Beranda Racing Roda 2 Grasstrack AG Grasstrack Championship 2019 Jayapura : Di Tengah Fisik Yang Lelah, Rivandy...

AG Grasstrack Championship 2019 Jayapura : Di Tengah Fisik Yang Lelah, Rivandy Berhasil Meraih Juara Sport & Trail Junior

0
936

OtomotifZone.com – Jayapura – Pada partai penentu alias final kelas Sport & Trail Junior di race 14, benar-benar sangat menegangkan bagi khalayak yang menonton gelaran balap hari terakhir dalam ajang

AG Grasstrack Championsip 2019 yang berlangsung di sirkuit IOF Perbakin, Kotaraja, Abepura, Jayapura, Minggu (17/11).

Adalah pembalap Rivandy Madu Arab yang membela tim Milanity Badut Balap Duri Bambit tampil penuh percaya diri untuk dapat melenggang di barisan terdepan yang sedari awal lap terus mendapat tekanan dan memberikan gap cukup jauh dari Siro Kanal, pembalap Junior asal Manado, Sulawesi Utara.

Tanpa kenal lelah dan patah arang, Siro terus berupaya mengejar dan memperkecil jarak cukup dekat dengan Rivandy. Saat race berjalan dan akan memasuki 2 putaran akhir, Siro berhasil memperkecil jarak cukup dekat di belakang Ivan Madu Arab sapaan akrab Rivandy. Aksi sengit dua grasstracker ini pun secara spontan memicu teriakan histeris para penonton yang terus memberikan semangat pada keduanya dalam memacu kuda besi yang saling berebut posisi untuk meraih satu kemenangan dan mencapai garis finish di urutan terdepan. Beberapa saat jelang akhir balapan, Rivandy pun mampu menuntaskan lomba dan merebut posisi pertama dengan terus ditempel ketat oleh Siro yang terpaut jarak sangat tipis pada urutan kedua.

Jika melihat performa dan kecepatan kuda besi kedua pembalap ini memang cukup berimbang. Namun di sisi lain faktor stamina juga turut berpengaruh pada menurunnya fisik pembalap sehingga membuat terkurasnya tenaga dan hal itu dialami oleh Rivandy. Tidak heran jika Rivandy mengalami hal seperti itu, karena pada 6 race sebelumnya yang telah diikuti hampir membuatnya kehilangan kesempatan untuk dapat merebut podium di kelas Sport & Trail Junior ini.

Sport & Trail Junior

Berkat kecerdikkannya, Rivandy pun akhirnya dapat memanfaatkan kekurangannya itu dengan mengatur ulang strategi jitu yang di terapkan, guna menutupi langkah dan tekanan dari Siro yang terus berusaha untuk dapat mengambil alih posisi terdepan.

“Memang tenaga saya sudah terkuras sekali di lap akhir pada race ini karena sebelumnya saya main 6 kelas dengan race yang berdekatan. Untuk itu di 2 lap akhir saya mencoba bertahan dan memainkan strategi agar bisa nutupi jalurnya Siro supaya tidak bisa berbuat banyak, karena terus ngikut di belakang line saya. Untuk mesin motor ikut mendukung karena setingan dari koko Ronald Sung yang sudah menyiapkan motor ini, benar- benar pas dan tanpa kendala apapun. Jadi saya bisa bermain dengan tenang di semua kelas Junior. Ini semua juga hasil kerja sama dan kekompakkan crew yang memberikan support di pinggir lintasan,” ungkap Rivandi yang berparas hitam manis ini.

Penulis : Alpacino | Foto : Alpacino

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses