OtomotifZone.com – Jakarta, Pebalap Gresini Racing, Alex Marquez, mengakui bahwa insiden sarung tangan kirinya yang terlepas saat mengalami kecelakaan hebat pada sesi latihan MotoGP Belanda di Sirkuit Assen, Jumat (26/6), sepenuhnya merupakan kesalahannya.
Usai kecelakaan yang sempat memicu bendera merah, banyak pihak menyoroti hilangnya sarung tangan kiri Marquez ketika dirinya terduduk di area gravel trap. Namun, adik dari Marc Marquez itu langsung memberikan klarifikasi dan membela produsen perlengkapan balap yang digunakannya.

“Itu sepenuhnya kesalahan saya. Saya memang sudah menutup sarung tangan, tetapi karena banyak berkeringat dan cuaca sangat panas, seharusnya saya mengencangkannya lagi,” ujar Alex Marquez.
Ia pun meminta maaf kepada Alpinestars karena khawatir insiden tersebut dapat mencoreng citra produsen perlengkapan balap asal Italia tersebut.
“Saya ingin meminta maaf kepada Alpinestars. Pada akhirnya ini menyangkut citra mereka, padahal yang salah adalah pembalapnya,” tegasnya.
Beruntung, meski mengalami benturan keras, perlengkapan keselamatan lainnya bekerja dengan sangat baik sehingga tidak memperparah cedera tulang selangka dan tulang belakang yang sebelumnya dialami Marquez saat MotoGP Catalunya beberapa pekan lalu.
“Saat terjatuh saya langsung mengecek kondisi tulang selangka, dan semuanya baik-baik saja. Semua ini akan membuat saya lebih kuat di masa depan. Ini memang bagian dari pekerjaan kami,” tambahnya.
Meski dinyatakan fit untuk kembali membalap pada Sabtu pagi, Alex memilih melewatkan sesi kualifikasi demi mengurangi risiko. Ia kemudian memulai Sprint Race dari posisi ke-12 dan menjalani balapan dengan pendekatan yang jauh lebih hati-hati.
Pebalap Spanyol tersebut mengakui dirinya terlalu memaksakan diri pada sesi latihan Jumat demi mengejar tiket otomatis ke Q2.
“Kemarin saya melakukan kesalahan besar karena terlalu memaksa. Percobaan pertama sudah cukup bagus dan saya berada di posisi enam atau tujuh. Lalu saya berpikir ingin masuk Q2. Dengan kondisi fisik seperti sekarang, itu bukan cara berpikir yang benar,” ungkapnya.
Alex mengatakan dirinya sengaja menghindari mengambil risiko pada Sprint Race. Fokus utamanya adalah mendapatkan kembali ritme balap sekaligus memulihkan kondisi cedera tanpa harus memaksakan hasil.
“Saya memilih melanjutkan balapan agar mendapat lebih banyak putaran dengan motor. Di Sprint saya berusaha tidak mengambil risiko, bahkan tidak mencoba menyalip pembalap lain. Untuk balapan utama nanti, saya akan mencoba menyelesaikan sebanyak mungkin lap, tetapi tetap tenang dan tidak mengambil risiko yang tidak perlu,” jelasnya.
Alex Marquez akhirnya finis di posisi ke-13 pada Sprint Race. Sementara itu, rekan setimnya di Gresini Racing, Fermin Aldeguer, harus mengakhiri akhir pekan lebih cepat setelah mengalami patah tulang belakang akibat kecelakaan pada sesi latihan Jumat.
