kesiapan mereka menuju Pra PON 2027 dan PON 2028.
Perpaduan antara pembalap berpengalaman dan talenta muda inilah yang membuat capaian Tim IMI Papua Selatan semakin istimewa. Kejurnas Grasstrack Region VI Putaran I melahirkan lima juara umum dari berbagai kategori, dan Tim IMI Papua Selatan menjadi satu-satunya tim yang menyabet gelar Juara Umum pada kategori Pro.

Rangga dan Fahri kini menatap dua seri berikutnya dengan optimisme tinggi. Mereka siap kembali menggebrak lintasan, mempertahankan performa, sekaligus membawa harum nama Papua Selatan di kancah grasstrack nasional.
Capaian tersebut juga mendapat apresiasi langsung dari jajaran IMI Korwil Merauke yang mengawal perjalanan tim selama kompetisi. Ipit Santoso, Ketua IMI Korwil Merauke, mengapresiasi kerja keras seluruh official, IMI Papua Selatan, serta para sponsor yang telah memberikan dukungan kepada kedua pembalap.
“Terima kasih atas rahmat dan karunia-Nya sehingga tim Papua Selatan berhasil menjuarai kategori Pro dan juara di kelas Pemula. Terima kasih juga kepada IMI Papua Selatan yang sudah mensupport, kepada sponsor yang telah mendukung kami,” bukanya.
Meski mampu membawa pulang hasil maksimal, tim tidak memasang target berlebihan sejak awal. Ipit menyebut pihaknya lebih menekankan kepada para pembalap untuk menjaga sportivitas dan menikmati setiap proses persaingan di lintasan.
“Awalnya kami tidak menargetkan lebih, namun saya hanya menekankan kepada pembalap agar dapat bermain dengan sportif. Kami berharap pada seri selanjutnya di Kaimana hasil yang kami peroleh nantinya akan jauh lebih baik lagi,” harapnya.
