OtomotifZone.com-Karawang. Mengejar jumlah starter sebanyak-banyaknya itulah salah satu cita-cita penyelenggara club event, perkara nanti ada kendala dibelakang jarang mendapat perhatian khusus, itu terjadi dievent Karawang 2 april 2017 Minggu kemaren, dimana di langsungkanya Final Kejuaraan Balap Motor Dewasena Pikoli FDR Seri 2, di sirkuit non permanen stadion Singa Perbangsa, sebanyak 518 starter atau mungkin lebih ini dibeberapa kelas harus gigit jari dan hanya bisa ngomel dan ngelus dada.
Awalnya gelaran tersebut lancar sebelum akhirnya datang hujan deras yang menggenangi beberapa titik lintasan non permanen dijalan sempit dan drainase kurang maksimal membuat beberapa race final harus dihentikan karena faktor tersebut, dan itu membuat para pembalap yang sudah merasa siap allout harus gigit jari di 4 kelas partai final.

“Faktor cuaca yang membuat jalanya race di hentikan, mulai dari jarak pandang dan ketinggian air sudah 20 % di atas ban motor para pembalap. Maka race tidak layak di lanjutkan, dan juara di ambil dari hasil penyisihan A dan B kemuadian di jumlahkan short time tercepat.” ujar Roesbangin.
Setelah crew OZ menyapa para pembalap yang masih memiliki race yang dihentikan mereka merasa sangat di rugikan, karena banyak yang berbicara dengan nada kesal, “saya sudah percaya diri dengan motor saya untuk race di cuaca hujan”, ujar Alfi Husni salah satu pembalap Jabar.
Tapi panitia tidak mau ambil resiko pasalnya alasan akan banyak kecelakaan bakal lebih parah setelah melihat terkaparnya pembalap Purwakarta Qodar Munanjar yang masih tergolek tanpa daya dirumah sakit akibat kecelakan disirkuit tersebut di balapan yang sama membuat panitia membuat keputusan tersebut.
Penulis : lukaman Bauk | Foto : Lukman Bauk




