BerandaRacing Roda 2Road RaceAlami Kendala Mesin, Dimas Topo Lakukan Cara Unik Untuk Sampai Ke Finish

Alami Kendala Mesin, Dimas Topo Lakukan Cara Unik Untuk Sampai Ke Finish

OtomotifZone.com – Rokan Hilir – Pada ajang Kejurda Balap Motor Korwil IMI Rokan Hilir yang berlangsung di sirkuit NP Batu Enam, Rokan Hilir, Riau, (15/9), ada sesuatu yang terlihat unik dan menarik saat berlangsungnya race di kelas Bebek 125 cc Tune up Expert. Yaitu aksi dan cara dari Dimas Topo Aditya untuk sampai ke garis finish ketika terpaksa harus mendorong kuda besi besutannya karena mengalami kendala mesin di kelas tersebut.

Dengan adanya kejadian tersebut yang semula posisi Dimas berada di atas angin untuk bisa menjadi juara namun harus sirna saat di saat masuk tikungan akhir pada last laps mesin motornya ngadat dan terpaksa mahkota juara lepas dari genggaman. Tidak patah semangat dan hilang akal, Dimas pun harus mendorong motornya tersebut hingga mencapai garis finish dan bertengger di posisi ke empat.

Dari semula tim Pangeran Muda 741 Piss Motor ini, tidak terlalu fokus untuk konsen dan hanya sekedar ikut berpartisipasi saja di ajang Kejurda kali ini sekaligus riset mesin baru. Namun tidak disangka justru bisa berprestasi dan sabet juara 1 kelas Bebek 150 cc Tune Up Seeded (Expert).

Tim asal Pekanbaru ini memang tampil utuh dengan mengandalkan rider mereka yang turun di dua kelas pada Kejurda Korwil IMI Rokan Hilir ini, yaitu Dimas Topo Aditya untuk tampil di kelas 150 cc Tune Up dan kelas 125 cc Tune Up. Itu pula yang rupanya turut memberikan ambisi dan kejutan menarik bahkan jadi pembalap tercepat di kelas 125 cc.

“Untuk event Kejurda ini sebenarnya kita ada niatan supaya bisa kejar target menjadi juara umum, akan tetapi hasil baik di kelas 150 tidak dibarengi pula di kelas 125 cc meski sudah sama-sama berusaha jadi yang tercepat, karena di last laps tikungan akhir saya mengalami trouble engine sehingga terpaksa harus berlari dan dorong motor agar tetap sampai garis finish. Alhamdulillah bisa berada di posisi 4,” ujar Dimas.

Sejak awal start, Dimas memang nampak sangat ngotot dan tampil percaya diri ketika berlaga di kelas 150 cc. Bahkan langsung melejit cukup jauh meninggalkan para rivalnya dan melaju kencang sampai sentuh garis finish di urutan pertama. Akan tetapi di kelas 125 cc Tune up Expert, Dimas harus merelakan podium terhormatnya tersebut diraih oleh Andrian Aritonang, pembalap asal Medan, meskipun dirinya sudah berada di depan sesaat jelang finish.

“Saya sangat kecewa mas untuk kelas 125 cc ini malah kurang beruntung, padahal saya sudah menjadi juara 1 di kelas 150 cc dan besar peluangnya menjadi juara umum Expert. Tapi mungkin belum rezkinya jadi saya harus merelakan juara umum itu ke Haziq Jidan,” keluh Dimas.

Jangan patah arang dan tetap semangat, Dimas!

Penulis : Kimul | Foto: Kimul

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Must Read

Parolin Racing Advertisement Spot