OtomotifZone.com-Portimao Portugal. Hari ini, 5 pegokart Indonesia dan 283 pegokart terbaik dunia sudah melakukan sesi non qualifying practice pertama untuk tiap kelasnya, baik pegokart bernomer start ganjil maupun genap.
2 pegokart Indonesia dari TKM Racing, Keanon Santoso yang bernomor start ganjil 101 telah melakukan sesi tersebut waktu terbaik 1:03.902 diraiih di lap 13 dimana dirinya berada diposisi 31 dari 36 pegokart dengan selisih waktu 1.266 detik dari posisi pertama, Caio Collet pegokart Brazil dengan best time 1:02.636 diraih dilap 10.

Sementara Nabil Hutasuhut dengan nomer start genap 110 berada diposisi paling bawah dengan waktu terbaik 1:03.725 diraih di lap 2 dari total 13 lap yang dilaluinya, dengan waktu tersebut selisih waktu 1.199 detik dengan posisi pertama yang dihuni Roope Ropanen asal Finlandia dengan waktu terbaik 1:02.526 diraih dilap 6.

Sementara 2 pegokart Indonesia yang berlaga di kelas Senior Max, Ananda Julio Prost (MBG Racing) juara Asia 2015 berada diposisi 35 dar 36 pegokart dunia dengan waktu 1:02.266 sementara Silvano Christian (UI Racing) berada diposisi 19 dinomer start genap dengan waktu terbaiknya 1:01.576 diraih di lap 5 dari total 13 lap yang dilaluinya, dengan waktu tersebut dirinya mempunyai selisih waktu o.344 detik dari pegokart Inggris Edward brand dengan waktu 1:01.232 dilap 5.

Satu-satunya pegokart Indonesia dikelas DD2, Senna SN (Riser Shadaff Kratingdaeng Motorsport) justru menjadi pegokart Indonesia yang menempati posisi tertinggi dibanding 4 pegokart Indonesia lainnya, posisi 16 dinomer genap setelah mampu meraih waktu terbaik dilap 10 dengan waktu 59.931 detik, hanya selisih waktu yang sangat ketat dari posisi pertama 0.381 detik dari pegokart Austria, Max Hofer dengan waktu 59.550 detik.
Semoga besok hari, para pegokart Indonesia mampu lebih maksimal lagi sehingga setingan chassis maupun engine sudah menemui titil peak performance terbaik untuk lolos kebabak berikutnya.
Mari kita doakan semoga 5 pegokart terbaik yang berlaga di ajang Rotax Max Challenge Grand Finals Portimao Portugal menuai hasil maksimal.
Penulis : Edi Batrawan | Photo : RSM




