Beranda Headline 6 Tips & Trick Wawan Hermawan ART untuk pembalap muda

6 Tips & Trick Wawan Hermawan ART untuk pembalap muda

0
3518
Posisi Kaki harus jinjit ketika berbelok

OtomotifZone.com – Bandung. Wawan Hermawan, pembalap Astra Motor Racing Team (ART) yang sudah kaya akan pengalaman didunia balap Road Race ini, rela berbagi pengalamannya kepada pembalap-pembalap muda digelaran Fun Matic Race & Cornering Tri Jaya KYT Mimaki Sumber Production, Sabtu (17/9).

Hadirnya Wawan Hermawan digelaran tersebut, memberikan pengetahuan tambahan bagi pembalap-pembalap muda.

Pembalap-pembalap berkumpul dan terlihat antusias mendengarkan Tips & Trick yang disampaikan oleh pembalap asal Ciamis ini.
Pembalap-pembalap berkumpul dan antusias mendengarkan Tips & Trick yang disampaikan oleh Wawan Hermawan.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap bibit-bibit pembalap Indonesia, Sumber Agung Rizki atau lebih akrab dipanggil Pak’De Sumber sebagai promotor utama pada gelaran Fun Matic Race & Cornering Tri Jaya KYT Mimaki Sumber Production, sengaja mengundang pembalap proffesional agar dapat dicerna pengalamannya oleh pembalap-pembalap muda dengan harapan bisa meningkatan skill para pembalap.

Jabar Kahiji
Jabar Kahiji

Wawan Hermawan mengatakan, ada beberapa hal dasar yang sangat penting dan wajib diketahui oleh seorang pembalap, yaitu ;

  1. Pemanasan, pemanasan merupakan hal utama yang harus dilakukan pembalap sebelum melakuan race. Hal ini penting agar badan kita siap, rilex dan mengurangi efek cedera bila terjadi crash, pemanasan harus dilakukan dengan serius, pemanasan yang ideal adalah melakukan peregangan seluruh badan, mulai dari ujung kepala sampai ujung kaki.
  2. Perlengkapan Balap, perlengkapan balap yang harus digunakan adalah helm dengan model double-D ring, Jersey dan Wearpack. Jersey sangat berguna untuk menyerap keringat dan menghindari kulit bergesekan langsung dengan wearpack. Wearpack memiliki karakteristik bahan lumayan keras, bila intensitas gesekan sering terjadi dapat menyebabkan kulit iritasi.
  3. Teknik melakukan braking dan menarik tuas kopling, disarankan hanya menggunakan satu atau dua jari, setelah melakukan rem atau menarik tuas kopling posisi jari sangat tidak disarankan terus memegang tuas, hal ini sangat mempengaruhi terhadap stabilitas motor.
  4. Posisi mengendarai motor tidak harus terpatok pada posisi standar tertentu, posisi yang baik dalam mengendarai motor adalah memposisikan diri senyaman mungkin. Oleh karena itu perbedaan posisi duduk antara pembalap satu dan lainnya itu merupakan hal yang lumrah.

    Wawan Hermawan sedang memperagakan posisi duduk racer
    Wawan Hermawan sedang memperagakan posisi duduk racer
  5. Posisi kaki ketika berbelok haruslah jinjit, ini adalah sensor alami pada tubuh kita untuk mengetahui seberapa miring motor kita dan mempermudah mengontrol kendaraan pada saat gagal melakukan manuver berbelok.

    IMG_3066
    Wawan Hermawan sedang memperagakan posisi pergelangan kaki yang baik dan benar
  6. Posisi paha pada saat berbelok pada salah satu sisi harus merapat ke body motor, misalkan ketika melakukan manuver kekiri maka paha kanan harus tetap merapat pada body motor agar motor lebih stabil.

Penulis : Jody Rusli | Photos : Ajie Nur Syamsi & Jody Rusli

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses