BerandaRacing Roda 2Grasstrack250 Starter Bidik Kaimana, Kejurnas Grasstrack Putaran II Bakal Memanas!

250 Starter Bidik Kaimana, Kejurnas Grasstrack Putaran II Bakal Memanas!

OtomotifZone.com – Kaimana. 250 starter diproyeksikan bakal memadati lintasan pada Kejurnas Grasstrack Region VI Putaran II Papua di Kaimana, 25–27 September 2026. Angka ini menjadi sinyal kuat bahwa persaingan Kejurnas Grasstrack belum kehilangan daya tarik setelah Putaran I di Keerom sukses mengumpulkan 272 starter dari 24 kelas.

Jika proyeksi tersebut terealisasi, Kaimana mampu mempertahankan lebih dari 90 persen kekuatan starter Keerom. Selisihnya pun terbilang tipis, hanya 22 starter dari total peserta pada seri sebelumnya. Kondisi ini membuat persaingan di Kaimana berpotensi kembali berlangsung padat sejak gate start diturunkan.

Bukan hanya jumlah peserta yang membuat Kaimana mulai mencuri perhatian. Pergerakan pembalap dari Putaran I menjadi salah satu faktor penting yang bisa menentukan panasnya persaingan Seri II. Pembalap yang sebelumnya tampil di Keerom kini memiliki peluang besar kembali turun untuk mengamankan poin dan memperbaiki posisi klasemen.

Ketua IMI Kabupaten Kaimana, Adi Wora Achmad, melihat peluang tersebut cukup terbuka. Ia optimistis animo pembalap tetap tinggi dan menyebut peserta dari seri sebelumnya berpeluang kembali menggeser persaingan menuju Kaimana.

“Insya Allah 38 peserta kelas kejurnas yang kemarin mengikuti ajang Seri I di Kabupaten Keerom, kemungkinan besar akan bergeser ke Manokwari lalu ke Kaimana,” ujar Adi Wora Achmad, Selasa (1/9/2026).

Optimisme itu semakin kuat karena pembalap lokal Kaimana juga memiliki modal penting. Pada Putaran I, mereka berhasil merebut juara umum kelas pemula. Hasil tersebut bukan sekadar prestasi, tetapi juga menjadi suntikan kepercayaan diri untuk menghadapi persaingan di kandang sendiri.

Di sisi lain, panitia Kaimana membuka ruang persaingan yang cukup luas. Sejumlah kelas seperti Open, U-23, Lokal Kaimana, hingga U-13 akan memberi kesempatan bagi pembalap senior, pemula, lokal, hingga talenta muda untuk unjuk kemampuan.

Kelas U-13 bahkan menjadi salah satu perhatian tersendiri. Kehadirannya membuka jalur bagi pembalap muda untuk merasakan atmosfer kompetisi nasional sekaligus mengasah kemampuan mereka di lintasan.

“Kemarin putaran I di Keerom ada permintaan untuk menambah satu kelas, yakni usia 13 tahun, karena peminatnya cukup banyak. Ini merupakan kesempatan emas bagi anak-anak Kaimana untuk menekuni olahraga otomotif,” ujarnya.

Dengan modal 272 starter dari Keerom dan proyeksi 250 starter di Kaimana, Seri II memiliki fondasi kuat untuk kembali menghadirkan pertarungan sengit. Jika angka tersebut tercapai, Kaimana hanya kehilangan sekitar delapan persen dari jumlah starter Putaran I.

Namun, persaingan kali ini tidak hanya berbicara soal banyaknya pembalap. Poin klasemen mulai menjadi taruhan penting. Setiap lap, setiap posisi finis, dan setiap peluang podium akan menentukan langkah pembalap menuju putaran berikutnya.

Kaimana pun tidak sekadar menjadi tempat lanjutan balapan. Lintasan ini akan menjadi medan perebutan poin, gengsi, dan momentum bagi para pembalap yang ingin menjaga peluang mereka di Kejurnas Grasstrack 2026.

Dengan potensi 250 starter, satu pertanyaan mulai mengemuka, mampukah Kaimana kembali meledakkan persaingan sebesar Putaran I di Keerom?

Ia berharap, dengan berbagai persiapan yang terus dimatangkan oleh panitia, Kejurnas Grasstrack Seri II di Kaimana dapat berlangsung sukses.

“Sehingga menjadi ajang promosi olahraga otomotif yang mampu menarik perhatian masyarakat dan meningkatkan perputaran ekonomi di Kabupaten Kaimana,” tutupnya

Must Read