OtomotifZone.com-Sepang. Sepak terjang Akheela Chandra Dewanto dikelas Junior Max Asia memang masih seperti telor baru netes, pasalnya, ajang Rotax Invitational Race 2016 menjadi race perdana dirinya dikelas Junior Max tingkat Asia.
Jebolan Micro Max yang bergabung di UT Racing team ini tampil cukup impresif dan menunjukkan nyali besarnya turun dikelas macan, Junior Max, apalagi 23 pegokart Asia memang terkenal garang saat race dan menjadi salah satu kelas primadona ketika race ini berlangsung di Sepang International karting Circuit, Malaysia, minggu, 24 Januari 2016.

Berada diurutan 13 saat prefinal akhirnya dibuktikan dirinya dengan finish diurutan 10 saat final, sudah menunjukkan dirinya siap tempur dikelas Junior max songsong AMC 2016 ini, meski sebetulnya dilap-lap awal sudah berada di posisi 7 besar, namun ketatnya persaingan dan jam terbanglah yang membuat dirinya harus mempertahankan posisi yang diraihnya hingga bendera finish dikibarkan.

Berbekal turun dikelas Junior diajang event Nasional akhir tahun lalu, merupakan bekal bagus, baik fisik, mental dan keberanian dan sedikit punya jam terbang bertanding, apalagi saat turun dikelas Junior masih berhadapan dengan para monster lintasan yang terkenal garang dan tanpa ampun saat itu.
“event ini pengalaman saya turun dikelas Junior Max Asia, seru abis pokoknya, saya harus latihan fisik lebih intens lagi biar tidak cepat kedodoran, apalagi kelas junior terkenal super ketat kompetisinya, hasil ini menjadi bekal saya untuk turun diajang AMC dan RMC tahun ini”, jelas Akheela Chandra Dewanto.

Nada optimis juga dilontarkan Okky Dewanto melihat hasil yang ditorehkan putra bungsunya, “Dengan hasil ini sih kita seneng, mental bertanding Akheel cukup besar, mental bertanding juga sudah kelihatan, apalagi baru pertama kalinya Akheel turun dikelas Junior Asia, makanya kami tidak ada target apa-apa kecuali menambah jam terbang bertanding”, ujar bos Dapur Cokelat diamini Uut Ponto sang mekanik.
Tidak ada prestasi diraih secara instant, semua butuh proses dan perjuangan keras, semangat Akheel.
penulis : Edi Batrawan | Photo : Edmol




