OtomotifZone.com – Bandung. Jelang bergulirnya paruh musim kedua MotoGP Styria 2021 di sirkuit Red Bull Ring, Austria, akhir pekan ini, (8/8), ada sesuatu yang baru di pacuan tim Suzuki Ecstar besutan Joan Mir dan Alex Rins. Yaitu perangkat holeshot device di bagian belakang, yang memang jadi komponen yang sudah lama di harapkan oleh sang juara MotoGP musim kemarin, Joan Mir.
Perangkat holeshot device atau ride height adjuster ini berfungsi untuk menurunkan serta menaikkan suspensi motor dengan sistem tanpa elektrik, akibat dari beban pembalap agar terhindar dari posisi ban depan terangkat (wheelie) ketika balap.
Biasanya hal itu terjadi ketika lepas start atau saat keluar dari tikungan, sehingga bisa lebih memberikan traksi dan akselerasi yang besar ke ban belakang supaya stabil dan ban depan tidak terangkat. Dan tim Suzuki baru saja menerapkan penggunaan holeshot device belakang di GSX-RR, sedangkan beberapa tim lain telah lebih dahulu memasang perangkat tersebut.
“Kami sangat puas dengan GSX-RR 2021 ini. Selalu ada celah untuk perbaikan, dan kami yakin adanya ride height adjuster ini akan bisa membantu pembalap kami untuk tampil lebih baik lagi,” ungkap Ken Kawauchi, Manager Teknis Suzuki, dikutip dari MotoGP.

Komponen holeshot device ini awalnya lebih terkenal di arena motocross, karena untuk bisa menjaga kestabilan kuda besi motor terbang itu supaya lebih konstan ketika jumping atau pun keluar dari tikungan. Dan hal itu yang lantas mulai di aplikasi di kancah balapan MotoGP.
Dengan pemasangan holeshot device belakang di motor Joan Mir serta Alex Rins ini, diharapkan bisa menjaga persaingan yang lebih ketat lagi bagi kedua pembalap tim Suzuki Ecstar tersebut. Apalagi di tahun kemarin, Joan Mir meraih gelar Juara Dunia MotoGP dan saat ini posisinya masih berada di urutan 4 klasemen sementara.
Sehingga bisa memotivasi untuk bisa raih hasil positif, yang saat ini dianggap jadi penyebab kurang maksimalnya performa tim Suzuki Ecstar.
Penulis : Obeth | Foto : motogp.com & suzuki-racing




