OtomotifZone.com-Malaysia. Usia memang terpaut berbeda lebih dibanding 24 pegokart Asia lainnya, namun kehadiran pegokart Indonesia Zahir Ali, membuat peta kekuatan dikategori Senior ajang X30 Asia Cup 2017 yang digelar di Sepang International kart Circuit menjadi semakin ramai.
Menempati posisi tercepat 7 disesi qualifying heat dibawah pegokart senior yang baru naik dan bukan hasil yang buruk untuk pemegang juara nasional sebanyak 4 kali dan 3 kali juara Asia ini harus menelan pil pahit, kenapa..? jelang heat 1 berlangsung, pegokart yang sudah malang melintang selama 16 tahun ini tidak bisa mengikutinya karena gokartnya mengalami trouble engine.

Namun ketidakberuntungan pegokart yang bernaung di Prodigy racing diheat 1 dijawab dengan berhasil menempati posisi 8 di heat 2 8 dan memperbaiki posisi ke 7 saat sesi prefinal. bekal konsistensi dan jaga ritme balapnya, Juara Formula BMW 2007 dan juara Formula 3 dinegara sakura ini akhinya mampu memberikan strategi dan gaya balap yang tidak diperhitungkan pegokat senior muda lainnya.
Cepat dan pasti, satu persatu pegokart didepannya mampu dilewati dengan beberap trik yang belum dimiliki pegokart lainnya, dan yang paling fenomenal adalah saat race final menginjak lap 10, pegokart yang akan menyentuh usia 30 tahun Agustus mendatang ini memberi pelajaran berharga saat didinya dengan cantik melakukan late brake ditikungan bertama dan mengambil posisi Adam haikal, disitulah dirinya semakin yakin akan merebut posisi runner up, karena Prassetyo Hardja sudah tidak mungkin terkejar.

Meski sempat tercecer saat lap awal dan berada diposisi 7, pembalap yang sudah mengenyam A1 ditahun 2009 ini akhirnya mampu menutup penampilan perdana di kancah X30 Asia tahun ini dengan meraih posisi 2 dan sekaligus melengkapi Indonesia mendominasi dikelas ini, karena Juara AMC kelas Junior Max 2016, Prassetyo Hardja menjadi juara pertama.
“saya hanya conserving tyre sih, jadi kita jaga ban biar lebih konstant, sementara pegokart yang muda-muda kan lebih mengedepankan nafsu diawal”, papar Zahir Ali mengenai triknya bisa menerkam pegokart muda yang didepannya.
Terkaman singa tua memakan banyak korban…..
Penulis : Edi Batrawan | Photo : Edi Batrawan


