OtomotifZone.com – Medan. Liburan lebaran telah tiba dan bagi para bikers yang doyan touring, maka ini adalah kesempatan emas buat menjelajah jalanan dan menikmati alam bersama rekan-rekan komunitas.
Itulah yang akan dilakoni oleh tiga members dari komunitas Touring To Eat (TTE) di kota Medan, Sumatera Utara yang akan mengelilingi provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) pada tanggal 7-10 Juli 2016.
Ketiganya yakni, Ichsan Halim (TTE #3) dengan unit New Vixion Advance lansiran 2015, William Lonarli (TTE #30) menunggangi unit R15 keluaran 2015 dan Michael You (TTE #56) dengan motor Xabre keluaran 2015.
Beber bro Michael, ide mengelilingi NAD ini awalnya berasal dari bro William yang ingin sekali melihat secara langsung keindahan alam dan pantai di wilayah NAD dan hal ini langsung diamini oleh bro Ichsan. Maka dipilihlah jadwal 7-10 Juli 2016 sebagai agenda touring.
Start dilaksanakan hari Kamis (7/7) dari titik “0” kota Medan menuju kota Meulaboh dengan rute Medan – Penatapan – Berastagi – Lau Pondoh – Sidikalang – Subulussalam – Tapaktuan – Meulaboh. “Total jarak tempuh hari pertama sekitar 550 km. Ingin bawa rekan-rekan berkunjung ke situs Tapak Kaki Raja di kota Tapaktuan,” ungkap Ichsan Halim.
Hari kedua, Jum’at (8/7) dari Meulaboh menuju kota Banda Aceh. Rute hari kedua ini memang lebih pendek yakni hanya sekitar 275 km tapi sepanjang perjalanan bisa menikmati pemandangan pantai dan bukit yang sangat indah. Setibanya di kota Banda Aceh ketiga bikers akan mengunjungi Museum Tsunami dan PLTD Apung yang kini menjadi objek wisata.
Hari ketiga, Sabtu (9/7) ketiga rider akan melanjutkan perjalanan dari kota Banda Aceh menuju kota Takengon dengan rute Banda Aceh – Bukit Seulawah – Sigli – Berenueun – Bireuen – Takengon dengan jarak tempuh sekitar 350 km.
“Mau berkunjung dan melihat secara langsung keindaha Danau Lut Tawar di kota Takengon dari atas bukit dan merasakan khasnya kopi Gayo,” penasaran William yang selama ini hanya mendengar cerita dari rekan-rekan sesama bikers.
Perjalanan hari terakhir, Minggu (10/7) jarak yang akan ditempuh sekitar 510 km dengan rute Takengon – Bireuen – Lhokseumawe – Langsa – Kuala Simpang – Tanjung Pura – Binjai dan finish kembali di titik “0” kota Medan.
“Rute Medan hingga Banda Aceh kita lebih disuguhkan indahnya panorama pantai laut bebas, sedangkan rute Banda Aceh-Medan lebih banyak berjibaku dengan lakulintas yang lebih padat. Total jarak tempuh selama 4 hari adalah sekitar 1600an kilometer, sehingga sangat cocok untuk melatih kemampuan dan fokus dalam mengendarai sepeda motor,” ujar Michael.
Bocoran dari Ichsan, event Tour de Atjeh ini ternyata mendapat dukungan dan perhatian dari PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). “Kami sangat bangga dan berterimakasih kepada PT YIMM melalui bapak Abidin, GM Service & Motorsport) Yamaha Indonesia yang diwakili bapak Iqbal selaku perwakilan PT YIMM untuk wilayah Sumut dan NAD yang memberikan dukungan berupa ganti oli mesin secara gratis dengan oli Yamalube SuperSport dan service gratis serta dapat apparel kemeja Yamaha berlivery MotoGP,” senang Ichsan.
“Tour de Atjeh yang akan dilaksanakan oleh rekan-rekan dari komunitas Touring To Eat ini harus didukung. Selain menikmati keindahan alam dan kuliner khas Aceh, rekan-rekan yang berangkat bisa secara penuh menguji dan membuktikan ketangguhan serta kekuatan mesin 150cc Yamaha yang didukung oleh pelumas Yamalube SuperSport,” terang Iqbal, perwakilan PT YIMM wilayah Sumut dan NAD.
Penulis: Noverry Darwin |Â Foto: Touring To Eat

