OtomotifZone.com – Bireuen. Tingginya minat penggemar olahraga motor trail di wilayah Aceh, membuat klub-klub termotivasi menggelar kejuaraan grasstrack. Nyaris setiap minggu ada saja kompetisi balap garuk tanah dihelat.
Seperti yang terjadi di Bireuen. Kabupaten yang baru saja usai menggelar grasstrack dua minggu lalu (23-24/4), kini kembali akan dipentas Super Grasstrack di sirkuit Xtrim Cot Trieng, Bireuen pada Sabtu dan Minggu, 7-8 Mei 2016.
“Event ini dalam rangka memperingati HUT Xtrim Bireuen yang kedua. Kami ingin suasana lain dengan mengadakan kejuaraan super grasstrack,” beber Azhari, Ketua Xtrim Bireuen.
Sebagai info, Kabupaten Bireuen menjadi wilayah otonom sejak tahun 2000 sebagai hasil pemekaran dari Kabupaten Aceh Utara. Meski luasnya 1.899 km2 dengan jumlah jiwa sekitar 500 ribu, ternyata menyimpan potensi balap garuk tanah yang cukup tinggi.
Sejatinya, Xtrim Bireuen adalah komunitas trail adventure, didirikan atas kesamaan visi dan misi yang berafiliasi dengan komunitas nasional Xtrim Indonesia. Sudah banyak cabangnya tersebar di seluruh Nusantara, termasuk wilayah Aceh.
“Awalnya hanya ada 15 orang. Kini sudah ada 52 anggota dan kejuaraan ini kami buat dari dana yang dikumpulkan anggota. Alhamdulillah cukup untuk menggelar satu balapan,” kenang Azhari.
Hebatnya, sudah ada sirkuit sendiri milik anggota klub. “Meski tak terlalu luas, tapi cukuplah untuk dipakai sebuah kejuaraan,” ujar Azhari yang mengaku tak ada sponsor produk khusus yang mendukung.
Yaps..! Ada 7 kelas yang tersedia. Mulai dari Bebek 4-tak 130cc non kategori, Bebek campuran modifikasi non kategori, Campuran modifikasi non kategori, Bebek campuran modifikasi pemula Aceh, Campuran modifikasi pemula Aceh, Campuran modifikasi pemula khusus Kabupaten Bireuen dan yang juga seru disediakan kelas spesial Executive adventure.
Bagi yang minat daftar bisa kontak Alung di ponsel 085260288000. Bagi yang podium, ganjaran hadiah uang tunai senilai Rp.5 juta bisa digondol juara umum open dan Rp.2 juta buat pemula Aceh.
“Istilah super grasstrack itu karena treknya lebih ekstrim dibanding grasstrack biasa. Banyak jumpingan kecil dan superbowl tapi tentunya masih di bawah tingkatan sirkuit motocross,” pungkas Azhari sambil menyebut salam lumpur..!!
Penulis: Noverry Darwin | Foto: Istimewa

