OtomotifZone.com-Sepang. Dominasi pegokart-pegokart Indonesia dikancah Rotax Asia sudah tak terbantahkan lagi, tidak pernah pulang dengan tangan hampa disetiap kejuaraan internasionalnya.
Hal tersebut dibuktikan kembali ketika 2o pegokart Indonesia berlaga diajang Asia Max Challenge 2016 putaran pertama Minggu kemaren (28/2), Garuda Muda Indonesia kembali menunjukkan supremasi jati dirinya menjadi pegokart yang selalu menjadi momok pegokart negara lain, apalagi Indonesia menjadi negara penyumbang pegokart terbanyak di event tersebut.

Seperti yang ditulis diartikel sebelumnya, Indonesia hanya lepas dikelas Micro Max, selebihnya semua kelas, pegokart Indonesia menjadi kampiun. Silvano Christian pegokart super ini menjadi pegokart yang sangat diperhitungkan lawannya, setiap penampilannya jarang lepas dari podium, dan terakhir dibuktikannya saat final Senior Max AMC kemaren. Ketangguhan sarjana teknik jebolan UI ini sangat sulit tersentuh hingga bendera finish dikibarkan, gaya balap yang super tenang, cool dan tanpa cela ini membuat lawan sangat sulit mengambil kesempatan over take meski peluang itu ada, berkat kelihaian dan kematangan saat balap membuat pegokart lainnya dibikin salah sendiri dengan ketenangan sang juara RMC Indonesia beberapa kali ini.

Ricky Donison, Darryl Wenas dan Izzat hanif yang sesekali mengganggunya dilap-lap awal, namun begitu menginjak diatas 4 lap, secepat kilat, Silvano tanpa ampun mengasapi mereka tanpa bayangan hingga bendera finish dikibarkan, ibarat kata kalau di MotoGP, kalau Rossi sudah didepan sudah dipastikan menjadi juara.

Hal itu juga berlaku bagi raja DD2 Asia, Senna SN, diajang AMC seri 1 ini seolah balap dengan dirinya sendiri ditemani David Sitanala, mereka berdua selalu mendominasi dari qualifyng hingga prefinal, silih berganti posisi 1 dan 2 sebelum akhirnya David harus mengakui perfoma engine yang belum maksimal.

Senna SN menjadi satu-satunya pegokart Indonesia yang selalu konsisten, itu karena kematangan dirinya saat berlaga, ditunjang fisik prima, performa engine dan chassis mumpuni membuat dirinya lebih percaya diri dalam setiap penampilannya.

Dikelas ini Senna SN benar-benar menjadi raja tanpa lawan yang begitu tangguh, apalagi Melvin Moh salah satu rival dikelas ini tidak tampil, membuatnya melenggang kangkung tanpa kuah mendulang point sempurna sebagai bekal dirinya meraih juara DD2 Asia yang ke-3 kalinya.
Kayaknya dikelas Junior pun Indonesia akan kembali menjadi momok pegokart negara lain diseri berikutnya….
Indonesia tidak ada matinya dikancah otomotif Internasional, kalian tidak ada lawan.




