Toprak Razgatlıoğlu Brondong Juara di Kandang Ducati: Tiga Race Full Juara di WSBK Misano

827

OtomotifZone.com – Misano, Italia – Dalam sebuah penampilan yang luar biasa, Toprak Razgatlıoğlu berhasil mencetak hattrick kemenangan di ajang World Superbike Championship (WSBK) yang digelar di Sirkuit Misano 15-16 Juni 2024. Pembalap asal Turki ini berhasil memenangkan tiga balapan secara penuh, suatu prestasi yang belum pernah diraih sebelumnya oleh tim BMW Motorrad di ajang WSBK.

Misano yang dikenal sebagai kandang bagi tim Ducati, biasanya menjadi arena di mana para pembalap Ducati mendominasi jalannya balapan. Namun, kali ini Razgatlıoğlu dengan motor BMW-nya mampu membalikkan keadaan dan menunjukkan performa luar biasa. Kemenangan ini tidak hanya mengejutkan para penggemar Ducati tetapi juga mengukuhkan Razgatlıoğlu sebagai salah satu pembalap gila di sirkuit.

Race pertama Razgatlıoğlu menunjukkan kecepatan dan ketangguhannya sejak awal balapan. Menghadapi persaingan ketat dari para pembalap Ducati, ia berhasil memimpin balapan dan mempertahankan posisi pertama hingga garis finis.  Di Superpole race atau balapan singkat ini, Razgatlıoğlu sekali lagi menunjukkan kemampuannya dengan start yang sempurna dan manuver-manuver brilian yang membuatnya tak tersentuh oleh lawan-lawannya.

Lanjut di race kedua atau di balapan terakhir, meskipun sempat tertinggal beberapa detik dari Bulega, Razgatlıoğlu tetap tenang dan berhasil mengejar mengambil posisi terdepan. Dirinya pun sanggup juara dengan gap 5 detik. Kemenangan ini memastikan hattrick pertamanya dan mengukir sejarah bagi BMW Motorrad di ajang WSBK.

“Saya sangat senang karena ketika saya datang ke Misano, saya hanya punya satu target: tiga kemenangan bersama BMW. Saya berhasil! Kami melakukan pekerjaan yang hebat hari ini. Setelah Race 1, kami mengubah sesuatu pada motor. Saya merasa jauh lebih baik, terutama dengan cengkeraman ban depan. Saya lebih banyak mendorong ke depan. Setelah lima atau delapan lap, semua orang mulai terjatuh; saya bisa melanjutkan. Saya tahu setelah lima atau enam lap, saya akan menjadi sangat kuat. Saya hanya berkendara dengan tenang dan berusaha untuk tidak membuat kesalahan. Kami juga memahami dalam kondisi panas, ban mana yang lebih baik untuk kami,” ucap pembalap unik dengan gaya khas stopie panjang ini.