OtomotifZone.com – Boyolali. Sirkuit Alun Alun Boyolali Kabupaten Boyolali Jawa Tengah untuk kesekian kalinya jadi tempat balap motor bergengsi (9/4). Sengaja dipilih oleh Racing Organizer Erdeve karena karakter alun alun Boyolali memang sudah pas buat balap. Tinggal memanfaatkan jalan utama yang ada dan variasinya malah cukup banyak. Yang jelas cukup menantang karena trek tidak begitu lebar dan dibutuhkan nyali besar untuk duel head to head.
Mayoritas pebalap memang memanfaatkan event tersebut buat seting mesin baru dan perisapan Kejurnas Motoprix seri 1 di kota Malang JawaTimur. Tim pabrikan Suzuki Factory yang menerjunkan Suzuki FU Injeksi dan dikomandani oleh Merit alias Waskito Subangin memang tak membidik juara 1. Pria ramah ini pilih fokus pada ketahanan mesin. Duel sebenarnya ya minggu depan pas Kejurnas Motoprix di kota Malang.

Sementara pebalapnya yaitu Agus Setiawan berjibaku adaptasi besutan Suzuki. Maklum Agus Setiawan cukup lama lengket dengan motor Yamaha. Ia masih bingung dengan karakter mesin injeksi Suzuki FU, karena ketika dibawa dengan cara main versi karbu malah motor nggak bisa lari. Perkara bodinya malah diluar dugaan dan menurut Agus Setiawan handling motor enak.

Hal sama juga dilakukan oleh Rizki Kevin pemula berbakat dari kota Pati yang bernaung di tim Sri Jaya Kai Zumi. Bukan hanya nyeting mesin baru ia menggandeng mekanik anyar yaitu Andri Bolot. Sebelumnya urusan mesin dipercayakan pada Heru Kati. Saat pree final Rizki Kevin memang sudah ngotot tapi masih terkendala di putaran bawah dan atasnya.
Walau bisa mendapatkan posisi grid bagus namun akselerasi besutannya harus diseting lagi. Klep dibenerin dan dial ulang dirasa sudah cukup. Masih ada pe er buat mekanik Andri Bolot karena ia belum memahami 100 % gaya balap Rizki Kevin. Maklum kan mereka baru jadian di satu tim. Dan benar saja hasilnya di final MP3 dan MP4 Rizki Kevin tidak bisa berbuat banyak. Lagi duel di posisi 2 dan tinggal 1 lap tiba tiba mesin motor mati mendadak.

Sementara itu nasib apes dialami oleh pebalap pemula Ary Nugraha dari tim Farid Brother SMD Raya BK Tech. Cowok asal kota Tenggarong Kalimatan Timur yang acap terjun dikelas open dan sering mempecundangi pebalap seeded harus gigit jari. Ia terjatuh dan terhempas ke aspal cukup keras di sesi latihan bebas. Gara garanya kabel rem depan putus waktu memasuki R5.
Ary Nugroho terseret motornya sampai masuk ke lintasan R terakhir dan terhenti menabrak pagar pengaman.Walau tangan kiri cedera Ary Nugraha masih bisa galak saat duel dengan lawannya baik di kelas Open maupun kelas Pemula. Bahkan di dua kelas Open ia masih bisa finish ke 2. Sayang beberapa kelas ia harus gagal lantaran motornya sliding dan lagi lagi ia terbanting dengan keras ke aspal.
“Tikungan terakhir jadi makin licin dan ada genangan air. Kan habis hujan deras dan sebagian jalur racing line ada yang sudah kering. Celakanya bagian belakang motor sliding dan saya terjatuh ketika memasuki R terakhir. Sekarang cedera jadi tambah parah, ini kaki kiri bengkak,” kata Ary Nugraha sembari menahan sakit.

Penulis : Unang | Foto : Unang





