Otomotifzone.com – Sentul. Seri pertama gelaran Yamaha Sunday Race 2017 (YSR 2017) di yang berlangsung di Sirkuit Sentul, Bogor. Minggu (23/4). telah sukses digelar dan tercatat 202 starter andil bagian, tentu saja ini adalah sebuah tradisi dimana starter komunitas yang paling banyak pesertanya dan Dalam hal ini kategori R25 Community B yang mengaplikasi pacuan YZF-R25. Terbukti nyata di YSR 2017 Sentul hadir 103 starter dari R25 Community B.
“Yamaha Sunday Race memang sebagai apresiasi kita pada rekan-rekan komunitas. Walaupun memang segi biaya yang dikeluarkan relatif besar namun kita mengakomodir keinginan teman-teman komunitas untuk menikmati balapan di Sentul. Terbukti memang kelas R25 Comm B paling banyak diikuti, “ujar M Abidin, General Manager After Sales & Public Relations PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).
Adapun komunitas yang bertarung di R25 Community B diantaranya dari YROI (Yamaha R25 Owners Indonesia), YARRCI (Yamaha R25 Rider Club Indonesia) dan ROCK (R25 Owner Community Kaskus). Mereka datang berbagai penjuru wilayah Indonesia, termasuk dari luar Pulau Jawa. Sehubungan peraturan dari pembalap yang dapat tergabung di R25 Comm B memang dipertegas dalam Buku Peraturan Perlengkapan Lomba.
Tentunya tanpa hadirnya para pembalap Profesional dalam sebuah ajang balapan pasti akan terasa hambar unutuk itu PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing selaku penyelenggara event Yamaha Sunday Race 2017 tetap mempertahankan kelas untuk para pembalap yang telah ikut balapan lebih dari 2 tahun serta memiliki jam terbang tinggi seperti halnya di kelas R15 dan R25 Profesional, event ini juga menjadi ajang riset tim pabrikan garputal untuk mempertahankan gelar Juara di Kejurnas Indospeed Race Series 2017.
“Saya fokus ujicoba di porting. Ini kita ujicoba desain terbaru. Kemarin saat di dynotest sudah 46,9 HP (Horse Power), “terang Gendut GDT Racing, mekanik tim Yamaha Yamalube NHK IRC Nissin DID NGK Bahtera Racing yang sedang serius meriset rasio untuk YZF-R25.
Tim ini juga membawa petarung anyar di balap Sport 150 (Rider Profesional), Dicky Ersa. “Ini saya pertama balapan Sport 150. Tahun lalu tidak ikut. Saat ini fokus di Yamaha Sunday Race saja. Sekalian menambah jam terbang balapan di Sentul, “tutur Dicky Ersa yang beberapa waktu lalu merebut podium runner-up MP1 (150) di Kejurnas Motorprix 2017 Purwokerto bersama rekan se-timnya Willy Hammer yang merenggut jawara.
Bagaimanapun juga, Yamaha Sunday Race menjadi daya tarik tersendiri bagi yang ingin mencobanya. Selalu ada petarung baru. Termasuk Haji Sandy Agung yang juga mantan pelaga balap di era tahun 2000-an. “Ini saya ikut meramaikan mas. Masuknya di kelas R25 Comm Pro. Jadi bareng dengan mantan-mantan pembalap, “tukas Sandy Agung yang berasal dari Bandung.
Pada bagian, sesi kualifikasi pada Sabtu Sore terhenti karena hujan deras. Cukup menyelesaikan babak qualifying time trial untuk kategori R15 Com A, R15 Comm B dan R 15 Rider Professional saja.
Penulis : NT |Foto : Nana Triana




