OtomotifZone.com – Sentul. Balap kelas Sports 250 cc mengejutkan. Honda CBR 250 milik tim AP Honda, Thailand membabat pasukan mesin-mesin silinder ganda, baik Kawasaki maupun Yamaha. Kawasaki masih mending, di Sentul lalu lewat pembalap Takehiro Yamammoto (Race 2) masih mampu bertengger di podium ketiga. Finishnya juga relatif mepet dengan duo Honda. Bahkan andalan Kawasaki ini mambu mencetak best lap time.
Memang sih, regulasi balap asia dibikin superketat agar balapan jadi ramai dan berbiaya relatif murah. Mesin Kawasaki dengan regulasi ala Asia ini mampu menelurkan 36-37 dk. Dengan penalti tambahan bobot, terbukti tidak terlalu menonjol dengan mesin silinder tunggal Honda yang boleh dibore up sampai oversize piston 300.
Sumber OZ bilang kalau dua motor AP Honda itu sempat di dyno. Hasilnya mengejutkan. ‘Hanya’ sekitar 30 hp’. Datanya OZ punya detail torsi dan putaran mesinnya. Demi keamanan nara sumber, data itu sengaja tidak diumbar. Tetapi yang pasti dyno yang dipake test memakai software dari Sportdevice. Bahkan menurut sang sumber, dyno yang dipakai sangat mendekati Mototech di Yogyakarta. Artinya, hasil pengukuran bisa dikatakan valid alias setali tiga uang.
Yamaha R25 yang justru mengalami anomali. Powernya juga beda tipis sama Kawasaki, di sekitaran 37-38 DK. Buat mendongkrak power sebesar ini, tentu bukan perkara sulit, karena power motor sudah di kisaran 33-34 dk rata-rata. Tetapi kenapa saat balap bisa ditinggal begitu jauh? Posisi ke-4 Galang Hendra dicerai 8 detik. Apa jangan-jangan hanya terjadi di Sentul saja, atau khususnya tim Indonesia saja? Sumber OZ mengatakan kalau semua tim yang mengandalkan R25 dibantai habis. Enggak di Malaysia nggak di Indonesia. Habiss.. cukur gundhul. Cek hasil lomba deh..
Kira-kira apa yang salah? Bukan sok tahu, coba kita cek satu persatu. Dari segi harga, R25 paling kompetitif. Makin laris manis dengan tenaga dapur pacu yang di atas rata-rata. Tapi tungggu dulu. Cost down tentu ada kekurangannya. Buat koreksi saja, beberapa mekanik menemukan gejala siting klep amblas di R25 standar sebelum umur motor 1 tahun. Materialnya kurang jos? Cek harga kepala silinder Kawasaki Twin sama Yamaha R25 paling gampang. Harganya terpaut nyaris 4 kali lipat!! Bisa jadi materialnya juga dikorbankan? Semoga tidak.
Untuk pertarungan multilap seperti balap Asia, baik Kawasaki maupun R25 memakai radiator jumbo. Tanda kalau mesin twin lebih panas. Bisa jadi power R25 lebih cepat drop dibanding Kawasaki twin, sehingga makin keteteran di lap-lap akhir. Dua Honda pakai radiator standar!!
Kedua, cost down R25 terletak pada suspensi belakang. Biasanya Yamaha memakai tipe link seperti dipakai R15. Garputala justru malah memakai suspense model jadul dengan sokbreker belakang langsung terhubung dengan lengan ayun.Ini membuat sokabsorber bekerja keras, karena gaya kejut harus diredam langsung. Jika pun bisa memperbaiki peredaman, akan membutuhkan sok belakang mumpuni berharga selangit.
Berbeda dengan Kawasaki maupun Honda. Keduanya memakai suspense model link. Rider dibuat nyaman menari di tikungan, membuka throttle gas lebih awal selepas tikungan. Hasilnya, meski power lebih rendah, rata-rata tenaga yang dikeluarkan mesin dalam sekali putaran lebih efektif.
Sebenarnya cukup disayangkan karena biasanya Yamaha dikenal dengan sasis dan suspensi super. Terbukti di Superbike maupun MotoGP kan?
Penulis : Nometo Izaku | Photo :Â Hafid





artikel yang masih banyak bias nya. “Apa jangan-jangan… “mudah-mudahan saja”.
kedua sipenulis adalah mekanik atau yang tahu mesin atau hanya melaporkan pendapat orang?. jika yang dia katakan adalah pendapat mekanik atau orang signifikan “misalnya user , ato pembalap, ato pengamat ternama, setidaknya tanda petik dan nama orang dicantumkan. jika pendapat sendiri, sebutkan nama jelas dan keahlian jika memang artikel ini legit. sejauh ini yang saya baca hanya artikel kampanye ala fans boy..
banyak faktor yang harus dilihat. performa balap tidak bisa dihubungkan dengan politik dagang. bisa saja yamaha jujur dalam masalah harga dan membuat bahan sparepart di negeri sendiri sehingga lebih murah.. kalo kawasaki ninja kan imporan.. betul kan?