
OtomotifZone.com-Jakarta. Demi mengejar pengalaman, prestasi dan jam terbang, 3 pegokart Indonesia Kezia Santoso, Keanon Santoso dan Presley Martono siap mendatangi dan terjun dikancah event karting Eropa.
Keberangkatan ke trisula Indonesia ini akan mengikuti rangkaian event Euro Max Challenge seri 3 dan 4 yang akan digelar di Zuera Spanyol 19-21 Juli dan kota Salbis Prancis 6-7 September 2014 , Rotax Max Challenge Belgium digelar di kota Genk Belgium pada tanggal 2-3 Agustus dan BNL Kart Series seri 3 kan digelar di Genk Belgia medio 30-31 Agustus mendatang.
Persiapan yang sudah matang diyakini ketiga pegokart Indonesia sebagai bekal kuat untuk bertarung dikancah Eropa yang tingkat kompetisinya jauh lebih ganas dank eras karena hampir seluruh pegokart handal dunia tumplek di Benua Eropa dengan berangkat 10 hari lebih awal dari jadwal semestinya untuk melakukan adaptasi cuaca yang pasti sangat jauh berbeda dibanding Jakarta dimana team dibawah komando Yongliek Santoso akan bertolak tanggal tanggal 9 Juli 2014.

“Selama kompetisi yang berlangsung 3 bulan ini kami bermarkas di negeri kincir angin Belanda, kami tinggal di Vlaardinger yang kebetulan homebase nya PDB Racing team yang selama ini mensuplay semua kebutuhan sasis gokart team TKM dan selama di Eropa menjadi penyelia kami, kurun waktu selama itu juga kami manfaatkan untuk menimba ilmu lebih banyak tentang karting, pendidikan dan latihan tentang balap untuk menambah jam terbang ketika turun di Indonesia, Asia, Eropa bahkan level Dunia sekalipun” jelas Yongliek Santoso.
Meskipun baru terjun tidak dari seri awal ditahun 2014 ketiga pegokart Indonesia yang akan turun dikelas Junior Max ini tahun-tahun sebelumnya juga pernah merasakan betapa ketatnya kompetisi balap gokart Eropa namun kompetisi kali ini terasa utuh karena dalam 1 team Indonesia.


Bagi Kezia Eropa juga bukan momok menakutkan bagi gadis belia 15 tahun ini, “Tahun lalu saya juga mengikuti seri balap EMC di Kota Salbis Prancis dan berada di peringkat 27 dalama babak final, keikutsertaan saya disana karena saya memenangi event AMC (Asia Max Challenge) seri 3 2013 di Malaysia. Peringkat 27 diraih tidaklah mudah, dimana saya harus melalui babak kualifikasi/penyisihan yang diikuti hampir 90 pegokart yang hadir lebih dari 15 negara belahan dunia, Podium itu target meskipun peluang itu kecil tapi kesempatan itu tetap ada” optimis Kezia Santoso.
Prestasi kakak kandung Keanon Santoso ini mempunyi prestasi brilian dikancah karting lho broo…
Ajang AMC 2013 gadis cantik ini menduduki peringkat 9 asia dikelas Junior Max dimana diseri 3 nya meraih podium tertinggi medio Mei tahun lalu.
Presley Martono pun mempunyai pengalaman balap di Eropa dan dunia, anak Peri Martono ini menempati peringkat 67 dari 72 pegokart dunia dari 47 negara diajang Grand Final Rotax Max Challenge di Negeri Paman Sam Amerika serikat sementara prestasi di AMC 2013 berada diperingkat 3 Junior Max lho brosis..”target saya TOP 10 lah di Eropa ini, sedikit banyak saya sudah mengenal karakter pegokart Eropa Lainnya itu yang menjadi modal keyakinan saya untuk berprestasi lebih baik ditahun ini” harap dan keyakinan Presley yang baru 2 minggu menginjak usia 13 tahun.
Naah keikut sertaan dikelas Junior ini bagi Keanon menjadi pengalaman baru karena tahuun ini adik kandung Kezia tahun sebelumnya masih bercokol dikelas Micro Max 60 cc dan prestasinya menempati urutan 4 di AMC 2013, “target saya pasti ini karena pengalaman baru saya, saya realistis lha, menyerap dan menimba pengalaman dulu bagaimana ketat dan seramnya kompetisi Eropa ini, kalau podium itu berarti bonus untuk saya” seloroh Keanon yang emang suka jail sambil tersenyum.
Selamat berjuang, selamat bertempur trisula muda Indonesia… Kibarkan merah putih di negeri penuh salju.
Penulis : Edi Batrawan | Photo : Edi Batrawan




